Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai diplomasi luar negeri tidak sekadar soal kunjungan antarnegara, melainkan upaya membangun hubungan strategis yang dapat memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.

Dalam pernyataannya dalam unggahan Sekretariat Kabinet, Teddy menegaskan berbagai hasil diplomasi yang telah dicapai menjadi bukti konkret dari penguatan hubungan dengan para pemimpin dunia.

[Antara/Aria Cindyara/Andi Bagasela/Rijalul Vikry]
Transkrip
00:00Karena saya dimensin oleh Pak
00:02Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya menilai langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto
00:08melalui berbagai kunjungan luar negeri harus diukur dari hasil konkret yang membawa manfaat bagi masyarakat
00:13Hal itu disampaikan Teddy saat merespons aspirasi eks-wakil Menteri Luar Negeri Dino Patijalal
00:19yang menyoroti perjalanan luar negeri Presiden dalam sebuah unggahan Sekretariat Kabinet pada 1 Juni
00:25Teddy memaparkan sejumlah hasil diplomasi yang berdampak bagi negara diantaranya bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS
00:31penyelesaian kesepakatan tarif 0% dengan Uni Eropa, berbagai komitmen bisnis
00:35serta masuknya investasi yang mencapai sekitar Rp2.430 triliun dalam satu setengah tahun terakhir
00:41Selain itu, ia menyebut upaya Presiden membangun diplomasi dan kedekatan langsung dengan para kepala negara
00:47juga membawa manfaat terhadap penguatan alusista, penyelenggaraan ibadah haji, pemulangan WNI, hingga dukungan terhadap Palestina
00:54Jadi, setiap pemimpin tentunya harus bangun hubungan yang dekat antar pemimpin dunia
01:00dan kita tidak bisa hanya mengandalkan saat krisis baru kita minta bantuan
01:05Tidak, kita harus panen hubungan yang baik
01:07lalu bila suatu saat ada kondisi mendesak, kita bisa minta bantuan
01:12dan begitu pula sebaliknya
01:14Untuk itu perlu kedekatan pribadi, kedekatan emosional antar pemimpin
01:20baik secara langsung, diliput media, ataupun tertutup
01:24Nah, itulah diplomasi
01:26Jadi, salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, serebonial
01:31Menutup pernyataannya, Tidi menegaskan bahwa ruang untuk masukan selalu terbuka
01:35Namun, ia meminta agar semua pihak tetap menimbang berbagai hasil yang telah dicapai pemerintah Indonesia
01:41khususnya lewat langkah diplomasi
01:43Tim kantor berita antara mewartakan
Komentar

Dianjurkan