Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Iran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan udara Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah pada Senin (1/6/2026) waktu setempat.

Korps Garda Militer Iran (IRGC) menyatakan serangan ini menargetkan pangkalan AS yang sebelumnya menyerang menara telekomunikasi Iran di Pulau Sirik, Iran selatan.

Serangan AS di Provinsi Hormozgan, Iran selatan, itu terjadi pada 28 Mei lalu, di tengah upaya negosiasi antara Washington D.C. dan Teheran.

Dalam rudal yang diluncurkan tersebut, Iran menempelkan stiker yang menampilkan wajah Presiden AS Donald Trump dan tulisan berbunyi, "Sampai prajurit terakhir Amerika meninggalkan kawasan".

Melalui akun media sosialnya di X, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghei, menulis serangan Iran terhadap pangkalan dan aset yang digunakan untuk melancarkan serangan ilegal terhadap Iran adalah tindakan membela diri yang sah.

Baghei menambahkan negara-negara memiliki kewajiban hukum yang telah ditetapkan untuk tidak mengizinkan wilayah atau aset mereka digunakan untuk menyerang negara lain.

Menyusul serangan Iran, sirene berbunyi di seluruh penjuru Kota Kuwait pada Senin pagi.

Kuwait mengumumkan pertahanan udaranya telah melepaskan tembakan untuk mencegat rentetan drone dan rudal Iran yang datang ke wilayah Kuwait.

Sebelumnya, pada 28 Mei, Iran juga telah meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Kuwait yang diklaim Iran sebagai serangan balasan terhadap serangan yang menyasar lokasi dekat Bandar Abbas, Iran.

Apa makna serangan ini dan bagaimana hal ini memengaruhi negosiasi antara AS dan Iran?

Kita bahas bersama Pengamat Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Kishino Bawono, dan Peneliti Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.

Baca Juga Serangan Israel Terus Meluas di Lebanon Selatan, Warga Berbondong-bondong Mengungsi di https://www.kompas.tv/internasional/672269/serangan-israel-terus-meluas-di-lebanon-selatan-warga-berbondong-bondong-mengungsi

#iran #as #kuwait #rudal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/672274/pengamat-hi-dan-peneliti-amec-soal-iran-luncurkan-rudal-ke-kuwait-pengaruhi-negosiasi-as-iran
Transkrip
00:00Intro
00:05Menyusul serangan Iran, sirine berbunyi di seluruh penjuru kota Kuwait
00:08Pada Senin pagi, Kuwait mengumumkan pertahanan udaranya telah melepaskan tembakan mencegat rentetan drone dan rudal Iran yang datang ke wilayah
00:19Kuwait
00:20Sebelumnya pada 28 Mei, Iran juga telah meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Kuwait yang diklaim Iran sebagai serangan balasan
00:26yang menyerang lokasi dekat bandar Abbas, Iran
00:33Saudara Iran kembali luncurkan serangan balasan ke pangkalan AS di wilayah Teluk
00:38Lalu apa makna serangan ini dan bagaimana ini memengaruhi negosiasi antara AS dan Iran
00:44Kita bahas bersama pengamat hubungan internasional Universitas Parahyangan Kishino Bawono dan peneliti Asia Middle East Center Pizarro Gozali
00:53Selamat malam Mas Kishino, Mas Pizarro
00:55Selamat malam Mas Radhi, sehat selalu
00:58Baik, saya ke Mas Kishino dulu
01:01Mas Kishino dari serangan ini, pesan atau sinyal apa kira-kira yang ingin disampaikan Iran kepada Kuwait dan sekutu Amerika
01:07Serikat di Timur Tengah?
01:10Oke, jawaban saya kalau ditanyain gitu ya, pesan apa yang ingin disampaikan Iran?
01:16Saya mungkin jawabannya akan berkaca dari serangan balasan Iran di awal periode perang ini gitu ya
01:22Mereka mengklaim bahwa awalnya serangan-serangan itu sebagai bentuk balasan serangan kepada aset-aset Amerika Serikat di kawasan
01:31Karena ya kalau kita bicara kondisinya, Iran tidak bisa menyerang Amerika Serikat di mainlandnya
01:39Maka kemudian mana yang bisa mereka serang ya, maka aset-aset di kawasannya
01:43Yang itu berarti ada di kawasan, sorry ada di negara-negara sekitarnya
01:47Yang kemudian terdampak
01:49Di sisi lain, saya juga melihat bahwa Iran ini ingin menunjukkan bahwa mereka masih bisa melawan
01:58Karena kan proses negosiasi masih jalan gitu ya
02:01Dan saya percayanya gini, ketika dalam proses negosiasi Anda menunjukkan desperation
02:07Anda menunjukkan keputusasaan atau kelemahan
02:09Kemungkinan Anda untuk kemudian didikte dalam proses negosiasi itu jadi lebih tinggi
02:16Nah, Iran ingin menunjukkan bahwa kita masih bisa balas kok kita belum sedespreit itu
02:21Sehingga kita tidak ingin mencegah untuk mereka didikte dalam proses negosiasi ini
02:27Paling tidak itu di muka publiknya
02:30Lalu yang kemungkinan terakhir pesannya adalah
02:34Basically menawari atau memberikan ancaman kepada negara-negara di kawasan
02:40Bahwa ya janganlah lagi menjadi perpanjangan tangan dari Amerika Serikat
02:45Karena ya mau tidak mau aset mereka yang aset AS di kawasan ya itu yang digunakan oleh AS untuk menyerang
02:51ke Iran
02:52Saya rasa jawabannya begitu
02:54Oke, baik
02:56Tapi begini, saya ke Pak Mas Bizarro
02:58Dibandingkan dengan awal-awal serangan
03:00Mas Bizarro, Anda melihat bagaimana pertahanan negara-negara teluk sekarang?
03:05Apakah memang jadi lebih perapuh sekarang ini?
03:08Iya, sebenarnya Mas Radi ya ini serangan yang dilakukan oleh Iran
03:11Sebenarnya ini juga gak lepas dari grand design situasi di wilayah Lebanon pada hari ini ya
03:16Dimana ini yang terbaru bahkan Netanyahu
03:18Mengancam, meminta izin kepada Donald Trump untuk mengebum Beirut ya
03:22Sebagai alasan untuk menumpas Hezbollah
03:25Jadi serangan yang dilakukan Iran kepada wilayah Kuwait sebagai basis pangkalan Amerika Serikat
03:30Saya kira itu juga termasuk dari grand besar tersebut
03:32Karena antara Iran memelihat antara Amerika Serikat dan Israel itu satu koin yang sama
03:37Itu tidak bisa terpisahkan
03:38Dan ini kan pelanggaran kita senjata seperti itu
03:40Makanya kemudian mereka melakukan serangan kepada Kuwait
03:42Dan memang situasi negara-negara Timur Tengah hari ini memang rapuh ya
03:45Makanya kan satu persatu udah mulai gak mau dijadikan tempatnya sebagai basis serangan
03:49Saudi, Prinsultan, seperti itu
03:50Kemudian Qatar itu juga sama
03:52Hingga kemudian akhirnya serangan itu mengarah ke Kuwait
03:54Karena Iran menilai bahwa Kuwait basisnya air salam itu masih menjadi basis serangan dilakukan Amerika Serikat kepada Iran
04:00Oke, saya kembali ke proses negosiasi yang tadi disinggung juga
04:05Sempat disinggung oleh Mas Kisino
04:06Ini dampak terhadap negosiasi AS-Iran
04:09Bagaimana kira-kira serangan ini mempengaruhi proses negosiasi saat ini
04:13Antara Amerika Serikat dan juga Iran
04:15Termasuk pembahasan perpanjangan ceasefire 60 hari ya
04:17Pembukaan straight of foremost dan juga isu-isu soal nuklir, soal uranium dan sebagainya
04:23Apakah ini akan memperlambat atau malah mempercepat kesepakatan Mas Kisino?
04:28Oke, terkait apakah mempercepat atau memperlambat
04:31Ini hanya Tuhan yang tahu
04:33Atau at least di balik layar gitu ya
04:36Karena saya pikir pihak Iran maupun Amerika Serikat
04:40Atau bahkan juga dalam hal ini Israel
04:42Mereka tidak menunjukkan kelemahannya di publik mereka masing-masing
04:46Atau bahkan paling tidak keumum gitu ya
04:49Karena mereka butuh menjaga image
04:51Sehingga mungkin itu akan hanya terekspos di background games
04:56Maka kemudian apa yang terjadi ke depannya
04:59Entah diperlambat atau dipercepat gitu ya
05:01Tapi yang jelas proses perundingan ini jadi freja
05:05Secara umum kondisinya akan tetap rapuh
05:08Karena apa?
05:09Karena kemungkinan untuk kemudian ada eskalasi lagi
05:13Itu selalu mungkin terjadi
05:14Karena kita, oke
05:15Tadi juga menyambung omongannya Mas Pizarro gitu ya
05:18Bahwa dalam hal ini kita tidak hanya bicara tentang Amerika Serikat dan Iran
05:23Tapi kadang juga harus menyinggung Israel
05:25Karena ya harus diungkapkan lagi
05:29Bahwa ada kekuatan lobby dari Israel
05:32Untuk kemudian mempengaruhi keputusan yang diambil di Gedung Putih
05:35Yang mana entah itu untuk berperang atau tidak berperang
05:39Dan dalam hal ini saya melihat ini masih freja
05:42Walaupun juga ada kabar gembira gitu ya
05:44Bahwa menurut Al Jazeera
05:48Menlu Arachi dari Iran itu menyatakan bahwa
05:51Proses negosiasi masih jalan kok
05:53Walaupun ada hostilities
05:55Walaupun kondisinya tidak ideal
05:56Walaupun di sisi lain juga ada
05:58Klaim yang agak negatif dari Fox News
06:01Mereka mengklaim satu media
06:03Namanya Iran International
06:05Ini saya juga masih ragu bisa dipercaya atau tidak
06:07Karena ini juga Fox News gitu ya
06:11Presiden Iran masuk pesisikian itu
06:13Katanya mengajukan surat pengunduran diri
06:17Nah ini masih harus ditunggu
06:20Apakah benar terjadi atau enggak
06:21Karena kalau memang benar dia mengundurkan diri
06:24Artinya ada goncangan di politik domestik Iran
06:28Dan kalau itu disetujui oleh Mustafa Khameni
06:31Nah nanti kita juga harus melihat
