- 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka kasus ijazah Jokowi, Roy Suryo kembali mengajukan permohonan praperadilan yang baru terkait kasus ijazah Jokowi.
Hal ini mendapat ragam respons terutama bagi pihak pendukun Jokowi.
Wakil Ketua Umum Brigade Rakyat Bersatu, Ade Darmawan menanggapi langkah praperadilan kedua.
Ade menilai Roy dan penasihat hukumnya berusaha mengulur-ulur waktu sidang kasus mereka di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Sidang perdana gugatan praperadilan kedua Roy Suryo dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 Juli mendatang.
Video Editor: Novaltri Sarelpa
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/678814/ragam-respons-roy-suryo-ajukan-praperadilan-kedua-kasus-ijazah-jokowi-parasot
Hal ini mendapat ragam respons terutama bagi pihak pendukun Jokowi.
Wakil Ketua Umum Brigade Rakyat Bersatu, Ade Darmawan menanggapi langkah praperadilan kedua.
Ade menilai Roy dan penasihat hukumnya berusaha mengulur-ulur waktu sidang kasus mereka di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Sidang perdana gugatan praperadilan kedua Roy Suryo dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 Juli mendatang.
Video Editor: Novaltri Sarelpa
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/678814/ragam-respons-roy-suryo-ajukan-praperadilan-kedua-kasus-ijazah-jokowi-parasot
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Kami kemarin hari Kamis ya Mas Roy ya, ini saya umumkan saja karena
00:04Nanti saya jelaskan lebih detail oleh Mas Roy karena sudah disepakati juga untuk diumumkan ke publik
00:09Bahwa kemarin kami juga sudah mendaftarkan permohonan pra-peradilan yang baru
00:14Jadi kami sudah mengajukan lagi permohonan pra-peradilan yang baru
00:18Untuk menguji saat tidaknya penetapan tersangka pasal 32 Undang-Undang ITE
00:26Dan permohonan tersebut sudah diregistrasi di pengadilan Negeri Jakarta Selatan
00:30Dan jadwal persidangannya juga sudah keluar pada hari Jumat
00:34Pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2021 yang akan datang
00:38Kami kenapa yang mau mengajukan uji terhadap pasal 32
00:42Karena kami berangkat daripada urayan peristiwa pidana yang ada dalam surat dakwaan Butifa kemarin
00:48Yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum pada pengadilan Negeri Jakarta Timur
00:52Itu ternyata tidak sesuai dengan yang selama ini diglorifikasikan
00:57Oleh pendukung Pak Jokowi
00:59Para termul
01:02Termasuk juga tim kuasa hukumnya Pak Jokowi
01:04Jadi kami ingin melihat apa sih bukti yang dimiliki oleh mereka
01:08Dan meskipun kami belum menerima surat dakwaan untuk Mas Roy
01:11Tapi berkaca dari surat dakwaan Butifa yang kemarin sudah dibacakan dan terbuka kepada umum
01:16Kami menilai bahwa penggunaan pasal 32 Undang-Undang ITE dalam perkara pidana ini
01:22Karena ancaman pidananya berat
01:23Itu 8 tahun
01:24Ternyata itu jauh sekali dari faktanya
01:28Ya terakhir ya dari saya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
01:31Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
02:26Selain kok sebelum selesai kok beberapa kuasa hukum
02:28Misalnya nanti surat penangkapan, surat penahanan
02:33Dan termasuk surat penahanan
02:35Ya termasuk surat penahanan
02:36Itu berubah
02:37Siapa tahu berubah
02:39Yang kemarin pakai kuap baru
02:40Ternyata diubah menjadi kuap lama supaya dicocok-cocokkan
02:43Nah ini kan gak boleh terjadi
02:45Meskipun kita gak boleh suhudan begitu
02:47Ya tapi yang jelas adalah
02:48Hari ini kita sudah sampai di ujung
02:51Dan ini hari Jumat yang berkah
02:53Dan tadi sudah dikatakan oleh Pak Abdul Ghafur Sanghaji
02:56Kita sudah mendaftarkan kembali
02:59Pra-peradilan yang kedua
03:01Pra-peradilan yang kedua
03:03Yang nanti akan mempertanyakan
03:06Ya tentang bagaimana penetapan tersangka
03:09Yang menggunakan undang-undang ITE
03:12Karena kita tahu semua
03:13Undang-undang informasi dan transaksi elektronik
03:15Itu dibuat atas kebutuhan mendesak
03:18Negara Republik Indonesia
03:19Untuk persoalan ekonomi e-commerce waktu itu
03:23Jadi singkatnya waktu itu kita tuh hampir di-ban
03:26Oleh semua negara
03:28Karena kita belum punya undang-undang
03:30Tentang transaksi elektronik
03:32Maka undang-undang itu dibuat
03:33Digagas oleh dua kampus
03:34Yaitu kampus UI di Jakarta
03:36Dan kampus ITB
03:37Eh, apa, UNPAD maaf
03:39Kampus UNPAD di Bandung
03:40Jadi ada Cyber Law
03:41Dan juga ada IETE
03:42Informasi Elektronik dan Transaksi Elektronik
03:44Kebetulan saya ada di dalam tim gabungan itu
03:47Bersama Prof. Henry
03:49Apa namanya
03:51Subianto
03:52Ya Prof. Henry Subianto
03:53Selaku staff ahli dari
03:55Menteri Kominfo waktu itu
03:56Kominfonya masih bernama Komunikasi dan Informasi
03:58Masih dengan Pak Sam Sumar
04:00Itu tahun 2003
04:01Jadi kita tahu persis
04:03Ternyata undang-undang ini salah gunakan
04:05Bahkan pasal 32 dan 35 itu cacat betul
04:08Kalau itu digunakan untuk menerima saya
04:09Dan juga Dr. Tifa
04:10Karena tidak ada rekayasa elektronik
04:12Yang kita lakukan
04:13Rekayasa dokumen
04:14Tidak ada
04:15Bahkan saya pun tidak ada yang mengunggah
04:16Temang upload
04:17Maka kemarin
04:18Saya juga mengerti
04:19Kalau teman-teman dari
04:20Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia
04:23Sangat mempertanyakan
04:24Dan akan
04:25Bukan menggugah
04:26Tapi mungkin akan mempersoalkan
04:28Tayangan-tayangan TV yang dijadikan bukti
04:30Tayangan TV itu adalah hak demokrasi
04:33Itu adalah hak media
04:34Untuk menurut menyampaikan
04:35Kalau semua media tiba-tiba bisa digugah
04:37Tayangannya kan parah
04:38Nanti pemret atau host yang ada
04:41Dipanggil selaku saksi
04:42Kan rusak negeri kita
04:44Karena semua itu juga
04:45Kalau media itu sudah ada
04:46Undang-undang pokok pers
04:48Itu ada undang-undangnya sendiri
04:49Tahun 99
04:50Tidak bisa kemudian langsung ditarik
04:52Kepada undang-undang ITE
04:54Jadi terima kasih juga
04:55Untuk media yang sudah kita bersama menegakkan itu
04:57Artinya apa?
