00:00Karena saya dimensin oleh Pak
00:02Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya menilai langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto
00:08melalui berbagai kunjungan luar negeri harus diukur dari hasil konkret yang membawa manfaat bagi masyarakat
00:13Hal itu disampaikan Teddy saat merespons aspirasi eks-wakil Menteri Luar Negeri Dino Patijalal
00:19yang menyoroti perjalanan luar negeri Presiden dalam sebuah unggahan Sekretariat Kabinet pada 1 Juni
00:25Teddy memaparkan sejumlah hasil diplomasi yang berdampak bagi negara diantaranya bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS
00:31penyelesaian kesepakatan tarif 0% dengan Uni Eropa, berbagai komitmen bisnis
00:35serta masuknya investasi yang mencapai sekitar Rp2.430 triliun dalam satu setengah tahun terakhir
00:41Selain itu, ia menyebut upaya Presiden membangun diplomasi dan kedekatan langsung dengan para kepala negara
00:47juga membawa manfaat terhadap penguatan alusista, penyelenggaraan ibadah haji, pemulangan WNI, hingga dukungan terhadap Palestina
00:54Jadi, setiap pemimpin tentunya harus bangun hubungan yang dekat antar pemimpin dunia
01:00dan kita tidak bisa hanya mengandalkan saat krisis baru kita minta bantuan
01:05Tidak, kita harus panen hubungan yang baik
01:07lalu bila suatu saat ada kondisi mendesak, kita bisa minta bantuan
01:12dan begitu pula sebaliknya
01:14Untuk itu perlu kedekatan pribadi, kedekatan emosional antar pemimpin
01:20baik secara langsung, diliput media, ataupun tertutup
01:24Nah, itulah diplomasi
01:26Jadi, salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, serebonial
01:31Menutup pernyataannya, Tidi menegaskan bahwa ruang untuk masukan selalu terbuka
01:35Namun, ia meminta agar semua pihak tetap menimbang berbagai hasil yang telah dicapai pemerintah Indonesia
01:41khususnya lewat langkah diplomasi
01:43Tim kantor berita antara mewartakan
Komentar