06:33Kedepannya yang menggantikan beliau itu
06:35Orang yang lebih keras atau orang yang lebih lunak
06:38Karena nanti pasti akan mempengaruhi proses perundingannya
06:41Oke
06:41Ya
06:42Tadi kan oleh Mas Pizarro diakui ya
06:45Bahwa
06:45Apa ya
06:46Sistem pertahanan
06:48Ataupun pertahanan negara-negara teluk
06:50Ini vulnerable
06:51Rentan gitu
06:52Nah bagaimana
06:54Yang ini saya tanyakan sekarang
06:55Bagaimana ini mengaruhi persepsi kekuatan Iran
06:57Di mata aktor-aktor regional
06:59Seperti yang Anda sebutkan tadi
07:00Saudi Arabia
07:01Uni Emirat Arab
07:03Atau bahkan Israel sendiri
07:05Yang masuk juga di
07:06Masuk kategori negara Timur Tengah
07:08Apakah ini memperkuat
07:09Atau justru melemahkan posisi Iran
07:11Iya
07:12Kalau kita lihat
07:13Iran tampaknya
07:13Dia sudah tidak lagi punya banyak pilihan
07:16Selain melakukan perang
07:17Karena
07:17Jangan lupa Mas Radi
07:18Tekanan hokis ya
07:19Kelompok-kelompok garis keras di Iran
07:21Itu bahkan
07:22Sebenarnya itu menolak negosiasi
07:23Karena mereka punya trauma
07:24Berkali-kali negosiasi
07:26Berkali-kali diplomasi
07:27Itu kemudian teruntuh
07:28Dan bahkan dikenati sepihak oleh
07:29Oleh Amerika Serikat
07:31Saya kira kemudian
07:31Itu yang membuat
07:32Membuat Iran kemudian
07:33Meningkatkan kapasitas militernya
07:35Untuk bertarung secara panjang
07:37Dan problematikanya ialah
07:38Ketika negosiasi ini berlangsung
07:40Antara Iran dengan Amerika Serikat
07:41Ingat Mas Radi
07:42Itu tidak hanya bicara tentang Trump
07:43Kalau Trump seringkali
07:44Mengulang repetisi
07:45Mengatakan
07:46Saya membutuhkan kemenangan
07:47Untuk dijual di publik Amerika Serikat
07:49Itu publik Amerika Serikat
07:50Itu bisa tiga layar itu Mas Radi
07:51Pertama
07:52Partai Konservatif Republik
07:53Yang selama ini
07:54Sangat keras kepada Iran
07:55Dan tidak mau ada diplomasi
07:56Yang membutuhkan Iran
07:57Kedua
07:58Donor-donornya Donald Trump
08:00Seperti IPEC
08:01Kelompok-kelompok lobby pro-jonis
08:02Yang selama ini
08:03Sudah berinvestasi
08:03Bagi kemenangan Donald Trump
08:04Sudah berinvestasi
08:05Bagi kemenangan Republik
08:06Dan dia butuh konsesi
08:07Dimana kemudian
08:08Iran itu benar-benar dilumbuhkan
08:09Dan ketika sekutunya
08:10Amerika Serikat itu
08:11Netanyahu
08:11Ini juga menjadi hal yang bermasalah
08:13Karena serangan yang dilakukan
08:15Sekarang netanyahu kepada Libanon
08:16Itu jelas-jelas
08:17Upaya mensabotase
08:18Agar tidak terjadi
08:19Kesepakatan Amerika Serikat dengan Iran
08:21Ingat
08:21Bagi Iran
08:22Kesepakatan antara
08:23Iran dengan Amerika Serikat
08:24Itu include Libanon
08:25Itu include
08:25Ketika kemudian
08:27Serangan yang dilakukan
08:28Antara Israel kepada Isbuloh
08:29Dia lakukan bombardir
08:30Maka kemudian
08:31Itulah yang dilakukan Iran
08:32Untuk melakukan serangan balasan
08:33Kepada Amerika Serikat
08:34Oke
08:35Kembali ke
08:36Serangan yang menargetkan
08:37Pangkalan militer AS di Kuwait
08:39Mas Kisino
08:40Iran kan mengklaim
08:41Serangannya menargetkan
08:42Pangkalan militer AS di Kuwait
08:43Tapi alih-alih ini
08:45Serangan yang
08:47Memberikan dampak
08:48Yang vulnerable
08:49Terhadap negara-negara
08:50Tiba-tiba
08:50Termasuk juga Kuwait
08:51Kuwait ini menyebut
08:53Iran melanggar kedaulatan
08:55Katanya begitu
08:55Akankah ini pihak yang terlibat
08:57Dalam perang ini
08:57Justru akan semakin meluas
08:59Tidak hanya AS dan Israel saja
09:00Tapi meluas ke negara-negara lain
09:02Di Timur Tengah
09:03Oke
09:04Apakah ini akan meluas
09:06Ke negara-negara lain
09:08Jawaban saya
09:09Sementara
09:10Itu
09:11Masih kecil
09:13Karena
09:13Saya
09:15Berasumsi
09:15Bahwa negara-negara
09:16Di kiri kanan
09:18Dari Iran
09:18Ini cukup rasional
09:20Mereka
09:20Punya perhitungan
09:21Bahwa
09:22Kalau mereka ikut perang
09:24Kali ini
