Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Posisi Dadan kini diisi oleh Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Istana Negara. Presiden Prabowo menunjuk Nanik S Deyang untuk melanjutkan pelaksanaan berbagai program strategis BGN.

Presiden juga meminta Kepala BGN yang baru untuk segera melakukan konsolidasi internal organisasi, memperkuat koordinasi antar lembaga, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Menanggapi pergantian tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan respons positif. DPR mendorong BGN melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan bagi para penerima manfaat program.

Sementara itu, pengamat sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani menilai perubahan struktur di BGN harus dilakukan secara menyeluruh. Ia berharap pengelolaan lembaga dilakukan secara profesional serta terlepas dari kepentingan politik maupun pengaruh aparatur negara agar program-program yang dijalankan dapat lebih optimal.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja Badan Gizi Nasional dalam menjalankan berbagai program peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

#PrabowoSubianto #BGN #DadanHindayana

Baca Juga Komentar Dadan Hindayana usai Dicopot Prabowo dari Kepala BGN di https://www.kompas.tv/nasional/672516/komentar-dadan-hindayana-usai-dicopot-prabowo-dari-kepala-bgn

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672530/kepala-bgn-diganti-dpr-dorong-pembenahan-dan-tingkatkan-kualitas-layanan-sapa-pagi
Transkrip
00:00Kembali lagi di Sapa, Indonesia pagi, Saudara Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
00:07Posisi Dadan digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.
00:16Pencopotan Dadan disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara.
00:21Presiden Prabowo memutuskan untuk mengangkat Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.
00:27Presiden meminta Kepala BGN baru untuk melakukan konsolidasi internal dan juga antar lembaga,
00:33serta memastikan seluruh program-program Badan Gizi Nasional dapat berjalan dengan baik.
00:44Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.
00:57Kepada tiga pimpinan BGN yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal,
01:06memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga,
01:10dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah,
01:14baik provinsi maupun kabupaten kota,
01:16serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya.
01:26Presiden Prabowo memutuskan mengevaluasi pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional atau BGN,
01:31Dadan Hindayana, Lodwig Paulus, dan Soni Sanjaya.
01:34Respon hal ini, Wakil Ketua DPR, Sufimidas Koahmat,
01:37mengapresiasi keputusan pemerintah mengganti Kepala Badan Gizi Nasional dan wakilnya.
01:42Dengan pergantian ini, DPR mendorong BGN untuk berbenah,
01:46memperbaiki layanan kepada para penerima manfaat.
01:48Mengambil satu keputusan untuk mengadakan evaluasi pimpinan BGN yang kita dengar tadi dari Mensa Snek,
02:00terdiri dari Kepala BGN dan dua wakil Kepala BGN.
02:07Nah, sehingga kami harapkan dengan adanya evaluasi dan evaluasi ini yang dilakukan secara menyeluruh,
02:16BGN akan berbenah diri dan terus melayani masyarakat,
02:22penerima manfaat, dan pergantian ini tentu tidak akan mempengaruhi pelayanan yang berlangsung selama ini.
02:29Menanggapi pergantian Kepala Badan Gizi Nasional,
02:32pengamal sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Rai Rangkuti,
02:35memberikan tanggapan yang kami kutip dari Breaking News Kompas TV.
02:38Rai berharap perubahan struktur BGN janganlah setengah-setengah yang harus profesional
02:43dan tidak berkaitan dengan politik maupun aparatur negara.
02:46Satunya adalah BGN yang semestinya menurut bayangan saya itu benar-benar dijauhkan dari politik,
02:54dijauhkan dari kelompok militer, dijauhkan dari kelompok kepolisian gitu.
02:59Nah, Presiden Prabowo kelihatan belum jauh-jauh berangkat dari situ.
03:03Betul, BGN diganti ketuanya.
03:06Nanti kan diserahkan ke partai gitu loh, orang partai lah.
03:09Atau orang yang politik lah kalau tidak disebut dengan orang partai gitu.
03:13Nah, yang terjadi kemudian adalah ya militerisasi di banyak tempat
03:19dan yang kedua terserah yang bersamaan, pelibatan aktor politik.
03:23Mensa Snek Presetio Hadi pun menambahkan,
03:25dengan digantinya tiga pimpinan badan gizi nasional,
03:28diharapkan dapat mewujudkan tata kelola yang kuat
03:30dan memastikan seluruh program berjalan sesuai target,
03:33khususnya peningkatan kualitas gizi masyarakat.
03:36Tim Liputan, Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan