00:00Di hilirnya, itu tidak ada perubahan sementara di hulunya terjadi gejolak yaitu pembelian TPS yang murah.
00:06Maka masalahnya ada di tengah.
00:09Menindaklanjuti rapat dua hari yang lalu yang kita selenggarakan terkait respon,
00:14bagaimana kita merespon keluhan dari petani kita di seluruh Indonesia, petani sawit,
00:18akan turunnya harga pembelian tandan buah segar sawit di pabrik kelapa sawit di daerah masing-masing.
00:25Seperti yang kami sampaikan, kami telah mengidentifikasi dua hari yang lalu 139 pabrik kelapa sawit yang melakukan pembelian
00:34di bawah harga yang ditetapkan di daerah masing-masing.
00:38Dan setelah dilaksanakan pengumuman dan rapat dua hari yang lalu,
00:42ada 16 di antaranya melakukan penyesuaian dengan menaikkan harga pembelian,
00:47namun dirasa masih banyak yang masih belum menyesuaikan harga yang kita tetapkan,
00:53sehingga perlu dilakukan rapat lanjutan atau rapat susulan berikutnya
00:57yang kemudian kami mengundang lebih banyak stakeholder dari industri sawit kita.
01:04Hadir dalam rapat tadi adalah dari Kementerian Pertanian,
01:08saya sendiri mewakili Pak Menteri Pertanian yang melaksanakan ibadah haji,
01:13kesapimpin rapat, beserta dengan Sekjen Kementan dan Dirjen Perkebunan,
01:18kemudian hadir juga dari Sestama Badan Pangan Nasional, beserta Deputinya,
01:25dan juga BUMN Pangan kita di sektor perkebunan,
01:29baik itu PTPN, Agil Nas Palma, dan anak-anak perusahaannya.
01:33Dan juga kami mengundang GAPKI, Gabungan Pengusaha GAPKI,
01:37kemudian Asosiasi Petani yang dua hari yang lalu juga sudah hadir,
01:41kami tambahkan yang belum hadir adalah perusahaan-perusahaan eksportir
01:46dan juga perusahaan-perusahaan refinery yang hadir juga pada rapat pagi hari ini.
01:54Rapat berlangsung dengan baik, dengan etikat yang baik,
01:57yang intinya adalah this is good problem.
02:01Kenapa good problem?
02:02Karena harga sawit di tingkat dunia, di tingkat konsumen,
02:06itu kemudian harganya tidak ada penurunan,
02:10baik penurunan harga maupun penurunan kuantitas,
02:12ini tidak ada perubahan, bahkan cenderung permintaannya bertambah dan harganya bertambah.
02:17Sehingga di hilirnya itu tidak ada perubahan,
02:21sementara di hulunya terjadi gejolak yaitu pembelian TPS yang murah.
02:25Maka masalahnya ada di tengah,
02:27dan masalahnya ini masalah yang harusnya mudah untuk kita selesaikan.
02:31Beberapa kesimpulan saya akan sampaikan,
02:33satu saya mengulang kesimpulan yang lalu,
02:36saya sampaikan kepada peserta rapat bahwa
02:38kekhawatiran terkait PT DSI,
02:40saya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait,
02:42baik itu dan antara maupun saya lapor kepada Pak Mentan dan Pak Menko,
02:46disampaikan bahwa PT DSI adalah perusahaan pengelola dan pengawas
02:51yang melakukan secara transparan dan akutabel nantinya,
02:56kemudian tidak mengambil keuntungan.
02:59Saya ulangi, tidak mengambil keuntungan.
03:04Selain itu juga kemudian ada tahapannya,
03:08sehingga kami berharap setelah ini tidak ada lagi khawatiran,
03:12khususnya adalah pengusaha di hilir dari industri sawit ini,
03:16yaitu siapa?
03:17Refinery dan juga adalah eksportir.
03:21Tahapannya, tahap transisi 3 bulan,
03:241 Juni sampai dengan 31 Agustus,
03:263 bulan, kemudian diharapkan nanti berangsur-angsur,
03:29setelah peraturan tahapan-tahapan ditetapkan,
03:31kemudian berangsur-angsur,
03:33satu demi satu perusahaan itu kemudian
03:36pengelolaan ekspornya dikelola oleh DSI,
03:38dan diharapkan 1 Januari 2027 full,
03:42baik itu komunitas sawit, batu para,
03:44dan juga komunitas satu lagi yang terkait besi,
03:47itu kemudian dikelola oleh DSI.