09:25Melawan Iran
09:26Bersama Israel
09:27Bersama Amerika Serikat
09:28Nanti cost and benefitnya
09:30Kayak apa
09:30Biaya dan keuntungannya
09:32Kayak apa
09:32Saya merihat bahwa
09:34Sekarang kondisinya
09:35Ini masih sangat costly
09:36Tapi tanpa benefit
09:38Yang jelas
09:39Perang ini
09:40Tidak tahu sampai kapan
09:41Akan selesainya
09:42Ini bisa jadi kayak
09:43Irak 2.0
09:44Dan
09:45Kalau kita
09:46Apa
09:46Join di sana
09:48Itu kemudian
09:49Kapan kelarnya
09:50Dan kemudian
09:51Devastation
09:52Kerusakan apa
09:52Yang akan terjadi
09:53Dan kalaupun menang
09:55Itu kemudian
09:55Benefitnya apa
09:56Itu yang masih tidak jelas
09:57Akibatnya ya
09:58Saya berpikir bahwa
10:01Mereka tidak
10:02Akan
10:03Ikut berperang
10:05At least secara terbuka
10:07Tanpa ada
10:08Justifikasi
10:09Tanpa ada
10:10Pembenaran yang
10:11Tidak bisa disangkal lagi
10:12Dan sementara
10:14Apa ya
10:15Walaupun ada serangan-serangan
10:16Dari Iran
10:17Saya rasa ini masih
10:18Sekedar simbolis
10:19Walaupun
10:21Kemarin
10:21Tengah bulan lalu
10:23Reuters
10:24Itu
10:24Bilang bahwa
10:26Saudi Arabia
10:27Dan Uni Emirat
10:28Arab
10:28Itu
10:29Melakukan serangan
10:30Kepada Iran
10:31Walaupun itu secara
10:31Rahasia
10:32Tidak banyak media
10:33Yang mengungkapkan
10:34Tidak banyak pembahasannya
10:35Di publik
10:35Tapi
10:36Itu juga dibilang
10:37Sebagai simbolis
10:38Karena setelah itu
10:38Mereka juga melakukan
10:40Deeskalasi
10:40Mereka hanya menunjukkan
10:42Bahwa
10:42Kita bisa nyerang balik
10:43Tapi tidak
10:44Kemudian
10:45Cukup besar
10:46Sehingga Iran
10:47Harus membalas lebih besar
10:48Nanti
10:48Oke
10:48Kalau gitu saya
10:50Balik POV nya
10:52Melihat atau mengingat
10:53Tadi
10:54Negara-negara di teluk
10:56Seperti yang Mas
10:56Pizarro jelaskan
10:57Agak sudah vulnerable juga
10:59Saya ingin juga
11:00Minta pendapat Anda
11:02Reaksi negara-negara teluk
11:03Seperti Guaid
11:04Saudi Arabia
11:04UAE
11:05Qatar
11:05Terhadap serangan Iran
11:06Kepangkalan yang berada
11:07Di wilayah mereka
11:07Apakah ini akan mendorong
11:09Mereka semakin mendekat
11:11Ke Amerika Serikat
11:12Atau justru sebaliknya
11:13Mendorong
11:14Agar ada diplomasi baru
11:16Ya
11:17Begini Mas Trandi
11:18Kalau kita bicara negara teluk
11:19Saya kira ada
11:19Dua diferensiasi
11:21Atau dua tipe
11:21Negara-negara teluk pada hari ini
11:22Pertama
11:23Mereka yang masih memiliki
11:24Hubungan kuat dengan Amerika Serikat
11:25Which is itu seperti
11:26Uni Emirat Arab
11:28Yang memang itu
11:28Sering sekali disebut-sebut
11:30Sebagai
11:30Satelitnya
11:31Amerika Serikat Israel
11:32Di negara teluk
11:33Kemudian juga
11:33Bahrain
11:34Seperti itu juga
11:35Itu juga koalisinya Amerika Serikat
11:36Tapi ada dua
11:37Ada satu variable lagi nih
11:39Itu negara teluk
11:39Yang mungkin sudah berpikir ulang
11:41Atau tadi yang disebut Mas Kisino itu
11:42Mulai berpikir rasional
11:43Itu ada Qatar
11:44Ada Saudi
11:45Yang kemudian mereka ini
11:46Coba mencoba mencari
11:47Aliansi-aliansi baru
11:48Di luar teluk
11:49Ke Pakistan
11:50Ke Turki
11:52Ke Mesir
11:52Seperti itu
11:52Saya kira
11:53Saudi dan Qatar itu belajar
11:55Ketika perang pertama
11:56Dimana terjadi eskalasi besar
11:57Mereka terkena dampak yang begitu besar
11:59Mas Radi
11:59Tapi tidak ada konsensi
12:01Yang diberikan Amerika Serikat kepada mereka
12:02Pakalan Amerika
12:03Kan kalau gini loh
12:04Kalau di Pakalan Amerika Serikat
12:05Di Saudi itu
12:06Itu jangan dibilang itu terpisah
12:08Sama apa
12:09Sama pangkalan udaranya
12:11Saudi
12:11Itu sama-sama di Prince Sultan
12:12Seperti itu
12:13Itu wilayahnya di Prince Sultan
12:14Itu jadi wilayahnya Saudi juga
12:15Jadi ibaratnya
12:17Itu Iran nyerang
12:17Nyerang Soekarno-Hatta
12:18Katanya itu
12:19Misalkan ada pangkalan militer Amerika
12:20Situ
