Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengungkap pengalamannya menggunakan kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad. Prabowo sempat merasakan atap mobil dinasnya itu mengalami kebocoran saat hujan deras.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pembukaan Munas Hipmi XVIII di Novotel Bandar Lampung pada Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan dirinya kerap tertidur di dalam mobil saat perjalanan. Suatu ketika, saat hujan deras mengguyur, ia terbangun karena ada air yang masuk ke dalam kendaraan.

"Nah, suatu saat saya ini suka tidur di mobil ya. Saya suka tidur di mobil jadi satu saat saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar saya tidur, tek-tek, saya bangun rupanya bocor," kata Prabowo. (1:13)

Baca Juga Buka-bukaan! Prabowo: Rakyat Susah Lantaran Kita Lupakan Rancang Bangun Bangsa di https://www.kompas.tv/nasional/674093/buka-bukaan-prabowo-rakyat-susah-lantaran-kita-lupakan-rancang-bangun-bangsa



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674114/prabowo-cerita-pengalaman-naik-mobil-maung-pernah-bocor-saat-hujan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Jadi saudara-saudara, berapa hari yang lalu, berapa hari yang lalu,
00:07enggak nih, aku mau cerita nih ya, aku mau cerita ini berapa hari yang lalu,
00:12saya dengar pembicaraan diantara, diantara anak buah saya.
00:19Mereka tanya, eh harga mobil ini berapa ya? Harga mobil itu berapa ya?
00:27Saya pikir, wah aku udah enggak bisa lagi nanya-nanya seperti itu.
00:31Suka tidak suka, karena saya presiden, saya harus kasih contoh,
00:38saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia.
00:45Jadi, saya mengerti, ini kan mobil baru 1-2 tahun kita bangun, ya kan?
00:51Yang namanya suatu yang baru, ya mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes, ya kan?
01:03Kalau Pak Arak pakai Mercedes, mungkin ya.
01:08Aku udah enggak bisa lagi, saya pakai Maung.
01:12Nah, satu saat, saya ini suka tidur di mobil, ya.
01:18Saya suka tidur di mobil, jadi satu saat saya lagi tidur di mobil,
01:23tau-tau, karena hujan keras di luar, saya tidur, tau-tau, tek, tek.
01:37Saya bangun.
01:40Rupanya bocor.
01:43Ya namanya baru, ya kan?
01:46Ya aku kirim kembalilah ke, ini kan buatan pindat.
01:51Aku bilang, eh pindat, tolonglah bocornya dikurangi.
02:02Habis itu, pakai mobil, dia naik gunung, geredak.
02:08Geredak, geredak.
02:11Geredak.
02:15Tapi, geredak, enggak apa-apa.
02:19Demi nasionalisme, saya tetap pakai mobil ini.
02:30Saudara-saudara.
02:34Saudara-saudara.
02:37Saudara-saudara.
02:40Saudara-saudara.
02:41Saudara-saudara harus ingat.
02:43Saudara harus ingat orang tuamu.
02:46Waktu kau kecil,
02:50orang tuamu berjuang keras,
02:52mencari sepatu untuk kamu berangkat sekolah,
02:56mencari baju untuk kamu.
03:00Mungkin,
03:02temanmu sepatunya lebih bagus,
03:05tapi ini sepatu dari orang tuamu.
03:12Mau bagus,
03:13mau bocor,
03:15mau geredak-geredak,
03:16mobil itu buatan,
03:22buatan anak-anak Indonesia,
03:26berarti dari ibu kita,
03:29ibu Pertiwi.
03:33Ya sudah.
03:40saya minta izin,
03:43kalau sudah begini harus minum kopi saya.
04:01kalau sudah begini,
04:03bisa dua jam lagi saya bicaranya.
04:16Saudara-saudara,
04:20Saudara-saudara,
04:24percayalah,
04:27masa depan Indonesia,
04:29luar biasa.
04:35Tapi,
04:37tapi,
04:40kuncinya adalah,
04:41kita harus bersatu.
04:49Kita harus rukun.
04:56suku berbeda,
04:59agama berbeda,
05:01latar belakang boleh berbeda,
05:05partai boleh berbeda,
05:07tapi cinta tanah air,
05:09tidak boleh lontur dari kita.
05:16Benar tadi,
05:18habis bertarung,
05:20jadi satu.
05:21kita harus kerja.
05:23Makanya,
05:24saya selalu,
05:26saya selalu,
05:29menggagas,
05:31mengusulkan,
05:33gagasan,
05:34Indonesia Incorporated.
05:39Indonesia Incorporated adalah,
05:42Indonesia sebagai satu kesatuan,
05:45satu kesatuan ekonomi.
05:54kita bersaing,
05:56bukan bersaing,
05:57untuk saling membunuh,
05:59kita bersaing,
06:00untuk saling mengangkat,
06:02saudara-saudara,
06:06Bersaing,
06:08untuk saling mengangkat,
06:11bersaing,
06:12untuk saling memperkuat,
06:17hanya bangsa yang bodoh,
06:19yang mau,
06:22bertike,
06:24yang mau konflik,
06:27kita lihat,
06:29lihat dengan mata kita,
06:31lihat dengan mata kita,
06:33apa yang terjadi kepada bangsa-bangsa lain,
06:36yang kaya raya,
06:38yang punya kekayaan luar biasa,
06:40punya gas,
06:42punya minyak,
06:43punya emas,
06:45tapi perang,
06:47perang,
06:48perang saudara,
06:52saya sedih,
06:54banyak diantara mereka itu,
06:56kawan saya semua,
06:57saya sedih,
07:02saya sangat sedih,
07:04contoh,
07:06Sudan,
07:07Sudan kaya,
07:09luar biasa,
07:10perang terus,
07:13pertama perang utara sama selatan,
07:17utara Islam,
07:19selatan Kristen,
07:21yang selatan,
07:22misalkan diri,
07:24begitu misalkan diri,
07:26selatan perang sama perang,
07:29Kristen sama Kristen perang,
07:31yang utara,
07:32Islam sama Islam perang,
07:36rakyat jutaan,
07:38jutaan,
07:39hilang rumah,
07:40puluhan ribu mati,
07:44negara sangat kaya,
07:46Libya,
07:46negara sangat kaya,
07:50Iraq,
07:51negara sangat kaya,
07:53Syria,
07:55sudah saudara,
07:57jadi,
08:00anak-anak muda,
08:01pemimpin-pemimpin muda,
08:03bangunlah budaya,
08:06bangunlah budaya,
08:07yang baik,
08:09nasionalis,
08:11tapi,
08:12kerjasama,
08:14abone,
08:15dan juga,
08:15yangари yang,
Komentar

Dianjurkan