Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 jam yang lalu
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ungkap Alasan Jadi Menteri

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim menanggapi anggapan sejumlah netizen yang menilai keputusannya menjadi menteri merupakan sebuah kesalahan. Penilaian itu muncul karena Nadiem dinilai telah lebih dulu meraih kesuksesan sebagai pendiri Gojek sebelum terjun ke dunia pemerintahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (2/6). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pandangan yang mempertanyakan pilihannya meninggalkan dunia bisnis untuk mengemban jabatan publik.
Menurut Nadiem, jika cara pandang seperti itu terus berkembang, maka akan semakin sedikit orang yang bersedia mengabdikan diri kepada negara. Ia menegaskan bahwa justru karena telah mencapai kesuksesan di Gojek, dirinya merasa terpanggil untuk mengambil peran sebagai menteri dan berkontribusi bagi kepentingan bangsa.
Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor:Vanya/Yansen
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:04Saya mengabdi murni untuk menjaga masa depan negara yang saya cintai
00:11Banyak yang berkomentar sejak kasus ini dimulai
00:15Salah Nadiem cuma satu, kok mau menjadi menteri padahal sudah nyaman di Gojek
00:24Saya mau menanggapi komen ini dengan pertanyaan sederhana
00:32Kalau semua orang berprestasi, menolak amanah untuk mengabdi karena sudah nyaman
00:40Apa jadinya masa depan negara kita?
00:46Justru karena saya sudah dianugrahi
00:50Dianugrahi Allah dengan kemampanan finansial
00:54Rasa tanggung jawab saya kepada negara menjadi lebih besar
01:01Itulah mengapa saya mempertaruhkan segala-galanya
01:05Keuangan saya, reputasi saya, ketenangan hati saya dan keluarga saya
01:14Untuk mengabdi kepada negara
01:21Kesempatan mencari uang akan selalu ada di hidup saya
01:26Tetapi kesempatan melakukan lompatan besar
01:29Untuk generasi penerus bangsa
01:32Hanya akan datang sekali dalam hidup
01:37Saya harap di kemudian hari
01:40Anak-anak saya akan menonton kledo ini
01:45Dan meyakini bahwa ayahnya
01:47Tidak pernah menyesal
01:50Mengabdi kepada negara
02:02Tetapi saya juga manusia
02:08Bayangkan betapa hancurnya hati saya
02:12Dengan semua pengorbanan finansial
02:16Dan waktu yang telah saya lakukan selama lima tahun
02:20Setelah mendapatkan penghormatan tertinggi negara
02:25Bintang Mahaputra Adi Pradana
02:28Dari Bapak Presiden
02:29Untuk pengabdian saya
02:33Hadiah
02:34Yang saya dapatkan
02:36Adalah jeruji besi
02:40Hadiah
02:42Yang saya dapatkan
02:44Adalah perampasan hasil usaha saya
02:47Selama 10 tahun
02:48Yang menciptakan jutaan
02:51Lapangan pekerjaan
02:52Di Indonesia
02:56Negara sekejam ini
02:58Pada abdinya
03:04Saat saya menerima amanah menjadi menteri
03:06Saya berharap
03:08Saya bisa memotivasi anak-anak muda lainnya
03:11Untuk mengabdi kepada negara
03:13Dan ternyata berhasil
03:17Ratusan anak muda mulai bergabung di pemerintah
03:20Mengorbankan gaji besar mereka
03:22Untuk mengabdi
03:24Tetapi
03:26Dengan adanya gelombang kriminalisasi
03:29Yang terjadi
03:30Arus pengabdian ini dapat berputar balik
03:34180 derajat
03:36Dalam sekejap
03:39Profesional muda ketakutan
03:42Bahwa mereka akan menjadi korban berikutnya
03:44Satu generasi menahan nafas
03:48Menunggu keputusan majelis
03:51Menunggu konfirmasi
03:54Apakah kebenaran
03:56Masih berarti
03:57Di negara tercinta kita
04:03Bukan hanya profesional muda
04:06Pejabat negara maupun investor
04:08Juga menggigit jari
04:10Menunggu keputusan majelis
04:14Berita kasus-kasus janggal di Indonesia
04:16Terima kasih telah menonton!
04:19Selamat menunggu
04:25Pintannosis
Komentar

Dianjurkan