Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TEGAL, KOMPAS.TV - Minyak goreng subsidi merek MinyaKita, masih sulit ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Pedagang mengaku kekosongan stok sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.

Kelangkaan minyak goreng bersubsidi, MinyaKita yang masih terjadi sampai saat ini dikeluhkan sejumlah pedagang tradisional di Kota Tegal, Jawa Tengah.

Sejumlah pedagang mengaku, sudah tidak lagi menjual MinyaKita sejak tiga bulan lalu, karena pasokan yang tak kunjung datang dan hampir tiga bulan tidak pernah mendapatkan pasokan MinyaKita dari Bulog.

Pedagang juga menyebut, jika pun tersedia di pasaran, harga jualnya sudah jauh di atas harga eceran tertinggi atau HET, yakni menembus Rp22 ribu per liter.

Baca Juga MinyaKita Langka di Surabaya, Harga Tembus Rp21 Ribu per Liter | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/673346/minyakita-langka-di-surabaya-harga-tembus-rp21-ribu-per-liter-kompas-siang

#minyakita #minyakgoreng #tegal

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673522/minyakita-langka-di-tegal-pedagang-mengaku-stok-kosong-selama-3-bulan-kompas-siang
Transkrip
00:00Minyak goreng subsidi merek minyak kita masih sulit ditemukan di sejumlah pasar tradisional di kota Tegal, Cotengah.
00:06Pedagang mengaku ke kosong stok sudah terjadi sejak 3 bulan terakhir.
00:12Langkaan minyak goreng bersubsidi minyak kita yang masih terjadi sampai saat ini dikeluhkan sejumlah pedagang tradisional di Tegal, Cotengah.
00:20Sejumlah pedagang mengaku sudah tidak lagi menjual minyak kita sejak 3 bulan terakhir karena pasokan yang tidak kunjung datang.
00:27Dan hampir 3 bulan tidak pernah mendapatkan pasokan dari bulog.
00:32Pedagang menyebut jika tersedia di pasaran harga jualnya sudah jauh di atas harga eceran tertinggi yakni menembus Rp22.000 per
00:42liter.
00:45Sebenarnya minyak kita sih peminatnya banyak, cuma karena barangnya nggak ada ya.
00:51Sudah berapa lama bu?
00:53Itu belum lebaran.
00:55Itu karena apa bu?
00:56Sudah kurang tahu juga.
00:58Minyak kita kurang tahu.
00:59Tidak.
01:00Nggak ada yang kesini.
01:01Sudah berapa lama bu?
01:02Biasa kita 3 bulan lebih lah.
01:06Stok minyak goreng subsidi minyak kita di sejumlah daerah di tanah air kembali langka dan mengalami lonjakan harga.
01:13Masyarakat berharap pemerintah segera menstabilkan pasokan agar kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi.
01:24Stok minyak goreng subsidi merk minyak kita di pasar Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur saat ini mengalami kelangkaan dan kenaikan
01:31harga.
01:32Menurut pedagang, sudah 2 bulan terakhir tidak ada pengiriman pasokan minyak kita dari bulok.
01:39Kondisi ini membuat harga minyak kita ukuran 1 liter di tingkat agen mencapai 245 ribu rupiah per dus dengan harga
01:46eceran 21 ribu rupiah per liter.
01:50Padahal HIT untuk ukuran 1 liter minyak kita hanya 15 ribu 700 rupiah.
01:57Akibat langka dan mahalnya minyak kita, banyak konsumen yang beralih ke minyak goreng curah.
02:01Meskipun harga minyak curah terbilang lebih mahal di kisaran 22 ribu rupiah per kilogram.
02:06Namun lebih mudah didapatkan.
02:10Stoknya nggak ada, harganya mahal.
02:13Tulis ya, Bu.
02:14Iya.
02:15Terakhir pengiriman kapan, Bu?
02:17Dari bulok itu 1 bulan setengah kalau nggak salah.
02:23Kalau nggak 2 bulanan.
02:25Bu, harganya berapa, Bu, sekarang, Bu?
02:27Untuk 1 liter ini, Bu?
02:2921.
02:3021 ya, Bu.
02:31Iya, kalau beli di Agen 1, 2, 4, 5.
02:36Bu, untuk minyak kita itu ukurannya berapa aja?
02:391 liter, 2 liter.
02:40Yang 2 liter berapa, Bu?
02:422 liter nggak ada.
02:44Terakhir aku jual 3...
02:46Eh, 4, 2.
02:484, 2.
02:49Kosong ya, Bu.
02:50Tambah malam.
02:51Adanya kan 2 liter.
02:53Di pasar kilometer lima Palembang, Sumatera Selatan, stok minyak kita di sejumlah lapang pedagang terlihat mulai terbatas.
03:00Meskipun harga jual masih relatif stabil di kisaran 20 ribu rupiah per liter.
03:05Yeni, salah satu pedagang mengatakan, sudah sepekan dirinya mendapatkan jatah maksimal 3 dus minyak kita, dengan 1 dus berisi 12
03:13kemasan.
03:14Minyak goreng kemasan merek lain juga disiapkan pedagang sebagai alternatif.
03:19Kalau minyak kita tuh masih angin-anginan stoknya ya, maksudnya tuh kadang dapat, kadang tidak.
03:25Karena kita kalau nyari satu agen, kadang mereka tidak ada, tidak dibagi, kita cari ke tempat lain.
03:30Dibatasi, dibatasi mereka.
03:322 dus sampai 3 dus per hari.
03:34Biaya kehidupan sehari-hari tidak mungkin berhenti.
03:37Terus juga kami juga dikasih hadiah juga untuk pasar yang sepi, untuk pedagang kayak ini, aduh, kami mengelur sekali.
03:43Aku rontok juga kita jualan kalau kayak ini.
03:46Keterbatasan pasokan ini membuat pedagang kesulitan memenuhi kebutuhan konsumen,
03:50yang setiap hari mencari minyak kita karena harganya lebih terjangkau dibanding minyak goreng kemasan lainnya.
03:56Ya, memang sering minyak kita, karena minyak kita tuh bagi kita, walaupun kita masyarakat ini terjangkau lah,
04:02karena sekarang minyak ini kelaman-kelaman naik.
04:04Tolonglah, kasihanlah masyarakat-masyarakat kecil kan, harga itu disetabilkan kan.
04:10Pedagang dan pembeli berharap pasokan minyak kita tidak dibatasi dan mudah untuk didapat agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
Komentar

Dianjurkan