00:13Pemimpinan teknis dan administrasi yudisial ini digelar di Kota Malang, Jawa Timur pada 12 dan 15 Juni 2026.
00:19Kegiatan ini diikuti Ketua dan Kepala Pengadilan Tingkat Bandings Indonesia,
00:22serta Ketua dan Kepala Pengadilan Tingkat Pertama Kelas 1A khusus,
00:25dan Kelas 1A di Ibu Kota Provinsi dari empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung.
00:31Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, memberikan pengarahan kepada peserta yang hadir.
00:37Ketua EMA bilang, Pemimpinan teknis ini untuk memperbarui pengetahuan peserta terhadap berbagai perkembangan dan kebijakan Mahkamah Agung.
00:45Pemimpinan teknis ini meliputi tiga komponen,
00:47yaitu Pemimpinan teknis yudisial, Pemimpinan organisasi dan yudisial, serta Pemimpinan disiplin dan kode etik.
00:52Menurut Ketua EMA, perbaikan penghasilan yang diberikan kepada hakim harus dibarengi dengan pelayanan yang prima kepada masyarakat pencari keadilan.
01:00Sudar Mawati Ningsih, pemerintah Mahkamah Agung Republik Indonesia menjelaskan,
01:04Pemimpinan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas hakim dalam menjalankan tugas sehari-hari.
01:09Selain itu, dengan pembinaan ini, hakim tetap berpegang pada kode etik pedoman dan perilaku hakim.
01:15Jujuan tentunya, apa yang disampaikan beliau ini yang mengandung di dalamnya,
01:22bagaimana peningkatan kapasitas para hakim ketika menjalankan tugas sehari-hari,
01:28yang tentunya berpegang pada kode etik dan pedoman dan perilaku hakim.
01:34Yang juga, di dalam pembinaan diberikan oleh yang mulia pemahaman tentang bagaimana organisasi di Mahkamah Agung.
01:46Sehingga diharapkan sekali, para peserta ini, di dalam menjalankan tugas tersebut, tetap berpegang pada integritas.
01:56Selain itu, dengan pembinaan yang diberikan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung,
02:00peserta tetap berpegang pada integritas.
02:03Dedy Presetio, Kompas TV, Malang, Jawa Timur
02:06Terima kasih.
02:07Terima kasih.
02:15Terima kasih.
Komentar