Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan pemerintah langsung melakukan evaluasi terhadap pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dalam rangkaian rekrutmen.

Ferry mengatakan, Kementerian Koperasi turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga lima calon manajer yang meninggal. Ia mengaku segera berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan hingga melaporkan peristiwa tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Ferry, hasil koordinasi tersebut berujung pada evaluasi pelatihan yang sebelumnya berada di bawah kewenangan Kementerian Pertahanan.

Ferry menegaskan, proses seleksi calon manajer tidak hanya melibatkan Kementerian Koperasi. Seleksi dilakukan oleh panitia yang terdiri dari sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pertahanan, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian PANRB, serta BP BUMN.

Ia menjelaskan, Kementerian Koperasi hanya bertanggung jawab pada pembekalan materi koperasi dan manajemen.

Sementara pelatihan yang menjadi sorotan, kata Ferry, sepenuhnya berada di bawah Kementerian Pertahanan.

Meski demikian, pemerintah memandang evaluasi sebagai langkah penting agar program strategis nasional tersebut tetap berjalan.

Ferry mengatakan kebutuhan manajer koperasi tetap mendesak karena mulai Agustus para peserta akan ditempatkan di koperasi desa yang bangunan fisiknya telah selesai dibangun.

Ferry menambahkan, pemerintah ingin memastikan kritik publik menjadi bahan penyempurnaan pelaksanaan program.

