00:02Tidak boleh move on dari kecurangan Gibran
00:05Pilpres sudah selesai, ayo move on
00:08Ini narasi usang para buzzer Gibran
00:11Mereka panik, mereka ingin melupakan sejarah kelam
00:14Maaf, kami menolak amnesia terhadap kecurangan
00:18Move on dari putusan MK nomor 90 tahun 2023
00:22Sama saja melegalkan intervensi paman dan lingkaran istana
00:27Ingat, sudah ada putusan Mahkamah Kehormatan MK, MK-MK
00:32Yang secara tegas menyatakan putusan itu ada pelanggaran etik berat
00:36Dari Anwar Usman, pamannya Gibran, iparnya Jokowi
00:40Dewan Kehormatan, DKPP pun menghukum KPU
00:44Karena meloloskan Gibran tanpa mengubah PKPU
00:47Ini bukan sekedar politik, ini kecurangan struktural
00:52Memilih move on berarti memaklumi dan menormalisasi pembusukan konstitusi
00:58Label pelanggaran etik berat itu sudah permanen
01:03Tidak bisa dihapus oleh pelantikan
01:05Gibran adalah simbol Nipo Baby
01:09Dia mendapatkan karpet merah bukan karena kompetensi atau meritokrasi
01:13Dia dikatrol murni karena anaknya Presiden Jokowi
01:18Ini adalah penghinaan nyata bagi jutaan anak muda Indonesia
01:22Mereka yang kuliah tinggi, kerja keras
01:25Tapi tanpa privilege mendadak disalib oleh nepotisme secara ugal-ugalan
01:30Mimpi anak muda tentang keadilan runtuh seketika
01:34Sebagai wakil Presiden, Gibran bukan untuk dipuji-puji atau dijilat
01:40Dia wajib diawasi secara radikal
01:43Tugas civil society dan mereka yang berada di luar kekuasaan
01:48Adalah menjaga check and balances tetap menyala
01:51Kritik tidak boleh padam
01:54Ajakan move on dari para buzzer hanyalah trik murahan
01:57Agar kita berhenti mengawasi
02:01Mereka ingin melicinkan jalan bagi kebiasaan buruk
02:04Yang sedang dan akan terus terjadi
02:07Kita tidak boleh diam
02:09Pengawasan dan kritik ini harus tetap konsisten, tajam, dan terus hidup
02:15Kita menolak tunduk
02:24Terima kasih telah menonton!
Komentar