00:01Kejaksaan Agung menetapkan ex-Kepala Badan Gizi Nasional Jadon Hindayana dan dua ex-wakilnya
00:06sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di program Makan Bergizi Gratis.
00:10Kasus ini harus jadi momentum perbaikan tata kelola program Prioritas Presiden Prabowo Subianto.
00:30Yaitu penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis ataupun tubuh.
00:40Kita tidak bisa tutupi bahwa saya dan Badan Gizi.
00:46Saya terpaksa mengganti orang-orang yang sayang.
00:54Sebenarnya saya sayang.
00:58Orang yang saya bercaya.
01:11Makan Bergizi Gratis
01:12Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto yang diklaim bermanfaat.
01:18Satu setengah tahun berjalan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
01:21Selasa 2 Juni 2026, Presiden Prabowo mencopot badan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional.
01:27Serta dua wakilnya, Soni Sanjaya dan Lodewik Pusung.
01:31Selama kurang lebih hampir satu setengah tahun,
01:37melakukan monitoring, melakukan evaluasi.
01:41Maka pada hari ini, selasa tanggal 2 Juni tahun 2026,
01:51Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional.
02:01Yang pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
02:12Yang kedua, Saudara Lodewik Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
02:20Yang ketiga, Saudara Soni Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
02:32Prabowo menunjuk Nanik Esdeyang, yang sebelumnya Wakil Kepala BGN, kini menjadi Kepala BGN.
02:39Selanjutnya, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Soni Sanjaya,
02:43digantikan oleh Agustina Arumsari, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BPKP.
02:49Dan posisi Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan, Lodewik Pusung,
02:54digantikan oleh Majin Trenggono, yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Musantara.
03:01Tak lama usai dicopot, Kejaksaan Agung menangkap Dada Nungayana, Soni Sanjaya, dan Lodewik Pusung.
03:08Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi tata kelola dan penyimpangan makan bergizi gratis.
03:15Penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional hingga rumah ketiga tersangka dilakukan sejak Rabu Dinihari
03:20untuk mencari bukti dugaan korupsi yang dilakukan ketiganya.
03:24Kejaksaan menduga Dadaan CS menggalikan sejumlah yayasan pengelola SPPG atau Dapur MBG melalui pihak lain.
03:33Kejaksaan juga menemukan adanya dugaan markup anggaran dalam pengadaan 21.801 motor listrik
03:38dengan total sekitar 1 triliun rupiah.
03:42Pengadaan 32.000 pasang sepatu, pengadaan 31.994 tablet,
03:48serta pengadaan 5.400 unit televisi berukuran 7.000 inci.
04:18Presiden Prabowo tak bisa menyembunyikan kesedihannya.
04:22Prabowo menyebut terpaksa mengganti orang yang dipercaya dan diberikan tugas untuk negara,
04:27justru kini menghadapi penyelidikan hukum.
04:29Saat ini, sebetulnya saya sedih.
04:36Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih.
04:41Karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi.
04:59Orang yang saya percaya.
05:06Orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat.
05:12Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum.
05:26Karena itu saya tidak boleh banyak komentar.
05:29Nanti seolah saya mempengaruhi.
05:32Tapi yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya.
05:39Ketua Badan Anggaran DPR, Syed Abdullah menyebut,
05:42tata kelola di Badan Gizi Nasional menjadi salah satu kelemahan BGN.
05:46Syed menegaskan sudah berulang kali mengingatkan dadan Hindayana
05:50untuk fokus pada tata kelola makanan.
05:54Itulah yang saya maskut, perbaiki tata kelola.
05:59Saya sejak awal bolak-balik menyatakan kelemahan BGN sebagai prioritas
06:05yang menjadi andalan Bapak Presiden adalah pada aspek tata kelolanya.
06:11Dan itu yang saya sampaikan bolak-balik.
06:14Dan fokus kepada makan bergizi gratis, bukan fokus kepada insentif,
06:24fokus pada sepeda motor, fokus pada iPad.
06:29Itu tidak ada hubungan sama sekali.
06:31Berkaca dari kasus korupsi ini, peneliti Pukatugem Zaino Rahman menilai
06:35pemerintah harus membuka data yayasan pengelola SPPG
06:39agar dapat diawasi oleh masyarakat.
06:41Kami sangat rekomendasikan yang pertama adalah
06:44DAFAR Mitra itu dibuka kepada publik dengan jelas
06:50secara real-time termasuk beneficial ownership-nya.
06:54Jadi siapa pemilik manfaat dari yayasan-yayasan tersebut?
06:59Agar masyarakat bisa memantau apakah diduga akan ada
07:03misalnya perlakuan khusus, istimewa atau tidak.
07:07Ini yang kemudian saat ini diduga terjadi.
07:10Kenapa? Karena diduga ada rekayasa.
07:14Dorokan evaluasi tata kelola makan bergizi gratis langsung di respons kepala BGN,
07:20Nanik S. Deyang.
07:21Nanik langsung memprioritaskan efisiensi anggaran program makan bergizi gratis
07:26tanpa mengurangi jumlah sasaran penerima manfaat.
07:29Nanik juga menegaskan efisiensi anggaran ini tidak akan mengurangi kualitas dari MBG.
07:35Saat ini sudah ada sekitar 27 dapur yang sudah, 27 ribu lebih dapur yang sudah operasional.
07:44Kami akan beresin dulu ini.
07:48Jadi kami beresin dulu mas, beresin dulu.
07:50Karena apa?
07:52Jujur sekarang yang untuk ini dianglumerasi, yang 3T belum kesentuh.
07:56Jadi Pak Presiden pesannya kami harus ke 3T.
08:02Terungkap pedugan korupsi di program MBG dan pergantian pimpinan BGN
08:07bisa jadi momentum perbaikan tata kelola MBG
08:10yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo
08:13untuk pemenuhan bizi anak Indonesia.
08:15di milikutan Kompas TV
08:18Terima kasih telah menonton!
Komentar