12:21Tapi yang kena dampak itu kita juga
12:22Indonesia
12:23Nah seperti itu loh
12:23Nah itu konsensi kayak gitu
12:24Jadi
12:24Itu yang membuat kemudian
12:26Saudi, Qatar itu
12:27Tidak lagi sekadang kan
12:27Seperti tidak mencoba menghambat
12:29Atau tidak memberikan akses
12:31Bagi Amerika Serikat
12:31Dimana pangkalan udaranya
12:32Itu dipakai untuk nyerang Iran
12:33Which is kan sekarang Mas Radi
12:35Di tangannya Iran itu
12:36Fokusnya berada dua doang tuh
12:37Ke Kuwait
12:38Ke Uni Emirat Arab
12:38Tetapi bersama Qatar
12:39Qatar udah ada komunikasi dengan Iran
12:41Dan Iran juga sudah mengunjungi Qatar
12:43Seperti itu
12:43Nah jadi kalau saya tuh begini
12:44Ini divided memang
12:45Negara-negara teluk ini
12:46Ada Uni Emirat Arab
12:48Yang masih istiqomah
12:49Dia mendekat kepada
12:51Kepada Amerika Serikat
12:52Tapi ada yang mulai udah berselikuh
12:53Ya kepada Cina
12:54Kepada Turki
12:55Itu
12:56Saudi dan juga Qatar
12:58Nah saya kira
12:58Itu kondisi yang terjadi sekarang
13:00Negara-negara teluk
13:00Yang kemudian juga
13:01Makanya kan dukungan Amerika Serikat
13:02Lagi gak begitu kuat juga tuh
13:03Negara-negara teluk
13:04Untuk melakukan serangan kepada Iran
13:05Karena
13:05Sebagian besar negara teluk itu
13:07Udah merasakan
13:07Hanya dijadikan tempat
13:08Korban serangan
13:09Yang dilakukan oleh Iran
13:10Kepada pangkalan mereka
13:12Ya meskipun demikian juga kan
13:13Iran punya pembenaran
13:14Ataupun alibi lah ya
13:15Mengapa
13:16Iran menyerang pangkalan Amerika Serikat
13:18Di Kuwait
13:19Karena
13:20Beberapa hari sebelumnya
13:21Atau baru kemarin saja ya
13:22Baru kemarin
13:23Di
13:24Apa namanya
13:25Iran Selatan
13:26Amerika Serikat juga melancarkan serangan
13:28Tapi di sisi lain
13:30Kuwait mengatakan bahwa
13:31Kami juga punya kedaulatan
13:32Meskipun ada pangkalan militer Amerika Serikat
13:34Di situ gitu
13:34Saya ingin tanyakan juga
13:36Ke Mas
13:37Kisino
13:38Kalau dari sisi hukum internasional
13:39Tapi sekarang perspektifnya
13:41Apakah ini melanggar hukum internasional
13:43Kasarnya begitu
13:44Karena
13:44Iran ini menyatakan
13:45Langkah ini untuk
13:46Memengaruhi pengaruh
13:47Amerika Serikat di wilayah teluk
13:48Apakah ini melanggar hukum internasional
13:50Mas Kisino
13:50Sebab Iran menyatakan
13:51Langkah ini untuk
13:52Memengaruhi pengaruh
13:53Amerika Serikat di wilayah teluk
13:54Dan seberapa kuat juga
13:55Argumentasi Iran ini
14:00Oke
14:01Oke saya harus berikan disclaimer
14:02Atau
14:03Sangkalan bahwa
14:04Saya memang pengamat HI
14:05Spesialisasi Timur Tengah
14:06Khususnya Israel Palestina
14:08Tapi
14:08Saya tidak punya keahlian khusus
14:10Terkait hukum
14:11Hukumnya ya
14:11Oke
14:12Jadi walaupun
14:14Jawaban saya
14:15Kemudian untuk pertanyaan itu
14:16Ini jelas melanggar
14:18Hukum internasional
14:19Dalam hukum internasional
14:20Dan norma internasional
14:22Serangan antar negara itu
14:23Tidak diperbolehkan
14:24Niatnya
14:26Kenapa ada hukum
14:27Kenapa ada organisasi internasional
14:28Adalah
14:29Kalaupun ada konflik
14:30Kalaupun ada perselesihan
14:31Diselesaikan dengan proses negosiasi
14:33Nah cuma kan
14:34Dalam hubungan internasional
14:36Dan politik internasional
14:37Kita kenal bahwa
14:37Perang adalah perpanjangan
14:39Dari proses diplomasi
14:41Jadi
14:42Ya to an extent
14:43Itu realita yang terjadi
14:45Bahwa ada perang
14:46Ada serangan
14:47Walaupun hukum
14:48Berkata tidak
14:49Karena
14:49Kalau bedanya dalam konteks
14:51Hukum internasional gitu ya
14:53Dengan hukum nasional
14:54Atau domestik
14:55Di sebuah negara
14:55Kalau ada pelanggaran
14:56Di hukum domestik
14:57Orang cuma tinggal
14:59Bisa telpon ke aparatur
15:00Seperti polisi
15:02Lalu kemudian
15:03Ada proses hukum
15:03Selesai gitu ya
15:04Tapi kalau dalam
15:05Hukum internasional
