Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
Warga Iran memadati Grand Mosalla di Teheran untuk mengikuti prosesi awal pemakaman nasional mendiang Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Otoritas...
Transkrip
00:03Kompas petang kami lanjutkan saudara warga Iran memadati Grand Mosalah di Teheran untuk mengikuti prosesi awal pemakaman nasional
00:10mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
00:28Otoritas tempat secara resmi memperlihatkan peti jenazah Khamenei dalam sebuah peti kaca khusus.
00:35Isak tangis warga pecah saat peti tersebut dihadirkan.
00:38Warga Iran juga terus meneriakan yel-yel tuntutan balas dendam atas kematian Ayatollah Ali Khamenei.
00:45Khamenei wafat pada usia 86 tahun menyusul serangan udara Israel di awal perang pada 28 Februari lalu
00:54yang berlanjut pada saling serang antara Iran dan Amerika Serikat.
01:15Sejumlah delegasi negara juga memberikan penghormatan kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
01:22Mulai Sabtu, Iran akan mengadakan upacara pemakaman untuk Khamenei.
01:26Jenazah pemimpin tertinggi Iran ini akan dibawa berkeliling kota di Iran dan Irak yang bertetangga sebelum dimakamkan.
01:35Pemerintahan Iran meminta masyarakat, pegawai pemerintah, dan pasukan militer memenuhi jalanan sebagai penghormatan terakhir kepada Khamenei.
01:44Khamenei yang memimpin Iran selama hampir 4 dekade meninggal pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel sama-sama melancarkan
01:52perang.
02:13Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:21Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev juga menghadiri upacara pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.
02:31Rekaman video menunjukkan Medvedev tiba di musola Imam Khamenei, tempat ia berdiri di depan peti mati Khamenei menjelang upacara pemakaman.
02:41Pihak berundang Iran mengatakan para pelayat dapat memberikan penghormatan terakhir di Teheran selama 2 hari.
02:47Prosesi pemakaman dijadwalkan pada 6 Juli sebelum upacara dipindahkan ke KOM pada 7 Juli mendatang.
02:58Warga Iran terus memadati Teheran untuk mengikuti prosesi upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang jadi pertanyaan apakah pemakaman Ayatollah Ali
03:06Khamenei akan dihadiri putranya yakni Ayatollah Mujtaba Khamenei yang saat ini menggantikan tugas ayahnya sebagai pemimpin tertinggi Iran.
03:15Kita bahas bersama dosen ilmu politik Universitas Udayana Efata Filomeno Boromeo Duarte dan dosen internasional Institute for Islamic Studies Kasim
03:24Mohamadi.
03:25Pak Kasim dan juga Mas Efata selamat petang semua.
03:29Selamat petang.
03:30Oke saya ingin ke Pak Kasim terlebih dahulu mungkin bisa digambarkan Pak Kasim suasana.
03:35Di kota Teheran saat ini dalam prosesi rangkaian pemakaman ini seperti apa Pak Kasim?
03:41Ya saya harus menjelaskan beberapa poin tentang pemakaman ini.
03:47Ini bukan pemakaman yang biasa pemakaman ini.
03:51Saya kira penting dalam banyak hal pertama pemakaman ini mungkin akan menjadi pemakaman terbesar dalam sejarah sejauh ini dengan jumlah
04:04peserta sekitar 20 sampai 35 juta.
04:09Orang yang akan berpartisipasi.
04:12Poin kedua, masalah pemimpin Iran itu bukan hanya tokopolitik tetapi beliau itu juga seorang ulama besar.
04:21Salah satu ulama terbesar terutama bagi kaum syiah di dunia dengan mengikut sekitar 300 juta orang dari seluruh dunia.
04:31Dan poin ketiga, selama bertahun-tahun aparat propaganda Amerika dan Israel mereka telah mencoba mengambarkan rakyat Iran sebagai penetang pemerintah
04:46dan kepala negara Iran.
04:49Dan sementara kehadiran rakyat Iran dalam pemakaman ini dan perpisahan pemimpin tertinggi Iran itu saya kira itu membuat kebohongan besar
05:00ini tidak efektif.
