Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf buntut blackout yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera.

"Menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh, karena ada gangguan di sistem kelistrikan sejak tadi malam," ujar Dirut PT PLN, Darmawan Prasodjo pada Sabtu, (23/5/2026).

"Indikasi awal ada ruas transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi, yang indikasi awalnya karena gangguan cuaca sehingga terjadi gangguan pada sistem transmisi tersebut dan sistem transmisi tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatera," lanjutnya.

Baca Juga Listrik Padam di Sumatera Bagian Tengah dan Utara, PLN Imbau Masyarakat Tetap Tenang di https://www.kompas.tv/regional/670521/listrik-padam-di-sumatera-bagian-tengah-dan-utara-pln-imbau-masyarakat-tetap-tenang

#pln #blackout #sumatera #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670560/full-breaking-news-dirut-pln-minta-maaf-buntut-blackout-sumatera-ini-penyebabnya
Transkrip
00:00PT. PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera,
00:15terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.
00:30Karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak padi malam.
00:42Gangguan terjadi pada pukul 18.44 waktu Indonesia Barat.
00:51Dan di saat itu kami langsung melaporkan kondisi ini kepada Kementerian ESDM melalui Bapak Dijen Tenaga Listrik.
01:09Dan ini Kementerian ESDM selaku regulator dari sistem ketenaga listrikan.
01:20Dan di saat itu juga kami mendapatkan arahan dari Kementerian agar terus melakukan berbagai langkah
01:32untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera yang mengalami gangguan ini.
01:45Ini sebagai indikasi awal, ada ruas transmisi 275 kafe antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi.
02:03Yang indikasi awalnya karena gangguan cuaca sehingga terjadi gangguan pada sistem transmisi tersebut
02:14dan sistem transmisi tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatera.
02:24Dampaknya adalah adanya shock terhadap pembangkit-pembangkit kami.
02:35Ada sebagian wilayah di mana karena bebannya itu hilang, maka terjadi oversupply.
02:48frekuensi sistem kelistrikan di daerah tersebut naik dan tegangannya juga naik sehingga pembangkitnya
02:58langsung secara otomatis keluar dari sistem atau kalau dalam istilahnya dari publik adalah pembangkitnya secara otomatis padam.
03:14tetapi ada juga daerah-daerah yang mengalami defisit.
03:28karena pembangkitnya menjadi berkurang, maka frekuensinya turun, voltasinya turun,
03:37sehingga ini menjadi beban bagi pembangkit kami dan secara otomatis maka pembangkit di daerah tersebut
03:45juga keluar lepas dari sistem ketenaga listrikan dan juga padam.
03:52Dan kami menyampaikan kondisi ini ternyata berlaku domino,
04:02sehingga terjadi gangguan sistem ketenaga listrikan dari Jambi, Riau, Sumatera Utara, sampai ke Aceh.
04:18dan ini adalah gangguan kelistrikan yang cukup luas di wilayah Sumatera.
04:30Kami betul-betul memahami bahwa listrik adalah kebutuhan utama dari masyarakat,
04:43baik untuk objek-objek vital, baik untuk rumah tangga, untuk kegiatan ekonomi.
04:50Untuk itu, kami sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya.
04:58Setelah kejadian ini, kami langsung mengerahkan seluruh kekuatan tim kami.
05:07Pertama adalah kami melakukan assessment apakah ada dampak kerusakan pada gadu induk
05:17dan juga sistem transmisi kami.
05:23Dan Alhamdulillah dalam waktu sekitar 2 jam seluruh sistem gadu induk dan transmisi kami bisa kami pulihkan.
05:39dan ini kondisi yang sangat berbeda dalam bencana Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh pada waktu itu,
05:48di mana di saat itu ada kerusakan fisik di mana transmisi tower rubuh dan transmisi terputus.
05:58Dan hari ini kami menyampaikan bahwa gadu induk dan sistem transmisi kami sudah pulih.
06:11Nah tentu saja langkah selanjutnya adalah bagaimana kami bisa menyalakan kembali pembangkit-pembangkit
06:23yang karena domino efek tadi padam.
06:29Dan langkah-langkah ini pertama adalah menyalakan pembangkit,