15:06Politik internasional
15:07Tidak ada yang kemudian
15:09Kita bisa telpon
15:10Wah halo
15:10Ada pelanggaran
15:11Lalu kemudian
15:12Ada negara
15:13Ada organisasi internasional
15:14Yang kemudian
15:15Menghukum
15:17Pelanggar ini
15:17Kan tidak ada
15:18Jadi
15:19Tidak semudah itu
15:21Konteksnya
15:22Lalu kemudian
15:22Kalau seberapa kuat
15:23Argumen Iran
15:24Ya saya rasa
15:26Ya saya rasa
15:26Ini kemudian jawabannya adalah
15:28Seberapa besar kita percaya
15:30Dengan narasi-narasi
15:31Yang diberikan oleh Iran
15:32Kalau kita percaya
15:33Dengan narasi mereka
15:34Sehingga ya
15:36Serangan mereka itu
15:37Justified
15:38Bisa dibenarkan
15:39Walaupun melanggar
15:40Hukum internasional ya
15:41Maka kita bisa
15:42Kita bisa bilang
15:43Itu kuat
15:44Cuma secara pribadi
15:45Saya melihat bahwa
15:47Ya dalam rangka politik ini
15:49Hukum kadang
15:51Harus dilanggar
15:52Dan ya
15:53Itu realita
15:54Yang mereka percaya
15:55Konteks politik
15:56Dan konteks hukum
15:57Yang sama-sama
15:58Tidak bertolak belakang
16:01Tapi tetap bersinggungan
16:02Begitu ya
16:03Yang tampak
16:04Pada konteks serangan Iran
16:06Di Kuwait ini
16:07Tapi bicara soal serangan
16:09Mas Bizarro
16:10Ada satu cerita
16:12Yang menarik
16:13Yang tersisa
16:14Iran menempelkan
16:15Foto Donald Trump
16:16Di rudalnya
16:16Dan menuliskan
16:17Sampai prajurit
16:18Amerika Serikat
16:19Terakhir meninggalkan kawasan
16:21Nah apakah ini
16:22Sinyal Iran
16:22Akan lebih agresif
16:23Pada serangan-serangan
16:24Kedepannya
16:24Atau bagaimana
16:26Iya
16:26Pertama
16:27Jangan lupa Mas Radi
16:28Bahwa polugri Iran
16:29Setelah akhirnya
16:30Revolusi 1979
16:31Emang itu bahkan
16:32Menyebut Amerika itu
16:33Setan besar
16:33Seperti itu
16:34Jadi ya memang
16:35Trump itu dianggap
16:36Keturunan setan mungkin
16:37Sama Iran ya
16:38Hingga kemudian
16:39Memang perlu narasi-narasi simbolis
16:40Karena masyarakat Iran itu
16:42Sebagian itu ideologis
16:43Mas Radi ya
16:44Maka dengan menempel
16:45Kata-kata seperti itu
16:46Jadi semangat
16:48Bagi warga Iran
16:48Untuk mempersiapkan
16:49Terjadi eskalasi besar
16:51Kan bahkan beberapa
16:52Di media televisinya Iran
16:53Itu sampai simulasi
16:54Kokak senjata aja
16:55Dilakukan
16:55Kita gak pernah
16:56Lihat itu di negar-negar lain
16:57Tapi itu di Iran
16:58Itu terjadi
16:59Dan memang
16:59Kalau kita lihat
17:00Salah satu
17:01Tuntutan negosiasi
17:02Di Iran itu
17:02Kan memang
17:03Tidak ada lagi
17:04Boleh Amerika Serikat
17:05Memiliki kekuatan
17:06Di Timur Tengah
17:07Atau melakukan serangan
17:08Kepada Iran
17:09Jadi menurut saya
17:09Itu persan
17:10Penegasan
17:11Ketika di dalam
17:12Diplomasi
17:12Itu garis merah
17:13Bahwa Amerika Serikat
17:15Tidak boleh lagi
17:15Menganggap Iran
17:16Sepele
17:16Tidak boleh lagi
17:17Secara sepongah
17:18Melakukan serangan
17:19Kepada Iran
17:19Dan lain sebagainya
17:20Dan mereka
17:20Siap melakukan
17:21Pertempuran secara panjang
17:22Saya kira
17:23Dari narasi-narasi
17:24Dan ini kan bukan
17:24Hal yang baru
17:25Mas Radi
17:25Kalau kita lihat
17:26Balugrinya Iran
17:26Yang melakukan peperangan
17:28Misalkan dengan Israel
17:29Dengan Amerika Serikat
17:29Ini udah sekian kali
17:31Yang mereka tempelkan
17:31Seperti itu
17:32Itu membuktikan memang
17:33Tampaknya jalan diplomasi
17:34Negosiasi
17:35Itu memang sangat sulit
17:36Sekarang terwujud
17:37Walaupun kemarin
17:38Sudah mendekati kesepakatan
17:39Tapi tiba-tiba dirubah
17:40Dan itu lagi
17:40Kemudian yang membuat
17:41Itu kenapa
17:42Kemudian
17:42Tidak begitu sangat percaya
17:44Dengan Amerika Serikat
17:44Mereka mengalami
17:45Trust defisi yang sangat kuat
17:46Ketika mau masuk
17:48Kepada negosiasi
17:48Belum tentu negosiasinya berjalan
17:50Kalaupun terjadi
17:51Kesepakatan diplomasi
17:52Belum tentu disepakati juga
