Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Aliansi BEM Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan aktor politik dalam sejumlah aksi mahasiswa yang berlangsung belakangan ini.

Dalam pernyataan sikapnya, Juru Bicara sekaligus perwakilan Aliansi BEM Bersatu, Rahmat Djimbula menyinggung nama eks Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto yang diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu dan juga menyeret nama Eks Panglima TNI yang tergabung dalam PDIP, Andika Perkasa yang diketahui menjadi bagian dari tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Di sisi lain, dalam program Kompas Petang pada Rabu (17/6/2026), politisi PDI Perjuangan, Guntur Romli, membantah tuduhan dari Aliansi BEM Bersatu tersebut.

"Tudingan itu tidak berdasar bahkan cenderung fitnah. Karena PDI Perjuangan juga pernah dituding pada tahun yang lalu, pada bulan Agustus 2025, juga dituduh membekengi aksi mahasiswa pada bulan Agustus tahun lalu," ujar politisi PDIP, Guntur Romli.

Baca Juga PDIP Bantah Tudingan BEM Bersatu soal Kedekatan dengan Tiyo Ardianto | BERUT di https://www.kompas.tv/nasional/675474/pdip-bantah-tudingan-bem-bersatu-soal-kedekatan-dengan-tiyo-ardianto-berut

#pdip #tiyoardianto #mahasiswa

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/675538/kronologi-dugaan-tiyo-ardianto-dikendalikan-pdip-aliansi-bem-bersatu-seret-nama-andika-perkasa
Transkrip
00:00Tio Ardianto diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu
00:05bahwa tudingan itu tidak berdasar, bahkan cenderung fitnah.
00:10Aliansi BEM Bersatu menyeroti dugaan keterlibatan aktor politik
00:15dalam sejumlah aksi mahasiswa yang berlangsung belakangan ini.
00:20Dalam pernyataan sikapnya, juru bicara sekaligus perwakilan aliansi BEM Bersatu
00:25menyinggung nama eks-ketua BEM UGM, Tio Ardianto.
00:30Yang diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu
00:34dan menyeret nama Andika Perkasa
00:36yang diketahui menjadi bagian dari tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
00:43Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:46Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
00:49Saya selaku juru bicara, perwakilan dari BEM Fakultas Bersatu
00:55hari ini akan menyampaikan beberapa pernyataan sikap kami
01:00yakni pernyataan sikap tolak gerakan mahasiswa yang ditugangi kepentingan politik praktis.
01:06Kami, BEM Fakultas Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa
01:12oleh kepentingan politik praktis.
01:14Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat,
01:17bukan alat elit dalam perebutan kekuasaan.
01:19Kami menilai sejumlah aksi mahasiswa belakangan ini mulai kehilangan arah.
01:24Ditandai minim kajian, lemahnya argumentasi, dan ketidakjelasan substansi tuntutan.
01:30Kondisi ini memunculkan pertanyaan apakah gerakan masih berpihak kepada rakyat
01:34atau telah disusupi agenda tertentu.
01:37Berdasarkan hal tersebut, terdapat beberapa catatan utama.
01:41Pertama, kami mempertanyakan prioritas isu yang diangkat
01:45di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot
01:49pada isu yang tidak menjadi urgensi utama.
01:52Sementara itu, program makan bergizi gratis yang berdampak langsung
01:56pada gizi dan kesejahteraan masyarakat justru menjadi sasaran penolakan