04:58Artinya penggunaan undang-undang ITE itu
05:00Sangat tidak tepat
05:01Satu lagi undang-undang ITE itu
05:02Terpaksa dibuat waktu itu
05:03Karena ketika pemilu tahun 2004
05:05Waktu itu
05:06Ada hacking
05:07Terhadap situs BKPU
05:08Ada situs itu
05:09Jadi partai jambu
05:10Partai nangka
05:11Itu digunakan undang-undang ITE
05:13Karena ada data elektronik
05:14Diretas oleh seseorang
05:15Diubah lagi
05:16Digunakan lagi
05:17Nah yang sekarang terjadi siapa?
05:19Pengupload data elektroniknya saja
05:20Tidak disentuh sama sekali
05:22Namanya Dian Sandi Utama
05:23Itu harus dikenak dulu
05:24Karena dia jelas betul melanggar
05:26Pasal 32
05:26Melakukan transformasi
05:28Ya
05:29Mentransmisikan
05:30Ya
05:30Kemudian di
05:31Siapa yang mengubah?
05:32Tidak ada yang mengubah
05:33Seorang peneliti itu
05:34Tidak mengubah data disini
05:35Kita hanya membaca data
05:36Menyajikannya
05:37Jadi tidak ada
05:380,001% pun
05:41Yang kita ubah
05:41Tidak ada
05:42Kalau tampilannya beda
05:43Nah itu namanya adalah
05:45Tampilan
05:45Sama seperti Bapak dan Ibu sekalian
05:47Misalnya mohon maaf nih
05:48Saya pakai contoh
05:49Bu Soraya
05:49Bu Soraya periksa
05:50Maaf nih ya Bu
05:51Periksa kandungan
06:05Kemudian disitu
06:06Tidak
06:07Ini hanya dibaca
06:09Pembacaannya
06:09Kalau misalnya bayinya itu
06:10Dulu hitam putih
06:11Sekarang berwarna
06:12Ya itu adalah teknologi
06:13Teknologi Ella yang saya pakai
06:14Ya
06:15Kemudian itu adalah
06:16Error level assistance
06:17Yang kemudian dibacakan
06:18Di sidangnya Dr. Tifa
06:19Itu adalah
06:20Hasil uji
06:21Dari alat
06:22Yang membaca sesuatu
06:24Dan ini tidak mengubah
06:25Sama sekali objek
06:25Pokoknya
06:26Ijaznya Jokowi apa berubah
06:28Tetap palsu
06:29Tidak ada yang berubah
06:31Jadi aneh masing-masing
06:32Kita baca apapun
06:33Tetap
06:33Nah jadi itulah
06:34Alasan kami
06:35Untuk kemudian kami
06:37Mengajukan
06:37Pra-peradilan yang kedua
06:39Ya
06:40Pada
06:41Hari Jumat
06:42Tanggal 10 Juli
06:43Yang akan datang
06:44Saya langsung jawab
06:45Saya pertanyaan
06:46Apakah ini berarti
06:47Ada penundaan lagi
06:48Terhadap
06:49Apa
06:49Perkara utamanya saya
06:51Di pengalian di Kata Timur
06:52Itu konsekuensi
06:54Dari kitab hukum
06:55Acara pidana yang baru
06:56Jangan salahkan saya
06:57Jangan salahkan tim hukum saya
06:58Kalau kemudian
06:59Itu kemudian
07:00Ya terpaksa menunggu
07:02Ya menunggu
07:03Putusan dari
07:04Pra-peradilan yang kedua
07:05Juga nanti
07:06Itu ya
07:06Clear ya
07:07Jadi artinya
07:08Sekaligus kita umumkan
07:09Kita bocorkan
07:11Langkah-langkah kita
07:12Dan itu tidak ada
07:13Yang namanya
07:14Bying time
07:14Gak ada
07:15Ini bukan
07:16Bying time
07:16Daripada nanti
07:17Tiba-tiba diputus
07:18Tapi ternyata
07:19Wah
07:19Ternyata salah penerapan
07:22Pasal 32
07:23UUTI
07:24Padahal saya sudah
07:25Terpaksa diputus
07:25Itu persis
07:26Kayak tragedi Sengkon dan Karta
07:28Ya
07:28Yang sudah diputus dulu
07:30Kemudian ternyata
07:31Setelah dilihat-lihat
07:32Wah ternyata ada kesalahan
07:33Di dalam putusan
07:34Apa
07:35Sidang yang dulu
07:36Kan sayang
07:36Sebelum putusannya
07:37Kemudian dibuat
07:38Di pokok utamanya
07:39Kita koreksi
07:40Kita benarkan dulu
07:41Dalil-dalil yang sudah disampaikan
07:43Bahkan
07:43Gugatan
07:44Ataupun dakwaan
07:45Yang kemudian di dalam dokter
07:46Dan kemudian
07:47Kalau teman-teman melihat
07:48Dakwaannya dokter Tifa
07:48Banyak sekali
07:50Lebih dari 20
07:51Barang-barang putih
07:52Itu yang terkait dengan dokter Tifa
07:54Cuma berapa?
