Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Harga BBM non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi Rp16.250 per liter. Keputusan yang terkesan mendadak ini langsung memicu reaksi keras para pengendara. Selain mengaku kaget, sebagian konsumen mulai beralih ke Pertalite.

Kabar mengejutkan harus diterima para pengguna bahan bakar non-subsidi.

PT Pertamina menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Pengendara mengaku kenaikan harga Pertamax yang mencapai 32 persen terlalu tinggi. Tidak sedikit pengguna yang memilih beralih ke BBM yang lebih murah.

#pertamax #pertalite #bbm

Baca Juga [FULL] Respons Thariq Halilintar dan Aaliyah Masaid usai Diperiksa soal Hanania Travel di https://www.kompas.tv/nasional/674107/full-respons-thariq-halilintar-dan-aaliyah-masaid-usai-diperiksa-soal-hanania-travel

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674109/pertamax-resmi-naik-32-persen-warga-kaget-pertalite-diserbu-kompas-malam
Transkrip
00:00Saudara harga BBF non-subsidi jenis Pertamax resmi naik menjadi 16.250 rupiah per liter.
00:07Keputusan yang terkesan mendadak ini langsung memicu reaksi keras para pengendara.
00:13Selain mengaku kaget, sebagian konsumen mulai beralih ke Pertalai.
00:23Kabar mengejutkan harus diterima para pengguna bahan bakar non-subsidi.
00:28Diam-diam PT Pertamina menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi 16.250 rupiah dari sebelumnya 12.300 per liter.
00:39Pengendara mengaku kenaikan harga Pertamax mencapai 32 persen terlalu tinggi.
00:44Tidak sedikit pengguna memilih beralih ke BBM bersubsidi Pertalai.
00:50Jadi beralih ke Pertalai jadinya nih Bang?
00:52Pertalai, ya Pak Pertalai.
00:54Ya gitu nih Bang.
00:55Bang gimana Bang ada yang kenaikan ini Bang? Kaget gak sih Bang?
00:58Ya kaget kan?
00:59Orang bang kita belum tahu masalahnya.
01:01Di Pertalai udah langsung naik.
01:03Tadi pagi sih waktu buka HP, kaget juga.
01:05Tau-tau ternyata Pertamax ikut naik juga kan.
01:08Jadi 16.000.
01:09Kalau pengisian sih biasanya mingguan sih.
01:1216.000 dari 12.000 berasa juga sih lumayan 4.000 naiknya.
01:18Namun, tak sedikit yang memilih bertahan menggunakan Pertamax karena tak punya pilihan lain.
01:25Jadi pas saya tahu hari ini naik, 4.000 yaudah.
01:29Mau gimana lagi kita butuh ya kan Pak?
01:31Soalnya sebagai driver kan kita butuh gitu kan.
01:34PT Pertamina Patra Niaga menyatakan penyesuaian harga BBM non-subsidi
01:38dilakukan setelah evaluasi berkala dengan mempertimbangkan kondisi harga minyak dunia.
01:44Penyesuaian itu dikarenakan kita mengikuti mekanisme harga pasar internasional masyarakat
01:52yang mampu dihimbau untuk menggunakan yang non-subsidi
01:57dengan tentunya ron yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih baik.
02:03Menteri Keuangan, Purbayo Yudisadewa menilai
02:06penaikan harga Pertamax tak akan memberikan dampak besar terhadap inflasi Indonesia.
02:10Menurut Purbayo, kengis BBM tersebut bukan bahan bakar utama yang digunakan untuk angkutan barang.
02:31Maksudnya dampaknya minim atau bagaimana Pak?
02:33Tanya ke Pak Bahlil, misalnya ada mekanismenya gimana?
02:36Tanya ke Pak Bahlil, misalnya ada mekanismenya gimana?
02:38Tanya ke Pak Bahlil.
02:49Ketua Komisi 11 DPR Fraksi Golkar, Muhammad Misbakun menilai
02:53kenaikan harga Pertamax dipastikan memberikan tekanan terhadap inflasi
02:57lantaran pengguna Pertamax didominasi masyarakat umum.
03:02Selain itu, kenaikan harga Pertamax akan memicu konsumsi bergeser ke BBM dengan harga yang lebih murah
03:08sehingga dampak lanjutannya perlu diantisipasi.
03:12Pasti kalau kenaikan BBM biasanya selalu akan diikuti dengan kenaikan inflasi pasti.
03:22Karena kan Pertamax ini kan lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat.
03:27Khususkan sedang lagi dilakukan upaya penghitungan apa yang nanti menjadi stimulus atau insentif sektor ini.
03:35Selain Pertamax RON92, kenaikan juga terjadi pada BBM Pertamax Gerintingan RON95
03:41naik menjadi Rp17.000 dari sebelumnya Rp12.900.
03:46Naiknya harga BBM Pertamax ini merupakan kenaikan perdana
03:50pasca lonjakan harga minyak dunia akibat Perang Israel-Iran pecah sejak 28 Februari 2026 lalu.
03:58Tim Ibutan, Kompas TV
04:05Tim Ibutan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan