00:00Beralih ke sorotan berikutnya, mantan Mendik Butristek, Nadiem Makarim,
00:04meragukan bukti kerugian negara atas pengadaan Chromebook yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Tindapidana Korupsi Jakarta.
00:10Nadiem bilang program itu justru menghemat pengeluaran negara.
00:20Saat membacakan nota pembelaan, Nadiem menyebut pengadaan Chromebook saat ia menjabat sebagai menteri
00:25telah menghemat belanja negara hingga 3,9 triliun rupiah.
00:30Menurutnya angka itu jauh dari nilai kerugian negara yang disampaikan Jaksa dalam tuntutan yakni 1,98 triliun rupiah.
00:38Ia juga membantah viralnya narasi pembuatan WhatsApp Group yang disebut-sebut membahas tentang pengadaan laptop dan Chromebook
00:44sebelum dirinya resmi dilantik sebagai menteri.
00:52Kebijakan kementerian untuk memilih Chrome OS yang gratis secara mutlak telah menghemat pengeluaran negara Indonesia
01:03setidak-tidaknya 3,9 triliun rupiah.
01:08Kalau saya dinyatakan bersalah, apakah artinya negara berpendapat bahwa seharusnya kementerian memilih opsi yang lebih mahal?
01:17Nah, narasi WhatsApp Group disebarkan sebagai bukti niat jahat saya.
01:25Selama berbulan-bulan hoax ini disebarkan, tidak ada satupun perbincangan WA Group sebelum saya menjadi menteri
01:36mengenai pengadaan laptop maupun Chromebook, tetapi terlanjur viral.
01:46Orang-orang yang tadinya tidak percaya saya korupsi, mulai mempertanyakan kejujuran saya.
01:58Sidang pembacaan nota pembel Anadim Makarim diwarnai insiden mati lampu.
02:02Hakim pun meneskor sidang yang sempat gelap gulita.
02:06Tak lama berselang, aliran listrik kembali normal dan diikuti sorak-sorai dari pendukung Anadim Makarim.
02:29Sebelumnya pada 13 Mei lalu, usai sidang tuntutan,
02:34Jaksa Penuntut Umum Roy Riyadi menegaskan ketidakmungkinan proyek pengadaan yang bernilai lebih dari 9 triliun rupiah
02:41berjalan tanpa adanya keterlibatan menteri.
02:44Roy pun memastikan tim Jaksa menjalankan tugas secara profesional
02:48dan menyadari adanya tanggung jawab moral maupun spiritual atas proses hukum yang dijalankan.
02:59Undang-undang keuangan negara memunturunya, termasuk dalam perperas pengadaan barang biasa,
03:05menteri itu selaku pengguna anggaran.
03:07Dia bertanggung jawab terhadap anggaran.
03:10Ini anggaran tidak kecil, 9 triliun lebih yang dikelola seperti itu.
03:15Barang mustahil kalau menteri hanya menyalakan bawahannya sekelas popi.
03:21Kalau popi yang bertanggung jawab, kenapa popi dipecatnya?
03:24Kami, tim teman-teman saya, dalam melaksanakan tugas ini berdasarkan profesional,
03:30berdasarkan tugas kami, dan kami juga tahu akan dimintai bertanggung jawaban di yaumil akhir.
03:37Terima kasih.
Komentar