Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Langkah Lionel Messi bersama Argentina menuju pertahanan gelar FIFA World Cup 2026 masih penuh tantangan.

Usai bekerja keras melawan Tanjung Verde, Argentina akan melawan Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Performa Messi cs menjadi sorotan usai dinilai tidak tampil dominan seperti biasanya saat melawan Tanjung Verde.

Akankah duel Messi vs Salah menjadi penentu langkah menuju gelar?

Mari kita bahas bersama analis sepak bola Ronny Pangemanan di Sapa Indonesia Malam pada Sabtu (4/7/2026).

Video Editor: Novaltri Sarelpa

#messi #argentina #mosalah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/678796/messi-vs-mo-salah-di-16-besar-piala-dunia-2026-begini-analisis-bung-ropan
Transkrip
00:00Nah, kursi 16 besar Piala Dunia 2026 kini sudah terisi lengkap.
00:05Nah, di pertandingan hari ini, Argentina, Mesir, dan Kolombia mengisi 3 tempat terakhir di per 8 final.
00:12Sejumlah partai besar akan terjadi di fase ini, seperti Spanyol kontra Portugal,
00:17Brazil melawan Norwegia, dan tuan rumah Meksiko menghadapi Inggris.
00:29Apakah Lionel Messi dan Argentina bisa mempertahankan gelar usai harus bersusah payah mengalahkan Tanjung Verde?
00:36Apalagi di pertandingan selanjutnya akan bertemu Muhammad Salah dan Mesir.
00:41Saya akan berdiskusi dengan analis sepak bola Roni Pangemanan, Bung Ropan. Apa kabar, Bung?
00:45Kabar baik, Divang.
00:47Terima kasih sudah bergabung bersama kami malam ini.
00:48Kalau Anda lihat performa Argentina, khususnya Messi ini, melawan Tanjung Verde secara umum, apa yang menarik perhatian Anda?
00:55Ya, kalau bicara dengan duel antara Argentina dan Cap Verde ini, memang untuk pertama kali bisa dikatakan Argentina itu bertarung
01:02dengan tim debutan.
01:04Tetapi mengalami kesulitan sepanjang laga, walaupun Messi tetap adalah Messi yang membuka skor pertama dengan gol indahnya setelah menerima umpan
01:12dari Lissandro Martinez.
01:13Tetapi setelah itu kan bagaimana saya mengagumi, mengapresiasi penampilan yang heroik yang dilakukan oleh anak-anak Tanjung Verde yang bisa
01:22membuat sang juara dunia peringkat satu dunia ini bisa keteteran menghadapi peringkat 67 juna.
01:28Seperti Cap Verde.
01:30Harus bekerja keras dan ini tidak diketahui atau tidak diprediksi sama sekali oleh Lionel Scaloni bahwa mereka akan melanjutkan sampai
01:37ke babak tambahan waktu.
01:39Karena biasanya Argentina kan sulit untuk bisa tambahan waktu dengan kualitas mereka, kedalaman skuad yang luar biasa.
01:45Mereka apalagi menghadapi Cap Verde yang secara kualitas tentunya di atas mereka.
01:49Tetapi di atas lapangan ternyata berbeda.
01:52Dan Tanjung Verde bermain dengan sangat baik, disiplin dalam menjaga daerah, menjaga lawan.
01:57Dan itu yang membuat Argentina kesulitan.
01:59Paling tidak di 25 menit pertama, itu mereka sebelum mencetak gol di menit 29 lewat Messi.
02:04Itu seakan-akan frustrasi untuk bisa menembus tembok yang sangat kuat, terutama ada pemain yang paling baik di jantung pertahanan
02:12yang berdiri di bawah mister, yaitu posinya.
02:15Sampai kesulitan begitu melawan Tanjung Verde, ini jadi alarm nggak sih buat Argentina untuk pertandingan berikutnya, Bu?
02:21Ya pasti kalau alarm.
02:22Ini pelajaran penting bahwa mereka tidak boleh mengenteng siapapun.
02:28Pertandingan di atas lapangan akan menjadi pembeda.
02:30Dan itu sudah dilakukan oleh Kev Verde yang membuat Argentina ini harus was-was.
02:36Bahwa mereka ini akan menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat dari Kev Verde di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
02:42Oke, mungkin agak lunak buat mereka karena berada di jalur bawah itu.
