00:00Terima kasih Anda masih menyaksikan kompasian saudara.
00:02Di luar kebiasaan, Bank Indonesia memberikan kejutan dengan menaikkan suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis point menjadi
00:105,50%.
00:14Keputusan diambil setelah evaluasi perkembangan pasar sejak rapat Dewan Gebenur Bulanan atau yang terjadi pada Mei lalu.
00:22Bank Indonesia menilai pelemahan rupiah lebih besar dari perkiraan.
00:26Dipengaruhi gejala global, tingginya permintaan valuta asing dalam negeri, serta aliran keluar investasi portfolio asing.
00:34Selain menaikkan BI rate, Bank Indonesia juga meningkatkan suku bunga deposit facility menjadi 4,50% dan lending facility menjadi
00:446,25%.
00:46Kebijakan ditujukan untuk memperkuat stabilitas rupiah, menjaga inflasi tetap dalam sasaran pemerintah,
00:53serta meningkatkan daya tarik investasi asing ke Indonesia.
00:58Bank Indonesia juga memperkuat operasi moneter dan koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.
01:09Luka pelemahan rupiah melebih yang kita proyeksikan dulu dan karenanya tadi judulnya adalah langkah-langkah kebijakan lanjutan untuk penguatan stabilitas
01:23nilai tukar rupiah.
01:25Intinya ada lima yang kita putuskan hari ini.
01:30Satu, menaikkan BI rate menjadi 5,5%, 25 basis point ya.
01:38Agar memang rupiah itu semakin stabil menguat dan tentu saja agar proyeksi inflasi ke depan tahun ini dan tahun ke
01:49depan seperti tadi disampaikan,
01:50tetap 2,5 plus minus 1%.
01:54Sekaligus kenaikan BI rate ini untuk menarik maksudnya investasi portfolio asing.
02:06Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak pada kenaikan harga berbagai produk elektronik di Garut, Jawa Barat.
02:15Harga televisi, kulkas, mesin cuci, laptop, kamera, hingga telepon genggam naik 30 hingga 40 persen dibandingkan sebelum pelemahan rupiah terjadi.
02:26Kenaikan harga memicu penurunan daya beli masyarakat.
02:28Terlihat dari berkurangnya jumlah konsumen di sejumlah pusat penjualan elektronik di kota Garut.
02:35Sebagian pembeli kini cenderung memilih produk dengan spesifikasi yang lebih rendah agar sesuai dengan kemampuan keuangan mereka.
02:42Akibatnya, omset penjualan toko elektronik menurun drastis.
02:46Untuk menarik minat konsumen, pelaku usaha menawarkan berbagai skema pembelian secara kredit.
02:52Kita tuh kan jual kategori seperti smartphone, terus ada IT, terus ada produk elektronik yang lainnya yang memang kerasanya itu
03:02kenaikan range harganya itu cukup begitu kerasa.
03:07Itu kenaikan harga itu di range 30 sampai 40 persen.
03:11Yang paling menonjol dari gini sahabat?
03:13Yang paling menonjol justru saat ini tuh di kategori smartphone ya, sama IT.
03:18Yang saja yang jadi berkendala itu dari sisi kemampuan daya beli konsumennya.
03:24Jadi bukan berarti yang tidak ada tuh kebutuhannya.
03:27Kebutuhan tetap ada tapi kemampuannya.
03:29Sehingga berdampak tuh ke kita tuh kayak sisi loss konsumennya tuh lumayan jadi naik gitu ya.
03:36Tidak hanya barang elektronik, lembahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mulai menekan usaha bengkel dan penjualan kebutuhan
03:45kendaraan bermotor.
03:47Di kota Bandung, kenaikan kurs dolar memicu lonjakan harga suku cadang dan oli mesin dengan kenaikan berkisar 20 hingga 30
03:56persen dalam sepekan terakhir.
03:58Sebagian besar produk yang masih bergantung pada impor membuat pelaku usaha terpaksa menyesuaikan harga jual, terutama untuk oli mesin yang
04:07menjadi kebutuhan rutin pemilik kendaraan.
04:11Kenaikan harga berdampak pada menurunnya omset usaha servis motor, sekaligus menambah beban pengeluaran konsumen, termasuk pengemudi ojek online yang mengandalkan
04:20kendaraan untuk mencari nafkah.
04:23Selain harga yang naik antara 5 hingga 10 ribu rupiah per kemasan, menurut pemilik bengkel, sejublah merek oli juga sempat
04:30langka di pasaran akibat terganggunya pasokan barang impor.
04:35Yang ini dari sel, kemarin sel itu naik 10 ribu, biasanya 90, sekarang di bengkel jadi 100.
04:44Sel juga sekarang olinya udah nggak ada, jadi mungkin bakal beralih oli, mungkin bisa jadi.
05:01Pelaku usaha berharap stabilitas nilai tukar rupiah dapat segera pulih, agar harga barang impor kembali terkendali dan daya beli masyarakat
05:09berangsur membaik.
05:10Jika kondisi ini berlarut, kenaikan harga diperkirakan akan terus menekan konsumen, sekaligus mempengaruhi kinerja usaha yang bergantung pada pasukan produk
05:20impor.
05:21Tim Liputan, Kompas TV
Komentar