Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ambles. Kondisi ini diduga disebabkan oleh erosi akibat adanya aliran kali di bawah badan jalan.

Akibat amblesnya jalan tersebut, seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam lubang.

Peristiwa ini juga menyebabkan lalu lintas dari arah Pasar Minggu menuju Depok sempat mengalami kemacetan.

#jakarta #lentengagung #jalan

Baca Juga Berawal dari Hobi, Peternak Burung Kenari di Bandung Raup Omzet hingga Rp20 Juta per Bulan di https://www.kompas.tv/nasional/671853/berawal-dari-hobi-peternak-burung-kenari-di-bandung-raup-omzet-hingga-rp20-juta-per-bulan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/671859/jalan-raya-lenteng-agung-jakarta-selatan-ambles-bagaimana-upaya-penanganannya
Transkrip
00:00Situasi terkini dari Jalan Ambles di Lenteng Agung Jaga Karsa Jakarta Selatan kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV Niputu Trisnanda
00:08dan juru kamera Aufa Farid Putu.
00:10Selamat pagi, jadi bagaimana penanganan Jalan Ambles di sana hingga pagi ini?
00:17Selamat pagi Opon dan juga Saudara sampai dengan saat ini masih ada proses perbaikan yang tengah dilakukan.
00:23Meskipun demikian ruas jalan di Lenteng Agung menuju ke arah Depok ini tidak kemudian ditutup begitu ya Oktad dan juga
00:33Saudara.
00:33Sehingga masyarakat yang kemudian melintasi lajur ini masih tetap bisa menggunakan jalan begitu baik itu roda 4, roda 2 bahkan
00:42Tras Jakarta.
00:43Meskipun demikian dari pantauan kami karena ini memang menutup hampir satu ruas jalan begitu Oktad dan juga Saudara.
00:49Sehingga terjadi perlambatan kendaraan dan tentu saja ini memicu adanya kemacetan sekitar 200 meter sampai dengan menuju ke TKP.
00:59Namun setelah itu arah menuju Depok ini terpantau cukup lancar Oktad dan juga Saudara.
01:04Saya akan menunjukkan kepada Anda Oktad dan juga Saudara bagaimana situasi terkini yang ada di ruas jalan Lenteng Agung.
01:11Anda bisa melihat ada satu kendaraan ataupun juga alat berat begitu yang berasal dari unit sumber daya air dari Pemprov
01:23Jakarta.
01:24Ini yang memang dikerahkan untuk kemudian mengeruk terlebih dahulu.
01:28Jadi kalau kita bicara soal prosesnya Oktad dan juga Saudara.
01:31Di Tengarai atau di Analisa sebelumnya Jalan Ambles ini dipengaruhi karena adanya erosi karena ada sungai ataupun juga air yang
01:42mengalir di bawahnya.
01:43Oleh karena itu yang coba dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mengeruk terlebih dahulu lubang yang sudah terbuka.
01:50Ketika nanti sudah terbuka dan juga aksesnya sudah cukup begitu nanti akan dimasukkan beton penyangga.
01:58Ini ada beberapa unit kalau saya lihat ada sekitar 6 ataupun juga 8 unit begitu yang nantinya akan dimasukkan.
02:06Kemudian ini diharapkan bisa membuat jalan ini lebih kokoh meskipun ada air yang melintas.
02:12Dan kalau Anda lihat juga Oktad dan juga Saudara bukan hanya seperti yang tadi saya bilang begitu ya ini tidak
02:19ditutup seluruhnya.
02:20Karena memang masih bisa diakses oleh masyarakat ini baru dikerjakan setengahnya.
02:25Nanti ketika memasuki pukul 11 malam baru sisi satu lagi ini akan dikerjakan bergantian.
02:32Jadi masyarakat ini tetap bisa melewati melintasi jalan tersebut.
02:36Kemudian nanti proses pengerjaannya ini tidak menutup jalan sama sekali.
02:39Tapi digunakan sistem buka tutup khususnya pada saat memasukkan beton ke dalam jalanannya atau ke dalam lubang jalan yang ambles.
02:49Dan kalau saya lihat juga untuk sementara ini kan amblesnya itu cukup panjang Oktad dan juga Saudara.
02:56Bahkan dari tiga ruas jalan yang ada ini merupakan jalan satu arah dengan tiga ruas jalan ini hampir seluruhnya begitu
03:03ya ambles.
03:04Tapi yang coba dilakukan sementara supaya jalan ini bisa diakses adalah ditutup dengan menggunakan plat besi.
03:10Dan ruas jalan yang tadinya ada tiga ini tersisa satu saja sehingga memang ini yang memicu adanya perlambatan kendaraan.
03:19Dimana tadi hanya ada satu ruas yang bisa digunakan dan kemacetan ini baru terjadi sekitar 200 meter menuju lokasi saja.
03:26Tapi karena ini juga akhir pekan begitu ya Oktad dan juga Saudara lalu lintas tidak terlalu padat.
03:31Jadi dari arah Kalibantan Pasar Minggu sampai dengan titik saya melaporkan saat ini kemacetan hanya terjadi sekitar 200 meter menuju
03:39lokasi saja.
03:40Sementara setelah melewati jalan ambles ini lalu lintas cenderung lancar tidak terhambat sama sekali begitu.
03:47Dan juga kendaraan-kendaraan ataupun alat berat yang diterjunkan pada pagi hari ini ini juga hanya ada satu sehingga tidak
03:55terlalu memakan bahu jalan.
03:57Ini juga diharapkan agar pelayanan penggunaan jalan bagi masyarakat ini tetap bisa diberikan oleh pemerintah setempat dan masyarakat tetap bisa
04:07mengakses jalan ini seperti biasa.
04:09Jadi tadi yang saya ketahui begitu dari petugas nantinya pada pukul 11 malam jadi ini memang ditargetkan selesai begitu untuk
04:19menutup kemudian memberikan beton tambalan.
04:24Nanti baru sisi satu lagi ini dikerjakan pada malam hari.
04:27Kita harapkan tentu saja prosesnya masih panjang karena masih harus ditutup lagi dengan aspal.
04:32Dipastikan lagi bagaimana kemudian tambalan ini berfungsi dengan baik sehingga tidak ada erosi lagi yang terjadi begitu dan membuat jalanan
04:39ini ambles.
04:40Kita harapkan segala prosesnya ini tidak mengganggu begitu kenyamanan dari masyarakat dan tentunya ini tidak terulang lagi.
04:46Dan ini juga menjadi catatan oklah dan juga saudara karena kalau kita lihat struktur ataupun juga karakter dari Jakarta sendiri
04:54ini ada banyak sungai-sungai kecil yang melintasi area bawah jalan begitu.
04:58Tentu ini menjadi catatan agar sama kita ini juga bisa mengecek.
05:03Jadi jangan sampai ambles dulu baru dipasang beton begitu tapi jalan-jalan yang memang potensial dilewati oleh arus air ini
05:11diharapkan juga mendapatkan perbaikan ataupun juga sudah ditambah jauh-jauh hari sebelum jalanannya ambles.
05:18Okta kembalikan Anda di studio.
05:20Putu artinya begini ini kan masih pagi tapi kalau misalnya nanti semakin siang apakah ada skenario juga untuk pengalihan arus
05:27lalu lintas misalnya antisipasi akan ada kemacetan kemudian apakah ada target begitu dalam perbaikan jalan berubang tersebut Putu?
05:38Kalau tadi saya berbincang dengan dinas perhubungan yang standby sampai dengan saat ini begitu ya dari dua hari yang lalu
05:44karena ini amblesnya sekitar dua hari yang lalu.
05:46Ini memang tidak ada pengalihan begitu modelnya hanya buka tutup saja kalau Anda lihat tadi ada beberapa petugas juga yang
05:54mengatur lalu lintas kapan kendaraan ini bisa melaju kapan kendaraan ini harus berhenti terlebih dahulu saat alat-alat berat ini
06:01bekerja begitu.
06:02Kemudian juga ada upaya untuk melakukannya tidak sekaligus sehingga jalan tidak ditutup sepenuhnya ada upaya juga menaruh plat besi yang
06:12kemudian digunakan sementara begitu.
06:14Ini adalah upaya-upaya karena memang nampaknya tidak akan dialihkan ke jalan lain begitu hanya sistem buka tutup saja meskipun
06:22ini akan menjadi catatan begitu ya ketika misalnya proses perbaikan ini terjadi sampai dengan nanti waktu kerja di hari Senin
06:31dan seterusnya.
06:32Tapi diharapkan memang ini bisa selesai sebelum masa atau waktu-waktu padat ini sudah mulai melintasi jalur Lenteng Agung menuju
06:41Depok ini.
06:42Oke tentu harus ada antisipasi juga dari pengendara yang akan melintas di wilayah Lenteng Agung terkait adanya jalan ambles tersebut.
06:49Terima kasih.
06:49Jurnalis Kompas TV, Niputu Trisnanda dan Juru Kamera, Aufa Farid.
06:55Saudara jalan damai Amerika Serikat, Israel dan Iran masih buntu setelah sebelumnya Amerika meledakan pelabuhan bandar Abbas, Iran Selatan.
07:03Negara tersebut tidak tinggal diam dan menyerang pangkalan udara Amerika Serikat di Kuwait.
07:08Apakah ini berarti perdamaian masih jauh bagi kedua?
Komentar

Dianjurkan