00:00Minyak goreng subsidi merek minyak kita masih sulit ditemukan di sejumlah pasar tradisional di kota Tegal, Cotengah.
00:06Pedagang mengaku ke kosong stok sudah terjadi sejak 3 bulan terakhir.
00:12Langkaan minyak goreng bersubsidi minyak kita yang masih terjadi sampai saat ini dikeluhkan sejumlah pedagang tradisional di Tegal, Cotengah.
00:20Sejumlah pedagang mengaku sudah tidak lagi menjual minyak kita sejak 3 bulan terakhir karena pasokan yang tidak kunjung datang.
00:27Dan hampir 3 bulan tidak pernah mendapatkan pasokan dari bulog.
00:32Pedagang menyebut jika tersedia di pasaran harga jualnya sudah jauh di atas harga eceran tertinggi yakni menembus Rp22.000 per
00:42liter.
00:45Sebenarnya minyak kita sih peminatnya banyak, cuma karena barangnya nggak ada ya.
00:51Sudah berapa lama bu?
00:53Itu belum lebaran.
00:55Itu karena apa bu?
00:56Sudah kurang tahu juga.
00:58Minyak kita kurang tahu.
00:59Tidak.
01:00Nggak ada yang kesini.
01:01Sudah berapa lama bu?
01:02Biasa kita 3 bulan lebih lah.
01:06Stok minyak goreng subsidi minyak kita di sejumlah daerah di tanah air kembali langka dan mengalami lonjakan harga.
01:13Masyarakat berharap pemerintah segera menstabilkan pasokan agar kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi.
01:24Stok minyak goreng subsidi merk minyak kita di pasar Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur saat ini mengalami kelangkaan dan kenaikan
01:31harga.
01:32Menurut pedagang, sudah 2 bulan terakhir tidak ada pengiriman pasokan minyak kita dari bulok.
01:39Kondisi ini membuat harga minyak kita ukuran 1 liter di tingkat agen mencapai 245 ribu rupiah per dus dengan harga
01:46eceran 21 ribu rupiah per liter.
01:50Padahal HIT untuk ukuran 1 liter minyak kita hanya 15 ribu 700 rupiah.
01:57Akibat langka dan mahalnya minyak kita, banyak konsumen yang beralih ke minyak goreng curah.
02:01Meskipun harga minyak curah terbilang lebih mahal di kisaran 22 ribu rupiah per kilogram.
02:06Namun lebih mudah didapatkan.
02:10Stoknya nggak ada, harganya mahal.
02:13Tulis ya, Bu.
02:14Iya.
02:15Terakhir pengiriman kapan, Bu?
02:17Dari bulok itu 1 bulan setengah kalau nggak salah.
02:23Kalau nggak 2 bulanan.
02:25Bu, harganya berapa, Bu, sekarang, Bu?
02:27Untuk 1 liter ini, Bu?
02:2921.
02:3021 ya, Bu.
02:31Iya, kalau beli di Agen 1, 2, 4, 5.
02:36Bu, untuk minyak kita itu ukurannya berapa aja?
02:391 liter, 2 liter.
02:40Yang 2 liter berapa, Bu?
02:422 liter nggak ada.
02:44Terakhir aku jual 3...
02:46Eh, 4, 2.
02:484, 2.
02:49Kosong ya, Bu.
02:50Tambah malam.
02:51Adanya kan 2 liter.
02:53Di pasar kilometer lima Palembang, Sumatera Selatan, stok minyak kita di sejumlah lapang pedagang terlihat mulai terbatas.
03:00Meskipun harga jual masih relatif stabil di kisaran 20 ribu rupiah per liter.
03:05Yeni, salah satu pedagang mengatakan, sudah sepekan dirinya mendapatkan jatah maksimal 3 dus minyak kita, dengan 1 dus berisi 12
03:13kemasan.
03:14Minyak goreng kemasan merek lain juga disiapkan pedagang sebagai alternatif.
03:19Kalau minyak kita tuh masih angin-anginan stoknya ya, maksudnya tuh kadang dapat, kadang tidak.
03:25Karena kita kalau nyari satu agen, kadang mereka tidak ada, tidak dibagi, kita cari ke tempat lain.
03:30Dibatasi, dibatasi mereka.
03:322 dus sampai 3 dus per hari.
03:34Biaya kehidupan sehari-hari tidak mungkin berhenti.
03:37Terus juga kami juga dikasih hadiah juga untuk pasar yang sepi, untuk pedagang kayak ini, aduh, kami mengelur sekali.
03:43Aku rontok juga kita jualan kalau kayak ini.
03:46Keterbatasan pasokan ini membuat pedagang kesulitan memenuhi kebutuhan konsumen,
03:50yang setiap hari mencari minyak kita karena harganya lebih terjangkau dibanding minyak goreng kemasan lainnya.
03:56Ya, memang sering minyak kita, karena minyak kita tuh bagi kita, walaupun kita masyarakat ini terjangkau lah,
04:02karena sekarang minyak ini kelaman-kelaman naik.
04:04Tolonglah, kasihanlah masyarakat-masyarakat kecil kan, harga itu disetabilkan kan.
04:10Pedagang dan pembeli berharap pasokan minyak kita tidak dibatasi dan mudah untuk didapat agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
Komentar