00:01Antrian pembeli terlihat di salah satu penjual bumbu racik di pasar besar kota Malang.
00:06Di momen idulat khas saat warga banyak mendapatkan pembagian daging kurban,
00:10bumbu racik ini menjadi pilihan.
00:12Haris, penjual bumbu racik mengaku peningkatan penjualan terjadi sejak Sabtu pekan lalu.
00:17Semua jenis bumbu bisa ia racik untuk pembeli.
00:20Namun di momen seperti saat ini, bumbu rawon, kerengsengan, rendang, dan gulai menjadi bumbu paling banyak dibeli.
00:26Jika di hari biasa, Haris mengiring sekitar 20 kg bawang merah,
00:30namun saat ini satu kuintal bawang merah ia siapkan untuk sehari.
00:34Naiknya harga secumlah bumbu dapur juga memicu kenaikan bumbu racik
00:38yang biasanya 5.000 rupiah per porsi menjadi 10.000 rupiah per porsi.
00:42Ya, 100% ada ini.
00:46Kalau hari biasa ya, biasa kan tempat tahu sendiri ya.
00:51Tapi kalau lebaran-lebaran kayak gini lumayan lah.
00:56Ya, itu harga tadi saya naikin.
00:58Yang biasanya 5.000an sekarang menjadi 10.000 rupiah.
01:01Satu porsi.
01:03Jadi kan hasilnya dikurangi lah.
01:06Biasanya penjualan 5.000 sekarang 10.000 rupiah.
01:11Sementara itu salah satu pembeli mengaku membeli bumbu racik untuk memasak daging kurban.
01:16Ia lebih memilih bumbu racik karena lebih praktis.
01:18Terlebih saat ini harga bumbu dapur tengah naik.
01:21Bumbu sendiri saya tahu nggak bisa.
01:24Ribet atau gitu?
01:25Iya, ribet.
01:26Kalau harga gimana, Mbak?
01:28Bumbu racik segini 20 sudah jadi.
01:30Kalau dibandingkan dengan bumbu racik sendiri?
01:33Bumbu racik sendiri sekarang kan bukan naik.
01:36Dan kita butuh bumbu lempar, tiga.
01:38Jadi kan semua pilih.
01:41Ramainya pembeli ini diperkirakan masih akan terjadi hingga pekan ini.
01:44Setelah itu penjualan bumbu racik ini akan berlangsung normal.
01:47Di meliputan Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar