Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Bank Indonesia (BI) tampaknya mulai kewalahan dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang hampir jembol menuju Rp18.000 per hari ini Rabu (3/6/2026). Bl sendiri mengaku tidak bisa sendiri untuk kembali menguatkan mata uang Garuda itu.

Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah berada di level Rp17.957 per dolar AS. Posisi ini menjadi salah satu titik terlemah rupiah dalam beberapa tahun terakhir dan semakin mendekati level yang selama ini dianggap sebagai "zona merah" bagi pasar keuangan domestik.

Meski dalam kondisi sulit, Bl mengaku terus memantau perkembangan pasar keuangan global dan domestik yang tengah bergejolak. Bank sentral menegaskan akan terus melakukan intervensi dan mengerahkan berbagai instrumen kebijakan untuk menahan laju pelemahan rupiah.

Creative/Video Editor:Futty/Leo
#Istana #Rupiah #Dollar

===================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:04Berkenaan dengan masalah rupiah, kami pemerintah dalam hal ini
00:09Kementerian Keuangan, Kepala Indonesia, kemudian juga Keperitas Jasa Keuangan
00:18terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor
00:28Bukan mudah melakukan langkah-langkah, tetapi yang pasti bisa kami sampaikan adalah
00:35Kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi
00:46Kemudian dari inflasi yang masih berjaga
00:51Insya Allah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat
00:57Terkait dengan hati-hati Presiden di Danantara, mas tadi saya mau bilang terpantau masuk di Danantara
01:04Apa itu mas yang ini?
01:07Ya, sebetulnya secara rutin Bapak Presiden kan berutama dengan Danantara ya
01:18Danantara sebagai sopren Bapak Presiden kita yang menjalankan program-program prioritas
01:26Soprenilisasi dan industrialisasi secara rutin beliau memang sering berkunjung di Danantara
01:34Dan hari ini tadi memang ada laparan berkenaan dengan masalah teknologi
01:43Berkenaan dengan masalah kerjasama robotik dan berkenaan dengan kerjasama pendidikan terutama
01:56Kita perlukan kepentingan prosesnya
02:05Terima kasih sudah menonton!
02:11Terima kasih sudah menonton!
02:13Terima kasih sudah menonton!
02:14Terima kasih sudah menonton!
Komentar

Dianjurkan