05:02Oke, bahwa tadi Pak Kasim menyebutkan ada 20 hingga 25 juta rakyat yang kemudian datang di Teheran untuk mengikuti penghormatan
05:13terakhir kepada mantan pemimpin tertinggi Iran.
05:16Tapi pertanyaannya apakah kemudian Mucitabah Kameni juga akan hadir di sana Pak Kasim?
05:23Ini belum jelas, kita tidak ketahui apakah itu akan terjadi atau tidak.
05:28Tapi itu harus kita ketahui bahwa Iran sedang berperang dengan para penjahat paling keji dan jahat di masa kini dan
05:36bahkan mungkin sepanjang sejarah.
05:38Makhluk-makhluk yang kejahatan dan kejamannya masa lalu tidak bisa mungkin temukan dan itu sudah terbukti bahwa sudah mereka membunuh
05:51ratusan ribu orang di Gaza, di Lebanon, di Iran.
05:55Dan juga sudah terbukti bahwa mereka tidak mematuhi perjanjian atau kesepakatan apapun.
06:04Sehingga sangat mungkin mereka tidak akan berpartisipasi dalam upacara resmi ini.
06:14Kecuali tim keamanan beliau itu meyakinkan beliau bahwa tidak ada bahaya atau ancaman untuk beliau itu.
06:26Oke, saya ingin ke Mas Evata.
06:27Apa sesungguhnya, Mas Evata, menurut analisa Anda, alasan dari Mucitabah hingga kini belum tampil ke publik,
06:33apakah ini hanya sekedar soal faktor keamanan atau mungkin ada faktor lainnya?
06:39Baik, terkait dengan faktor keamanan, kita perlu melihat bahwa Donald Trump sendiri sudah mengancam ya, akan melakukan pengeboman.
06:46Tetapi tentunya Donald Trump juga di satu sisi yang lain mengatakan bahwa akan memberikan kelegaan selama tujuh hari begitu.
06:52Dan kita tahu bahwa Israel juga mengancam akan melakukan serangan ketiga.
06:56Dan per hari ini juga Israel melakukan satu agresifitas yang sangat luar biasa di Lebanon, di Syria, dan juga di
07:03wilayah Gaza.
07:04Maka secara umum kita bisa simpulkan bahwa faktor keamanan lah yang menyebabkan Mucitabah mungkin ke depannya tidak akan hadir.
07:11Tetapi kebijakan-kebijakannya tentu merupakan hal yang cukup dirasakan oleh publik Iran hari ini.
07:17Maka kehadiran dalam kesempatan kali ini justru malah membayakan.
07:22Dan hal itu terkonfirmasi juga dalam beberapa statement dari para pemimpin yang hadir.
07:28Mereka mengatakan bahwa hari ini akan ada doktrin kepalan tangan.
07:31Jadi ini menjadi salah satu poros perlawanan yang sangat kuat.
07:34Dan itu menjadi salah satu ideologi yang dibawa oleh Mucitabah. Saya lihat demikian.
07:38Ya, karena sebelumnya juga Menhan Israel menyebut bahwa Mucitabah ini akan ditargetkan untuk dibunuh atau menjadi target selanjutnya.
07:44Tapi pertanyaan saya, melihat kondisi Iran saat ini, apakah betul Iran masih dalam ancaman dari Amerika Serikat ataupun Israel?
07:51Mas Hefata?
07:52Ya, bahwa kita bisa lihat ada kalau di dalam ilmu politik itu argumentum ad populum ya.
08:00Jadi Iran memainkan strategi bahwa masa yang berkumpul hari ini itu membuktikan bahwa mereka cukup solid dan mampu menghadapi segala
08:08macam tantangan yang ada.
08:09Dan terkait dengan situasi bahwa apakah nanti para pemimpin-pemimpin dari IRGC muncul dan juga pemimpin dari Iran muncul tidak
08:17menjadi target oleh Israel.
08:18Tentu hal tersebut kita bisa saksikan ya bahwa kesempatan dari Israel untuk melihat di mana posisi dan juga para pemimpin
08:27dari Iran itu menjadi salah satu tujuan politik dan juga tujuan militer besar dari Amerika Serikat.
