Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/05/21/200017/terungkap-dana-mbg-rp12-triliun-mengendap-di-rekening-yayasan-stranas-pk-rawan-korupsi

Program Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali menjadi sorotan setelah Stranas PK mengungkap adanya dana sebesar Rp12 triliun yang masih mengendap di rekening yayasan pengelola. Kondisi ini dinilai rawan menimbulkan praktik korupsi karena pengawasan program disebut belum maksimal.

Tak hanya itu, Stranas PK juga menyoroti dugaan konflik kepentingan dalam penunjukan pengelola dapur MBG hingga minimnya keterlibatan supplier lokal dalam program tersebut. Temuan ini pun memicu perhatian publik terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Lantas, bagaimana kronologi lengkap dan apa saja temuan Stranas PK terkait dana MBG Rp12 triliun ini? Simak ulasan lengkapnya dalam video berikut.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Dana MBG 12 triliun mengendap di rekening yayasan,
00:04stranas PK soroti korupsi.
00:06Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau stranas PK
00:10mengungkap adanya dana program makanan bergizi gratis
00:13sebesar 12 triliun rupiah yang belum terserap
00:16dan masih mengendap di rekening yayasan pengelola.
00:20Temuan ini disampaikan dalam diskusi publik
00:22di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis 21 Mei 2026.
00:27Perwakilan stranas PK, Sari, menjelaskan realisasi program MBG saat ini
00:32baru mencapai sekitar 60,57%.
00:36Akibatnya, masih terdapat sisa anggaran dalam jumlah besar
00:40yang tersimpan di virtual account yayasan pelaksana dapur MBG.
00:44Kondisi tersebut dinilai rawan menimbulkan praktik korupsi
00:47karena pengawasan program dianggap perlu maksimal.
00:50Tak hanya soal dana mengendap, stranas PK juga menyeroti proses
00:54penunjukkan yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.
00:59Berdasarkan kajian Komisi Pemberantasan Korupsi,
01:02terdapat indikasi konflik kepentingan dalam penentuan pihak pengelola program.
01:07Bahkan disebut ada dugaan praktik transaksional
01:10untuk mendapat jatah pengelolaan dapur MBG di sejumlah daerah.
01:14Melalui metode Social Network Analysis,
01:17stranas PK menemukan kepemilikan yayasan pengelola
01:20cenderung terkonsentrasi pada kelompok tertentu.
01:23Situasi ini memunculkan kekhawatiran terkait transparansi
01:27dan akuntabilitas pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.
01:32Selain itu, stranas PK menilai program MBG masih minim melibatkan supplier lokal.
01:37Data yang dipaparkan menunjukkan pemasok dari daerah
01:41hanya menyumbang sekitar 1,5 persen dari total kebutuhan program.
01:45Padahal MBG sebelumnya diharapkan dapat membantu
01:49menggerakkan ekonomi lokal di berbagai wilayah Indonesia.
Komentar

Dianjurkan