07:54Cuma 5
07:54Yang terkait dengan saya juga
07:56Kalau tidak 5
07:57Kalau tidak 6
07:58Semuanya terkait dengan siapa?
07:59Dokter Ong
08:00Mas Yulansi yang nipar M Ong
08:02Dokter palsu itu
08:03Nah dokter palsunya itu
08:05Sudah di RG
08:05Sudah di SP3
08:06Harusnya itu juga gugur semuanya
08:08Dan tidak ada yang terkait dengan kami secara langsung
08:11Apalagi itu yang banyak kan
08:12Terus balik G apa?
08:14Balik G apa?
08:14Nah itu kan gak masuk kita semuanya
08:16Kenapa itu masih dibacakan di dokter Tifa?
08:18Makanya nanti
08:19Ketika itu
08:20Sudah kita
08:21Lakukan peraper semuanya
08:22Yang insya Allah itu aja menjadi bahan peraper juga bagi kami
08:25Karena itu sudah
08:26Sudah diumumkan publik
08:27Ya kan?
08:28Jadi itulah
08:29Strategi
08:30Cerdas
08:31Strategi tepat
08:32Strategi cerdas yang kita gunakan
08:34Memanfaatkan kuah baru
08:35Memanfaatkan
08:36Ya memanfaatkannya
08:37Atau membaca kuah baru
08:38Oh
08:39Melaksanakan kebaikan
08:40Aku baru
08:41Melaksanakan kebaikan
08:42Wah itu pemanfaatan
08:44Enggak ya
08:44Melaksanakan
08:45Kebaikan
08:46Kebaikan dari kitab undang-undang hukum
08:48Acara pidana yang baru
08:49Itu ya teman-teman
08:50Sekarang lagi terima kasih
08:51Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
08:53Terima kasih
08:53Menurut
08:55Menurut
08:56Menurut
08:56Saya
08:57Atau
08:58Menurut hukum
09:00Prapit
09:01Itu tidak dibatasi
09:04Karena belum ada
09:05Aturan yang membatasi
09:07Bahwa
09:07Pra-peradilan itu
09:09Hanya bisa dilakukan sekali
09:11Tetapi apakah bisa dilakukan
09:14Untuk kedua kalinya
09:15Nah
09:16Disini sangat kelihatan
09:18Bahwa ada niatan
09:19Dari
09:20Teman-teman
09:21Tim kosa hukum
09:22Untuk berstrategi
09:23Mengulur-ngulur waktu
09:24Agar persidangan itu
09:26Menjadi
09:26Jauh antara
09:28Dokter Tifa
09:30Dan Roy Suryo
09:31Nah
09:32Persoalan saat ini
09:33Kita lihat
09:34Apakah
09:35Perapit yang kedua
09:37Ini bisa diterima
09:38Apakah
09:40Tetap
09:41Pemberlakuan
09:42Pemeriksaan perkara
09:43Lebih dari dua kali
09:44Adalah
09:45Nebis in idem
09:46Hal ini
09:47Tentu menimbulkan
09:48Suatu perdebatan hukum
09:50Yang menarik
09:51Bahwa
09:52Apakah bisa dilakukan
09:53Prapit untuk kedua kalinya
09:55Apakah dia termasuk
09:56Dalam kategori
09:57Pemeriksaan perkara
09:58Dua kali
09:59Itu adalah
10:00Nebis in idem
10:00Dalam istilah hukum
10:02Tetapi apapun itu
10:03Ini sudah
10:04Kita lihat
10:05Bahwa
10:05Gejala
10:06Bagaimana
10:08Roy Suryo
10:10Ingin mengulur-ngulur
10:11Waktu
10:11Dan ingin menyaksikan
10:13Apa yang terjadi
10:14Di sidang
10:15Dokter Tifa
10:16Tetapi
10:17Apapun itu
10:18Strategi
10:19Tetaplah strategi
10:20Hukum
10:21Kita lihat
10:22Apakah yang kedua kali
10:24Perabitnya akan diterima
10:25Atau
10:26Nebis in idem
10:27Perat-peradilan
10:29Terkait
10:31Perat-peradilan
10:32Yang
10:32Diajukan
10:34Pihak
10:35Roy Suryo
10:36Atau
10:37Kuasanya
10:38Atau penasihat hukumnya
10:39Hal tersebut
10:41Menurut
10:42Kami
10:43Menurut kami
10:45Bahwa
10:45Hal tersebut
10:47Adalah
10:47Otomatis
10:49Menjadi
10:49Strategi
10:50Hukum
10:51Dalam
10:51Mengulur-ulur
10:53Mengulur-ulur
10:54Waktu
10:55Yang dimana
10:56Waktu persidangannya
10:58Sudah
10:58Sangat dekat
10:59Karena
11:00Yang pertama
11:01Selain itu
11:02Yang pertama adalah
11:03Bahwa
11:04Perabit pertama itu
11:06Memang
11:07Error in persona
11:08Karena melibatkan
11:09Pemerintah
11:09Ceki Presiden
11:11Republik Indonesia
11:12Sehingga
11:13Sangat
11:14Besar
11:16Kemungkinannya
11:17Untuk
11:18Tidak
11:18Diterima
11:19Atau
11:20Putusannya
11:22Ditolak
11:23Namun
11:24Pengajuan
11:25Perabit
11:26Yang kedua ini
11:27Ini
11:28Berarti
11:29Ada unsur
11:30Untuk
11:31Ya
11:32Ada niatan
11:32Bagi teman-teman