03:49Yang kedua, pelaku usaha khususnya di hilir,
03:54yaitu Refinery dan eksportir,
03:56untuk tetap melaksanakan atau melakukan transaksi perdagangan,
04:02seperti biasa melalui acuan harga KPBN,
04:06dan menghindari terjadinya withdraw terhadap harga yang terbentuk secara wajar.
04:12Jadi ada pembentukan harga lelang di KPBN,
04:15mengacu pada harga CPU dunia dan lain-lain,
04:18dan kita menginginkan dan kami meminta kepada pelaku usaha sawit di hilir itu,
04:24acuan KPBN itu jadi acuan dan kemudian hindarkan withdraw,
04:28sehingga begitu pembelian besar dengan harga yang baik,
04:32sekali lagi karena di luar negeri sana harganya tidak ada perubahan
04:36dan juga tidak ada perubahan permintaan dalam volume,
04:39sehingga diharapkan pembeliannya besar,
04:41sehingga ini berimbas efek dominonya kepada PKS dan juga pembelian TBS di tingkat petani
04:48bisa sesuai dengan ketetuan atau ketetapan yang ditetapkan.
04:52Yang ketiga, Kepala Daerah, baik itu Gubernur, Bupati, dan atau Wali Kota,
04:58serta dinas-dinas terkait,
05:00menindaklanjuti permintaan 13 tahun 2020,
05:04sudah diatur semua,
05:05tata kelolanya, khususnya adalah dalam penetapan harga TBS untuk mitra plasma dan mitra swadaya.
05:13Jadi dari 38 provinsi, baru beberapa provinsi yang kemudian melaksanakan
05:20atau menindaklanjuti permintaan 13 ini dalam kemudian secara provinsi itu menentukan harga pembelian TBS-nya,
05:28yang melibatkan pemenda, melibatkan pabrik PKS-nya,
05:33melibatkan asosiasinya, mengacu pada harga sawit di pasar global dan lain-lain itu,
05:40baru beberapa provinsi dan kami meminta setelah ini kami akan menindaklanjuti ke seluruh Kepala Daerah
05:46agar tindaklanjuti dari peminta 13 ini kemudian bisa dilaksanakan,
05:51sehingga harga yang menjadi acuan setiap wilayah atau provinsi itu kemudian bisa terbentuk kelompoknya,
06:00kemudian harganya bisa kemudian ditetapkan, karena baru beberapa provinsi yang sudah menetapkan.
06:09Serta aktif, ya Kepala Daerah tadi juga kita minta aktif melakukan pemantauan terhadap harga pembelian TBS
06:15oleh PKS dan memastikan pabrik kelapa sawit PKS di wilayahnya membeli TBS sesuai dengan permintaan 13 tahun 2024,
06:27dan selanjutnya bila ditemukan adanya pabrik kelapa sawit yang membeli tandan buah segar yang tidak sesuai dengan ketentuan
06:35agar diidentifikasi PKS-nya itu, PKS-nya siapa, statusnya bagaimana, termasuk afiliasi jaringan PKS itu afiliasi dengan siapa,
06:46sehingga dan kemudian afiliasi dan laporannya itu dilaporkan ke kementan,
06:50sehingga kalau terjadi di kemudian hari, hal-hal penurunan harga TBS dan hal-hal lain selain pemenda yang melakukan teguran
06:58atau melakukan pengawasan langsung ke lapangan, tapi kementan juga bisa kemudian berkomunikasi dengan afiliatornya.
07:05Itu kesimpulan nomor tiga.
07:08Yang nomor empat, jika ada pelanggaran kegiatan-kegiatan sesuai dengan permintaan,
07:14kementan tentu ada sanksi administratif dan juga pencabutan izin barangkali gitu,
07:19dan jika ada pelanggaran hukum tentunya kementan menggandeng Satgas Pangan.
07:24Dan kemudian setelah disampaikan informasi ini, ini sama juga kesimpulan dua hari yang lalu,
07:30pelaku industri hilir khususnya refinery dan eksportir,
07:35melakukan kegiatan sebagaimana normalnya,
07:38sampai dengan tahapan transisi itu kemudian ditetapkan.
07:42Sehingga harusnya dengan adanya DSI ini, pelaku usaha yang selama ini baik-baik saja,
07:48itu tidak akan ada imbasnya apapun.
07:50Tidak akan ada perubahan, tidak akan dilugikan.
07:55Tujuan dari diberlakukannya satu pintu ekspor ini bukan kok DSI diminta cari untung dari situ, bukan.
08:02Objektif atau tujuan dari pemerintah adalah untuk meminimalisir
08:09atau untuk mengidentifikasi dan meminimalisir kerugian-kerugian negara
08:15atas praktek-praktek yang selama ini diduga dilaksanakan oleh oknum-oknum tertentu dalam perdagangan ekspor sumber daya alam kita.
08:22Jadi objektifnya itu bukan untuk nyari untung.
08:25Di DSI bukan, tapi objektifnya adalah menertipkan.
08:30Yang tertip jalan terus.
08:32Nah yang belum tertip ditertipkan, praktek-praktek seperti under-invoicing dan under-pricing atau trans-pricing itu kemudian bisa kita
08:40berantas,
08:41sehingga semua dikelola dengan tertip, adanya keadilan ekonomi yang baik dan negara mendapatkan penerimaan negara sebagaimana mestinya.
08:50Itu yang menjadi tujuan dari diberlakukannya satu pintu ekspor tadi.
08:56Yang terakhir, yang keenam adalah diminta.
08:59Kami atas nama pemerintah meminta ke semua pelaku usaha industri sawit, setelah diumumkan ini transaksi perdagangan dilakukan secara adil,
09:09baik dari hulu sampai dengan hilirnya, dan dengan harga pembelian TBS yang sesuai dengan harga acuan CPO di wilayah masing
09:17-masing.
09:18Dan kesimpulan ini sudah ditandatangkan oleh berbagai pihak yang hadir, baik pihak asosiasi, kemudian perusahaan eksportir maupun perusahaan refinery,
09:27dan juga dari kami pengampu kebijakannya dari Kementerian Pertanian, yaitu Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
09:35Saya kira itu, mungkin saya ingin memberikan kesempatan kepada satu perusahaan refinery, yang kedua perusahaan eksportir, dan yang ketiga asosiasi
09:47petani.
09:50Barangkali ada, saya persilahkan.
10:01Ini kalau asosiasi petani sudah mau lari ya juga.
10:04Tidak ada, cukup setuju dengan kesimpulan ini ya.
10:08Jadi ini sudah disetujui oleh seluruh yang kita undang.
10:14Ujung tombaknya adalah refinery dan eksportir.
10:17Karena di situ sebagai ujung mata rantainya itu sebetulnya ke situ.
10:22Nah, selama refinery dan eksportir membeli dalam keadaan sebagaimana mestinya,
10:29dia purchase dengan volume yang sama, purchase dengan volume yang besar,
10:33dengan harga yang sesuai, maka diharapkan dan diminta efek dominonya kemudian berimba sampai dengan ke petani.
10:41Mungkin perwakilan aja ya, dari BUMN mungkin ada, KBPN mungkin bisa disampaikan.
10:48Silahkan. Cukup? Cukup? Cukup lah ya.
10:52Dari asosiasi petani ada.
10:54Tidak usah panjang-panjang. Silahkan.
10:58Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
11:01Yang saya hormati Bapak Wamentan dan Jejaran dan juga teman-teman asosiasi serta pengusaha.
11:06Kami dari asosiasi petani kelapa sawit Indonesia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan gerak cepat dari Bapak Wamentan.
11:14Dalam rapat selama dua kali ini kita lakukan dan hasilnya sudah terbukti Pak,
11:21walaupun ada kenaikan harga TBS yang masih sedikit, itu antara Rp50 per kilo,
11:29tapi hasilnya sudah menunjukkan bahwa rapat ini sangat efektif Pak.
11:34Dan kami harapkan setelah pengumuman ini, harga tender di KPBN bisa tidak withdraw,
11:40kemudian juga harga TBS bisa kembali normal seperti sediakala,
11:44supaya teman-teman petani kembali tersenyum, bahagia, dan bisa menyokongkan anak-anaknya.
