00:00Anda kembali di berita utama bersama saya Asri Gunawan.
00:04Siapa sangka sosok Dadan Hindayana yang saat itu menjabat Kepala Badan Gizi Nasional harus berurusan dengan hukum.
00:13Dadan beserta dua wakilnya, Soni Sonjaya dan Ludwig Busung ditangkap kejaksaan agung terkait penyimpangan tata kelola program makan bergizi gratis
00:22di tubuh BGN.
00:23Padahal Dadan menjadi salah satu orang kepercayaan Presiden Prabowo yang bertanggung jawab memegang program prioritas.
00:31Program yang seharusnya menjadi harapan bagi siswa sekolah kehilangan makna karena dugaan permainan kepentingan.
00:39Lalu apa saja yang digeronggoti Dadan CS dalam program yang memiliki anggaran fantastis itu?
00:49Dalam rapat-rapat yang digelar di Istana Kepresidenan, Dadan seolah menguasai materi terhadap tugas yang diembannya.
00:58Bahkan Presiden Prabowo memberi penghargaan tanda bintang jasa utama kepada Dadan atas kepemimpinannya dalam mengakselerasi program prioritas nasional,
01:08khususnya makan bergizi gratis.
01:11Namun kepercayaan itu kini dibayar dengan kekecewaan, yaitu Dadan dan dua wakilnya terseret kasus korupsi.
01:26Sebelum terjerat kasus ini, Dadan Hidayana kerap melontarkan pernyataan kontroversial dan memicu perdebatan di ruang publik.
01:34Salah satunya masih lekat dalam ingatan saudara, Dadan melapor ke Presiden Prabowo bahwa satu anak mendapatkan jatah satu ikan lele
01:42utuh dalam program MBG.
01:44Dadan mengaku butuh 3.000 ikan lele dalam setiap SPPG.
01:49Dadan juga bilang mengenai kebutuhan 19.000 ekor sapi per hari, namun daging sapi tersebut jarang muncul di menu MBG.
01:59Berarti satu anak makan satu lele?
02:02Satu lele, Pak.
02:03Satu lele?
02:04Satu lele betul.
02:08Pak, kalau masak...
02:09Lebih bagus dari waktu saya tentara dulu.
02:11Oh iya, Pak.
02:15Dan lele, lele-nya dipotong kecil-kecil.
02:18Pak, ini kepalanya saja dibuang, kemudian satu lele utuh diberikan, Pak.
02:23Luar biasa itu.
02:24Dan kemudian, Pak, kalau masak daging sapi, masak satu ekor sapi, satu hari dipotong untuk satu SPPG.
02:34Rabu, 3 Juni 2026, atau sehari setelah dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN,
02:42Dadan Indayana langsung berhadapan dengan hukum.
02:45Ia tidak sendirian.
02:47Perkara ini turut menyeret dua mantan wakil Kepala BGN, Soni Sonjaya dan Ludwig Pusung.
02:52Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun 2025-2026.
03:11Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dengan dugaan kasus korupsi yang menimpa eks Kepala BGN, Dadan Indayana.
03:19Prabowo mengaku terpaksa mengganti orang yang ia sayang dan percaya yang diberikan tugas penting untuk negara.
03:26Prabowo tidak akan berkomentar karena tidak mau memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.
03:35Saat ini sebetulnya saya sedih.
03:41Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih.
03:46Karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi.
04:05Orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat.
04:18Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum.
04:33Salah satu temuan Kejaksaan Agung, para tersaka diduga akal-akalan dalam proses penunjukkan yayasan mitra SPPG.
04:41Sejumlah yayasan yang seharusnya tidak memenuhi syarat diloloskan demi memuluskan praktik korupsi.
04:47Bahkan ada dugaan aliran dana miliaran rupiah per hari kepada yayasan-yayasan mitra program MBG yang terafiliasi dengan Dadan Hindayana
04:56CS.
04:59Selain dugaan pengaturan mitra BGN, Kejagung juga menemukan dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.
05:10Salah satunya markup atau penggelembungan anggaran pengadaan 21.801 unit motor listrik, saudara.
05:19Nilainya pun tidak bisa dianggap murah, sebesar 1 triliun rupiah.
05:26Tunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari pesangka dan adanya markup harga pengadaan.
05:40Di antaranya, satu pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar 1 triliun rupiah.