11:34Penasihat hukum
11:35Untuk
11:36Mengulur-ngulur
11:37Waktu
11:37Terlepas
11:38Perabit tersebut
11:39Tidak diatur
11:40Di dalam
11:42PERMA
11:43Ataupun SEMA
11:44Terkait
11:46Bisa
11:46Diajukan
11:47Berapa kali
11:47Atau ada
11:48Pembatasan
11:49Di dalam
11:49Pengajuannya
11:50Namun
11:51Pada prakteknya
11:52Biasanya
11:53Perabit yang kedua itu
11:54Ditolak
11:55Dikarenakan
11:56Yang pertama
11:57Adalah
11:57Itu
11:59Bisa
11:59Dikategorikan
12:00Nebis
12:00Inidem
12:01Walaupun
12:01Bukan
12:02Peradilan
12:02Bukan
12:03Pemeriksaan
12:04Peradilan
12:04Tetapi
12:04Pemeriksaan
12:05Di tingkat
12:06Peradilan
12:06Itu juga
12:07Bisa
12:08Disebut
12:09Sebagai
12:10Nebis
12:34Inidem
12:35Karena memang
12:36Bukti-buktinya
12:37Sangat lemah
12:38Semuanya
12:39Sangat lemah
12:39Tidak jelas
12:40Konstruksi
12:41Kasusnya
12:42Jadi dari awal
12:43Kita semua ini
12:44Tidak menyangka
12:45Akan sampai ke persidangan
12:46Dan kedua
12:48Kalau ini sampai
12:49Ke persidangan
12:49Nanti akan Pak Jokowi
12:50Pak Jokowi Dodo
12:51Sendiri
12:51Yang akan duduk
12:52Di kursi
12:53Saksi
12:54Pelapor
12:55Dan akan
12:56Ditanyai
12:56Berbagai hal
12:57Mengenai
12:58Kenapa
12:58Anda melaporkan
12:59Ini
13:00Kenapa
13:01Pasal ini
13:01Yang dipakai
13:02Kenapa
13:03Bukti-bukti
13:03Ini yang dipakai
13:04Saya tidak yakin
13:06Semalam saya katakan
13:07Di bola liar
13:07Dan sekarang
13:08Saya katakan lagi
13:08Saya tidak yakin
13:09Pak Jokowi
13:10Yang akan hadir
13:11Karena terlalu
13:12Ngeri
13:12Yang akan
13:13Dia hadapi
13:14Saat di kursi
13:15Itu nanti
13:15Gitu loh
13:16Terlalu mengerikan
13:17Apalagi untuk seorang
13:18Sekelas
13:19Mantan Presiden RI
13:21Untuk menghadapi itu
13:22Tapi kan pertanyaannya
13:23Jadi gini
13:24Ketika peradilannya
13:25Ini nih
13:26Back to back
13:27Dilakukannya
13:27Ini kan bukan
13:28Jadi ada pertanyaan
13:29Jangan-jangan Roy Suryo
13:30Yang malah takut sidang
13:31Kalau soal takut sidang
13:33Itu dokter Tifa
13:34Kok tidak takut
13:34Kan sama saja
13:36Itu kan
13:36Tapi dokter Tifa
13:37Bukan Roy Suryo
13:38Iya
13:38Tapi kan sama saja
13:39Barangnya sama
13:40Cuman orangnya saja
13:41Yang beda
13:41Apa bedanya
13:42Apa jangan-jangan
13:43Memang Pak Jokowi
13:44Inginnya Roy Suryo
13:45Yang disidang
13:46Tidak terlalu peduli
13:47Sama dokter Tifa
13:48Kalau saya sih
13:49Saya lebih salut
13:50Dengan dokter Tifa
13:51Yang sekarang
13:51Sudah mengatakan
13:52Saya tidak akan RG
13:54Oke
13:54Saya tidak akan
13:55Meminta maaf
13:56Saya tidak akan
13:58Mengakui
13:58Atau apapun
13:59Tidak akan restoratif justice
14:01Oke kita fokus dulu
14:02Juga soal Roy Suryo
14:03Bang Andi
14:03Kalau menurut Anda
14:04Sebenarnya ketika
14:04Secara timeline kan
14:06Ada jadah cukup panjang
14:07Menurut Anda
14:07Kenapa alasan Roy Suryo
14:09Baru ngaji sekarang
14:09Ya karena
14:10Kalau dia ada dalam
14:11Status tersangka
14:12Ketika itu
14:13Diajukan
14:14Yang namanya
14:14Peradilan
14:15Kemudian ditolak
14:16Jalan tol langsung
14:18Masuk di pokok perkara
14:19Berarti maksudnya takut
14:20Ya takut lah
14:21Pertama saya katakan
14:22Itu adalah takut ya
14:23Karena mereka
14:24Mencari celah
14:25Dengan KWP baru
14:27Oke
14:27Karena KWP baru itu
14:29Bisa berkali-kali ya
14:31Tapi kan juga ada
14:31Batasannya untuk itu
14:32Dan kemarin kan dikatakan
14:35Perapit yang kedua kan
14:36Itu suatu hal yang aneh
14:38Ya Hakim Agung
14:39Ya Hakim Agung juga
14:40Pak Bensar
14:41Yang mengatakan
14:42Itu suatu hal yang aneh
14:43Baru terjadi
14:43Ada profit kedua
14:44Belum pernah Hakim Agung
14:46Jadi
14:47Jadi menurut saya
14:48Apa yang dikatakan
14:50Selama ini
14:50Ya
14:51Ini adalah suatu tricky aja
14:53Apa?
14:53Mereka strategi apa disitu?
