Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Hal itu disampaikan dalam pidato di upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Prabowo mengakui selama bertahun-tahun rakyat Indonesia belum sepenuhnya menikmati hasil kekayaan sumber daya alam yang dimiliki bangsa.

"Terlalu lama rakyat kita hanya menjadi penonton di atas kekayaan bangsanya sendiri," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, mulai dari tembaga, timah, emas, logam tanah jarang, nikel, batu bara, hingga kelapa sawit dan berbagai komoditas pertanian strategis lainnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan bahwa salah satu tugas sejarah pemerintahannya adalah melakukan transformasi ekonomi nasional agar lebih berpihak kepada rakyat dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Baca Juga Momen Presiden Prabowo Salami Megawati hingga Wapres Gibran, Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di https://www.kompas.tv/nasional/672166/momen-presiden-prabowo-salami-megawati-hingga-wapres-gibran-usai-upacara-hari-lahir-pancasila-2026



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672179/tegas-prabowo-rakyat-terlalu-lama-jadi-penonton-kekayaan-bangsa
Transkrip
00:00Di tempat yang bersejarah ini, pada hari ini dalam suatu upacara peringatan
00:07Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
00:14Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila
00:2181 tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan sidang badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan Indonesia
00:33Dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia
00:47Pancasila lahir bukan dari ruang kosong
00:52Pancasila lahir dari sejarah, pengalaman, budaya, dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri
01:02Pancasila adalah sebuah konsensus agung
01:08Suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita
01:16Yang terdiri atas ribuan pulau
01:18Ratusan suku bangsa
01:21Ratusan bahasa
01:23Dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup
01:26Sebagai satu bangsa
01:30Karena itulah
01:31Tema peringatan tahun ini
01:35Pancasila sebagai pemersatu bangsa
01:38Dan fondasi perdamaian dunia
01:41Memiliki makna yang sangat mendalam
01:44Di tengah dunia yang semakin terpecah
01:48Oleh pertikaian
01:51Rivalitas geopolitik
01:54Perang dagang
01:56Dan ketidakpastian ekonomi
01:59Indonesia
02:01Memiliki pegangan yang kokoh
02:04Pegangan itu adalah Pancasila
02:08Saudara-saudara
02:11Pancasila bukan sekedar dokumen sejarah
02:16Pancasila juga
02:18Tidak boleh sekedar
02:20Slogan
02:21Yang kita ucapkan dalam setiap upacara
02:25Pancasila
02:27Adalah pedoman
02:29Untuk mengatur kehidupan berbangsa
02:32Kehidupan
02:34Bermasyarakat
02:36Kehidupan
02:38Bernegara
02:38Termasuk
02:41Bagaimana
02:42Kita membangun
02:44Sistem
02:45Ekonomi nasional kita
02:49Salah satu tantangan besar
02:51Bangsa Indonesia hari ini
02:53Adalah memastikan bahwa
02:55Pembangunan ekonomi kita
02:56Benar-benar berjalan
02:59Sesuai dengan nilai-nilai
03:01Pancasila
03:02Marilah kita
03:05Selalu jujur
03:06Kepada diri kita sendiri
03:09Kita harus mengakui
03:11Kelemahan-kelemahan
03:13Dan kesulitan-kesulitan
03:15Yang kita hadapi
03:18Selama beberapa
03:20Dasar warsa terakhir
03:21Indonesia
03:24Ekonominya memang tumbuh
03:26Tapi
03:27Apakah
03:28Pertumbuhan itu
03:30Sudah merata
03:32Sudah dirasakan
03:34Sudah dirasakan
03:35Oleh seluruh rakyat Indonesia
03:36Secara adil
03:41Marilah kita
03:42Jujur melihat
03:46Kenyataan
03:48Yang kita hadapi sekarang
03:50Kita
03:53Memiliki sumber daya alam
03:55Yang luar biasa
03:57Kita sudah mengerti
03:59Kekayaan kita luar biasa
04:00Kita adalah
04:02Salah satu
04:03Produsen terbesar
04:04Komoditas-komoditas
04:06Penting
04:07Yang dibutuhkan
04:09Dunia modern
04:10Yang dibutuhkan
04:12Oleh teknologi
04:13Tinggi
04:15Tinggi
04:15Kita salah satu
04:17Produsen
04:18Terbesar
04:19Mineral-mineral penting
04:22Tembaga
04:23Timah
04:24Emas
04:25Logam tanah jarang
04:27Kita produsen
04:29Kelapa sawit
04:30Batu bara
04:31Nickel
04:33Komoditas-komoditas
04:34Pertanian
04:35Lainnya yang sangat penting
04:37Dan sekarang
04:39Kita
04:41Sudah
04:42Suasemba
04:43Dapangan
04:45Dimana
04:46Banyak negara
04:47Menghadapi
04:49Kesulitan
04:49Kita sudah
04:51Lebih siap
04:53Namun
04:53Kita harus mengakui
04:55Bahwa terlalu lama
04:57Kekayaan kita
04:58Tidak
05:00Sepenuhnya
05:02Bisa dimanfaatkan
05:04Untuk kemakmuran rakyat
05:06Terlalu lama
05:07Sebagian nilai tambah
05:08Atas sumber daya kita
05:09Dinikmati
05:10Di luar negeri
05:14Terlalu lama
05:15Rakyat kita
05:16Hanya menjadi penonton
05:17Di atas kekayaan
05:18Bangsanya sendiri
05:20Karena itulah
05:21Saya berkeyakinan
05:22Bahwa tugas sejarah kita
05:25Saat ini
05:27Tugas sejarah saya
05:29Sebagai Presiden
05:31Republik Indonesia
05:32Kedelapan
05:34Sebagai mandataris rakyat
05:36Yang disumpah
05:39Di hadapan
05:40Rakyat
05:41Adalah
05:43Untuk melakukan
05:46Transformasi
05:48Bangsa
05:49Terutama
05:50Transformasi
05:51Ekonomi
05:52Nasional kita
05:54Transformasi dari
05:56Ekonomi yang belum
05:57Sepenuhnya
05:58Berlandaskan Pancasila
05:59Menuju
06:01Ekonomi yang
06:02Sungguh-sungguh
06:03Berdasarkan Pancasila
06:05Saudara-saudara
06:07Apa arti
06:08Ekonomi
06:09Berdasarkan Pancasila
06:10Pertama
06:11Ekonomi yang
06:13Religius
06:17Ekonomi yang
06:19Berkemanusiaan
06:21Dan
06:23Ekonomi
06:24Yang memperkuat
06:25Persatuan
06:26Nasional
06:30Kita
06:31Percaya
06:32Bahwa
06:33Kekayaan
06:34Alam
06:34Bukan
06:35Sekedar
06:35Komoditas
06:36Ekonomi
06:38Kekayaan
06:40Alam
06:40Adalah
06:40Amah
06:41Tuhan
06:41Yang
06:41Maha Esa
06:42Yang harus
06:43Dikelola
06:44Secara
06:45Bertanggung jawab
06:47Untuk
06:47Sebesar-besar
06:48Kemakmuran
06:48Rakyat
06:49Dan
06:50Juga
06:50Untuk
06:51Anak
06:52Dan
06:52Cucu
06:53Kita
06:54Untuk
06:55Masa
06:56Depan
06:56Untuk
06:57Generasi-generasi
06:58Yang akan
06:59Datang
07:04Pembangunan
07:05Ekonomi
07:05Tidak
07:07Boleh
07:07Hanya
07:07Menghasilkan
07:08Angka-angka
07:09Statistik
Komentar

Dianjurkan