00:00Ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Serengseng, Sawa Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ambles, diduga disebabkan erosi karena ada aliran kali di bawah
00:10jalan.
00:10Akibat Amblesnya jalan, seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam lubang.
00:15Lau lintas dari arah Pasar Minggu menuju Depok juga sempat mengalami kemacetan.
00:30Jadi ini ceritanya ada oh, kemudian itu patah seperti ke atas, turun. Makanya airnya tertemalir.
00:37Nah ini untuk penanganan sementara kita rekayasa panggung. Untuk penanganan sementara, nanti setelah kita gali semuanya, nanti baru kita ketahuan
00:45oh ini penyebabnya.
00:46Tapi intinya oh ini tidak turun.
00:49Situasi terkini dari Jalan Ambles di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV.
00:55Ini Putu, Trisnanda, dan Jurukamera, Aufa Farid Putu. Selamat pagi. Jadi bagaimana penanganan Jalan Ambles di sana hingga pagi ini?
01:06Selamat pagi, Okta dan juga Saudara. Sampai dengan saat ini masih ada proses perbaikan yang tengah dilakukan.
01:12Meskipun demikian, ruas jalan di Lenteng Agung menuju ke arah Depok, ini tidak kemudian ditutup begitu ya, Okta dan juga
01:22Saudara.
01:22Sehingga masyarakat yang kemudian melintasi lajur ini, ini masih tetap bisa menggunakan jalan begitu, baik itu roda 4, roda 2,
01:31bahkan Tras Jakarta.
01:32Meskipun demikian dari pantauan kami, karena ini memang menutup hampir satu ruas jalan begitu, Okta dan juga Saudara.
01:39Sehingga terjadi perlambatan kendaraan dan tentu saja ini memicu adanya kemacetan sekitar 200 meter sampai dengan menuju ke TKP.
01:48Namun setelah itu, arah menuju Depok ini terpantau cukup lancar, Okta dan juga Saudara.
01:53Saya akan menunjukkan kepada Anda, Okta dan juga Saudara, bagaimana situasi terkini yang ada di ruas jalan Lenteng Agung.
02:00Anda bisa melihat ada satu kendaraan ataupun juga alat berat begitu yang berasal dari unit sumber daya air dari Pemprov
02:12Jakarta.
02:13Ini yang memang dikerahkan untuk kemudian mengeruk terlebih dahulu.
02:17Jadi kalau kita bicara soal prosesnya, Okta dan juga Saudara, ditengarai atau dianalisa begitu ya,
02:25sebelumnya jalan Ambles ini dipengaruhi karena adanya erosi, karena ada sungai ataupun juga air yang mengalir di bawahnya.
02:32Oleh karena itu, yang coba dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah mengeruk terlebih dahulu
02:37lubang yang sudah terbuka, ketika nanti sudah terbuka dan juga aksesnya sudah cukup begitu,
02:43nanti akan dimasukkan beton penyangga.
02:47Ini ada beberapa unit, kalau saya lihat ada sekitar 6 ataupun juga 8 unit begitu yang nantinya akan dimasukkan.
02:55Kemudian ini diharapkan bisa membuat jalan ini lebih kokoh meskipun ada air yang melintas.
03:01Dan kalau Anda lihat juga Okta dan juga Saudara, bukan hanya seperti yang tadi saya bilang begitu ya,
03:07ini tidak ditutup seluruhnya karena memang masih bisa diakses oleh masyarakat,
03:12ini baru dikerjakan setengahnya.
03:14Nanti ketika memasuki pukul 11 malam, baru sisi satu lagi ini akan dikerjakan bergantian.
03:21Jadi masyarakat ini tetap bisa melewati, melintasi jalan tersebut,
03:25kemudian nanti proses pengerjaannya ini tidak menutup jalan sama sekali,
03:28tapi digunakan sistem buka-tutup khususnya pada saat memasukkan beton begitu ke dalam jalanannya
03:36atau ke dalam lubang yang jalan yang ambles begitu.
03:39Dan kalau saya lihat juga untuk sementara, ini kan amblesnya itu cukup panjang Okta dan juga Saudara.
03:45Bahkan dari tiga ruas jalan yang ada, ini merupakan jalan satu arah dengan tiga ruas jalan,
03:51ini hampir seluruhnya begitu ya ambles.
03:53Tapi yang coba dilakukan sementara supaya jalan ini bisa diakses adalah ditutup dengan menggunakan plat besi.
04:00Dan ruas jalan yang tadinya ada tiga, ini tersisa satu saja.
04:04Sehingga memang ini yang memicu adanya perlambatan kendaraan,
04:08di mana tadi hanya ada satu ruas yang bisa digunakan,
04:11dan kemacetan ini baru terjadi sekitar 200 meter menuju lokasi saja.
04:15Tapi karena ini juga akhir pekan begitu ya, Okta dan juga Saudara lalu lintas tidak terlalu padat.
04:20Jadi dari arah Kalimba, Tampasar Minggu sampai dengan titik saya melaporkan saat ini,
04:25kemacetan hanya terjadi sekitar 200 meter menuju lokasi saja.
04:29Sementara setelah melewati jalan ambles, ini lalu lintas cenderung lancar, tidak terhambat sama sekali begitu.
04:36Dan juga kendaraan-kendaraan ataupun alat berat yang diterjunkan pada pagi hari ini,
04:42ini juga hanya ada satu sehingga tidak terlalu memakan bahu jalan begitu ya.
04:47Ini juga diharapkan agar pelayanan penggunaan jalan bagi masyarakat,
04:51ini tetap bisa diberikan begitu ya oleh pemerintah setempat,
04:55dan masyarakat tetap bisa mengakses jalan ini seperti biasa.
04:59Jadi tadi yang saya ketahui begitu dari petugas,
05:03nantinya pada pukul 11 malam,
05:06jadi ini memang ditargetkan selesai begitu,
05:08untuk menutup, kemudian memberikan beton tambalan,
05:13nanti baru sisi satu lagi ini dikerjakan pada malam hari.
05:16Kita harapkan tentu saja prosesnya masih panjang,
05:19karena masih harus ditutup lagi dengan aspal,
05:21dipastikan lagi bagaimana kemudian tambalan ini berfungsi dengan baik,
05:25sehingga tidak ada erosi lagi yang terjadi begitu,
05:27dan membuat jalanan ini ambles.
05:29Kita harapkan segala prosesnya ini tidak mengganggu,
05:31begitu kenyamanan dari masyarakat,
05:33dan tentunya ini tidak terulang lagi.
05:35Dan ini juga menjadi catatan Oko dan juga Saudara,
05:37karena kalau kita lihat struktur ataupun juga karakter dari Jakarta sendiri,
05:43ini ada banyak sungai-sungai kecil yang melintasi area bawah jalan begitu,
05:47tentu ini menjadi catatan agar pemerintah ini juga bisa mengecek.
05:52Jadi jangan sampai ambles dulu baru dipasang beton begitu,
05:55tapi jalan-jalan yang memang potensial dilewati oleh arus air,
06:00ini diharapkan juga mendapatkan perbaikan,
06:03ataupun juga sudah ditambah jauh-jauh hari sebelum jalanannya ambles.
06:07Okta, kembali ke Anda di studio.
06:09Putu, artinya begini, ini kan masih pagi,
06:11tapi kalau misalnya nanti semakin siang,
06:13apakah ada skenario juga untuk pengalihan arus lalu lintas,
06:16misalnya antisipasi akan ada kemacetan,
06:18kemudian apakah ada target begitu dalam perbaikan jalan berubang tersebut, Putu?
06:27Kalau tadi saya berbincang dengan dinas perhubungan yang standby sampai dengan saat ini,
06:31begitu ya dari 2 hari yang lalu, karena ini amblesnya sekitar 2 hari yang lalu,
06:35ini memang tidak ada pengalihan begitu, modelnya hanya buka tutup saja,
06:40kalau Anda lihat tadi ada beberapa petugas juga yang mengatur lalu lintas,
06:44kapan kendaraan ini bisa melaju,
06:46kapan kendaraan ini harus berhenti terlebih dahulu,
06:49saat alat-alat berat ini bekerja,
06:51kemudian juga ada upaya untuk melakukannya tidak sekaligus,
06:56sehingga jalan tidak ditutup sepenuhnya,
06:58ada upaya juga menaruh plat besi yang kemudian digunakan sementara,
07:03ini adalah upaya-upaya karena memang nampaknya tidak akan dialihkan ke jalan lain,
07:09hanya sistem buka tutup saja.
07:10Meskipun ini akan menjadi catatan begitu ya ketika misalnya proses perbaikan ini terjadi,
07:16sampai dengan nanti waktu kerja di hari Senin dan seterusnya,
07:21tapi diharapkan memang ini bisa selesai sebelum masa atau waktu-waktu padat ini
07:27sudah mulai melintasi jalur Lenteng Agung menuju Depok ini.
07:31Okta.
07:31Oke, tentu harus ada antisipasi juga dari pengendara yang akan melintas di wilayah Lenteng Agung
07:36terkait adanya jalan ambles tersebut.
07:38Terima kasih Jurnalis Kompas TV, Niputu Tris Nanda dan Juru Kamera, Aufa Farid.
Komentar