14:54Ya strateginya begini
14:55Ya
14:57Ketika Tifa tidak mengajukan
14:58Yang namanya
14:59RJ
14:59Itu kan langsung
15:00Ke pokok perkara
15:01Sedangkan Roy Suryo
15:02Mengajukan itu
15:03Karena dia ingin
15:04Mengintip
15:04Apa sih yang gak akan
15:06Dipertanyakan oleh JPU
15:07Kepada terdakwa
15:09Kemungkinan
15:10Kalau itu tidak bisa
15:11Dijawab oleh terdakwa
15:12Ataupun dari
15:13Penasihat hukum
15:14Ini akan dia tambah sulam
15:16Ya
15:17Buat nanti
15:17Kalau Roy Suryo
15:18Duduk sebagai terdakwa
15:20Di kursi itu
15:20Ya
15:21Kalau dikatakan
15:23Diglorifikasi
15:23Bahwasannya Pak Jokowi
15:25Tidak akan hadir
15:25Itulah ketakutan-ketakutan
15:27Oleh mereka sendiri
15:28Padahal yang sebagai terdakwa itu
15:30Adalah Dokter Tifa
15:32Dan juga Roy Suryo
15:33Bukan Pak Jokowi
15:35Pak Jokowi akan hadir
15:36Ketika menerima undangan
15:38Tanggal sekian
15:38Jam sekian
15:40Bapak sebagai saksi pelapor
15:41Harus hadir
15:42Di PN Jakarta Timur
15:43Beliau sudah
15:44Mempersiapkan semuanya
15:46Dan ini adalah
15:47Momen yang sangat
15:49Ditunggu oleh beliau
15:50Untuk dapat hadir
15:52Dan menjelaskan
15:53Kepada publik
15:53Ini loh
15:54Ijasa saya
15:55Makanya dia katakan
15:56SD
15:57SMP
15:59SMA Ijasa
16:00Akan dia perlihatkan
16:01Kepada publik
16:02Saya jawab ya
16:02Ini mengada-ada
16:05Karena
16:06Kalau orang takut
16:07Gini ya
16:08Yang takut itu
16:09Bukan hanya terdakwa
16:10Kalau seandainya kita
16:12Melaporkan sesuatu
16:13Pidana
16:14Yang ternyata
16:15Tidak terjadi
16:16Itu namanya
16:17Laporan palsu
16:18Bagaimana tidak terjadi
16:19Kita bisa melihat disitu
16:20Apanya takut
16:22Kena laporan palsu
16:23Alat bukti
16:23Dan poin yang paling utama
16:25Ketika dikatakan oleh
16:27Universitas Gajah Mada
16:28Ijasa itu asli
16:29Oleh dokter
16:30Tidak pernah
16:30Tidak ada
16:33Kata-kata asli bang
16:35Tidak ada
16:36Yang terakhir
16:37Dari Ibu Ova
16:38Di dalam monolognya
16:40Sebagai yang namanya
16:42Rektor Ugem
16:42Ijasa apa Jokowi adalah asli
16:45Kurang update
16:45Ya begini
16:46Karena dia hanya
16:47Konten kreator
16:48Hanya mencari konten
16:49Dia tidak tahu
16:50Bedanya
16:51Asli yang otentik
16:52Karena dia itu
16:53Tidak ada
16:53Legal standing
16:54Terserah Anda
16:55Dia hanya adalah
16:56Legal standing Anda apa
16:58Yang namanya
16:59Yang namanya
17:01Simpatisar
17:02Bukan semua
17:03Legal standing
17:03Tidak ada
17:04Oke sebentar
17:04Saya
17:05Fokus lagi ke peradilannya ya
17:06Nah ini kan juga
17:07Sebenarnya ada dugaan
17:08Jangan-jangan
17:08Sebenarnya
17:09Roy Surya mengajukan
17:09Peraperadilan
17:10Juga mau lepas
17:11Dari jerat
17:11Undang ITE
17:12Dengan ngitip dulu
17:13Gak bisa
17:13Ini
17:14Itu adalah
17:15Hak seseorang
17:16Untuk
17:17Mempertanyakan
17:18Kenapa
17:18Pasal ini dipakai
17:20Kan pasalnya
17:21Pencemaran nama baik
17:22Fitnah
17:22Oke
17:22Itu kita
17:23Terima
17:24Tapi pasal 3235 itu
17:26Apa
17:26Kan begitu
17:27Dari awal kan
17:27Bukan cuma saya
17:28Bukan cuma saya
17:30Masyarakat pun bertanya
17:31Oh berarti Anda merasa
17:32Masyarakat bodoh
17:34Masyarakat juga bertanya itu
17:36Bukan cuma saya
17:36JPU tidak akan
17:37Memasukkan
17:39Namanya
17:39Ya
17:40Namanya subsidian
17:41Itu
17:42Kasasuk
17:42Belum putusan
17:43Jangan membuat orang salah
17:443235 itu
17:46Karena itu semua
17:47Dikatakan
17:48Di surat dakauan
17:49Dari jaksa penuntut umum
17:50Itu sesuai
17:51Yang diminta
17:52Oleh penasih hukum
17:53Dari Pak Jokowi
17:54Kita punya asas
17:56Pradugata bersalah
17:57Kalau belum diputus
17:58Jangan dibilang bersalah
17:59Jangan Anda bilang
18:00Pasal itu benar
18:01Kalau belum putus
18:02Bersalah
18:02Nah inilah
18:03Namanya trial by the press
18:05Saya kurang suka
18:06Seperti ini
18:07Kembali pemikiran
18:07Seperti ini
18:08Kayaknya punya tugas
18:10Selama ini adalah
18:10Tugas
18:11Pada pihak mereka
18:12Ini
18:13Bukan dari
18:14Tugas
18:14Supaya
18:15Merusak dulu
18:17Nama baik
18:18Artinya
18:19Supaya masyarakat
18:21Digiring dulu
18:22Bahwa
18:23Selama ini
18:24Ada pihak mereka
18:25Kita ini
18:26Selalu
18:27Saya
18:27Menjelaskan
18:28Pada publik
18:29Ini loh
18:29Yang sebenarnya
18:30Bukan post route
18:31Yang selama
18:32Saya punya data
18:33Bahkan saya punya data