05:54Sementara itu, pasca eks kepala BGN ditahan kasus korupsi MBG, ribuan motor listrik BGN terlihat menumpuk dan terbenggalai di halaman
06:03parkir di kawasan Sentul Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
06:06Motor listrik yang jadi bagian dari program Dadan ini, rencananya akan didistribusikan untuk setiap SPPG di seluruh Indonesia.
06:15Pengadaannya sudah dilakukan sejak 2025 lalu.
06:25Saudara Kejagung juga mengungkap Dadan CS mendapat keuntungan miliaran rupiah dalam satu hari saja.
06:32Uang itu diterima dari yayasan-yayasan SPPG yang terafiliasi dengan mereka.
06:37Dadan CS memanfaatkan skema dana insentif operasional SPPG sebesar 6 juta rupiah per hari untuk mendapat keuntungan pribadi.
06:47Sementif miliaran rupiah setiap hari dan yayasan-yayasan tersebut terafiliasi diantara yang dimiliki oleh saudara DH, saudara SS, dan saudara
07:03LP.
07:05Salah satu tersangka adukan korupsi tata kelola MPG, Sony Sonjaya, mulai bernyanyi soal keterlibatan pejabat lain yang terlibat.
07:13Sony mencatat ada lebih dari 26 nama yang diduga terlibat korupsi di tubuh BGN.
07:20Nama-nama itu belum seluruhnya tertuang dalam berita acara pemeriksaan dan akan dibuka pada pemeriksaan berikutnya.
07:30Untuk melindungi dirinya, Sony Sonjaya mengajukan surat permohonan Justice Kolaborator kepada Kejaksaan Agung pada 8 Juni 2026.
07:41Pengajuan ini untuk mempermudah penyidik dalam menyisir 26 nama yang terafiliasi dengan sejumlah yayasan yang terlibat.
07:49Sony enggan dikorbankan sendirian dalam perkara ini.
07:5726 dan lain-lainnya lebih banyak ya.
08:01Jadi saya bilang, sistem untuk digital terhadap titik-titik MBG ini, dapur ini, ini ada di tangannya Pak Sony.
08:18Sehingga Pak Sony akan menjelaskan ini diambil oleh siapa.
08:23Ini diambil oleh siapa. Jadi nama-nama itu diperiksa.
08:28Kepala Badan Komunikasi M. Kodari angkat bicara soal ekswakil kepala BGN Sony Sonjaya yang menuding ada 26 nama diduga terlibat
08:37korupsi tata kelola MBG ke Kejagung.
08:40Kodari bilang, penegakan hukum di Indonesia berjalan tanpa pandang bulu terhadap lini eksekutif, legislatif maupun yudikatif.
08:49Kodari menambahkan Kejaksaan Agung mengelompokkan temuan ke dalam dua kelas terbesar.
08:57Kemudian apakah nama-nama yang diajukan itu masuk kelompok pertama atau kelompok dua kan tentu harus diklasifikasi dan semuanya kan
09:05adanya di Kejaksaan Agung.
09:08Ya diproses saja secara hukum, tidak peduli dari eksekutif atau dari legislatif atau dari yudikatif, kalau memang ada pelanggaran hukum
09:21ya tentunya harus diproses.
09:36Terima kasih.
09:54Sebagai simbol tutupan agar pemerintah melakukan pembenahan MBG.
10:08Kepala Badan Gizi Nasional yang baru Nani SD yang menyatakan akan langsung memperbaiki tata kelola MBG di bawah kepemimpinannya.
10:16Langkah pertama yaitu dengan melakukan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas dari MBG.
10:22Efisiensi dilakukan dengan cara moratorium SPPG baru, membenahi SPPG yang telah beroperasi, serta memastikan penerima manfaat tepat sasaran.
10:34Kami konsen hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong 2 hingga 268.
10:49Kami berharap masih bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran.
10:57Pada akhirnya waktu akan membuka setiap cerita yang tersembunyi.
11:02Semoga pengungkapan skandal korupsi tidak berhenti di pucuk pimpinan BGN, tetapi pihak luar yang diduga juga terlibat.
11:10Mereka yang diberi kepercayaan akan selalu diuji oleh satu hal yang paling penting, yaitu kejujuran dalam menjalankan amanah.
11:18Terima kasih.
11:18Terima kasih.
Komentar