02:00meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan.
02:04Gerakan ini, kedua, kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis
02:11dalam gerakan ini. Salah satu pimpinan aksi, Tio Ardianto,
02:16diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu.
02:19Mobil Fortuner, yang digunakan diduga terdaftar atas nama Siti Nuraini,
02:25adik Letjen TNI Purnawirawan Setio Sularso,
02:31yang merupakan besan Jenderal TNI Andika Perkasa.
02:36Toko tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
02:39Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDIP Perjuangan Andi Wiyayanto
02:46di tengah masa aksi.
02:48Keterkaitan tersebut juga diperkuat oleh kehadiran Tio Ardianto
02:52dalam Dialog Nasional Kebangsaan yang akan dilaksanakan di Bandung
02:56pada tanggal 18 Juni 2026 mendatang.
02:59Bersama dengan sejumlah tokoh seperti Said Didu, Roy Suryo, Refli Harun,
03:05dan Dr. Tifa dalam forum yang sama.
03:07Letjen TNI Setio Sularso juga tercatat hadir menunjukkan adanya jaring yang patut dicermati.
03:14Ketiga, kami menolak narasi krisis yang tidak berbasis data utuh
03:19karena berpotensi mengalihkan fokus publik dari agenda penting
03:23termasuk pemberantasan korupsi berskala besar yang sedang berjalan.
03:29Keempat, kami menyayangkan dugaan pemanfaatan aksi mahasiswa oleh pihak luar
03:35sebagaimana telah diklarifikasi sejumlah BEM termasuk Universitas Negeri Jakarta dan Unindra.
03:41BEM Fakultas Bersatu akan terus mengawal kemurnian gerakan mahasiswa
03:46agar tetap independen, berpihak kepada rakyat, serta bebas dari intervensi elit politik.
03:53Tuntutan BEM Bersatu
03:54Poin 1, mendesak sterilisasi gerakan mahasiswa dari pendanaan, fasilitas, dan segala bentuk intervensi politik praktis.
04:04Poin 2, mendukung keberlanjutan program makan bergizi gratis dengan catatan
04:09perbaikan tata kelola agar tepat sasaran dan akuntabel.
04:13Poin 3, mendukung pengusutan tuntas koruptor tanpa pandang bulu, serta mengajak seluruh mahasiswa Indonesia
04:21mengawal proses hukum secara kritis dan objektif.
04:27Demikian pernyataan sikap dari kami, yang mana hari ini saya selaku juru bicara dari BEM Fakultas Bersatu
04:36dalam hal ini menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa
04:40negara ini kemudian tidak melarang
04:44mahasiswa, pemuda, ataupun masyarakat untuk melakukan aksi unjuk rasa.
04:49Akan tetapi yang perlu untuk digarisbawahi adalah
04:52jangan sampai hari ini
04:54gerakan-gerakan kawan mahasiswa
04:57ataupun masyarakat
04:58ditunggangi oleh elit-elit tertentu
05:01yang kemudian memanfaatkan gerakan-gerakan tersebut
05:04untuk kepentingan pribadi, bukan kepentingan seluruh masyarakat Indonesia.
05:09Mungkin sekian pernyataan sikap dari kami
05:11saya dan kawan-kawan berterima kasih kepada kawan-kawan media
05:15dan juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia
05:19yang sampai hari ini masih mengawal segala bentuk isu yang terjadi di Republik ini.
05:24Hidup mahasiswa!
05:25Hidup mahasiswa!
05:26Hidup rakyat Indonesia!
05:27Hidup rakyat Indonesia!
05:28Di sisi lain, politisi PDI Perjuangan Guntur Romli
05:33membantah tuduhan dari aliansi BEMBER 1 tersebut.
05:37Bahwa tudingan itu tidak berdasar
05:40bahkan cenderung fitnah