17:53Oleh Amerika Serikat
17:54Karena kan terbuktikan
17:54Ada kesepakatan
17:55Tiba-tiba dilanggar
17:56Ada kesepakatan
17:57Ya nanti
17:57Saya kira itulah
17:58Pesan-pesan yang ingin
17:59Disampaikan Iran
18:00Kepada Washington
18:01Terkait serangan
18:02Yang dilakukan kepada
18:02Pangkalan Amerika Serikat
18:03Dikwai
18:04Oke
18:06Analisis yang menarik
18:07Dari Anda Mas Fisaro
18:08Tapi
18:08Kembali ke Mas Kisino
18:10Sebenarnya
18:11Seberapa besar
18:12Pengaruh serangan ini
18:13Terhadap
18:14Isu kunci negosiasi
18:15Karena tadi sempat
18:16Menyinggung soal negosiasi juga
18:17Saya tanyakan hal ini
18:18Seperti misalnya
18:19Program nuklir Iran
18:21Pencabutan
18:21Sanksi
18:22Dan pelepasan aset Iran
18:24Yang dibekukan
18:25Seberapa besar pengaruhnya
18:28Saya rasa
18:29Kalau sekarang
18:30Kita melihat
18:30Seberapa besar pengaruhnya
18:32Ini masih belum
18:33Cukup matang
18:34Untuk melihat pengaruhnya
18:36Saya harus
18:38Ulangi bahwa
18:38Sekian kali di wawancara
18:40Saya selalu bilang bahwa
18:41Eskalasi itu
18:42Bagian dari negosiasi
18:43Kadang harus menunjukkan
18:44Bahwa kita
18:45Belum desperate
18:46Jadi
18:48Ini masih jadi
18:49Proses negosiasi
18:50Ini masih alat
18:51Sementara memang laporannya
18:52Bahwa
18:52Dua pihak ini
18:54Masih
18:54Belum bisa
18:55Mendapatkan kata setuju
18:57Titik tengah
18:58Untuk beberapa isu besar
18:59Seperti
19:00Sanksi
19:00Seperti aset yang dibekukan
19:02Lalu termasuk
19:03Nuklir dan
19:05Enrich uraniumnya
19:06Iran ini
19:07Jadi sementara
19:08Saya harus bilang bahwa
19:09Ini masih
19:10Harus ditunggu matangnya
19:12Karena kita bicara dengan
19:14Dua rezim yang penuh
19:15Dengan narasi-narasi
19:17Yang kadang itu
19:17Susah dipercaya
19:18Penuh dengan klaim-klaim
19:20Yang cukup
19:21Extraordinary
19:21Sampai nanti pada akhirnya
19:23Kedua klaim ini
19:24Kemudian sama
19:25Jadi kayak
19:26Amerika bilang bahwa
19:27Ini gini
19:27Iran bilang
19:28Hal yang sama
19:29Maka itu berarti
19:30Titik temu sudah terjadi
19:31Tapi sayangnya
19:32Kita kan belum
19:32Di point ini
19:33Betul
19:33Selalu bertolak belakang
19:35Begitu ya
19:35Klaim-klaim yang dilancarkan
19:37Oleh Amerika Serikat
19:38Dan juga Iran
19:39Oke
19:41Mas Bezzaro
19:42Saling serang
19:43Antara AS dan Iran
19:44Dan juga Israel ini
19:45Ini kan
19:46Sudah berlangsung
19:48Kurang lebih
19:48Empat bulan
19:49Sudah
19:50Kurang lebih
19:50Empat bulan
19:51Nah
19:52Menurut Anda
19:52Bagaimana perang ini
19:53Akan mengubah
19:54Arsitektur pertahanan
19:55Negara-negara Teluk
19:56Kedepannya
19:56Meskipun tadi sudah dijelaskan
19:57Sebenarnya sudah mulai
19:58Vulnerable
19:59Arsitektur pertahanan
20:00Di negara-negara Teluk ini
20:02Iya
20:02Ini yang kalau kita lihat ya
20:04Sebenarnya
20:04Tidak hanya dalam konteks
20:05Terjadi perang
20:06Amerika Serikat dan Iran
20:07Ketika terjadi
20:08Genosida Gaza
20:09Mas Radi
20:09Itu negara-negara Teluk
20:10Sudah mulai berpikir
20:11Mereka tampaknya
20:12Per-pertama
20:13Perlu membuat
20:14Arsitektur pertahanan mereka
20:15Kedua tampaknya
20:16Tidak begitu bisa
20:16Bergantung lagi
20:17Kepada Amerika Serikat
20:18Oke
20:19Kasus serangan Israel
20:20Ke Qatar misalkan
20:21Mas Radi
20:21Itu kan benar-benar
20:22Itu menjadi presiden
20:23Bagi negara-negara Teluk
20:24Bahwa ternyata
20:25Israel bisa loh
20:26Nyerang negara-negara Teluk
20:27Dia nyerang Doha
20:28Yang pertama
20:28Jangan lupa
20:29Doha ini masih sekutu
20:30Amerika Serikat
20:31Dan itu tempat negesiatur
20:32Antara Israel dan Hamas
20:33Itu pun diserang
20:34Apalagi misalkan
20:35Negara-negara yang punya
20:36Kapasitas geopolitiknya
20:37Tidak sebesar Doha nih
20:37Misalkan Bahrain
20:39Misalkan kemudian Oman
20:40Kan Oman ini makanya juga
20:42Kondisinya sangat kritis gitu
20:43Oman itu kan
