Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Aksi penolakan rencana UB untuk mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG ini digelar mahasiswa dengan mendatangi kantor rektorat. Dengan membawa poster penolakan SPPG UB, mahasiswa berorasi di depan kantor rektorat.

Dalam orasinya, mahasiswa UB menolak wacana kampus mereka yang akan mengelola SPPG. Mereka menuntut pihak kampus transparan terhadap naskah akademik UB tentang living laboratory dan circular economy yang digunakan untuk mendukung program MBG yang dinilai bermasalah.

Mereka juga menuntut pihak kampus membuka diskusi dengan melibatkan seluruh civitas akademika termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik sebelum memutuskan langkah dalam pengelolaan SPPG.

"Tuntutannya adalah karena UB sejak aaal menggunakan instrumen risetnya untuk membuat naskah akademik membantu kekuasaan, padahal sudah jelas, sejak awal MBG ini bermasalah." Kata Rafi.

Dalam aksi ini tidak ada satu pun wakil dari rektorat yang turun menemui massa aksi. Setelah menyampaikan tuntutannya, mahasiswa meninggalkan gedung rektorat dan membubarkan diri.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673801/mahasiswa-demo-tolak-rencana-ub-kelola-sppg
Transkrip
00:01Aksi penolakan rencana Universitas Brawijaya untuk mengelola Satuan Pelayanan Pembunuhan Gizi atau SPPG
00:07digelar mahasiswa dengan mendatangi kantor rektorat
00:10Dengan membawa poster penolakan SPPG, mahasiswa UB berorasi di depan kantor rektorat
00:16Dalam orasinya, mahasiswa menolak wacana kampus mereka yang akan mengelola SPPG
00:22Mereka menuntut pihak kampus transparan terhadap naskah Akademik UB
00:27tentang living laboratory dan circular economy yang digunakan untuk mendukung program MBG yang dinilai bermasalah
00:34Mereka juga menuntut pihak kampus membuka diskusi dengan melibatkan seluruh sivitas akademika
00:39termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik sebelum memutuskan langkah dalam pengelolaan SPPG
00:45Sejak awal sudah jelas bahwa MBG ini bermasalah
00:49dan kalau mau ngomongkan naskah Akademik, kenapa ikut mengelola?
00:53Harusnya cukup membuat pilot project, teman-teman KKN suruh ngawal pilot project itu
00:58Nggak usah kampus ikutan mengelola
01:00Sehingga tuntutan kami sederhana sebenarnya, yaitu UB membuka kajiannya
01:03Beberapa teman-teman sivitas akademika yang tergabung dalam satu kelompok namanya Parahasia Kolektif Akademia
01:09itu melakukan kajian alternatif
01:12yang itu berbeda dengan kajian yang dilakukan UB
01:16Kita melihat bahwa ini adalah implikasi dari komersialisasi perguruan tinggi
01:20Ketika perguruan tinggi itu tidak punya otonomi
01:22Justru karena PTNBH itu akhirnya UB kekurangan dana dari negara
01:27akhirnya harus cari-cari cuan gitu
01:29Salah satunya adalah melalui pengelolaan SPPG ini
01:33Dalam aksi ini tidak ada satupun wakil dari rektorat yang turun menemui masa aksi
01:38Setelah menyampaikan tuntutannya, mahasiswa meninggalkan gedung rektorat dan memubarkan diri
01:44Tim Liputan Kompas TV Malang, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan