Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan ada denda bagi importir yang terlambat mengambil barang.

Purbaya mendapatkan laporan adanya dugaan kesengajaan importir membiarkan barang siap angkut, dalam waktu lama di tempat penyimpanan pelabuhan.

Dalam inspeksi mendadak, Menkeu Purbaya menduga adanya pembiaran barang oleh importir untuk menghemat biaya penyimpanan.

Hal ini lantaran harga "storage" di pelabuhan lebih murah daripada gudang di luar.

Purbaya pun meminta pihak Bea Cukai dan perusahaan logistik, menggodok regulasi serta memberikan sanksi sekaligus denda yang tegas, bagi para importir "nakal".

Sebelumnya, Menkeu mendengar laporan, mengenai tumpukan sekitar 3.200 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah melihat langsung, ia memastikan kontainer yang menumpuk kini mulai berkurang, dari sekitar 3 ribu unit menjadi 2 ribu 500 unit.

Baca Juga Menkeu Purbaya dan BI Sepakati Dua Jurus 'Bangkitkan' Rupiah, Apa Itu? | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/ekonomi/673397/menkeu-purbaya-dan-bi-sepakati-dua-jurus-bangkitkan-rupiah-apa-itu-kompas-petang

#menkeu #purbaya #importir

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673561/menkeu-purbaya-siapkan-denda-bagi-importir-yang-terlambat-ambil-barang-di-pelabuhan-jmp
Transkrip
00:00Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa menegaskan akan ada denda bagi importir yang terlambat mengambil barang.
00:07Purbaya juga mendapatkan laporan adanya dugaan kesengajaan importir membiarkan barang siap angkut dalam waktu yang lama di tempat penyimpanan pelabuhan.
00:20Dalam inspeksi mendadak, Menki Purbaya menduga adanya pembiaran barang oleh importir untuk menghemat biaya penyimpanan.
00:28Hal ini lantaran harga storage di pelabuhan lebih murah daripada gudang di luar.
00:33Purbaya pun meminta pihak biaya cukai dan perusahaan logistik menggodok regulasi serta memberikan sanksi sekaligus denda yang tegas bagi para
00:41importir nakal.
00:43Sebelumnya Menkiu mendengar bahwa ada laporan mengenai tumpukan sekitar 3.200 kontainer di pelabuhan Tanjung Preo.
00:50Setelah melihat langsung, ia memastikan kontainer yang menumpuk kini mulai berkurang dari sekitar 3.000 unit menjadi 2.500 unit.
01:04Diambil sama importirnya, ditumpuk disini selama berbulan-bulan.
01:08Mungkin karena dendainya lebih murah, mereka biarkan aja disini barangnya.
01:12Akibatnya pelabuhnya penuh.
01:14Saya minta tadi Pak Jaka dan teman-teman, Pak Sekjen, untuk melihat regulasinya,
01:20dan membuat regulasi semacam punishment untuk orang yang terlalu lama meninggalkan barangnya disini.
01:28Tapi harus fair dalam pengertian, jangan tiba-tiba semua harus bayar.
01:34Jangan tiba-tiba semuanya berlipat-lipat.
01:38Tapi kita akan melihat berapa hari yang wajar, tapi yang nggak wajar berapa hari yang udah nggak wajar, baru itu
01:45kita beresin.
01:46Dan kita kejar orangnya, mungkin dikira saya setelah 1 bulan lebih ya.
01:51Nanti terus kita denda yang lebih besar lagi.
Komentar

Dianjurkan