Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KEBUMEN, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejak menjabat presiden selama 1 tahun 7 bulan telah mencapai swasembada pangan dan beras.

Hal itu disampaikan Prabowo di depan masyarakat menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengan, Sabtu (23/5/2026).

"Kita sekarang sudah swasembada pangan, beras, jagung, protein kita, telur, ayam. Daging kita masih belum, ini sedang kita kerjakan mungkin empat, lima tahun lagi," ujar Prabowo.

Baca Juga Ngakak! Guyon Prabowo Tak Mau Sebut Seskab Teddy Buat Emak-Emak Kebumen Tertawa di https://www.kompas.tv/nasional/670579/ngakak-guyon-prabowo-tak-mau-sebut-seskab-teddy-buat-emak-emak-kebumen-tertawa

#prabowo #tambakudang #breakingnews

Produser: Ikbal Maulana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670587/depan-rakyat-kebumen-prabowo-pamer-capaian-19-bulan-jadi-presiden-sudah-swasembada-pangan
Transkrip
00:00Menghasilkan nilai tambah, harus saya kasih petunjuk ke kabinet, yang boleh kita dukung, yang harus kita dukung, yang harus kita
00:10jalankan adalah proyek-proyek yang produktif, batasan produktif apa, menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita.
00:24Kedua, menghasilkan nilai tambah, menambah kekayaan bangsa Indonesia, menambah penghasilan rakyat kita, itu arti produktif.
00:40Ya, jadi maaf, kita sekarang agak tundalah, bangun banyak kantor, kantor, kantor, kantor itu, ya perlu, tapi jangan ada kantor,
00:58gak ada produktifitas.
01:00Iya kan, kantor megah, produknya gak ada, lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus, hasilnya banyak, penghasilan untuk
01:15rakyat banyak, rakyat kita butuh pekerjaan.
01:19Saya kira itu yang ingin saya sampaikan, kita alhamdulillah dalam bisa dikatakan 18 bulan ya, saya mimpin pemerintahan dari Oktober
01:362020,
01:37satu tahun, satu tahun dari 24 ke 25, satu tahun dari Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Mart, April, Mei,
01:49tujuh, tujuh bulan ya, tujuh bulan, satu tahun tujuh bulan, jadi sembilan belas bulan.
01:57Sembilan belas bulan, Alhamdulillah, banyak yang sudah kita capek, ya.
02:03Kita sekarang sudah suasembada pangan, sudah suasembada beras, jagung, kemudian protein kita, ya, telur, ayam, daging kita masih belum,
02:20ini sudah kita kerjakan mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita suasembada daging, ya.
02:27Pangan relatif kita aman, di dunia banyak sekarang pertikean, perang di mana-mana, kita bersyukur kenyamah kuasa, kita masih tidak
02:40terlibat,
02:41tapi kita waspada, kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan, ya, pertahanan kita, untuk jaga kekayaan kita.
02:53Dan sekarang, kekayaan-kekayaan kita, kita kelola sendiri.
02:59Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu.
03:09Dan ini sudah kita lakukan, harus kita lakukan, ini perintah dari undang-undang dasar, dan ini untuk kemamuran seluruh rakyat
03:24Indonesia, bukan segelintir.
03:28Saya kira itu yang ingin saya sampaikan, mungkin arahan-arahan saya, pendapat-pendapat saya, pandangan-pandangan saya sudah sering bapak
03:41-bapak ibu-ibu dengarkan, mungkin melalui media.
03:44Yang terakhir, tanggal 20 Mei, saya bicara di depan Majlis Permusyaratan Rakyat Indonesia, yang juga ditayangkan live di TV-TV,
03:58di mana di situ saya tegaskan bahwa Indonesia sungguh-sungguh sangat kaya,
04:06tapi terlalu banyak kekayaan kita bocor, dan kebocoran ini harus kita hentikan, dan saya bertekad, saya akan berusaha sekeras tenaga
04:22saya dan tenaga semua pembantu saya,
04:25kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia.
04:34Karena kekayaan itu harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya segelintir saja.
04:42Saya kira itu dari saya, terima kasih sekali lagi masyarakat kebumen, terima kasih atas tadi sambutan yang luar biasa diberikan
04:53kepada saya.
04:56Suara rakyat kebumen rupanya kuat sekali, nyaring sekali.
Komentar

Dianjurkan