00:04Kami tegaskan bahwa koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat,
00:10bagaimana sama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertunjuan ekonomi.
00:17Penguatan koordinasi fiskal-moneter itu terus kita lakukan dan saat ini adalah memang difokuskan
00:25bagaimana fiskal dan moneter seirama saling mendukung, saling memperkuat dengan kewanangan masing-masing
00:32untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.
00:41Nah, ada dua yang berkaitan dengan penguatan koordinasi moneter fiskal untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
00:53Yang pertama adalah meningkatkan daya tarik atau imbar hasil supaya portfolio influx kembali masuk.
01:03Dengan kenaikan bunga luar negeri memang itu ada outflow, ada saham dan SPN dan juga kecil di SRDI.
01:14Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbar hasil supaya influx ini
01:23kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
01:29Nomor satu itu ya.
01:30Nomor dua adalah sama-sama menjaga kecukupan liquiditas di pasar uang dan perbankan.
01:39Dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI, tapi itu saja ada peningkatan remunerasi atau bunga yang dibayarkan BI kepada
01:50pemerintah.
01:52Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,
01:59sementara operasi fiskalnya juga mendukung.
02:02Dua hal itu yang kami lakukan, kami sepakat ini akan terus kita lakukan penguatan koordinasi fiskalnya yang sudah kuat selama
02:10ini,
02:11sekarang diperkuat dan secara berdesinimuan terus akan diperkuat saling mendukung, saling memperkuat
02:19untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilitas nilai tukar rupiah makroekonomi sesuai dengan dinamika yang ada.
02:28Dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi kita itu bagus.
02:32Terima kasih.
Komentar