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/rju---4fDg0




#ferryjuliantono #koperasidesamerahputih #prabowo #menterikoperasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/678291/lima-calon-manajer-koperasi-desa-merah-putih-meninggal-menkop-ferry-minta-evaluasi-ke-kemhan
Transkrip
00:00Intro
00:07Menyampaikan luka cita yang sedalam-dalamnya
00:11Seluruh peserta sebelumnya telah melalui pemeriksaan kesehatan
00:16Latihan bela negara dan manajeral ini disusun secara terukur
00:19Dengan memperhatikan latar belakang peserta sebagai masyarakat sipil
00:23Kegiatan ini tidak disamakan dengan pendidikan militer atau prajurit
00:35Apa hubungan antara push-up dengan menyusul laporan keuangan?
00:39Apa hubungan antara halang rintang dengan mengawasi stok barang?
00:43Apa hubungan latihan tempur dengan melayani alis kesehatan kesehatan?
00:47Intro
01:02Selamat malam
01:03Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih adalah proyek strategis nasional berskala besar
01:08Yang dilandasi instruksi Presiden Prabowo Subianto
01:12Muncul sejumlah persoalan dalam perjalanan menuju target 40 ribu kooperasi
01:17Termasuk tragedi kemanusiaan meninggalnya 5 calon manajer kooperasi
01:22Dalam pelatihan dasar militer yang merupakan bagian dari proses pergerutan
01:26Jalan terjal Kooperasi Desa Merah Putih
01:29Inilah satu meja The Forum malam ini bersama saya Yogi Nugrahan
01:33Untuk membahas tema malam ini sudah hadir di studio Kompas TV malam ini adalah
01:38Menteri Kooperasi Ferry Juliantono
01:40Apa kabar Pak Menteri?
01:41Baik, selamat malam Mas Yogi
01:42Selamat malam, sehat selalu?
01:44Sehat, amat juga
01:44Masih semangat?
01:45Baik
01:45Dan target 40 ribu
01:4740 ribu itu tahun ini?
01:49Oke, sampai dengan 2009
01:51Nanti tahun depan dilanjutkan lagi
01:52Totalnya dahap 10 ribu
01:55Pertama, atas nama Kompas TV ingin menyampaikan Bela Sungkawa
01:59Atas meninggalnya anak bangsa, calon, manajer kooperasi
02:05Yang dengan sepenuh hati mengikuti rangkaian proses rekrutmen
02:10Namun ada musibah dan Bela Sungkawa kepada keluarga, kepada kerabat
02:17Dan ini tentu menjadi perhatian bagi Kementerian Kooperasi Pak Menteri
02:21Kami pun juga menyampaikan juga cita yang mendalam pada warga dan kerabat yang
02:29Salon manajer yang kemarin meninggal dan kemudian saya juga sudah berkomunikasi langsung
02:39Dengan Pak Menteri Pertahanan dan kemudian kemarin kami juga sudah menyampaikan kepada Bapak Presiden
02:47Dan kemarin resmi dari pihak Kementerian Pertahanan juga sudah melakukan evaluasi
02:52Dan sekarang namanya juga latihan bela negara dengan bobot yang berbeda dengan yang kemarin
03:00Perlu diketahui bahwa proses seleksi itu dilaksanakan melalui panitia seleksi
03:07Ada panselnya melibatkan beberapa kementerian lembaga
03:11Kementerian Kooperasi ini salah satu yang lain adalah Badan BPBUMN
03:16Kemudian Badan Kepegawaian Negara BKN
03:19Kemudian ada Menpan RB dan kemudian juga ada Kemhan
03:24Nah kemudian setelah diseleksi, diterima, mereka melakukan tes kesehatan
03:31Dan kemudian mengikuti pelatihan kami Kementerian Kooperasi mendapatkan waktu untuk mengadakan pelatihan kepada calon manajer ini
03:41Kita ada 47 modul dengan jumlah jam pelajaran yang cukup banyak sebenarnya
03:51Waktu yang kami diberikan itu 15 hari kepada calon manajer ini
03:58Soal manajemen, soal operasional, soal koperasi dan lain sebagainya
04:03Melibatkan 3.000 pengajar dan ada di 300 kelas yang tersebar begitu
04:09Nah ada pun mengenai pelatihan yang kemarin dilaksanakan itu sepenuhnya ada di Kementerian Pertahanan
04:17Karena itu sebenarnya kita memberi masukan supaya dilaksanakan evaluasi sehingga bobotnya juga menjadi lebih apa namanya
04:29Pak Menteri ada satu hal yang menurut saya baik sebagai contoh ketika ada satu yang harus dikoreksi
04:36Dan tadi saya mendengar langsung dari Pak Menteri bahwa sudah berkomunikasi dengan Kementerian Pertahanan
04:40Dan ketika itu malam itu juga ada pernyataan dari Kementerian Pertahanan
04:46Yang mengatakan bahwa akan mengevaluasi dan menghapus sementara latsarmil itu
04:50Sehingga mengembalikan menjadi wawasan kebangsaan
04:53Buat saya ini satu hal yang bagus ketika ada program pemerintah, ketika ada masukan dari masyarakat
04:58Kemudian segera mengoreksi karena yang dijaga adalah substansi programnya
05:01Ada yang ingin disampaikan lagi Pak Menteri terkait soal ini
05:04Ya yang memang kebutuhan manajer kooperasi ini kan nanti setelah mengikuti pelatihan