18:34Apalagi dalam
18:35Prapit yang kedua
18:36Itu menandakan
18:37Bahwasannya
18:38Mereka tidak punya
18:39Barang bukti
18:40Dan mereka takut
18:41Untuk masuk ke
18:42Pokok pernikara
18:43Saya takut ya
18:44Dengan bukti itu
18:45Untuk Ibu Dr. Tifa
18:45Yang berani
18:46Untuk mengatakan
18:47Aksepsi perlawanan
18:48Tanggal 9 nanti
18:50Yang jelas
18:51Kita lihat
18:51Di persidangan nanti
18:52Nah itu
18:53Anda punya bukti yang cukup kuat
18:54Untuk memenangkan
18:55Bukh Resurut
18:55Semalam
18:56Semalam
18:57Kalau Anda nonton
18:57Bola Liar
18:58Saya promosiin lagi
18:59Pak Binsar mengatakan
19:00UGM dan kepolisian
19:02Sudah mengatakan
19:02Identik
19:03Atau pernah diberikan
19:05Ijasanya
19:05Ada yang ketiga
19:07Hakim juga bisa lupa
19:08Ya kan
19:09Ada yang ketiga
19:10Yang menyatakan
19:12Ini otentik atau tidak
19:13Kita kan bertanya
19:14Bukan identik
19:15Yang kita tanya
19:16Ijasanya otentik atau tidak
19:17Karena saya
19:18Bisa saja memakai
19:19Ijasa Michael Sinaga
19:20Yang dokter itu
19:21Saya pakai aja
19:22Buat nyalek
19:23Tapi hubungannya apa
19:24Sama pra-pradilan
19:24Bukan dipakai juga itu
19:25Nah gini
19:26Kalau ijasa itu
19:28Dinyatakan tidak
19:29Otentik
19:29Ya gugur semua
19:31Habis
19:31Selesai
19:32Nah disini saya punya
19:33Dokumen
19:35Otentik dari
19:36Andri
19:36Arsip Nasional
19:37Republik Indonesia
19:38Yang menyatakan
19:39Ijasa Pak Jokowi itu
19:40Sedang dalam
19:41Upaya penyelamatan
19:43Arsip statis
19:44Jadi masih
19:45Berusaha diselamatkan
19:47Dari KPU
19:47Nah ini
19:48Perkata-perkata
19:49Dan itu artinya apa
19:50Berarti kan
19:50Sedang tidak selamat
19:51Artinya
19:52Tadi Andri dapat dari mana
19:53Dari Arsip Nasional
19:55Republik Indonesia
19:55Ini dokumen
19:56Otentik
19:56Asli
19:57Langsung dari
19:59Arsip Nasional
19:59Republik Indonesia
20:00Kalau kita bicara
20:01Yang namanya
20:02Ijasa otentik
20:03Itu adalah
20:03Ijasa asli
20:04Yang hanya dipegang oleh
20:05Pak Jokowi
20:06Dan sekarang
20:07Itu ada di
20:09PN Jakarta Timur
20:10Sebagai barang bukti
20:11Kalau yang dikatakan
20:13Andri itu
20:13Adalah fotokopi
20:14Yang di legalisir
20:15Bukan
20:16Ijasa asli
20:17Jadi itu perlu
20:19Kita beritahu
20:20Kepada publik ini
20:21Jangan dibolak-balik
20:22Ijasa asli itu
20:23Hanya satu
20:24Kalau ijasa fotokopi
20:26Di legalisir
20:27Digunakan oleh beliau
20:28Iya
20:29Di KPUD
20:30Solo
20:31Jakarta
20:32Dan kemudian
20:32Pusat
20:33Di RI
20:34Itu jelas
20:35Itu ada
20:36Yang namanya
20:37Autoracy signature
20:38Di dalam
20:38Legalisir ijasa
20:40Bukan ijasa asli
20:42Kalau kita bicara
20:43Autentik
20:43Ini sudah sesuatu
20:45Yang tidak
20:45Ini lagi
20:46Yang jelas itu adalah
20:49Di persidangan ini
20:50Ini sudah masuk ke
20:52Tahap nanti adalah
20:53Eksepsi
20:54Ya
20:54Dibacakan surat dakwaan itu
20:56Maka sekarang
20:57Posisinya bukan tersangka
20:58Artinya sudah
21:00Terdakwa
21:01Artinya semua itu
21:02Kaida-kaida hukum
21:03Yang
21:04Menimpa
21:05Dokter Tifa ini
21:07Dengan pasal-pasal
21:07Yang terkait
21:08Itu sudah masuk
21:09Menurut JPU
21:10Tinggal eksepsinya
21:12Dari dokter Tifa
21:13Seperti apa
21:14Yang menarik
21:15Sebentar
21:15Kita juga mau
21:17Balik dulu ke
21:17Peradilan dulu
21:18Oke silahkan
21:19Nah peradilan kedua ini
21:21Kalau misalnya kita berandai-andai
21:22Kemudian dikabulkan oleh
21:24Hakim ditetapkan bahwa
21:25Ternyata penetapan
21:26Tersangka tidak sah
21:26Kemudian juga bawa
21:28Penetapan atau jerat
21:30Pasal
21:30Undang-Undang ITN-nya
21:30Juga tidak sesuai
21:31Ini akan bisa dijadikan
21:33Bekal juga
21:33Enggak modal oleh
21:34Dokter Tifa di persidangan
21:35Oh ya jelas
21:36Berarti pasal 3235 itu
21:38Gugur untuk semua orang
21:39Berarti kalau dibilang
21:40Memang buat ngintip juga
21:41Buat strategi
21:41Untuk dokter Tifa juga
21:42Apanya yang diintipkan
21:433235 itu sudah ada
21:45Dari bulan April 2025
21:47Telah
21:48Tapi kalau untuk
21:49Nyontek dulu nih
21:50Bagaimana berjalan
21:51Itu kan namanya
21:52Dokter Tifa punya
21:54Dokter Tifa punya
21:55Strategi sendiri
21:56Dia ingin menghadapi
21:57Bahwa dia memang
21:58Tidak mengedit dokumen apapun
22:00Saya bukan mengaku
22:01Kuasa hukumnya
22:02Tapi saya selalu
22:03Berada di dekat mereka