20:44Dan itu kan terjepit oleh
20:45Dua raksasa gitu ya
20:46Ada Amerika Serikat dan Iran
20:47Makanya Oman itu
20:48Kenapa dia gak mau
20:49Normalisasi sama Israel
20:50Sama sekarang
20:50Kan itu sangat
20:51Sangat beresiko
20:52Bagi mereka gitu
20:52Dan ini kemudian
20:53Akhirnya beberapa
20:54Negara-negara Teluk ya
20:55Bahkan tadi saya katakan
20:56Pas serangan Israel
20:57Kepada Palestina
20:58Itu makanya sudah
20:59Mulai berpikir
21:00Pertama memperkuat
21:01Asusanya
21:01Kemudian mencari
21:02Negara-negara lain
21:03Yang kira-kira
21:03Itu bisa saling bekerja sama
21:05Arab Saudi misalkan
21:06Bikin fakta pertahanan
21:07Sama Pakistan tuh
21:07Kenapa Pakistan
21:08Dia punya nuklir
21:09Gitu ya
21:10Walaupun Pakistan
21:10Mungkin secara
21:11Ekonomi itu
21:12Tidak sekuat Saudi
21:12Tetapi dia punya nuklir
21:13Kemudian sekarang
21:14Misalkan
21:15Turki udah mulai
21:16Mengundang
21:16Negara-negara Teluk
21:17Untuk join
21:18Kepada pertemuan NATO
21:18Bukan masuk
21:19NATO-nya Mas Radi
21:20Tapi masuk
21:21Kepada pertemuan-pertemuan NATO
21:22Karena kan
21:23Turki kita
21:24The biggest
21:24Second troop
21:25Di wilayah
21:26Di sana gitu
21:27Dan ini saya kira
21:28Ini yang membuka
21:29Cakrawala negara-negara Teluk
21:30Bahwa bukan tidak mungkin
21:31Setelah selesai Iran nih
21:32Bukan tidak mungkin itu Mas Radi
21:33Itu bisa nyerang
21:34Negara-negara mereka
21:35Misalkan
21:36Israel sudah bilang
21:36Turki bisa menjadi Iran yang baru
21:39Untuk menjadikan
21:40Desejadikan sasaran serangan
21:41Oleh Israel
21:42Makanya
21:42Israel itu
21:43Bahkan ketika terjadi
21:44Genosida Gaza
21:45Dia udah memperkuat
21:46Anggaran pertahanannya
21:47Untuk kemudian
21:47Kalau kemungkinan
21:49Ada pecah potensi perang nih
21:50Antara Israel
21:51Dengan Turki
21:52Itu di wilayah Suriah
21:53Seperti itu
21:54Itu juga misalkan
21:55Qatar itu udah
21:57Diusulkan
21:58Misalkan
21:58Sama parlamennya
21:59Israel
22:00Sama oposisi Israel
22:01Itu untuk dijadikan
22:01Musuh barunya
22:02Israel
22:03Bayangkan
22:03Padahal Qatar ini
22:04Itu hanya negara kecil
22:06Dia selama ini tidak banyak terlibat perang
22:07Kalaupun membantu Gaza
22:08Itu kebanyakan bantuan kemanusiaan
22:09Itu pun dijadikan sasaran
22:11Sekira
22:11Fakta-fakta ini
22:12Agresi liarnya
22:14Israel
22:14Dan perang di Timur Tengah
22:15Itu membuat
22:16Negara-negara Teluk
22:16Sekarang mulai berpikir ulang
22:17Untuk meningkatkan
22:18Autsistannya
22:19Dan kemudian
22:19Tidak lagi kemudian
22:20Berharap
22:21Bersama Amerika Serikat
22:22Untuk dijadikan
22:23Sebagai sandaran
22:24Kamanannya
22:24Kan sekarang misalkan
22:25Mesir
22:26Mesir udah beli
22:27Pesawat Jengdu itu
22:28Dari
22:28Dari Cina
22:29Negara-negara Timur Tengah
22:31Juga sama
22:31Udah mulai melipir
22:32Kepada Cina
22:32Saya kira
22:33Ini yang terjadi
22:33Kondisi
22:34Kondisi pertahanan
22:35Dan psikologis
22:36Nuansa kebatinan
22:37Negara-negara Teluk sekarang
22:38Oke
22:39Meskipun it depends
22:39Siapa yang memimpin Amerika Serikat
22:41Karena pemimpinnya Amerika Serikat
22:42Sekarang Donald Trump
22:43Mungkin juga negara-negara Teluk
22:45Juga sudah mulai
22:45Agak malas juga
22:47Bersandar ke
22:47Amerika Serikat
22:48Begitu ya
22:49Beda cerita
22:50Nanti kalau memang setelah
22:51Ada pemimpin yang baru
22:52Mungkin
22:52Akan kembali
22:53Bisa menjalani kerjasama
22:55Dengan Amerika Serikat
22:56Negara-negara Teluk
22:56Baik
22:56Perspektif yang menarik
22:58Dari kedua narasumber saya
22:59Terima kasih
23:00Mas Kisino Bawono
23:02Pengamat Hubungan
23:03Internasional Universitas Parahiangan
23:04Dan
23:05Peneliti Asia Middle East Center
23:07Pizarro Gozali
23:08Selamat malam
23:08Bapak-bapak
23:09Selamat beristirahat
23:10Selamat jumpa
23:11Sampai jumpa kembali
23:12Oke
23:12Terima kasih
Komentar

Dianjurkan