02:45Karena setelah menang melawan Kev Verde, mereka akan menghadapi lawan-lawan yang kurang begitu oke.
02:50Kalau saya pikir, Mesir misalnya.
02:52Mungkin mereka bisa atasi.
02:53Dengan gaya bermain yang berbeda dengan Kev Verde.
02:56Atau Swiss nantinya akan lolos di depan besar.
02:58Atau Kolombia.
02:59Yang agak berbeda tentunya.
03:01Sehingga mereka harus bisa menyiapkan game plan.
03:03Terutama bagi Scaloni sebagai pelatih.
03:05Game plan yang lain yang bisa membuat menaikkan lagi performa dari Argentina.
03:10Yang tidak harus bertumpuk kepada sosok Messi.
03:12Tapi semua harus bisa berperan penting di dalam pertandingan ke depan.
03:16Yang lebih sulit dibandingkan mungkin menghadapi Kev Verde.
03:18Kalau dilihat Argentina ini performanya lagi kedodoran setelah dari perjalanan panjang setidaknya sampai sekarang di Piala Dunia.
03:25Lagi kehabisan ban bakar.
03:27Kekah istilahnya atau apa yang Anda cermati dari Argentina sejauh ini?
03:29Bernanya kan kalau lihat di fase grup mereka enteng-enteng aja aman.
03:32Mencetak 8 gol, hanya kemasukan 1 gol.
03:34Dan satu-satunya kemasukan melawan Jordania lewat Musa Al-Tamari.
03:38Dan sebelumnya kan mereka mengalahkan Al-Jasair dengan 3-0.
03:41Mengalahkan Austria dengan 2-0.
03:43Sepertinya mereka ini aman kalau bisa melihat.
03:45Apalagi kan dengan Tanjung Verde sebelum pertandingan.
03:47Tapi setelah pertandingan, Kev Verde lewat pelatih mereka bubista.
03:51Memainkan strategi dengan disiplin, lebih dalam menjaga daerah.
03:55Transisi permainannya sangat cepat dengan counter attack.
03:58Itu yang membuat mereka kaget.
03:59Karena Argentina, saya pikir mungkin tidak terbiasa bermain dengan pemain-pemain yang begitu dalam.
04:04Yang sulit untuk mereka untuk bisa membongkar pertahanan.
04:06Dan hanya mengandalkan kepada sosok Messi.
04:08Walaupun mereka punya pemain lain seperti Lautaro Martinez, Julian Alvarez yang masuk.
04:12Kemudian di gelandang juga mereka punya Enzo, punya Alexis.
04:15Kemudian punya Rodrigo de Paul.
04:17Tapi itu tidak cukup buat mereka.
04:19Karena mereka mendapatkan kesulitan di 25 menit pertama itu yang saya bilang tadi.
04:23Sebelum menunggu Messi.
04:24Jadi ini harus menjadi alarm penting bagi Scaloni.
04:27Di mana semua pemain harus bisa berperan.
04:30Tidak boleh harus hanya dengan bergantung Messi menggendong Argentina ini.
04:34Karena pasti dengan keterbatasan usia, kelambanan dia bermain di lapangan.
04:39Itu yang harus dipikirkan menghadapi tim-tim yang lebih kuat nantinya.
04:43Karena kemungkinan besar Columbia sudah tahu.
04:46Karena sering berhadapan di Amerika Latin, di konembol.
04:49Ini Columbia bahaya kalau bisa menghadapi mereka.
04:50Karena Columbia punya tipikal yang hampir sama dengan gaya bermain dengan KPRD.
04:55Bermain dengan fisik.
04:56Bermain dengan keras.
04:58Disiplin yang tinggi yang selalu menyulitkan bagi Argentina.
05:00Untuk menghadapi tim-tim Latin lainnya.
05:02Ada kemungkinan nggak, ini kan lawan berikutnya Argentina.
05:05Dan Messi ini adalah Mo Salah bersama Mesir.
05:08Ada kemungkinan nggak, Mesir akan niru polanya Tanjung Verde melawan Argentina sekarang?
05:12Saya kira agak berbeda.
05:14Karena Mesir kan punya kedalaman sekuat yang oke juga.
05:17Selain Muhammad Salah, ada Trestegi, ada Siko di sana yang juga bermain sangat baik.
05:21Mesir tidak akan mungkin untuk bermain dengan parkir bus yang seperti dilakukan oleh tim-tim lain.
05:27Kalau kemarin dengan Tanjung Verde, Tanjung Verde bukan berarti parkir bus.
05:32Orang bisa mengatakan demikian.
05:33Tapi mereka mengandalkan serangan balik yang cepat, yang transisi yang cepat.
05:37Itu yang mengagetkan bagi Argentina.
