Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAMPUNG, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Lampung, Rabu (10/6/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku memiliki hubungan yang istimewa dengan HIPMI. Ia menyebut telah lama mengenal organisasi tersebut dan memiliki kedekatan dengan banyak anggotanya.

Prabowo juga mengatakan dirinya mengenal hampir seluruh tokoh dan anggota HIPMI yang aktif di berbagai daerah. Karena kedekatan tersebut, Prabowo mengaku mengetahui karakter dan perjalanan banyak kader HIPMI yang kini menjadi pengusaha maupun pejabat publik.

Di hadapan para peserta Munas, Presiden turut mengingatkan anggota HIPMI agar tetap menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun bangsa. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk pesan moral kepada para pengusaha muda yang diharapkan berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Munas XVIII HIPMI menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus forum bagi para pengusaha muda untuk membahas berbagai tantangan dan peluang ekonomi di Indonesia.

#PrabowoSubianto #HIPMI #MunasHIPMI

Baca Juga Prabowo: Tidak Boleh Ada Korupsi dalam Pelayanan Kesehatan kepada Rakyat di https://www.kompas.tv/nasional/673971/prabowo-tidak-boleh-ada-korupsi-dalam-pelayanan-kesehatan-kepada-rakyat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673985/breaking-news-prabowo-di-hadapan-hipmi-kenal-banyak-kader-ingatkan-tanggung-jawab
Transkrip
00:00Saudara-saudara sekalian, tentunya kita terus-menerus tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Maha Besar.
00:19Kita masih diberi kesehatan, masih diberi karunia, bangsa kita diberi kedamaian.
00:27Dan hari ini kita hadir bersama dalam acara Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia yang ke-18 tahun 2026.
00:44Saya diberitahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahun, tanggal 10 Juni 2026.
01:04Ini kalau dijumlain angkanya ini angka baik, 10 Juni. Juni kan bulan ke-6 ya.
01:14Jadi kalau 10 tambah 6 itu kan 17.
01:22Iya kan?
01:241 sama 17, 1 sama 7, 8.
01:32Belum selesai.
01:352026 jumlahnya 10 ya?
01:43Oh iya, oke lah.
01:45Oh, bukan. 10.
01:47Iya bener, 10.
01:491 tambah 6, 7.
01:517 sama 10, 17.
01:551 sama 7, 8.
02:01Makanya
02:04Angka 8 itu angka selalu melekat sama saya.
02:10Makanya benar-benar sepertinya saya sama Himi agak cocok begitu dari dulu.
02:21Karena saya kenal tokoh-tokoh Himi semua, hampir semuanya ya.
02:25Kelakuannya sudah saya kenal semuanya itu juga.
02:30Jadi jangan macam-macam, aku sudah tahu kelakuanmu semua itu.
02:35Gelagatnya, Wak, pun sudah saya tahu.
02:37Sudah-sudah, Himi sebagai wadah pengusaha muda adalah wadah yang sangat penting.
02:52Dan lahirnya Himi dengan wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting.
03:09Yang sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme.
03:20Sebetulnya tidak ada.
03:22Bahkan,
03:28Embahnya kapitalisme, guru-guru kapitalisme sekalipun mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa datang dengan nasionalisme.
03:46Ada nggak itu ya, slide-nya itu dari Profesor Le, ada, Saudara Yuzah?
03:58Udah bisa dipasang.
Komentar

Dianjurkan