Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Siapa yang sangka, sosok Dadan Hindayana yang saat itu menjabat Kepala Badan Gizi Nasional, harus berurusan dengan hukum.

Dadan beserta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung ditangkap Kejaksaan Agung, terkait penyimpangkan tata kelola program Makan Bergizi Gratis, di tubuh BGN.

Padahal, Dadan menjadi salah satu orang kepercayaan Presiden Prabowo, yang bertanggung jawab memegang program prioritas.

Program yang seharusnya menjadi harapan bagi siswa sekolah, kehilangan makna karena dugaan permainan kepentingan.

Lalu apa saja yang digerogoti Dadan cs, dalam program yang memiliki anggaran fantastis itu?

Selengkapnya kita bahas deretan fakta kasus korupsi MBG bersama Jurnalis KompasTV, Asri Gunawan.

Baca Juga Respons KSP Dudung soal Investor MBG Ngamuk ke Kantor BGN Ngaku Rugi Miliaran di https://www.kompas.tv/nasional/674090/respons-ksp-dudung-soal-investor-mbg-ngamuk-ke-kantor-bgn-ngaku-rugi-miliaran

#mbg #dadanhindayana #korupsimbg

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674117/deretan-fakta-kasus-korupsi-mbg-dadan-cs-sony-sonjaya-siap-bongkar-26-nama-yang-terlibat-berut
Transkrip
00:00Anda kembali di berita utama bersama saya Asri Gunawan.
00:04Siapa sangka sosok Dadan Hindayana yang saat itu menjabat Kepala Badan Gizi Nasional harus berurusan dengan hukum.
00:13Dadan beserta dua wakilnya, Soni Sonjaya dan Ludwig Busung ditangkap kejaksaan agung terkait penyimpangan tata kelola program makan bergizi gratis
00:22di tubuh BGN.
00:23Padahal Dadan menjadi salah satu orang kepercayaan Presiden Prabowo yang bertanggung jawab memegang program prioritas.
00:31Program yang seharusnya menjadi harapan bagi siswa sekolah kehilangan makna karena dugaan permainan kepentingan.
00:39Lalu apa saja yang digeronggoti Dadan CS dalam program yang memiliki anggaran fantastis itu?
00:49Dalam rapat-rapat yang digelar di Istana Kepresidenan, Dadan seolah menguasai materi terhadap tugas yang diembannya.
00:58Bahkan Presiden Prabowo memberi penghargaan tanda bintang jasa utama kepada Dadan atas kepemimpinannya dalam mengakselerasi program prioritas nasional,
01:08khususnya makan bergizi gratis.
01:11Namun kepercayaan itu kini dibayar dengan kekecewaan, yaitu Dadan dan dua wakilnya terseret kasus korupsi.
01:26Sebelum terjerat kasus ini, Dadan Hidayana kerap melontarkan pernyataan kontroversial dan memicu perdebatan di ruang publik.
01:34Salah satunya masih lekat dalam ingatan saudara, Dadan melapor ke Presiden Prabowo bahwa satu anak mendapatkan jatah satu ikan lele
01:42utuh dalam program MBG.
01:44Dadan mengaku butuh 3.000 ikan lele dalam setiap SPPG.
01:49Dadan juga bilang mengenai kebutuhan 19.000 ekor sapi per hari, namun daging sapi tersebut jarang muncul di menu MBG.
01:59Berarti satu anak makan satu lele?
02:02Satu lele, Pak.
02:03Satu lele?
02:04Satu lele betul.
02:08Pak, kalau masak...
02:09Lebih bagus dari waktu saya tentara dulu.
02:11Oh iya, Pak.
02:15Dan lele, lele-nya dipotong kecil-kecil.
02:18Pak, ini kepalanya saja dibuang, kemudian satu lele utuh diberikan, Pak.
02:23Luar biasa itu.
02:24Dan kemudian, Pak, kalau masak daging sapi, masak satu ekor sapi, satu hari dipotong untuk satu SPPG.
02:34Rabu, 3 Juni 2026, atau sehari setelah dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN,
02:42Dadan Indayana langsung berhadapan dengan hukum.
02:45Ia tidak sendirian.
02:47Perkara ini turut menyeret dua mantan wakil Kepala BGN, Soni Sonjaya dan Ludwig Pusung.
02:52Mereka diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun 2025-2026.
03:11Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dengan dugaan kasus korupsi yang menimpa eks Kepala BGN, Dadan Indayana.
03:19Prabowo mengaku terpaksa mengganti orang yang ia sayang dan percaya yang diberikan tugas penting untuk negara.
03:26Prabowo tidak akan berkomentar karena tidak mau memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.
03:35Saat ini sebetulnya saya sedih.
03:41Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih.
03:46Karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi.
04:05Orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat.
04:18Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum.
04:33Salah satu temuan Kejaksaan Agung, para tersaka diduga akal-akalan dalam proses penunjukkan yayasan mitra SPPG.
