00:00Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa menegaskan akan ada denda bagi importir yang terlambat mengambil barang.
00:07Purbaya juga mendapatkan laporan adanya dugaan kesengajaan importir membiarkan barang siap angkut dalam waktu yang lama di tempat penyimpanan pelabuhan.
00:20Dalam inspeksi mendadak, Menki Purbaya menduga adanya pembiaran barang oleh importir untuk menghemat biaya penyimpanan.
00:28Hal ini lantaran harga storage di pelabuhan lebih murah daripada gudang di luar.
00:33Purbaya pun meminta pihak biaya cukai dan perusahaan logistik menggodok regulasi serta memberikan sanksi sekaligus denda yang tegas bagi para
00:41importir nakal.
00:43Sebelumnya Menkiu mendengar bahwa ada laporan mengenai tumpukan sekitar 3.200 kontainer di pelabuhan Tanjung Preo.
00:50Setelah melihat langsung, ia memastikan kontainer yang menumpuk kini mulai berkurang dari sekitar 3.000 unit menjadi 2.500 unit.
01:04Diambil sama importirnya, ditumpuk disini selama berbulan-bulan.
01:08Mungkin karena dendainya lebih murah, mereka biarkan aja disini barangnya.
01:12Akibatnya pelabuhnya penuh.
01:14Saya minta tadi Pak Jaka dan teman-teman, Pak Sekjen, untuk melihat regulasinya,
01:20dan membuat regulasi semacam punishment untuk orang yang terlalu lama meninggalkan barangnya disini.
01:28Tapi harus fair dalam pengertian, jangan tiba-tiba semua harus bayar.
01:34Jangan tiba-tiba semuanya berlipat-lipat.
01:38Tapi kita akan melihat berapa hari yang wajar, tapi yang nggak wajar berapa hari yang udah nggak wajar, baru itu
01:45kita beresin.
01:46Dan kita kejar orangnya, mungkin dikira saya setelah 1 bulan lebih ya.
01:51Nanti terus kita denda yang lebih besar lagi.
Komentar