Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Komisi XI DPR Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun, menilai kenaikan harga Pertamax dipastikan memberikan tekanan terhadap inflasi, meski besarannya masih dalam tahap penghitungan.

Menurut Misbakhun, pengguna Pertamax didominasi masyarakat umum dan bukan sektor industri. Karena itu, dampak terhadap harga barang dan jasa masih akan dikaji. Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan skema stimulus untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga.

Misbakhun menambahkan, kenaikan harga Pertamax juga akan memicu pergeseran konsumsi ke BBM dengan harga yang lebih murah. Oleh karena itu, dampak lanjutannya perlu diantisipasi.

#dpr #jakarta #bbm

Baca Juga Menkeu Purbaya: Kenaikan Harga Pertamax Tak Berdampak Signifikan pada Inflasi | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/674034/menkeu-purbaya-kenaikan-harga-pertamax-tak-berdampak-signifikan-pada-inflasi-kompas-petang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/674037/ketua-komisi-xi-dpr-soroti-dampak-kenaikan-harga-pertamax-terhadap-inflasi-kompas-petang
Transkrip
00:00Tiba-tiba tengah malam, sepagi saya ajak, sudah ada berita kenaikan naik harga.
00:06Ya berantakanlah, naik sampai tinggi betul.
00:17Sejumlah pengedara pengguna BBM non-subsidi jenis Pertamax mengaku kaget dengan kenaikan harga Pertamax hari ini.
00:24Pengedara mengaku kenaikan harga Pertamax lebih dari 16 ribu rupiah terlalu tinggi.
00:28Tidak sedikit mengguna memilih beralih ke BBM bersubsidi Pertalait.
00:33Kemungkinan sih perubahan Pertalait ya.
00:36Soalnya, menurutnya si Pertalait konsisten ya.
00:41Dan ada terus gitu, nggak jadi tiba-tiba kosong gitu.
00:45Beralih apa pindah ke Pertamax lagi, alih kita.
00:51Pertalait juga kalau ya.
00:53Ya kalau gitu jangan ditengkit, gede lah.
00:55Nah, tangga-tandar aja di bawah kalangan bawah ini yang repot.
01:00Namun tak sedikit yang memilih bertahan menggunakan Pertamax karena tak punya pilihan.
01:05Kalau yang dulu full tank itu pada 12 ribu, Pertamax 12 ribu 300, sekarang Pertamax 16 ribu 800.
01:14Sangat jauh sekali dan mobilitas terganggu.
01:18Karena seminggu harus dua kali isi bensin full tank.
01:21Nggak mau kita, ya sama kayak kita beli cabai mahal ya tetap aja kita beli gitu kan.
01:25Kita butuh gitu, masyarakat itu butuh.
01:26Ya udah mau gimana lagi ya.
01:28Korporat Sekretari PT Pertamina Patraniaga, Robert Marcelino Ferieza Dumatu Bumbilang,
01:34penyesuaian harga tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi berkala dan mempertimbangkan harga minyak dunia.
01:40Pertamina Patraniaga mengimbau masyarakat kelas menengah ke atas untuk menggunakan BBM non-subsidi,
01:45agar kuota subsidi tepat sasaran.
01:47Penyesuaian harga yang dilakukan ini yang pertama mengikuti mekanisme harga pasar atau harga keekonomian.
02:01Yang kedua, ini sebelumnya tentunya kami dari Pertamina Patraniaga ini sudah dikoordinasikan dengan regulator untuk kemudian dilakukan penyesuaian.
02:18Nah yang ketiga, ini terkait dengan bagaimana kita harus menjaga dari sisi ketersediaan, ketahanan, dan juga kestabilan distribusi energi di
02:36dalam.
02:37Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dengan RON92 menjadi Rp16.250 atau naik hampir Rp4.000 dari sebelumnya Rp12
02:46.300 per liter.
02:48Sementara harga BBM Pertamax Green dengan RON95 naik menjadi Rp17.000 dari sebelumnya Rp12.900.
02:56Walau ada kenaikan harga BBM Pertamax, Pertamina Patraniaga memastikan keamanan dan ketersediaan di SPBU milik Pertamina di seluruh Indonesia.
Komentar

Dianjurkan