04:41Sejumlah yayasan yang seharusnya tidak memenuhi syarat diloloskan demi memuluskan praktik korupsi.
04:47Bahkan ada dugaan aliran dana miliaran rupiah per hari kepada yayasan-yayasan mitra program MBG yang terafiliasi dengan Dadan Hindayana
04:56CS.
04:59Selain dugaan pengaturan mitra BGN, Kejagung juga menemukan dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN.
05:10Salah satunya markup atau penggelembungan anggaran pengadaan 21.801 unit motor listrik, saudara.
05:19Nilainya pun tidak bisa dianggap murah, sebesar 1 triliun rupiah.
05:26Tunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari pesangka dan adanya markup harga pengadaan.
05:40Di antaranya, satu pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar 1 triliun rupiah.
05:54Sementara itu, pasca eks kepala BGN ditahan kasus korupsi MBG, ribuan motor listrik BGN terlihat menumpuk dan terbenggalai di halaman
06:03parkir di kawasan Sentul Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
06:06Motor listrik yang jadi bagian dari program Dadan ini, rencananya akan didistribusikan untuk setiap SPPG di seluruh Indonesia.
06:15Pengadaannya sudah dilakukan sejak 2025 lalu.
06:25Saudara Kejagung juga mengungkap Dadan CS mendapat keuntungan miliaran rupiah dalam satu hari saja.
06:32Uang itu diterima dari yayasan-yayasan SPPG yang terafiliasi dengan mereka.
06:37Dadan CS memanfaatkan skema dana insentif operasional SPPG sebesar 6 juta rupiah per hari untuk mendapat keuntungan pribadi.
06:47Sementif miliaran rupiah setiap hari dan yayasan-yayasan tersebut terafiliasi diantara yang dimiliki oleh saudara DH, saudara SS, dan saudara
07:03LP.
07:05Salah satu tersangka adukan korupsi tata kelola MPG, Sony Sonjaya, mulai bernyanyi soal keterlibatan pejabat lain yang terlibat.
07:13Sony mencatat ada lebih dari 26 nama yang diduga terlibat korupsi di tubuh BGN.
07:20Nama-nama itu belum seluruhnya tertuang dalam berita acara pemeriksaan dan akan dibuka pada pemeriksaan berikutnya.
07:30Untuk melindungi dirinya, Sony Sonjaya mengajukan surat permohonan Justice Kolaborator kepada Kejaksaan Agung pada 8 Juni 2026.
07:41Pengajuan ini untuk mempermudah penyidik dalam menyisir 26 nama yang terafiliasi dengan sejumlah yayasan yang terlibat.
07:49Sony enggan dikorbankan sendirian dalam perkara ini.
07:5726 dan lain-lainnya lebih banyak ya.
08:01Jadi saya bilang, sistem untuk digital terhadap titik-titik MBG ini, dapur ini, ini ada di tangannya Pak Sony.
08:18Sehingga Pak Sony akan menjelaskan ini diambil oleh siapa.
08:23Ini diambil oleh siapa. Jadi nama-nama itu diperiksa.
08:28Kepala Badan Komunikasi M. Kodari angkat bicara soal ekswakil kepala BGN Sony Sonjaya yang menuding ada 26 nama diduga terlibat
08:37korupsi tata kelola MBG ke Kejagung.
08:40Kodari bilang, penegakan hukum di Indonesia berjalan tanpa pandang bulu terhadap lini eksekutif, legislatif maupun yudikatif.
08:49Kodari menambahkan Kejaksaan Agung mengelompokkan temuan ke dalam dua kelas terbesar.
08:57Kemudian apakah nama-nama yang diajukan itu masuk kelompok pertama atau kelompok dua kan tentu harus diklasifikasi dan semuanya kan
09:05adanya di Kejaksaan Agung.
09:08Ya diproses saja secara hukum, tidak peduli dari eksekutif atau dari legislatif atau dari yudikatif, kalau memang ada pelanggaran hukum
09:21ya tentunya harus diproses.
09:36Terima kasih.
09:54Sebagai simbol tutupan agar pemerintah melakukan pembenahan MBG.
10:08Kepala Badan Gizi Nasional yang baru Nani SD yang menyatakan akan langsung memperbaiki tata kelola MBG di bawah kepemimpinannya.
10:16Langkah pertama yaitu dengan melakukan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas dari MBG.
10:22Efisiensi dilakukan dengan cara moratorium SPPG baru, membenahi SPPG yang telah beroperasi, serta memastikan penerima manfaat tepat sasaran.
10:34Kami konsen hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong 2 hingga 268.
10:49Kami berharap masih bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran.
10:57Pada akhirnya waktu akan membuka setiap cerita yang tersembunyi.
11:02Semoga pengungkapan skandal korupsi tidak berhenti di pucuk pimpinan BGN, tetapi pihak luar yang diduga juga terlibat.
11:10Mereka yang diberi kepercayaan akan selalu diuji oleh satu hal yang paling penting, yaitu kejujuran dalam menjalankan amanah.
11:18Terima kasih.
11:18Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan