Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Puluhan nasabah Mandiri Taspen di Banyumas, Jawa Tengah, mendatangi kantor PERADI SAI Purwokerto untuk meminta bantuan hukum. Para pensiunan lanjut usia tersebut mengaku menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai Mandiri Taspen.

Para korban mengaku mengalami kerugian dengan total mencapai Rp13 miliar. Mereka terdiri dari pensiunan guru, anggota Polri, serta pegawai dari berbagai instansi pemerintah.

Modus yang digunakan pelaku diduga dengan menawarkan investasi ilegal kepada para nasabah pensiunan.

Korban kemudian diiming-imingi keuntungan berupa bunga yang bervariasi sesuai dengan nominal dana yang disetorkan.

Akibatnya, masing-masing korban mengalami kerugian yang bervariasi, mulai dari Rp50 juta hingga Rp350 juta. Saat ini, para korban berharap mendapatkan pendampingan hukum untuk memperjuangkan hak-hak mereka.

#taspen #banyumas #jawatengah

Baca Juga Ojol di Kutai Timur Culik Bocah 7 Tahun, Minta Tebusan Rp200-Korban Tewas | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/673093/ojol-di-kutai-timur-culik-bocah-7-tahun-minta-tebusan-rp200-korban-tewas-berut

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/673094/pensiunan-nasabah-mandiri-taspen-di-banyumas-minta-bantuan-hukum-kerugian-capai-rp13-miliar
Transkrip
00:00Saudara puluhan nasabah Mandiri Taspen di Banyumas, Jawa Tengah beramai-ramai mendatangi kantor peradi SAI, Purwokurto, untuk meminta bantuan hukum.
00:08Para pensiunan lansia ini mengaku ditipu oleh pegawai Mandiri Taspen dengan kerugian mencapai 13 miliar rupiah.
00:21Para lansia pensiunan ini meminta bantuan hukum setelah mengaku ditipu oknum pegawai Mandiri Taspen.
00:27Modus yang digunakan pelaku adalah menawarkan investasi ilegal kepada nasabah pensiunan.
00:33Korban yang rata-rata pensiunan guru, polri, dan dari berbagai instansi pemerintah mengalami kerugian bervariasi antara 50 juta rupiah hingga
00:43350 juta rupiah.
00:45Para korban diiming-imingi dengan bunga yang bervariasi atau sesuai dengan nominal yang didepositokan.
00:52Hingga kamis malam jumlah korban tercatat sebanyak 61 orang dengan total kerugian mencapai 13,3 miliar rupiah.
01:01Salah satu korban mengaku tergiur dengan investasi itu karena dari uang 300 juta rupiah yang diinvestasikannya, dirinya akan mendapatkan keuntungan
01:09setiap bulannya 6 juta rupiah.
01:12Tetapi dalam perjalanan, selama 3 tahun berinvestasi, dirinya hanya menerima 1 kali pembayaran sebesar 6 juta rupiah.
01:21Sudah berapa lama Pak investasi di tas pen?
01:273 tahun.
01:29Setiap bulan harus setor gitu?
01:33Dipotong gaji.
01:34Dipotong gaji ya.
01:36Cicilannya Pak?
01:37Cicilannya 4 juta 300.
01:40Dipotong gaji itu.
01:42Padahal gaji Bapak berapa Pak?
01:434 juta rupiah.
01:455 juta rupiah.
01:46Berarti sisa?
01:47Sisa 500.
01:48500.
01:49Nah ini waktu itu transaksinya dengan siapa Pak?
01:53Tiga.
01:54Oh dengan tiga.
01:56Pihak Bank Mandiri Purwokerto menegaskan jika terduga pelaku sudah diberhentikan dengan tidak hormat per 1 Mei 2026,
02:03atau sejak ditemukannya bukti kesalahan,
02:05yaitu memalsukan dokumen milik Bank Mandiri untuk melakukan penipuan kepada para nasabahnya.
02:11Ini terkait dengan adanya awalnya adalah fraud dan akhirnya faktanya memang ada tindakan yang banyak.
02:18menggunakan daripada aturan daripada pemerintah yang sendiri yaitu memalsukan beberapa data-data, memalsukan beberapa surat, dan juga produknya.
02:32Utamanya adalah produk.
02:34Yang produknya tidak ada di Bank Mandiri Tasman, dia jual menggunakan brevit Bank Mandiri Tasman seperti itu.
02:40Dan kami dari Bank Mandiri Tasman cukup empati dan prihatin kepada nasabah-nasabah.
02:47Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini.
02:49Sementara para korban berencana untuk bertemu dengan Komisi 6 DPR RI,
02:53agar Bank Mandiri Tasman Kusat ikut bertanggung jawab atas masalah ini.
03:04Informasi lain penumpang kapal motor Dwi Putri panik saat kapal yang ditumpangi mengalami kebocoran.
03:09Akibatnya 35 penumpang terombang ambil.
Komentar

Dianjurkan