22:04Meliput segala
22:06Kegiatan mereka
22:06Jadi
22:07Yang mereka lakukan itu
22:08Saya betul-betul tahu
22:09Dokter Tifa itu
22:11Menganalisa jarak
22:12Antara matanya
22:13Di foto Jokowi
22:14Yang ada di ijazah itu
22:15Tuh
22:15Jokowi Dodo
22:16Entah siapa itu
22:17Kita kan gak tahu
22:18Sebelum itu
22:19Diautentikasi ke
22:20Arsip Nasional
22:21Kita tidak bisa tahu
22:22Jokowi Dodo yang di ijazah itu
22:24Apakah itu adalah
22:24Presiden Jokowi Dodo
22:25Apakah itu orang yang sama
22:27Kita gak tahu
22:28Nah tapi kalau gitu
22:28Juga pertanyaannya
22:29Kalau misalnya
22:30Buat ya
22:30Biar clear aja
22:31Kenapa gak bertarungnya
22:33Dalam tari kutip
22:33Langsung di sidang pokok perkara aja
22:34Itu kan ada
22:36Ini pra-peradilan
22:38Oke
22:38Dan mereka kok selama ini
22:40Yang minta pra-peradilan
22:41Menantang
22:42Wah
22:43Pra-peradilan dong
22:44Pra-peradilan dong
22:44Sekarang sudah dilakukan pra-peradilan
22:46Kok mereka malah
22:47Gak seneng gitu kan
22:49Itu juga menurut saya aneh
22:51Biarkanlah dokter Tifa
22:52Menjalani persidangannya
22:53Saya jawab ya
22:54Kita buktikan
22:55Apakah foto Jokowi Dodo
22:56Di ijazah itu
22:57Adalah presiden Jokowi Dodo
22:59Yang selama ini
23:01Saya bertemu dengan
23:02Dokter yang bagian anatomi
23:04Dokter gigi
23:04Yang tahu
23:05Bentuk-bentuk gigi
23:06Dan lain-lain
23:07Di operasi plastik
23:08Semanapun
23:09Yang di foto itu
23:11Waktu mudanya
23:12Tidak mungkin tuanya
23:13Seperti presiden Jokowi
23:14Yang kita tahu
23:15Oke
23:15Gitu loh
23:16Oke kalau gitu Bang Andi
23:16Sebenarnya kan ini
23:17Dengan adanya pra-peradilan kedua
23:19Baru mulainya aja 10 Juli
23:20Artinya sidang perkaranya
23:21Yang utamanya juga
23:22Masih lama lagi
23:23Selain ngulur-ngulur waktu
23:24Anda melihat ada apa lagi sih
23:25Iya menurut saya
23:26Itu adalah strategi
23:27Dan trik mereka
23:28Yang saya kembali
23:30Saya katakan itu
23:31Kalau mereka ini
23:33Adalah gentle
23:34Bukan pengecut
23:35Yang sekarang ini
23:35Saya katakan
23:36Bisa di highlight
23:37Resorio pengecut
23:38Untuk ini
23:39Kenapa
23:40Masalahnya adalah
23:43Apakah pra-peradilan
23:45Itu mempengaruhi
23:46Sidang pokok perkara
23:47Tidak ada
23:48Sidang pokok perkara
23:49Dipengaruhi oleh pra-peradilan
23:51Sedangkan pra-peradilan
23:52Yang dikatakan
23:54Yang masalah penangkapan
23:55Yang diglorifikasi
23:56Seperti G30 SPKI
23:58Ini kan menandakan
23:59Bahwasannya
24:00Apa yang dilakukan oleh penyedik
24:02Polda Metro Jaya
24:03Itu seperti PKI dong
24:04Ternyata ketika
24:06Kita melihat
24:07Apa yang terjadi
24:08Di dalam video itu
24:09Tidak ada
24:10Artinya apa
24:11Ini glorifikasi
24:12Yang memang ingin mendongret
24:13Namanya
24:14Polda Metro Jaya
24:15Berarti singkatnya
24:16Berarti
24:16Tidak semua videonya
24:17Dibuka Mbak
24:17Jadi
24:18Jadi
24:18Kalau kita lihat disini
24:20Jangan ngarang
24:21Artinya
24:22Kalau saya katakan
24:23Pengecut
24:24Ya pengecut
24:24Karena apa
24:25Kalau sidang
24:27Kalau katakanlah
24:28Dari profit 1
24:29Sudah diumumkan
24:30Ditolak
24:31Saya punya keyakin
24:32Itu akan ditolak
24:33Dengan bukti-bukti
24:34Yang ada
24:35Dan saksi-saksi ahli
24:36Yang ada
24:36Untuk bicara itu
24:37Kenapa belum diumumkan
24:39Sudah lajukan lagi
24:40Untuk profit yang kedua
24:41Memang
24:42Disinilah yang dilihat
24:44Oleh mereka
24:44Ya dari
24:45Kuhab yang baru itu
24:46Ada pengulangan
24:48Untuk profit
24:48Kalau kita bicara
24:49Undang-undang nomor 8
24:51Tahun 81
24:52Ketika sudah masuk
24:53Sidang pokok perkara
24:54Profit itu pun
24:55Sudah otomatik
24:56Akan gugur
24:57Oke
24:57Gampang
24:57Ini lah yang dimakanya
24:59Kalau di pra-peradilan
25:00Strategi oleh mereka
25:00Untuk lakukan
25:01Kalau di pra-peradilan
25:02Pasalnya digugurkan
25:03Di sidang pokok perkara
25:05Pun gak boleh ada
25:05Pasal itu
25:06Gitu loh
25:07Logikanya yang gampang-gampang
25:08Aja sih
25:08Ini mempersulit
25:09Dengan bahasa-bahasa yang
25:10Bagaimana mempersulit
25:12Itu tujuan
25:14Dokter Tifa berani ya
25:16Walaupun dia perempuan
25:17Dia gentle
25:18Untuk melakukan itu
25:19Saya akan hadapi
25:20Saya akan
25:21Perlawanan
25:21Itulah yang
25:22Perlu kita
25:23Kita lihat
25:24Dan Roy Surya
25:25Seharusnya