05:12Nanti Agustus awal itu kita mulai akan tempatkan di seluruh kooperasi-kooperasi desa
05:19Yang bangunan fisiknya sudah selesai
05:22Dan manajer kooperasi desa ini memang diharapkan memiliki leadership
05:28Kemudian kenapa juga harus dilatih tentang kedisiplinan, wawasan, kebangsaan dan lain sebagainya
05:35Tetapi juga dilengkapi dengan pengetahuan manajemen dan pengetahuan tentang perkoperasian
05:41Nanti dibantu dengan karyawan yang juga notabene adalah akan kita rekrut dari masyarakat di desa tersebut
05:49Itu nantikan yang akan menjalankan
05:52Yang dijalankan adalah bisnis model yang juga ini kita sedang persiapkan
05:57Dan juga visibility study-nya
06:00Karena nanti ketika masuk tahap operasional diperlukan kerangka hukum berupa peraturan presiden
06:09Yang khusus membicarakan tentang operasionalisasi
06:12Pak Menteri ada ini menurut saya penting dijelaskan ya
06:15Kenapa? Karena namanya juga objeknya adalah kooperasi desa Keluara Merah Putih
06:21Sehingga di benak orang siapapun akan mengatakan ini leading sektornya adalah Kementerian Kooperasi
06:26Yang Menterinya adalah Pak Ferry
06:29Sehingga orang bertanya ketika kemarin muncul ada pelatihan
06:33Karena ini dalam konteks ruang komunikasi kan sekarang banyak
06:37Sampai keluar lah ada latihan senjata dan sebagainya
06:40Orang jadi bertanya
06:41Sebetulnya kan yang menentukan kompetensi dasar calon manajer itu kan harusnya ada di Kementerian Kooperasi
06:46Tapi bagaimana ceritanya bisa begitu?
06:49Karena memang pemerintah seleksinya kan melibatkan tidak hanya Kementerian Kooperasi
06:54Sebenarnya dari mulai waktu membentuk badan hukum operasi desa Keluara Merah Putih itu
06:59Itu kan ada instruksi presiden Inpres nomor 9 tahun 2025
07:04Itu aja udah melibatkan 18 kementerian lembaga termasuk pemerintah provinsi
07:10Dan biasanya kan lajimnya ada linding sektornya artinya ada Kementerian yang ada
07:14Itu Inpres melibatkan 18 kementerian lembaga dan waktu itu dibentuk satuan tugas untuk bikin aktenya badan hukumnya
07:23Setelah sekarang jumlahnya udah 83 ribu badan hukum kooperasi desa Kelurahan
07:29Jadi relatif hampir semua desa dan kelurahan sudah memiliki badan hukum
07:33Nah setelah itu masuk ke tahap yang berikutnya adalah tahap pembangunan fisik
07:38Gudang, gere-gere dan lain sebagainya
07:41Itu dikeluarkan instruksi presiden nomor 17 tahun 2025
07:46Nah Inpres itu dikeluarkan karena memang awalnya kita ingin memanfaatkan bangunan-bangunan yang ada yang bisa digunakan
07:56Tetapi ketika itu dilakukan kami menemui kesulitan karena akhirnya gak punya standar gitu
08:03Karena kalau renovasi pun juga butuh biayanya juga jadi mahal
08:07Dan akhirnya Bapak Presiden putuskan dibuatkan standarnya dikeluarkan Inpres nomor 17 tahun 2025
08:16Tentang pembangunan fisik gudang, gere-gere dan alat kelengkapannya
08:21Dan itu melibatkan juga berapa 12 kementerian lembaga
08:27Dan oleh karena itu kami Kementerian Koperasi memberikan pekerjaan itu ada
08:35Kemudian dilanjutkan dengan surat keputusan bersama antara beberapa kementerian
08:39Kemudian Kementerian Koperasi memberikan pelaksanaan pekerjaan kepada PT Agri Naspangan Nusantara
08:45Untuk membangun fisiknya dan dibantu dengan tentara nasional
08:50Misalnya semata-mata adalah untuk supaya ini lebih efisien dan lebih tepat waktu
08:56Karena Kementerian Koperasi kan gak punya kapasitas untuk membangun
08:59Tapi saya ingin tahu ya artinya karena tadi Pak Menteri mengatakan
09:02Langsung berkomunikasi ketika ada berita meninggalnya 5 calon manajer itu
09:08Langsung berkomunikasi dengan Kementerian Pertahanan, dengan Bapak Presiden bahkan
09:12Sebenarnya apa yang membuat Pak Menteri itu untuk berkomunikasi?
09:16Kira-kira apa yang paling dikhawatirkan?
09:17Tentu adalah keberlangsungan soal projek ini
09:20Tapi kalau boleh tahu saat itu juga kenapa berkomunikasi
09:24Dan langsung direspon bahwa oh ada perubahan
09:27Saya rasa memang ini jadi persoalan penting karena mengingat
09:31Apa ada korban yang apalagi meninggal
09:35Dan kemudian sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah
09:40Kita perlu mendengarkan masukan, kritik bahkan tentang harus ada evaluasinya
09:47Dan kami harus memutuskan untuk melakukan evaluasi
09:51Dan Alhamdulillah seperti yang tadi Pak Yogi sampaikan bahwa
09:56Pihak Kementerian Pertahanan kami juga kemudian sama-sama melakukan evaluasi
10:01Dan karena itu harapannya program Koperasi Desa Keluran Merah Putih