05:39Sehingga Argentina tidak harus hati-hati untuk bisa menghadapi tim seperti ini.
05:43Nah, Mesir mungkin agak lebih terbuka.
05:45Dengan bermain mungkin dengan 4-2-3-1.
05:47Mereka akan bermain lebih terbuka.
05:49Dan ini disukai dengan style gaya Argentina.
05:52Yang ingin kalau lawan itu bisa memain agak lebih terbuka.
05:56Mereka akan lebih berkembang.
05:57Nah, tergantung sekarang respon dari Mesir.
05:59Apakah Mesir bisa meniru gaya dari Cape Verde?
06:02Tapi itu bukan corak, bukan karakter Mesir.
06:05Sesungguhnya untuk bermain seperti gaya dari Cape Verde.
06:07Karena Mesir bukan seperti itu.
06:09Bermain, kalau saya lihat dalam pertandingan-pertandingan yang sudah mereka lakukan di fase grup.
06:13Sampai ketika melawan Australia.
06:14Begitu.
06:15Oke.
06:16Satu hal lagi.
06:16Kalau melihat dinamikanya sudah seperti ini, Bung.
06:19Anda melihat Argentina dengan status sebagai sang juara bertahan.
06:21Ini bisa mempertahankan gelar dengan mulus?
06:24Atau malah ada drama-drama dulu, Nanti?
06:27Mempertahankan gelar, saya pikir masih terbuka buat mereka.
06:30Tetapi kan mereka harus bisa melewati.
06:32Oke, Mesir saya pikir mereka bisa lewati.
06:34Tapi setelah itu delapan besar.
06:36Kalau Kolombia, saya bilang tadi, itu agak berat.
06:38Tapi kalau Swiss, mereka bisa lawan.
06:40Karena Swiss tidak mengandalkan bermain dengan lebih dalam.
06:43Swiss juga bermain dengan lebih terbuka.
06:45Dan ini disukai juga oleh Argentina.
06:46Jadi Argentina lebih akan menghindari, lebih suka kalau Swiss yang keluar, lebih mulus buat mereka ke semifinal.
06:52Dibandingkan dengan Kolombia yang akan mereka hadapi.
06:55Karena setelah Kolombia, itu pasti akan kerja keras.
06:57Sama seperti mereka bekerja keras melawan Kepferde.
07:00Dan bukan tidak mungkin akan diakhiri dengan setelah perpanjangan.
07:03Adupinalti.
07:03Ini yang akan berbahaya ketika mereka menghadapi Kolombia.
07:06Yang tahu persis gaya Argentina adalah Kolombia.
07:09Karena setelah itu, mungkin mereka akan berhadapan di semifinal.
07:12Dengan salah satu di antara Brazil, Meksiko, atau Inggris.
07:14Yang akan menjadi lawan mereka yang punya level yang sama dengan Argentina.
07:18Oke, spesifik ngomongin Messi sekarang.
07:21Sampai sekarang sudah koleksi 7 gol.
07:22Menyamai catatan di Piala Dunia 2022.
07:25Kalau melihat untuk perkembangan saat ini dan nanti,
07:28kemungkinannya bakal sejauh mana dia bakal nambah gol di sepanjang Piala Dunia ini, Bu?
07:32Saya pikir kalau bicara dengan Messi, karena dia adalah top-perform yang bagus.
07:36Untuk tambah gol masih terbuka.
07:38Melawan Mesir, mungkin saja dia bisa mencetak satu gol.
07:41Melawan Swiss, apalagi dia punya kemungkinan untuk membuat brace.
07:44Yang agak sulit, saya pikir, ketika melawan Kolombia.
07:47Karena Kolombia sudah tahu persis dengan cara untuk bisa mematikan pergerakan dari Messi.
07:51Dan Kolombia punya satuan penyerang yang bagus, kan.
07:54Luis Dias di sana, pemain-pemain yang bagus.
07:56Johnny Arias juga pemain yang oke.
07:58Sehingga kalau pundi-pundi gol yang bisa dicatat oleh Messi,
08:01ada dua pertandingan ke depan.
08:02Mesir dan juga dengan Swiss.
08:06Kalau Swiss yang lolos.
08:07Sehingga untuk mencapai dia 8-9 gol,
08:10dia bisa dapatkan dalam pertandingan ke depan.
08:12Kalau pertandingan 8 besar, semifinal,
08:15dia pastinya agak sulit.
08:17Karena lawan-lawan yang akan dihadapi,
08:18yang sudah tahu dengan cara bagaimana mematikan pergerakan ini.
08:21Oke, Bung Ropan.
08:22Terima kasih banyak sudah berbagi pandangan bersama saya.
08:24Selamat malam untuk Anda, Bung.
08:26Sehat selalu ya.
08:26Selamat malam, Bung.
08:43Selamat malam.
Komentar

Dianjurkan