11:50Sekali lagi terima kasih Pak Wamentan.
11:51Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
11:53Terima kasih. Terima kasih kawan-kawan semua.
11:55Kita lihat hari ini, hari ini KPBN, kalau tidak salah lelangnya dibuka jam 12,
12:02kita lihat saya berharap kawan-kawan semua pelaku di hilir,
12:06sebaik eksportir, mengacu pada harga lelang KPBN,
12:12kemudian melakukan transaksi yang adil, normal sebagaimana mestinya,
12:16tidak menekan harga, karena harga pembeliannya itu kemudian tidak ada perubahan apa-apa.
12:21Jadi ini, this is a good problem.
12:24Beda kalau misalnya harga dunia lagi jatuh, nah itu kan harga dunia tidak bisa kita kendalikan.
12:30Ini harga dunia, harga pembeliannya lagi bagus.
12:33Kenapa di petani kok jelek? Nah itu yang harus kita selesaikan.
12:36Saya berharap tidak ada lagi rapat-rapat lanjutan bahas ini lagi,
12:39karena harga kemudian sudah sesuai.
12:43Saya kira itu, terima kasih.
12:53Ya kan kalau biaya-biaya ini itu kan tetap ada kan ya,
12:57kan biaya itu kan tadinya dikeluarkan oleh dia.
13:02Misalnya ekspor namanya angin ribut, ya dia kan keluarin biaya ini, biaya itu, biaya ini, biaya itu.
13:07Kan kalau pekerjaannya diambil oleh orang lain kan biayanya yang melakukan kan orang lain,
13:12itu aja sebetulnya, ya kan?
13:15Misalnya enggak usah dihasil, kamu perusahaan yang kelola,
13:19dikelola PT Angribut, dipindahkan dikelola oleh orang lain, kan orang lain yang bayar.
13:23Saya kira itu yang, itu enggak ada masalah, itu klip.
13:27Tidak menjadi, tidak menjadi tambahan rente.
13:32Jadi kan ini ada semacam misleading di media, khususnya di sosmed, seolah-olah nambah rente.
13:40Rente itu artinya nambah mata rantai perdagangan, nambah enggak.
13:45Ini, anggaplah ini semacam pipa transparan gitu ya.
13:49Jadi kita ingin melihat transparansi di situ, disesuaikan dengan harganya, pakai AI, pakai apa gitu,
13:54supaya, sekali lagi, objektif atau tujuan dari pemerintah bukan nambah rente, kemudian ngambil untung di situ, bukan.
14:02Tapi memastikan, semua pelaku usaha melalui DSI tadi, kemudian tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran
14:09yang dahulu oleh orang-orang tertentu, terjadi pelanggaran seperti transfer pricing maupun upgrade revocity.
14:15Saya kira itu ya, udah mau Jumatan.
14:27Kami, di Kementan kami tidak mengeluarkan izin itu.
14:31Itu izinnya di kementerian lain, apakah penindustrian, perdagangan,
14:36atau barangkali kalau urusan perpacakan biaya cukai dan di Kementerian Keuangan.
14:45Ya, aku lihat-lihat di media, tapi saya, itu bukan kewenangan saya untuk saya jawab ya.
14:50Daripada, kan Anda kan menunggu saya bikin pernyataan keliru, kemudian jadi rame, kan gitu ya kan.
14:55Udah, itu aja.
14:56Saya, dalam posisi saya, posisi kami di Kementerian Pertanian adalah,
15:00kami bertanggung jawab di hulu, di pertanian, di produksi,
15:05di mana harga TBS yang dipilih oleh PKS yang TBS itu adalah hasil produksi pertani yang kemudian rendah itu menjadi
15:15domain kami,
15:15menjadi concern kami sehingga kami berinisiatif memanggil pihak-pihak tertentu
15:19dengan seizin dan berkoordinasi dengan kementerian terkait
15:24atau lembaga yang mau berwenang, membawai, atau membina kawan-kawan pengusaha ini.
15:29Itu kira-kira. Terima kasih. Selamat.
15:38Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
15:42Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
15:45Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
15:50Saksikan Sapa Indonesia
Komentar