10:07Itu bisa terus dilanjutkan dan oleh karena itu kita tetap perlu masukkan, kritik dan lain sebagainya
10:15Menurut saya ini penting
10:17Karena kan Presiden ini sebenarnya sudah memberikan arah yang tepat
10:22Untuk mengembalikan lagi sistem ekonomi kita
10:26Ke ekonomi yang sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 khususnya pasal 33
10:32Nah tentang implementasinya
10:34Ya itu adalah merupakan sebuah proses yang harus dilaksanakan secara terus-menerus penyempurnaannya
10:41Menurut saya ini yang sedang kita lakukan
10:46Nah pembangunan fisik, gudang, gere dan alat kelengkapannya pun juga
10:51Yang awalnya memang kita mentargetkan sesuai arahan Bapak Presiden
10:55Tapi kami kemarin dalam lapat di kantor Menko Pangan pun sudah memutuskan
11:00Tahun ini paling maksimal kita pembangunan fisik, gudang, gere dan alat kelengkapannya
11:04Bisa maksimal 40 ribuan
11:08Apa namanya
11:10Kemudian nanti Agustus penempatan manajer di setiap kooperasi Desa Keluaran Merah Putih
11:16Nanti keluar peraturan Presidennya untuk operasionalisasinya
11:20Bisnis model visibilitas tadinya sebuah nanti kita rampungkan
11:23Ya kita akan mulai running
11:26Tadi saya bilang mengapresiasi lah
11:30Segera ada berubah, merespon, masukan dari masyarakat
11:34Mungkin Pak Menteri tahu bahwa ini netizen ini langsung merespon
11:40Memparodikan
11:41Memparodikan mungkin kita bisa lihat dulu
11:44Salah satu video yang muncul di sosial media
11:48Kaitannya dengan merespon apa yang terjadi dengan pelatihan-pelatihan di perekrutan
11:54Permisi mas
11:58Mas ada obat mata gak ya mas?
12:01Mata ini mataku
12:03Mas, obat mata mas
12:07Permisi mas
12:08Siap
12:08Mau beli tisu mas, satu
12:11Baik, siap
12:17Ini kak, tisunya
12:18Ada kecap gak ya mas?
12:21I don't, I don't, I don't
12:23Iya mas, mau satu mas
12:25Gimana mas?
12:26Di sini, di sini, di sini
12:34Ya, ini ekspresi
12:36Tapi juga jangan buru-buru dilihat sebagai bentuk negatif
12:40Tapi artinya ini jangan-jangan kesempatan baik
12:43Bagi Pak Menteri dan Kementerian Koperasi
12:45Dalam konteks meneguhkan kembali rencana kooperasi di berbagai daerah
12:52Kalau boleh tahu saya ingin komentarnya Pak
12:54Menteri sudah nonton ini kan?
12:56Iya, harus saya jelaskan lagi bahwa fungsi kooperasi desa
13:00Kelurahan Merah Putih ini satu
13:04Menyalurkan, mendistribusikan barang-barang bersubsidi
13:06SLPG 3 kilo, minyak, beras, pupuk bersubsidi
13:11Kemudian juga menjual barang-barang kebutuhan pokok dan sehari-hari
13:15Barang-barang kebutuhan pokok dan barang-barang sehari-hari itu
13:18Kita akan mendorong supaya produk-produk UMKM lokal itu bisa dijual
13:23Di grey-greynya Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih
13:26Fungsi yang kedua dari Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih adalah
13:29Sebagai off-taker, nyerap, ampung, hasil produk masyarakat
13:33Apakah tanaman pangan, horticultura, pertanian, perikanan, perkebunan, kerajinan, dan lain sebagainya
13:41Kemudian yang ketiga juga bisa menjadi instrumen yang terbawah
13:44Untuk menyalurkan program-program dari pemerintah pusat
13:48Bantuan pangan non-tunai, bansos
13:51Agar lebih tepat sasaran kepada si penerima manfaat
13:55Kegiatan Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih
13:58Itu kegiatannya yang pertama dia retail
14:01Karena punya grey, barang-barangnya itu kita jual
14:04Barang-barang yang kita jual
14:06Yang belum mampu kita produk sendiri
14:09Itu pasti kita akan kerjasama dengan pihak pabrikan dan prinsipal
14:13Tapi kami akan mendorong supaya produk-produk UMKM lokal itu
14:19Bisa dijual di grey-grey Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih
14:22Kita sekarang juga sudah mendorong mulai belajar produksi barang-barang sendiri
14:26Nah yang ketiga ada kegiatan keuangan mikro
14:31Kenapa? Karena keuangan mikro itu memang sekarang masyarakat khususnya di pedesaan
14:35Banyak yang terjerat praktek rentenir dan pinjaman online
14:39Pak Menteri kita akan lanjut lagi
14:41Ada pergudangan, kemudian ada logistik, kemudian ada kegiatan yang silahkan Desa Kelurahan itu sekiranya memiliki potensi
14:50Dan itu bisa dilakukan usaha di Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih
14:54Jadi kaitannya sama yang tadi diperlihatkan
14:57Itu yang perlu diketahui oleh masyarakat
15:02Kegiatan Kooperasi Desa Kelurahan Merah Putih nantinya akan yang lebih luas
15:06Oke, kita akan lanjut lagi pembahasannya
15:09Kita harus jeda dulu, tetaplah di satu menjadi forum
Komentar

Dianjurkan