Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, serta mengangkat Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan sore ini.

Presiden juga akan menerima surat kredensial dari delapan duta besar negara sahabat dalam agenda yang sama.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut penunjukan Said Iqbal diharapkan dapat memperkuat masukan pemerintah terkait isu ketenagakerjaan, khususnya kesejahteraan buruh.

#PrabowoSubianto #BGN #SaidIqbal

Baca Juga Situasi Terkini: Presiden Prabowo Lantik Kepala BGN dan Penasihat Khusus Presiden yang Baru | IU di https://www.kompas.tv/nasional/673525/situasi-terkini-presiden-prabowo-lantik-kepala-bgn-dan-penasihat-khusus-presiden-yang-baru-iu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673529/prabowo-gelar-pelantikan-kepala-bgn-dan-penasihat-khusus-di-istana-iu
Transkrip
00:00Kita ke sorotan lain, Saudara Presiden Prabowo Subianto akan melantik dan mengambil sumpah jambatan
00:05Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, Nani S. Deang dan Said Iqbal sebagai penasihat khusus Presiden bidang ketenaga kerjaan sore
00:13ini.
00:17Mensesnek Prasetyo Hadi bilang, selain pelantikan dan pengambilan sumpah,
00:22Prabowo akan menerima surat kredensial 8 dubes negara sahabat.
00:26Prasetyo bilang, masuknya Said Iqbal ke dalam jajaran Kabinet Merah Putih,
00:31diharapkan bisa memberikan masukan pada pemerintah tentang nasib dan kesejahteraan para buruh.
00:42Akan ada pelantikan salah satu pejabat yang akan membantu beliau di pemerintahan,
00:52yang nanti rencana juga akan bersamaan, diambil sumpah prosesi bersamaan dengan pimpinan Badan Gizi Nasional.
01:01Yaitu adalah Bapak Said Iqbal yang beliau akan diminta memberantu Bapak Presiden
01:10berkenaan dengan masalah ketenaga kerjaan dan kesejahteraan buruh
01:16sebagai bentuk sekali lagi komitmen Bapak Presiden
01:21semenjak satu tahun yang lalu untuk terus bersama-sama kita mencari formula-formula
01:29untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah.
01:35Bapak Presiden
Komentar

Dianjurkan