08:33Itu ya, dari Israel dan juga Amerika Serikat. Maka hal-hal tersebutlah yang tampaknya menjadi salah satu poin yang dihindari
08:40lah dalam kesempatan hari ini.
08:41Dan kita tahu bahwa kebijakan pertahanan ke dalam kedua belah pihak dan juga poros-poros perlawanan yang saat ini justru
08:48berkumpul malah menjadi satu poin yang diamati.
08:52Maka ini bisa dikatakan sebagai strategi penghubungan.
08:54Ditambah Netanyahu mengatakan bahwa akan ada pertemuan khusus lagi nanti di Amerika Serikat dalam waktu dekat.
09:00Kita tahu bahwa hubungan Israel dan Amerika ini kan sedang buruk.
09:04Amerika Serikat sebenarnya ingin fokus pada Indo-Pasifik.
09:07Tetapi dengan kondisi bahwa Israel terus menyerang Libanon, mau dan tidak mau Amerika harus naruh mata juga di wilayah Timur
09:12Tengah.
09:13Nah, Iran membalas dengan strategi yang berbeda bahwa koalisi-koalisi yang berkumpul hari ini dan bahkan ada beberapa pemimpin-pemimpin
09:20yang bertikai ya.
09:21Di Irak juga ada muncul, terus ada milisi-milisi yang hadir begitu.
09:25Dan ini menjadi tanda bahwa sebenarnya Timur Tengah ini cukup terkonsolidasi dengan saat baik.
09:30Tetapi Amerika justru tidak mengharapkan hal tersebut dan akan melakukan tekanan terus.
09:33Oke, saya ingin ke Pak Kasim. Apakah Anda memiliki informasi Pak Kasim?
09:37Sebenarnya seperti apa kondisi dari Mojtaba saat ini sebenarnya?
09:41Apakah betul informasi yang kemudian beredar bahwa Mojtaba mengalami luka parah?
09:47Iya, tidak begitu. Kita pasti bahwa beliau itu dalam keadaan selamat dan itu juga bahkan dikonfirmasi sama musuh-musuh itu
10:00Amerika Serikat dan Israel
10:03Bahwa itu beliau itu yang sekarang memutuskan putusan-putusan yang sekarang beradar di Iran
10:11Dan ya tapi sebagaimana yang dikatakan sekarang masih berlangsung perang Iran dan Amerika Serikat
10:21Walaupun sekarang ada genjatan senjata tapi masih saya kira bahwa mereka menunggu mungkin kesempatan untuk menyarankan lagi
10:30Oleh karena itu semua pihak di Iran itu termasuk pimpinan mereka sudah siap untuk kalau ada perang lagi atau kalau
10:39ada serangan lagi
10:40Mereka juga akan masuk lagi dalam perang itu dan kali ini itu sudah diumumkan oleh Iran secara resmi dan secara
10:48tidak resmi
10:49Bahwa kali ini bukan macam kali sebelumnya pasti berkali-kali lipat
10:56Apa akan Iran itu akan menyerang Amerika Serikat dan apa pangkalan-pangkalan mereka dan juga Israel itu
11:05Oke, saya ingin ke Mas Hefat, apakah artinya kalau kita dasari pada pernyataan dari Pak Kasim
11:11Ada kemungkinan besar bahwa setelah prosesi pemakaman ini Amerika Serikat ataupun Israel akan kembali menyerang Iran?
