00:00Polda Metro Jaya membuka kemungkinan bakal memeriksa sejumlah selebgram atau influencer
00:05yang mempromosikan travel umroh Hanania Group
00:07sebab dari hasil pemeriksaan sebagai uang jemaah yang gagal berangkat digunakan
00:12untuk membayar selebgram mempromosikan travel tersebut.
00:17Dalam kasus menipuan calon jemaah umroh,
00:21polisi telah menetapkan satu orang tersangka yaitu Direktur Utama PT Hazana Tama Internasional
00:26atau Hanania Group berinisial ASF.
00:30Tidak menutupi kemungkinan polisi juga bakal menetapkan tersangka lain
00:34jika sesuai fakta hukum yang ditemukan.
00:37Polisi menyatakan akan meminta keterangan para selebgram yang mengendorse paket umroh Hanania Group.
00:43Polisi menyebut total kerugian calon jemaah umroh yang gagal berangkat mencapai 12 miliar rupiah lebih.
00:56Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagaimana tadi dipertanyakan.
01:05Ini untuk kepentingan marketing.
01:10Kemudian korelasi dengan pertanyaan kedua,
01:13apakah para selebgram akan dilakukan pemeriksaan?
01:16Dan tentunya kami juga akan mengambil keterangan terhadap para,
01:22tadi yang dipertanyakan para selebgram yang ikut serta memberikan atau menjadi marketing
01:33dalam hal penawaran beberapa paket umroh yang ditawarkan oleh PT Hasanah Tama Internasional tersebut atau Hanania Group.
01:50Perwakilan mitra agen perjalanan umroh Hanania Group mendatangi Pol dan Mitro Jaya
01:54untuk melaporkan dugaan penipuan terkait gagalnya keberangkatan jumlah haji.
01:58Kedatangan juga untuk menambah bukti laporan dugaan penipuan Hanania Group terhadap mitra dan calon jumlah yang gagal berangkat.
02:05Saat ini terdapat sekitar 85 mitra dari berbagai daerah di Indonesia yang bersiap melapor.
02:10Total kerugian mitra ditaksir mencapai 15 hingga 20 miliar rupiah.
02:16Para mitra memang membantu proses pendaftaran jumlah,
02:18namun seluruh pembayaran dan transfer langsung ke Hanania Group Pusat.
02:22Para mitra mengalami kerugian karena sudah mengeluarkan modal untuk membuka atau pembukaan kantor,
02:29biaya operasional, dan investasi yang mencapai ratusan juta rupiah.
02:39Yang paling utama adalah uang jemaah bisa kembali.
02:43Itu yang paling penting.
02:44Saya sudah sering sampaikan bahwa kalau untuk bisnis kita itu memang kerugian dari resiko bisnis,
02:51tapi juga kalau memang bisa kembali itu kita sangat bersyukur sekali.
02:56Karena tidak sedikit, kalau jemaah dan kita sebagai korban mitra itu kalau dilihat dari nilai itu kita jauh lebih besar
03:09sebetulnya.
Komentar