00:00Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax direspon beragam oleh masyarakat.
00:04Sebagian warga tetap akan menggunakan Pertamax meski harga naik.
00:07Sementara sebagian lainnya memilih beralih ke Pertalet.
00:10Warga juga berharap pemerintah meninjau kembali kenaikan harga BBM.
00:14Dalam seminggu isi sekali full tank, ini seminggu dua kali.
00:19Kalau yang dulu full tank itu pada Pertamax 12.300, sekarang Pertamax 16.800.
00:28Sangat jauh sekali dan mobilitas terganggu.
00:32Karena seminggu harus dua kali isi bensin full tank.
00:35Ada perkembangan mau ganti ke Pertamax?
00:37Enggak sih, sama aja.
00:39Iya, mau gak mau kita sama kayak kita beli cabai mahal ya tetap aja kita beli gitu kan.
00:44Kita butuh gitu, masyarakat itu butuh.
00:46Yaudah mau gimana lagi ya.
00:47Kemungkinan sih perubahan Pertamax ya.
00:51Soalnya, menurutnya si Pertamax konsisten ya.
00:54Dan ada terus gitu, gak jadi tiba-tiba kosong gitu.
00:59Baiknya ditinjau kembali.
01:00Karena yang jelas untuk masyarakat kecil sangat membutuhkan ekonomi yang berkelanjutan.
01:07Istilahnya yang bisa terjangkau oleh masyarakat.
01:10Supaya masyarakat kecil tidak terlalu terbebankan.
01:14Informasi lengkapnya, saudara, soal respon warga terkait dengan naiknya harga Pertamax menjadi 16.250 rupiah per liter.
01:23Kita langsung tanyakan kepada jurnalis Kompas TV, Fedris Kananda dan juga juru kamera Bimo Wicaksana yang ada di kawasan penjombongan
01:29Jakarta.
01:30Rizka, pas yang kenaikan harga Pertamax, bagaimana respon warga?
01:33Ada yang beralih atau tetap memilih menggunakan Pertamax walaupun harganya 16.250 rupiah per liter?
01:44Ya Reza, kalau misalkan untuk respon masyarakat ataupun pengendara motor yang ada di SPBU kejombongan saat ini,
01:51ini tampaknya banyak yang beralih ya Reza dan juga saudara.
01:55Karena kalau misalkan kita lihat secara pandangan mata saja, ini antrian untuk Pertalai ini sangat panjang sekali.
02:01Ini yang Anda bisa lihat sampai ujung sana.
02:03Nah, tapi ada juga masyarakat yang berpendapat bahwa bagaimanapun harga Pertamax ini naik,
02:11mau tidak mau mereka harus mengikuti gitu.
02:13Karena mengikuti spesifikasi dari motor mereka sendiri.
02:17Nah, kita akan coba ajak berbincang salah seorang pengendara motor yang ada di SPBU pejombongan ini.
02:26Oke, mari kita coba tanya.
02:28Halo Mas, dengan Mas siapa Mas namanya?
02:29Tio.
02:31Mas Tio, ini biasa hari-hari pakai Pertalai atau Pertamax, Mas? Atau Mas beralih?
02:38Beralih sih, dari Pertamax jadi ke Pertalai.
02:41Oke, beralih ya Mas ya?
02:43Apa pertimbangannya apa Mas?
02:47Masih lama, eh Mas ya mahal, semakin mahal ya dari Rp12.000 ke Rp16.000.
02:56Habis itu, ya mau gimana, dolar udah naik, apa-apa semua serba naik, mau gak mau jadi beralih lah ya,
03:02kemurah.
03:03Oke, semangat ekonomi ya Mas ya?
03:05Nah, kalau misalkan untuk spesifikasi motor Mas sendiri gimana Mas?
03:09Nggak nanti rusak atau gimana?
03:10Eh, ya pastilah, karena kan info yang kita dapat, kalau misalnya Pertalai ini kan ronnya agak tinggi ya.
03:19Terus mempengaruhi juga kalau misalnya masa depan kendaraan kan, baik motor mobil, jadi ya cukup khawatir juga sih ke depannya
03:25ya.
03:27Tutup.
03:28Kalau misalkan Mas Tio sendiri harapannya gimana Mas, berkait dengan harga Pertalai yang lainnya?
03:33Ya, kalau bisa sih, pada umumnya mudah-mudahan semuanya pada turun lah ya.
03:39Terus ada, ya semoga Rp1 juga semakin kuat lah, jangan mau lemah terus.
03:45Artinya ekonomi ini perlu stabil ya Mas ya?
03:48Terima kasih banyak Mas Tio atas waktunya.
03:50Maaf kerepotin Mas.
03:51Oke, nah itu tadi salah seorang pengguna Pertamax yang beralih ke Pertalai.
03:58Mengatakan bahwa terkait dengan pertimbangan ekonomi, ya ini beralih dari menggunakan Pertamax ke Pertalai.
04:03Karena memang kenaikan Pertamax ini dinilai cukup signifikan sehingga untuk mengisi BBM ini cukup terasa begitu.
04:11Nah, tadi terkait dengan, saya sempat menyinggung soal antrian kendaraan ya Reza dan juga Saudara.
04:16Nah, antrian kendaraan di pos untuk Pertalai ini cukup panjang sekali.
04:22Jadi kalau misalkan kita juga lihat Reza, pada hari-hari sebelumnya memang untuk pos Pertalai ini sudah ngantri juga.
04:29Karena ini merupakan BBM bersubsidi begitu ya.
04:31Tapi kalau misalkan untuk hari ini, pada hari pertama ketika Pertamax ini terjadi kenaikan,
04:37ini antriannya makin panjang Reza dan juga Saudara Anda bisa lihat antriannya bisa mencapai mungkin sekitar 15 meter.
04:47Barangkali antrian kendaraan yang, antrian kendaraan motor khususnya ya ini yang mengantri di pos SPBU di pejompongan.
04:56Nah, tadi Reza yang disempat disinggung juga oleh masyarakat pengguna kendaraan begitu ya,
05:03bahwa mereka sebetulnya mengaku, berharap begitu pemerintah dapat menstabilkan harga BBM ini.
05:10Karena ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari begitu ya.
05:14Karena memang tadi dikhawatirkan terkait dengan kondisi ekonomi saat ini,
05:17dolar yang sangat naik hingga 18 ribu rupiah, kemudian juga harga BBM yang juga naik.
05:24Jadi memang mereka ini mengkhawatirkan middle class ini yang paling terdampak atas kebijakan yang saat ini.
05:30Sehingga memang tadi pengguna kendaraan berharap agar ini kembali ditinjau terkait dengan struktur ekonomi Indonesia saat ini.
05:38Reza.
05:38Baik, terima kasih Fedris Kananda melaporkan langsung dari SPBU Penjompongan Jakarta.
05:42Selamat kembali bertugas.
Komentar