11:19Ya, kemungkinan tersebut tentu tetap ada ya
11:22Kita tahu bahwa sebenarnya Israel juga selama ini membangun hubungan yang sangat baik dengan Amerika Serikat
11:29Dan kita tahu bahwa ada berapa juta ton ya persenjataan Amerika Serikat yang sudah digeser ke Israel
11:35Dan kita juga melihat bahwa agresivitas dari angkatan laut dari Amerika Serikat yang kali ini menambah hingga kurang lebih 24
11:43kapal perang ya
11:44Nah ini kan tanda bahwa semua dalam posisi yang cukup steady begitu
11:47Maka kalau ditanya apakah nanti ke depannya akan ada agresivitas atau ada serangan tergantung kesepakatan nuklir
11:54Kalau terjadi kesepakatan nuklir maka Amerika ini tidak ingin menyerang
11:57Amerika ingin melihat ya ke depan Iran sepakat dulu terkait dengan kesepakatan nuklir
12:03Kalau hal tersebut sudah tercapai secara politik dan memang benar-benar sudah ada degradasi yang sangat signifikan
12:08Maka mungkin saja serangan tersebut bisa saja muncul
12:11Atau Amerika Serikat ingin ya memiliki satu semangat bahwa stop kita sudah mencapai tujuan politik yang ada gitu
12:17Dan kemenangan strategi victory bisa nanti diumumkan dari masing-masing negara
12:21Akan tetapi dalam kondisi sampai saat ini situasi tersebut memang belum jelas terlihat
12:26Maka serangan-serangan yang dilakukan terus tekanan-tekanan yang dilakukan
12:29Bahkan Israel juga mengunci beberapa wilayah ya wilayah-wilayah zona keamanan yang sebenarnya harusnya tidak diluki
12:35Ini menjadi tanda bahwa tugas dari Amerika Serikat sekarang dikerjakan oleh Israel
12:39Begitu jadi masih akan ada situasi yang cukup panas ke depannya
12:43Oke bahwa ada delegasi 45 negara yang akan datang yang sudah datang
12:47Koreksi kalau saya salah tapi ada utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin
12:52Kemudian juga ada Wakil Presiden Turki dan juga Presiden Georgia
12:55Apakah kedatangan tamu-tamu ini Pak Kasim menunjukkan juga sebenarnya siapa kawan dan juga siapa lawan dari Iran itu sendiri?
13:06Iya pasti hampir kalau saya tidak salah 100 negara sudah kirim delegasi resmi mereka dari pemerintah mereka
13:19Dan walaupun ada tekanan yang cukup besar itu ada informasi dari beberapa pakar politik yang enggak apa
13:28Dari backchannel bahwa ada tekanan dari Amerika Serikat atas hampir semua negara
13:32Dan mereka diancam untuk berpartisipasi dalam upacara pemakaman
13:37Tapi ada 100 delegasi dari negara-negara dari mana-mana khususnya dari negara-negara yang berteman sama Iran
13:51Dan juga bahkan ada sebagian delegasi dari negara-negara yang mungkin tidak begitu relasinya dan hubungannya sama Iran itu mungkin
14:02tidak begitu bagus
14:03Tapi masih ada
14:03Tapi yang sekarang menunjukkan kami ini di Iran
14:07Kenapa tidak ada delegasi dari Indonesia
14:10Ini sekarang ada satu persoalan yang kita
14:14Saya tambahkan informasi Pak Kasim bahwa kami mendapatkan informasi dari Kementerian Luar Negeri bahwa
14:20Sudah mengutus Duta Besar RI untuk kemudian datang ke sana
14:23Atas nama Bapak Roy Sumirat
14:26Saya ingin ke Mas Evata
14:27Mungkin pertanyaannya akan cukup serupa
14:32Respon Anda seperti apa?
14:33Saya ingin ke Pak Kasim dulu
14:34Respon Anda seperti apa ketika Duta Besar RI ini sudah datang ke sana?
14:39Ya pasti itu saya kira itu signal yang bagus daripada Indonesia
14:45Karena itu sudah lama hubungan baiknya Iran sama Indonesia itu
14:49Sudah lama beberapa presiden Indonesia itu sudah berkunjung ke Iran
14:55Dan ternyata ketemu sama pemimpin besar Iran
15:00Dan saya kira kalau bisa itu dilanjutkan persahabatan di antara Iran dan Indonesia itu
15:05Pasti itu luar biasa karena dua-dua negara itu merupakan dua negara Islam yang mungkin terbesar di dunia
15:14Dan juga cukup kuat kedua-duanya
15:16Oleh karena itu saya kira kalau bisa hubungan politiknya dua negara itu bisa dikuatkan
15:21Itu pasti bagus bagi kedua-dua negara
15:24Oke tentu kita akan pantau ya seperti apa prosesi pemakaman yang kemudian dilakukan di Teheran
15:30Terima kasih Mas Efatan dan juga Pak Kasim telah bergabung di Kompas Petang
15:33Terima kasih
Komentar

Dianjurkan