05:43karena PDI Perjuangan juga pernah dituding
05:45pada tahun yang lalu pada bulan Agustus 2025
05:49juga dituduh membekeni aksi mahasiswa
05:53pada bulan Agustus tahun lalu.
05:58Dan seperti kemarin juga penolakan terhadap PBG
06:01aksi-aksi mahasiswa juga ikut
06:03kembali dituding
06:05dengan alasan yang tidak masuk akal.
06:08Contohnya kan tadi saya jelaskan
06:10hanya ke pemilikan mobil Fortuner yang dipakai oleh Tio
06:14miliknya Ibu Siti Nuraini katanya
06:16dan itu adiknya Lejen
06:20Setio Sularso
06:21dan kemudian Pak Lejen itu kan
06:24besarnya dengan Pak Andika.
06:27Jadi ini ada hubungan antara
06:29kemudian besar
06:31yang belum tentu linier soal pilihan politik.
06:34Tiba-tiba sudah dikaitkan bahwa Tio itu
06:37dibekengi oleh PDI Perjuangan.
06:39Tapi gini Mas Guntur
06:41bagaimana Anda menjelaskan
06:42ada kehadiran politisi senior PDI Perjuangan nih
06:45Andi Wijayanto
06:46di tengah aksi masa tersebut?
06:48Rame soal
06:50waktu malam
06:52diskusi dengan
06:54Menteri
06:55siapa itu
06:55Pak Sudar Yono
06:58sama Pak Nusron Wahed
07:00kan gak ada
07:00Mas Andi Wijayanto itu.
07:02Tidak ada dalam aksi tersebut.
07:04Yang dimaksud
07:05aksi di mana itu.
07:06Tidak pernah kami juga mendapatkan laporan
07:10atau ada informasi
07:11misalnya Mas Andi Wijayanto itu
07:13bersama
07:14berarti dengan
07:16siapa?
07:17Tio Ardianto gak pernah.
07:18Dan Tio Ardianto itu gak pernah bertemu
07:20dengan orang-orang
07:21atau kader atau pengurus PDI Perjuangan.
07:23Makanya kami melihat bahwa itu semua
07:25adalah tudingan-tudingan
07:27yang tidak berdasarkan fakta.
07:30Dan kalau kita kembali kepada kritik
07:32terhadap MBG
07:33ini kan tidak hanya
07:33mahasiswa
07:35atau tidak hanya
07:36PDI Perjuangan
07:37yang melakukan kritik
07:38bahkan
07:39Tapi sebelum kesana Mas Guntur
07:41sebelum kita kesana Mas Guntur
07:44sebelum kita kesana
07:45Anda membacanya
07:47jadi apa
07:47tudingan yang dilakukan
07:49oleh BEM Bersatu ini
07:50terhadap
07:52Tio
07:52yang diduga
07:54ditunggangi oleh
07:55PDIP
07:56Anda membacanya
07:57ini ada peta seperti apa
07:58ketika tudingan ini muncul?
08:01Itu merupakan upaya
08:03untuk melakukan
08:04pembunuhan karakter
08:05bahwa apa yang dilakukan oleh Tio itu
08:07tidak independen
08:08tapi ditunggangnya
08:09dari partai politik
08:10jadi tujuannya
08:12sebenarnya
08:12ke arah sana
08:13jadi membunuh
08:15gerakan mahasiswa
08:16yang independen
08:17yang kritis
08:18kemudian dikaitkan
08:19mereka dengan
08:19partai politik
08:20begitu kalau saya melihat
08:22kita juga
08:24membaca
08:25bagaimana juga
08:27BEM-BEM di kampus
08:28mereka yang diklaim
08:29ternyata sekarang kan
08:30melakukan
08:31karifikasi
08:32dari UNAS
08:34dari UNJ
08:34dari BSI
08:35dari mana-mana
08:36menganggap bahwa mereka
08:37tidak pernah mengirimkan
08:38perwakilan ke
08:39BEM Bersatu
08:40jadi yang disebut
08:41ditunggangi
08:42di mana?
08:42apakah Tio
08:43atau jangan-jangan
08:44BEM Bersatu itu
08:46yang ditunggangi
08:46untuk mengalihkan isu
08:51melihat fakta secara utuh
08:53menelusuri
08:54yang tak terlihat
08:55satu langkah
08:56lebih dekat
08:57satu langkah
08:57lebih mendalam
08:58saksikan di poinvestigasi
09:00di Kompas TV
09:01channel 11
09:02di televisi anda
Komentar

Dianjurkan