00:02Apabila kita cermati, perkembangan perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian, namun tekanannya mulai menurun.
00:12Hal itu ditunjukkan beberapa indikator volatilitas dan ketidakpastian pasar yang mulai meredah.
00:20Di tengah perekonomian global yang sangat menantang, kinerja ekonomi Indonesia masih solid.
00:25Pertumbuhan ekonomi berada pada level tinggi dan inflasi terjaga pada level yang relatif rendah.
00:33Namun, perkembangan kebijakan moneter, terutama dari AS, terus kita cermati ke depannya.
00:41Kita juga patut bersyukur, di tengah ketidakpastian global saat ini, ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi.
00:49Pertumbuhan ekonomi terbang pertama, 2026, tumbuh tinggi di level 5,61%, inflasi terkendali di 3,08% year-on-year
01:00pada Mei 2020.
01:02Sementara itu, meraca perdagangan surplus antar kecobaan internasional yang hanya 3 bulan impor.
01:10Demikian pun dengan kinerja sektor manufaktur, ini menunjukkan perbaikan pada bulan Mei 2026,
01:17mengindikasikan penguatan aktivitas produksi dan menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ke depan.
01:27Pemastikan ke depan kedua, dinamika ekonomi domestik terus menunjukkan tren yang membaik.
01:36Konsumen masih optimis untuk terus melakukan konsumsi,
01:40tercemi dari aktivitas belanja dalam maniri spending index dan indeks keyakinan konsumen dari Bank Indonesia.
01:49Aktivitas ekonomi tumbuh positif, yang terefleksi pada penjualan mobil, motor, listrik, maupun semen yang mengalami peningkatan cukup signifikan.
02:01Sementara itu, kinerja manufaktur juga kembali ekspansif setelah sempat mengalami tekanan pada bulan April lalu.
02:13Kami juga mencermati perkembangan nilai tukar rupiah mengawal Juni 2026 masih menghadapi tekanan,
02:20terutama dipengaruhi oleh sentimen global, kondisi risk-off di pasar keuangan,
02:25serta tekanan dari transaksi perjalanan dan transaksi finansial domestik.
02:31Namun demikian, pemerintah optimis dengan sinergi dan koordinasi yang lebih solid antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan,
02:41disertai dengan perbaikan tata kola DHE,
02:44serta pendalaman pasar keuangan,
02:47akan memperkuat pasokan palas dalam negeri ditambah dengan perbaikan kepercayaan investor,
02:52sehingga rupiah akan kembali memuat secara bertahap pada semester 2 tahun 2026.
Komentar