Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TANGERANG, KOMPAS.TV - Hingga Rabu (1/07/2026) malam, kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten terus meluas.

Upaya pemadaman, terkendala angin kencang dan sulitnya akses menjangkau titik api.

Api yang membakar tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin masih menyala di sejumlah titik.

Asap tebal, juga masih membumbung dari gunungan sampah hingga menyelimuti area TPA.

Pemadam masih bersiaga di lokasi, dan berjibaku memadamkan api.

BNPB mengerahkan satu unit helikopter water bombing, untuk mempercepat proses pemadaman.

Banyaknya titik api, dan kencangnya angin, serta sulitnya akses pemadam menjangkau titik api, jadi kendala pemadaman.

Teknik pemadaman water bombing, akan dilanjutkan besok dengan tambahan dua unit helikopter.

Hingga Rabu (1/07/2026) malam tadi, api di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten masih menyala.

Lalu bagaimana kondisi terkininya saat ini? Ada Jurnalis Kompas TV Meidina Andas dan Juru Kamera, Vebry Jems di lokasi kebakaran.

Baca Juga Pantauan Udara Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Water Bombing Dikerahkan Jinakkan Titik Api di https://www.kompas.tv/regional/678241/pantauan-udara-kebakaran-di-tpa-jatiwaringin-water-bombing-dikerahkan-jinakkan-titik-api

#kebakaran #tpajatiwaringin #tangerang

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678304/belum-padam-kepulan-asap-tebal-masih-membubung-tinggi-di-tpa-jatiwaringin-kompas-malam
Transkrip
00:00Sedarai gara bumalam, kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten terus meluas.
00:05Upaya pemadaman terkendala angin kencang dan sulitnya akses menjangkau titik api.
00:11Api yang bakar tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin masih menyala di sejumlah titik.
00:17Asap tebal juga masih membumbung dari gunungan sampah hingga menyelimuti area TPA.
00:22Pemadam masih bersiaga di lokasi dan berjibaku memadamkan api.
00:31BNPB mengerahkan satu unit helikopter waterbombing untuk mempercepat proses pemadaman.
00:38Banyaknya titik api dan kencangnya angin serta sulitnya akses pemadam menjangkau titik api sodara jadi kendala pemadaman.
00:47Teknik pemadaman waterbombing akan dilanjutkan besok dengan tambahan dua unit helikopter.
00:56Hingga Rabu malam sodara api di TPA Jaringan Tangerang Banten masih menyala.
01:02Lalu bagaimana kondisi terkini saat ini sudah ada jurnalis Kompas TV Medina Andas dan juru kamera Febri James di lokasi
01:10kebakaran selat malam Medina.
01:12Medina jika saya lihat di belakang Anda ini situasinya pemadaman masih belum bisa dilakukan dan api masih terlihat.
01:20Bagaimana Anda bisa menyampaikan dan dampaknya kebakaran ini kepada warga sekitar?
01:31Betul Galih dan juga sodara kalau kami lihat dan kami pantau sejak pukul 16 waktu Indonesia Barat tadi sore hingga
01:39malam ini memang api masih belum berhasil dipadamkan.
01:43Dan juga saudara bisa terlihat di belakang saya saat ini memang kepulan asap tebal yang merupakan gabungan dari asap berwarna
01:52putih dan juga asap berwarna hitam ini masih membumbung tinggi di atas tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang Banten.
02:01Ada pun kendala yang dihadapi oleh sejumlah petugas terkait kalau tadi kami sempat bertanya kepada kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad
02:10Taufik ini sempat menyatakan bahwa kendala-kendala yang menjadi faktor sulitnya api ini dipadamkan dikarenakan bahan-bahan atau material yang
02:20berada di TPA Jatiwaringin.
02:22Ini sampahnya memang merupakan tipe sampah yang mudah terbakar kemudian juga angin kencang yang meniup ini juga mempercepat penyebar luasan
02:32api kemudian juga titik lokasi api yang sulit dijangkau oleh petugas yang berada di darat.
02:38Dikarenakan tumpukan sampah yang menggunung dan juga dikarenakan hal ini petugas yang berada di darat ini sulit untuk menjangkau akses
02:47-akses yang untuk menjangkau titik lokasi yang berada di tumpukan sampah yang cukup tinggi.
02:53Sehingga juga kalau tadi kami melihat ini sudah ada sekitar 14 hingga 15 unit mobil pemadam kebakaran yang bersiaga dan
03:01juga bergantian untuk menyiram air ke tumpukan sampah.
03:04Kemudian juga tadi pada sekitar pukul 16 lewat 55 menit waktu Indonesia Barat tadi sore ini juga sudah dikerahkan satu
03:11helikopter untuk melakukan aktivitas waterbombing atau penyiraman air menggunakan helikopter dari udara begitu dan rampung sekitar pukul 17 lewat 20
03:23menit waktu Indonesia Barat tadi sore.
03:25Namun seperti bisa dilihat di belakang saya saat ini Galih dan juga Saudara walaupun memang sudah dilakukan aktivitas waterbombing dan
03:32juga sudah ada 14 hingga 15 unit mobil pemadam kebakaran yang bersiaga ini hingga saat ini memang api masih belum
03:39berhasil dipadamkan.
03:41Ada pun titik lokasi pengungsian yang disiapkan oleh petugas setempat ini sudah ada satu titik lokasi pengungsian yang terletak di
03:50belakang TPA Jatiwaringin namun lokasinya ini memang cukup jauh dan titik lokasi pengungsian ini juga sudah disediakan berbagai layanan kesehatan
03:59gratis seperti cek kesehatan gratis dan juga pembagian masker secara gratis.
04:04Dan juga di titik lokasi pengungsian ini terletak di Balai Desa Tanjakan Mekar yang sudah terdata ada sekitar 30 kepala
04:13keluarga atau lebih tepatnya ada 52 warga yang sudah mengungsi di Balai Desa Tanjakan Mekar begitu.
04:20Baik terima kasih Jurnalis Kompas TV Medina Andas dan juga Febri Bjem atas laporan Anda langsung dari TPA Jatiwaringin, Tangrang,
04:27Banten. Selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan