00:00Itu kenapa saya hanya ingin bilang saya mau respon juga soal anggapan bahwa masyarakat mendukung MBG
00:05Saya mungkin kalau boleh undang mungkin Mas Edy dan Udah Andre untuk datang ke kampus-kampus
00:12Cara melakukan riset preferensi publik
00:16Gak bisa kita hanya tanyakan kamu suka gak dengan MBG? Gak bisa
00:21Ada metodologinya
00:23Karena kalau seandainya masyarakat ditanya
00:26Dapat makanan tentu lebih baik daripada tidak dapat makanan sama sekali
00:30Itu kenapa yang harus dilakukan adalah discrete choice method
00:35Tawarkan pada mereka apa yang bisa dilakukan dan biarkan mereka memilih
00:40Itulah yang kami lakukan di kampus
00:42Apakah mereka butuh cash, apakah butuh pendidikan gratis, kesehatan yang layak, dan beasiswa
00:49Dan ternyata MBG itu ada di urutan keempat
00:53Jadi saya hanya ingin bilang kalau bicara soal keinginan masyarakat
00:58Harus berbasis dengan bukti yang empiris juga
01:01Saya memahami, saya memahami ini gak mudah
01:03Program sebesar ini kemudian dikelola dengan cara yang seperti ini
01:10Tapi menurut saya kita ada jendela yang sangat sempit
01:15Dan saya berharap Pak Presiden menghentikan program ini
01:18Karena kalau seandainya tidak dihentikan dan pelaksananya masih punya konflik kepentingan
01:25Ini tidak akan selesai
01:26Tahun 2027, 28, 29 kita akan berbicara masalah yang sama
01:32Dan satu lagi Mas
01:34Saya meneliti tentang bantuan sosial di hampir seratusan negara seluruh dunia
01:39Dan hanya di Indonesia
01:41Yang setengah jumlah bantuan sosialnya
01:45Itu dinikmati oleh penyelenggaranya
01:47Kalau bicara soal hak anak-anak itu bukan 8 ribu sebetulnya
01:5215 ribu anggarannya
01:54Dan 7 ribunya habis untuk penyelenggaraan
01:58Dan hanya di Indonesia
02:00Penyelenggaraan memakan setengah dari bantuan sosial untuk hak masyarakat
02:05Membahasakan ini kemasyarakat tidak mudah
02:08Ini bahasa teknokratik
02:11Yang juga harus dihitung dengan bahasa teknokratik
02:15Ini bukan keputusan politik
02:19Kalau seandainya politik
02:21Dikombinasikan dengan teknokratik
02:23Itu hasilnya akan baik
02:24Tapi yang terjadi sekarang
02:26Politik menjadi nomor satu
02:29Dan satu-satunya pertimbangan
02:31Dalam pelaksanaan MBG ini
02:32Bung Andre, apa betul politik satu-satunya pertimbangan dalam MBG?
02:36Tentu tidak kan?
02:37Ini lebih kepada
02:39Perjuangan seorang Presiden Prabowo
02:41Yang tidak lagi ada orang-orang miskin dan sebagainya
02:44Saya harus menjawab secara fair
02:46Menyeluruh
02:47Tadi dibilang
02:49Efisiensi dilakukan
02:51Oleh pemerintah dengan menyisir anggaran
02:53Itu semua dipakai untuk MBG
02:55Itu tidak benar
02:57Pemerintah Presiden Prabowo
03:00Sejak mendapatkan mandat dari rakyat dan dilantik
03:03Dia memang melakukan penyisiran
03:04Anggaran untuk melakukan efisiensi
03:07Dan diambil dari pendidikan
03:08Bukan dari pendidikan
03:10Iya dari pendidikan
03:11Di undang-undang APBN
03:12Gantian
03:132026
03:14Maksud saya gantian
03:15Mas, silahkan dulu
03:17Jadi saya tanya
03:18Saya tidak stop
03:20Kita melakukan penyisiran
03:23Banyak anggaran yang tidak bermanfaat
03:25Kita hentikan
03:27Dan uang itu bukan hanya untuk MBG
03:29Contoh saya kasih tau
03:30Bagaimana Presiden
03:33Memberikan uang
03:35Menteri Pertanian minta
03:36Pak, kita harus bantu
03:38Petani
03:39Supaya
03:40Pupuknya murah
03:42Dan pupuknya bisa
03:43Dinikmati oleh petani
03:44Itu diberikan
03:46Berapa puluh triliun
03:47Untuk diberikan
03:48Untuk pupuk
03:49Sehingga petani sekarang gampang mendapatkan pupuk
03:51Dan jauh lebih murah
03:52Lalu
03:53Petani bilang
03:54Pak
03:55Bagaimana kita misalnya
03:57Harga gabah
03:58Selama ini sangat rendah
03:59Petani
04:00Selalu
04:02Hidup dalam kemiskin
04:03Presiden
04:04Baru era Presiden Prabowo
04:06Bilang
04:06Kita beli di 6.500
04:08Itu pakai anggaran
04:09Belum lagi
04:10Irigasi
04:11Itu disiapkan juga
04:1212 triliun
04:13Lalu perbaikan sekolah
04:15Saya bilang sekolah
04:16Tidak diperbaiki
04:17Ada 14 triliun
04:18Lalu
04:19Puskesmas
04:19Puskesmas
04:20Di berbagai desa
04:21Kampung-kampung diperbaiki
04:22Bahkan rumah sakit
04:23Tipe C
04:25Di berbagai 3T
04:26Dibangun oleh pemerintah
04:28Listrik desa
04:29Itu juga dilaksanakan
04:31Jadi jangan membangun narasi
04:33Seakan-akan
04:34Pemerintah itu hanya mengurus MBG
04:36Semua
04:36Bahkan kampungnya
04:37Beliau nih
04:38Satu kampung masih ada di Sumatera Barat
04:39Siapa bilang
04:40Efisiensi itu
04:42Mengurai anggaran
04:43Transfer ke daerah
04:44Uang DAK-nya
04:46Kurang
04:47DAK-nya betul
04:48DAK itu dirubah
04:49Jadi
04:49Impress jalan daerah
04:51Impress infrastruktur daerah
04:52Sumatera Barat itu menikmati banyak
04:55Untuk
04:55Dana rehab
04:56Recon saja
04:57Soal pengalaman
04:58Dana rehab
04:58Recon saja
04:59Untuk Sumatera Barat itu
05:0018,9 triliun
05:01Untuk merehab
05:02Recon Sumatera Barat
05:03Belum lagi
05:04Perbaikan jalan
05:05Jembatan
05:06Stadion
05:08Sumatera Barat yang rusak itu
05:09Bertahun-tahun
05:10Kita perbaiki
05:11Sekarang tol juga akan dibangun
05:12Rekret api
05:13Jadi
05:14Jangan bilang
05:15Semua dihemat
05:16Lalu pembangunan daerah
05:18Gak ada
05:18Saya kasih contoh
05:19Di kampung Mas Media aja
05:20Sumatera Barat
05:21Daerah pemilihan saya
05:22Itu luar biasa
05:23Triliunan rupiah
05:24Masuk untuk mengguyur
05:26Sumatera Barat
05:27Jadi
05:27Jangan kita bangun narasi
05:29Efisiensi ini
05:31Membuat pemerintah
05:32Tidak ada kerjaan
05:33Seakan-akan kerja pemerintah MBG
05:35Termasuk kita membangun daerah
05:37Gitu loh
05:38Pertanyaannya adalah
05:39Jadi bukan hanya MBG
05:41Bung Andre
05:41Ya betul
05:42Tidak hanya MBG
05:43Tapi fokus di MBG
05:44Seperti tema hari ini adalah
05:45Gimana caranya
05:46Supaya publik itu
05:47Tidak selalu punya prasif
05:48Oh ini bancakan nih
05:49Parti politik
05:50Ini bancakan parti politik
05:51Saya kira ini tantangannya
05:52Karena di
05:53Di berbagai demo juga
05:55Salah satu yang disuarakan itu
05:57Bung Media dan kawan-kawan-kawan
05:58Saya sepakat itu
05:59Bung Media dan kawan-kawan
06:01Itu juga sama
06:01Menyorakan itu
06:02Tapi kemana masyarakat
06:04Tidak curiga
06:04Karena
06:06Siapa yang punya yayasan
06:07TNI
06:09Siapa yang punya yayasan
06:10Polisi
06:11Ada seribuan dapur
06:12Polisi
06:13TNI 400an
06:15Dari target 2000
06:16Siapa yang punya yayasan
06:26Kita akan cek lagi
06:27Siapa saja yang punya
06:28Dan sebaiknya
06:29Siapa yang mengelola ini
06:30Satu meja akan kembali
06:32Setelah yang satu ini
06:32Sampai jumpa di video
Komentar