Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Hari kedua pascagempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, sejumlah pengungsi masih belum mendapatkan bantuan. Lokasi pengungsian yang terpencil serta akses jalan yang lumpuh menjadi tantangan utama dalam penyaluran bantuan.

Salah satu penyintas di Kabupaten Manggarai Timur mengaku kebutuhan utama seperti makanan dan tempat tidur belum diterima di lokasi pengungsian. Kondisi serupa juga disampaikan warga di Kabupaten Sikka yang hingga kini masih menunggu bantuan dan khawatir terjadi gempa susulan.

Anggota Polsek Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, menyebut akses jalan menuju dua desa terdampak lumpuh total sehingga warga kesulitan mendapatkan bantuan.

Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan 50 ribu paket sembako melalui Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan meminta distribusi bantuan dipercepat.

Untuk menyalurkan beras, makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan, tim Basarnas harus menempuh jalan terjal dan berliku. Lokasi pengungsian yang terpencil dan terisolir masih menjadi tantangan dalam distribusi bantuan bagi warga terdampak gempa.

#gempaNTT #bantuangempa #pengungsiNTT #ManggaraiTimur #Sikka #KOMPASdotTV

Baca Juga Menkes Budi Gunadi Ungkap Kondisi Fasilitas Kesehatan Pascagempa NTT, 2 RS Rusak | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/685863/menkes-budi-gunadi-ungkap-kondisi-fasilitas-kesehatan-pascagempa-ntt-2-rs-rusak-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/685866/korban-gempa-ntt-mengungsi-bantuan-belum-tiba-akibat-akses-jalan-lumpuh-berut
Transkrip
00:01Kita awali berita utama dengan informasi hari kedua pasca gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang NTT,
00:08para pengungsi masih belum tersentuh bantuan.
00:11Lokasi pengungsian yang terpencil dan akses jalan yang lumpuh jadi tantangan utama tim gabungan untuk menyalurkan bantuan pemerintah.
00:22Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur,
00:28membuat warga terdampak kehilangan tempat bernaung.
00:33Salah satu penyintas di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur,
00:38mengaku kebutuhan utama seperti makanan dan tempat tidur belum mereka dapatkan di tempat pengungsian.
00:45Sekarang sejauh ini sudah ada bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah.
00:50Kalau sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah, yang ada hanya datang bantuan-bantuan teribadi saja.
00:57Barangnya, kira-kira apa yang dibutuhkan di lokasi pengungsian?
01:04Yang pertama sudah jelas makanan.
01:07Yang paling penting itu beras, sayur-sayuran,
01:11terus kalau bisa susu dan vitamin-vitamin untuk anak-anak di sini.
01:16Terus untuk kami punya tempat tidur,
01:18supaya kami bisa nyaman tidur di sini ya,
01:20kalau bisa ada tempat yang layak buat kami.
01:24Warga di Sika juga menyebut hingga kini masih belum tersentuh bantuan.
01:29Warga juga masih cemas terjadi gempa susulan.
01:34Sampai sekarang belum dapat bantuan apa-apa.
01:38Kami minta pemerintah tolong perhatikan kami dari tadi pagi sampai sekarang belum makan.
01:43Karena kita pulang mau masak, kita takut.
01:45Karena gempa terus, susulan terus.
01:53Anggota Polsek Lamba Leda Utara, Manggare Timur bilang,
01:57warga masih sulit mengakses kebutuhan
01:59karena akses jalanan di dua desa yang terdampak gempa lumpuh total.
02:05Sekarang warga masyarakat membutuhkan sembako makan dan minum dengan alih mineral.
02:10Itu yang sangat dibutuhkan sekarang ini.
02:14Karena semua sembako yang ada di kios sudah habis semua.
02:18Akses jalan menuju ke toko-toko di Kabupaten lumpuh total.
02:25Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan 50 ribu bantuan paket sembako
02:30yang disalurkan melalui Base Ops TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
02:35Presiden minta distribusi bantuan dipercepat.
02:39Demi mengantarkan bantuan seperti beras, makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan,
02:46tim Basarnas harus menempuh jalan terjal dan berliku.
02:49Lokasi-lokasi pengungsian yang terpencil dan terisolir
02:54masih jadi tantangan utama distribusi bantuan.
02:58Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan