Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 12 jam yang lalu
Juru bicara DPP PDIP Guntur Romli dilansir dari Instagramnya pada Sabtu (30/5/2026) kembali menyinggung pengubahan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Guntur Romli terang-terangan menyebut Gibran merupakan nepobaby.

Ia keras menyoroti putusan MK yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.

Guntur Romli menegaskan dirinya menolak melupakan hal itu, sebab peristiwa itu telah mencederai bangsa.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Futty/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:02Tidak boleh move on dari kecurangan Gibran
00:05Pilpres sudah selesai, ayo move on
00:08Ini narasi usang para buzzer Gibran
00:11Mereka panik, mereka ingin melupakan sejarah kelam
00:14Maaf, kami menolak amnesia terhadap kecurangan
00:18Move on dari putusan MK nomor 90 tahun 2023
00:22Sama saja melegalkan intervensi paman dan lingkaran istana
00:27Ingat, sudah ada putusan Mahkamah Kehormatan MK, MK-MK
00:32Yang secara tegas menyatakan putusan itu ada pelanggaran etik berat
00:36Dari Anwar Usman, pamannya Gibran, iparnya Jokowi
00:40Dewan Kehormatan, DKPP pun menghukum KPU
00:44Karena meloloskan Gibran tanpa mengubah PKPU
00:47Ini bukan sekedar politik, ini kecurangan struktural
00:52Memilih move on berarti memaklumi dan menormalisasi pembusukan konstitusi
00:58Label pelanggaran etik berat itu sudah permanen
01:03Tidak bisa dihapus oleh pelantikan
01:05Gibran adalah simbol Nipo Baby
01:09Dia mendapatkan karpet merah bukan karena kompetensi atau meritokrasi
01:13Dia dikatrol murni karena anaknya Presiden Jokowi
01:18Ini adalah penghinaan nyata bagi jutaan anak muda Indonesia
01:22Mereka yang kuliah tinggi, kerja keras
01:25Tapi tanpa privilege mendadak disalib oleh nepotisme secara ugal-ugalan
01:30Mimpi anak muda tentang keadilan runtuh seketika
01:34Sebagai wakil Presiden, Gibran bukan untuk dipuji-puji atau dijilat
01:40Dia wajib diawasi secara radikal
01:43Tugas civil society dan mereka yang berada di luar kekuasaan
01:48Adalah menjaga check and balances tetap menyala
01:51Kritik tidak boleh padam
01:54Ajakan move on dari para buzzer hanyalah trik murahan
01:57Agar kita berhenti mengawasi
02:01Mereka ingin melicinkan jalan bagi kebiasaan buruk
02:04Yang sedang dan akan terus terjadi
02:07Kita tidak boleh diam
02:09Pengawasan dan kritik ini harus tetap konsisten, tajam, dan terus hidup
02:15Kita menolak tunduk
02:24Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan