Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ratusan aktivis yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla dibebaskan oleh Israel dan dipulangkan ke negara masing-masing, termasuk sembilan warga negara Indonesia.

Mereka sebelumnya ditangkap saat berada di perairan lepas ketika menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, pada 18 Mei lalu.

Para aktivis sempat ditahan oleh pemerintah Israel dan baru dibebaskan tiga hari kemudian.

Salah satu WNI mengaku para aktivis mengalami kekerasan fisik hingga seksual selama penahanan. Akibatnya, beberapa di antaranya mengalami luka-luka hingga patah tulang.

Saat ini, para WNI telah berada di Istanbul dan menunggu kepulangan ke Indonesia. Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI berjalan lancar dan dapat dilakukan secepat mungkin.

#aktivis #global #wni

Baca Juga Detik-detik Prabowo Saksikan Nelayan Tambak Udang Kebumen Tebar Jala Saat Panen di https://www.kompas.tv/nasional/670588/detik-detik-prabowo-saksikan-nelayan-tambak-udang-kebumen-tebar-jala-saat-panen

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670593/9-wni-aktivis-global-sumud-flotilla-dipulangkan-usai-ditahan-israel-kompas-siang
Transkrip
00:00Indonesia yang sempat ditangkap Israel akhirnya dibebaskan.
00:03Salah satu WNI bercerita mereka mengalami kekerasan fisik bahkan seksual.
00:13Ratusan aktivis yang tergabung dalam global sumut pelotila dibebaskan Israel dan dipulangkan ke negara masing-masing.
00:20Termasuk sembilan warga Indonesia, mereka ditangkap saat masih berada di perairan lepas
00:25ketika menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina pada Senin 18 Mei.
00:30Para aktivis kemudian sempat ditahan pemerintah Israel dan baru dibebaskan tiga hari kemudian.
00:36Salah satu WNI bercerita mereka mengalami kekerasan fisik bahkan seksual.
00:41Akibatnya beberapa di antara mereka menderita luka-luka hingga patah tulang.
00:46Kalau secara fisik memang mengalami cukup banyak kekerasan-kekerasan
00:52yang seumur hidup memang baru dialami kali itu yang luar biasa panjang waktunya.
01:00Tapi kita sampaikan bahwa apa yang kita rasakan ini belumlah seberapa dibandingkan dengan
01:07bagaimana beratnya saudara-saudara kita yang ada di Palestina
01:11yang mengalami penyiksaan, penindasan, kinosida yang begitu dasyat.
01:16Kalau cedera-cedera kita cukup banyak, kan ada yang mengalami patah tangan, patah kaki,
01:23kemudian patah rusuk, ada jarinya patah dan juga penyetruman dan pemukulan yang luar biasa
01:30mengalami kemamar-mar dan lainnya cukup banyak sekali dan juga adanya kekerasan seksual
01:37kepada beberapa serta dari GSS dan GPC kita.
01:43Saat ini para WNI sudah berada di Istanbul, Turki dan menunggu kepulangan ke Indonesia.
01:48Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait
01:52memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air
01:55sesegera mungkin dan berjalan lancar.
02:01Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kami Pemerintah Indonesia di Istanbul.
02:06Alhamdulillah hari ini bersama saudara-saudara kita yang bergabung dalam misi GSF,
02:15global sunat-saudara, telah bersama kami dalam kondisi sehat, berhati-hati,
02:20walaupun mereka sepertinya berusaha mengalami kemampuan yang diperlukan
02:27diperlukan yang diperlukan yang diperlukan yang diperlukan
02:30nanti kita akan berusaha untuk kemampuan yang diperlukan
02:33saudara-saudara kita kita naik dalam kesempatan.
02:37Terima kasih.
02:42Bebasnya sembilan WNI disambut bahagia keluarga, Hani Hanifah.
02:46Bisa bernapas lega ketika bisa berkomunikasi dengan anaknya,
02:50Taudi Badai yang sempat ditangkap Israel.
02:53Iya kok, langsung kabar dari Taudi itu malam ya jam 9.30.
03:01Memang sepuluhan lah waktu kita ya, itu benar-benar gak nyangka,
03:08kita bisa yakin gitu ya bahwa Taudi selamat karena dengan langsung kita ngobrol,
03:15dengar suaranya, lihat wajahnya melalui video call.
03:20Keluarga Andi Agaprasadewa, salah satu WNI yang juga sempat ditangkap,
03:25bersyukur atas pembebasan itu.
03:27Kini keluarga siap untuk menjemput Andi begitu mendarat di tanah air.
03:32Kau sudah berkomunikasi dengan anak ibu lah secara langsung?
03:35Alhamdulillah, tadi malam setelah turun dari pesawat kami berkomunikasi sekitar 3 menit
03:41dan pagi ini kami juga berkomunikasi sekitar kurang lebih 10 menit.
03:49Sembilan WNI yang ditangkap Israel diterbangkan dari Turki pada hari Sabtu.
03:53Pemerintah akan memfasilitasi pemulangan mereka.
03:56Diperkirakan, sebilan WNI itu akan tiba di tanah air pada hari Minggu.
04:01Kementerian Kompas TV
Komentar

Dianjurkan