25:26Dia mengikuti
25:28Yang apa yang dilakukan
25:29Oleh dokter Tifa
25:30Berarti maksudnya
25:30Roy Surya takut
25:31Takut sekali dia
25:32Untuk itu
25:33Saya mendoakan
25:34Dia membuat
25:35Membuat yang namanya
25:36Permainan ini
25:38Semakin panjang
25:38Dan menghindari
25:39Kan juga kemarin
25:40Waktu ada statementnya
25:41Ya ini kan boleh perabit
25:42Nanti kita perabit lagi
25:43Nanti kita perabit lagi
25:44Artinya
25:45Sudah ada indikasi
25:47Bahwa dia itu
25:48Ketakutan untuk
25:49Masuk ke sidang
25:50Pokok perkara
25:50Akan dikenakan
25:52Pasal berlapis
25:53Seperti itu
25:53Menurut saya
25:54Tarung aja
25:55Jadi narasi mereka
25:57Narasi mereka ini
25:58Tidak pernah konsisten
25:59Tadi saya mau bilang
26:00Saya mau mendoakan
26:01Dua atau tiga minggu lagi
26:03Saat waktunya
26:04Pak Jokowi datang
26:05Ke sidang
26:06Dan ditanyai
26:07Di kursi
26:08Saksi pelapor
26:09Saya mendoakan
26:10Benar-benar datang
26:11Atau nanti akan
26:12Seperti Bang Andi
26:13Katakan tuh
26:13Tadi dia mengatakan
26:14Roy Surya pengecut
26:15Jangan sampai
26:16Rakyat nanti
26:17Mengatakan
26:17Jokowi pengecut
26:18Kalau tidak datang
26:19Presiden ketujuh
26:21Kalau tidak datang
26:22Nanti jadi pengecut
26:23Dia Bang
26:23Karena ini adalah
26:24Sidang yang sangat
26:25Ditunggu-tunggu oleh beliau
26:26Iya
26:27Untuk membungkang
26:29Congor-congor mereka
26:30Semoga benar
26:30Mengatakan
26:31Ijasa Pak Jokowi
26:32Itu adalah
26:33Palsu
26:33Semoga benar
26:349 persen
26:35Padahal tidak pernah
26:36Diteriti secara forensik
26:38Sedangkan
26:39Laboratorium Forensik
26:40Barat Keren Polri
26:42Itu sudah mengatakan
26:43Dan
26:43Yang namanya
26:45Universitas Gajah Mada
26:46Sebagai
26:47Yang mengisu
26:48Ijasa itu
26:48Sudah mengatakan
26:50Ijasa
26:51Yang diterbitkan
26:52Di bulan November
26:53Tanggal 5
26:541985
26:54Untuk Pak Jokowi
26:56Dan teman-temannya
26:57Itu adalah
26:58Asli
26:59Tidak ada
27:01Lagi-lagi
27:01Bisa yakin banget
27:03Pak Jokowi
27:03Tidak akan datang
27:03Emang apa keyakinannya
27:04Ada alasannya apa
27:05Loh sekarang gini
27:06Apa sih susahnya
27:07Mbak
27:07Memberikan
27:08Membawa
27:09Dengan sendiri
27:10Pak Jokowi
27:11Datang ke
27:12Arsip Nasional
27:12Republik Indonesia
27:13Yang seharusnya
27:14Dia lakukan di tahun
27:152014
27:15Ini sudah
27:1712 tahun
27:18Dia tidak mau
27:19Membawa ijazahnya sendiri
27:20Ke Arsip Nasional
27:21Untuk diautentikasi
27:22Dengan
27:23Si fotokopi
27:24Yang dilegalisir
27:25Nah itu kan jadi
27:26Pertanyaan juga
27:27Itu baru-baru saja
27:28Kita ketahui
27:29Dan 12 tahun saja
27:31Dia bisa mangkir
27:32Dari satu kewajiban
27:32Seperti itu
27:33Apa sulitnya
27:34Mangkir dari
27:35Duduk di kursi
27:36Saksi pelapor
27:37Dengan alasan
27:38Mau ke Lampung lah
27:39Mau kemana lah
27:41Untuk pakai
27:42Siapa yang mau ke Lampung
27:43Ke Lampung ini
27:43Baru
27:44Baru program yang
27:45Baru
27:46Silaturahmi Kebangsaan
27:47Dan saya sudah katakan
27:49Yang beliau ini adalah
27:50First priority
27:51Adalah sidang
27:52Untuk beliau ini
27:53Untuk menunjukkan
27:54Ijazah beliau
27:55First priority
27:56Semoga
27:56Sedangkan yang namanya
27:57Silaturahmi Kebangsaan
27:59Itu pasti akan
28:00Mengejas waktunya
28:02Mengikuti sidang ini
28:03Ketika beliau
28:04Dipanggil oleh
28:05PN Jakarta Timur
28:07Sebagai saksi
28:08Pelapor pada saat itu
28:09Gak mungkin gak datang
28:10Berarti pokoknya ya
28:12Pertanyaannya gampang saja
28:13Nanti tinggal kita datangkan
28:14Seorang dokter gigi
28:15Yang independen
28:16Pak
28:17Gigi Anda waktu muda kok
28:19Lurus
28:19Waktu rumah kok begini
28:21Jangan berhalusinasi
28:23Tinggal di ronsen
28:24Kalau kita bicara persidangan
28:25Bicara persidangan
28:26Itu ada jaksa penuntut
28:28Ini adalah bukti persidangan
28:30Tidak ada
28:31Bawa yang namanya dokter
28:33Anda tidak punya legal standing
28:35Ini adalah hal yang akan terjadi
28:37Anda hanyalah konsentrator
28:38Untuk mencari konten
28:39Kita lihat persidangannya
28:40Bagaimana pertarungan sebenarnya
28:41Antara
28:42Di peradilan dulu
28:4310 juli
28:44Untuk yang kedua
28:44Dan bagaimana
28:45Sidang utama ya
28:47Pokok perkaranya
28:47Terima kasih
28:48Terima kasih
28:51Terima kasih
28:53Terima kasih
28:53Terima kasih
Komentar