00:00Sedarai gara bumalam, kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten terus meluas.
00:05Upaya pemadaman terkendala angin kencang dan sulitnya akses menjangkau titik api.
00:11Api yang bakar tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin masih menyala di sejumlah titik.
00:17Asap tebal juga masih membumbung dari gunungan sampah hingga menyelimuti area TPA.
00:22Pemadam masih bersiaga di lokasi dan berjibaku memadamkan api.
00:31BNPB mengerahkan satu unit helikopter waterbombing untuk mempercepat proses pemadaman.
00:38Banyaknya titik api dan kencangnya angin serta sulitnya akses pemadam menjangkau titik api sodara jadi kendala pemadaman.
00:47Teknik pemadaman waterbombing akan dilanjutkan besok dengan tambahan dua unit helikopter.
00:56Hingga Rabu malam sodara api di TPA Jaringan Tangerang Banten masih menyala.
01:02Lalu bagaimana kondisi terkini saat ini sudah ada jurnalis Kompas TV Medina Andas dan juru kamera Febri James di lokasi
01:10kebakaran selat malam Medina.
01:12Medina jika saya lihat di belakang Anda ini situasinya pemadaman masih belum bisa dilakukan dan api masih terlihat.
01:20Bagaimana Anda bisa menyampaikan dan dampaknya kebakaran ini kepada warga sekitar?
01:31Betul Galih dan juga sodara kalau kami lihat dan kami pantau sejak pukul 16 waktu Indonesia Barat tadi sore hingga
01:39malam ini memang api masih belum berhasil dipadamkan.
01:43Dan juga saudara bisa terlihat di belakang saya saat ini memang kepulan asap tebal yang merupakan gabungan dari asap berwarna
01:52putih dan juga asap berwarna hitam ini masih membumbung tinggi di atas tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang Banten.
02:01Ada pun kendala yang dihadapi oleh sejumlah petugas terkait kalau tadi kami sempat bertanya kepada kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad
02:10Taufik ini sempat menyatakan bahwa kendala-kendala yang menjadi faktor sulitnya api ini dipadamkan dikarenakan bahan-bahan atau material yang
02:20berada di TPA Jatiwaringin.
02:22Ini sampahnya memang merupakan tipe sampah yang mudah terbakar kemudian juga angin kencang yang meniup ini juga mempercepat penyebar luasan
02:32api kemudian juga titik lokasi api yang sulit dijangkau oleh petugas yang berada di darat.
02:38Dikarenakan tumpukan sampah yang menggunung dan juga dikarenakan hal ini petugas yang berada di darat ini sulit untuk menjangkau akses
02:47-akses yang untuk menjangkau titik lokasi yang berada di tumpukan sampah yang cukup tinggi.
02:53Sehingga juga kalau tadi kami melihat ini sudah ada sekitar 14 hingga 15 unit mobil pemadam kebakaran yang bersiaga dan
03:01juga bergantian untuk menyiram air ke tumpukan sampah.
03:04Kemudian juga tadi pada sekitar pukul 16 lewat 55 menit waktu Indonesia Barat tadi sore ini juga sudah dikerahkan satu
03:11helikopter untuk melakukan aktivitas waterbombing atau penyiraman air menggunakan helikopter dari udara begitu dan rampung sekitar pukul 17 lewat 20
03:23menit waktu Indonesia Barat tadi sore.
03:25Namun seperti bisa dilihat di belakang saya saat ini Galih dan juga Saudara walaupun memang sudah dilakukan aktivitas waterbombing dan
03:32juga sudah ada 14 hingga 15 unit mobil pemadam kebakaran yang bersiaga ini hingga saat ini memang api masih belum
03:39berhasil dipadamkan.
03:41Ada pun titik lokasi pengungsian yang disiapkan oleh petugas setempat ini sudah ada satu titik lokasi pengungsian yang terletak di
03:50belakang TPA Jatiwaringin namun lokasinya ini memang cukup jauh dan titik lokasi pengungsian ini juga sudah disediakan berbagai layanan kesehatan
03:59gratis seperti cek kesehatan gratis dan juga pembagian masker secara gratis.
04:04Dan juga di titik lokasi pengungsian ini terletak di Balai Desa Tanjakan Mekar yang sudah terdata ada sekitar 30 kepala
04:13keluarga atau lebih tepatnya ada 52 warga yang sudah mengungsi di Balai Desa Tanjakan Mekar begitu.
04:20Baik terima kasih Jurnalis Kompas TV Medina Andas dan juga Febri Bjem atas laporan Anda langsung dari TPA Jatiwaringin, Tangrang,
04:27Banten. Selamat bertugas kembali.
Komentar