00:00200 ribu ton beras RI bakal diekspor ke Malaysia, nilainya 3,39 triliun rupiah.
00:06Indonesia akan mengekspor beras premium dengan pecahan 5 persen ke Malaysia.
00:10Potensi pengiriman mencapai 200 ribu ton dengan nilai ekspor 3,39 triliun rupiah atau 17 ribu rupiah per kilogram.
00:18Menteri Pertanian, Mentan, Andi Amran Sulaiman menjelaskan Indonesia akan mengekspor beras tersebut secara bertahap dengan pengiriman perdana sebanyak seribu ton.
00:27Ekspor beras ke Malaysia merupakan bagian dari upaya Indonesia memperluas pasar ekspor setelah berhasil mencapai suasembada beras.
00:34Mudah-mudahan kita bisa kirim secepatnya tetapi seribu ton, ini kita minta mudah-mudahan bisa dikapalkan dalam minggu ini karena
00:41berasnya ada.
00:42Nilainya 3,39 triliun rupiah kalau 200 ribu ton, kata Amran Sabtu, 15 Agustus 2026.
00:49Kesepakatan ekspor beras ke Malaysia ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding, MOU,
00:56antara Direktur Utama Perumbulok Ahmad Rizal Ramdhani dan General Manager Padi dan Beras Borneo SDNBHD, Jumaat Bin Ibrahim.
01:04Penandatanganan yang digelar di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Jumat 14 Agustus 2026 tersebut juga disaksikan oleh Mentan Amran.
01:12Amran menuturkan, kebutuhan beras untuk Sarawak mencapai sekitar 200 ribu ton per tahun,
01:17sementara kebutuhan beras Malaysia secara keseluruhan berada di kisaran 1,5 juta hingga 1,7 juta ton per tahun.
01:24Sehingga dia berharap Indonesia juga bisa menjadi pemasok sebanyak 1,5 juta ton sampai 1,7 juta ton beras yang
01:30dibutuhkan Malaysia setiap tahunnya.
01:32Meskipun dia juga masih muanti-wanti akan adanya El Nino tahun ini.
01:36Tetapi harapan kita kalau bisa kita rebut yang 1 juta.
01:39Ini ada pertimbangan El Nino juga tapi sesuai hitungan di atas kertas insya Allah stok kita aman sampai bulan Mei
01:45tahun depan.
01:46Dan bulan Februari sudah panen puncak lagi, jelasnya.
01:50Amran memastikan ekspor tersebut tidak akan mengganggu kebutuhan beras di dalam negeri.
01:55Dia menyebut stok beras Indonesia saat ini mencapai 5,2 juta ton.
01:59Amran memastikan ekspor tersebut tidak akan mengganggu kebutuhan beras di dalam negeri.
02:03Dia menyebut stok beras Indonesia saat ini mencapai 5,2 juta ton.
02:08Berdasarkan perhitungan pemerintah, produksi beras hingga Oktober diperkirakan mencapai sekitar 30 juta ton.
02:14Amran juga mengatakan stok beras yang tersedia saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional hingga Mei 2027.
02:21Malaysia pilih beras RI karena kualitas dan selera serupa.
02:24General Manager Padi dan Beras Borneo SDNBHD, Jumaat bin Ibrahim mengatakan Malaysia sebelumnya juga sudah mendapatkan pasokan beras dari sejumlah
02:33negara,
02:33seperti Vietnam, Kamboja, dan Thailand.
02:37Namun, kini Malaysia melihat Indonesia sebagai salah satu sumber pasokan beras yang potensial.
02:42Menurut Jumaat, perkembangan sektor pertanian Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pertimbangan Malaysia memilih beras dari Indonesia.
02:50Dia menilai produksi padi Indonesia saat ini telah berkembang pesat dan didukung surplus stok beras yang besar.
02:56Tradisionali, berasnya dari Vietnam, Chambodia, Thailand, dan sebagainya.
03:01Itu dulu.
03:02Sekarang ini, Indonesia sudah berkembang di bawah pemerintahan Paprabowo,
03:07di mana pertaniannya amat-amat advance, khasnya bagian penanam padi, katanya dalam kesempatan yang sama.
03:13Dia juga menilai kualitas beras Indonesia saat ini sudah dapat diterima pasar internasional.
03:18Selain itu, kesamaan selera masyarakat Indonesia dan Malaysia menjadi pertimbangan lain dalam memilih beras dari Indonesia.
03:25Apalagi Malaysia negara jiran.
03:28Lidahnya sama, cara masakannya sama.
03:31Jadi berasnya pun dapat diterima oleh orang Malaysia.
03:34Kualitas Indonesia sekarang sudah amat tinggi.
03:38Justru itu, kenapa tidak diimpor dari Indonesia ke Malaysia, katanya.
03:42Direktur utama perumbulok Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan secara teknis,
03:46pengiriman akan dimulai sebanyak seribu ton dalam waktu dekat.
03:49Insya Allah ekspor ini sebagai permulaan akan kita ekspor totalnya adalah seribu ton
03:53dan potensinya untuk bisa rawas sendiri sekitar 200 ribu ton, kata Rizal.
03:57Dari total seribu ton pengiriman awal, sebanyak lima kontener akan dikirim melalui perbatasan Antikong.
04:03Sementara sekitar 950 ton lainnya akan dikirim melalui jalur laut dari pelabuhan Tanjung Priok menuju pelabuhan Kucing.
04:10Untuk nilai sesuai dengan kesepakatan MOU harga berasnya per kilogramnya dihitung 17 ribu rupiah
04:16sehingga kalau seribu ton lebih kurang sekitar 17 miliar rupiah untuk pendahuluan, ujarnya.
Komentar