06:35kemudian menyambungkan pembangkit tersebut kepada sistem transmisi kami melalui gadu induk,
06:42dan ketiga adalah mensinkronisasi.
06:45Kami mengakui bahwa sistem kelistikan terdiri dari berbagai jenis pembangkit.
06:56Untuk pembangkit hidro tentu saja proses menyalakan,
07:03proses menyambungkan, dan proses sinkronisasi bisa berjalan, bisa lebih cepat.
07:13Sistem gas juga bisa kami laksanakan dengan lebih cepat.
07:22Cepat dalam hal ini adalah berkisar antara 5 sampai 15 jam.
07:31Tetapi untuk sistem PLTU pembangkit listrik tenaga uap batu bara,
07:39prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang.
07:43Karena kami harus memanaskan air untuk menjadi uap,
07:50dengan proses auxiliary yang harus dinyalakan satu persatu,
07:55kemudian harus kami sambungkan dan kami sinkronkan,
07:59dan ini membutuhkan waktu.
08:03Nah, untuk itu seluruh tim kami kerahkan.
08:12Pembangkit-pembangkit yang bisa kami nyalakan dengan cepat,
08:16terutama pembangkit hidro dan pembangkit gas,
08:20dari tadi malam langsung satu persatu secara sistematis kita nyalakan.
08:29Sehingga kita melihat sebagian sistem di Sumatera bagian selatan,
08:36Sumatera bagian tengah, Sumatera bagian utara,
08:40baik Sumatera utara maupun Aceh,
08:43mulai dari tadinya padam total,
08:48mulai muncul titik-titik di mana listrik sudah mulai menyala.
08:57Tetapi untuk pembangkit yang berbasis pada PLTU batu bara,
09:04ini masih membutuhkan waktu.
09:08Ada sebagian PLTU batu bara yang sudah bisa kami mulai nyalakan
09:14tadi jam 3 pagi.
09:17Ada sebagian sistem PLTU batu bara yang kami masih menunggu
09:21untuk bisa siap untuk segera dinyalakan kembali.
09:26Dan kami masih membutuhkan waktu
09:30untuk memulihkan agar seluruh pembangkit bisa menyala,
09:36bisa menyambung, dan bisa sinkron dengan sistem ketanah gelisikan
09:41di Sumatera bagian selatan, tengah, maupun Sumatera bagian utara.
09:49Untuk itu, tim PLN dari tadi malam kami melakukan engineering.
09:59Saya memberikan apresiasi dengan semangat dari teman-teman yang ada di lapangan.
10:06Sampai hari ini tim belum tidur.
10:13Kami berkomunikasi intens dari tadi malam.
10:18Dari setelah kejadian kami berkomunikasi intens baik melalui Zoom maupun WA Call
10:26dengan Kementerian ISDM yang memberikan pengarahan-pengarahan baik strategis maupun teknis.
10:33Kami juga melakukan Zoom secara permanen dari tadi malam sampai hari ini
10:40dan kami teruskan sampai sistem pulih kembali
10:43dengan baik itu pengatur beban Sumatera yang ada di Pekanbaru.
10:49Manager-manager pembangkit di setiap pembangkit.
10:55Kami melakukan koordinasi dan juga memberikan arahan baik teknis strategis kepada setiap manajer pembangkit
11:04untuk masing-masing menginisiasi proses sekuens untuk menyalakan pembangkit dan sinkronisasi.
11:12Kami juga berkomunikasi memberikan arahan kepada GM wilayah baik itu distribusi maupun wilayah
11:22untuk berkomunikasi dengan stakeholder kami.
11:25Kami juga berkomunikasi untuk menyalakan pembangkit.
11:28Kami juga berkomunikasi untuk menyalakan pembangkit.
11:29Kemudian juga kepada pelanggan kami, kepada masyarakat, upaya pemulihan dan penyambungan.
11:36Dan begitu gadu induk itu sudah bertegangan dan menyala,
11:42langsung disambung kepada dengan penyulang kepada rumah-rumah pelanggan dan juga objek vital satu persatu.
11:53Jadi tim kami bekerja 24 jam.
11:57Dan kami terus bekerja sampai sistem Sumatera pulih kembali.
12:04Dan kami masih membutuhkan waktu.
12:08Beberapa pembangkit PLTU kami ada yang sudah mulai start
12:14dan membutuhkan waktu 15-20 jam untuk sinkron dan beroperasi penuh.
12:22Ada PLTU kami yang masih menunggu.
12:25Karena dalam proses persiapan dan kami bekerja all out.
12:30Karena kami paham bahwa listrik ini adalah suatu kebutuhan vital bagi masyarakat dalam hal ini yang terdampak,
12:44yaitu di Pulau Sumatera.
12:48Kami sekali lagi juga terus berkoordinasi intensif dengan Kementerian ESDM,
12:55dengan pemerintah daerah, dengan aparat terkait, dengan seluruh stakeholder.
13:03Karena kami tidak mungkin bekerja dengan sendirian.
13:10Kami berkolaborasi, kami bersama-sama memastikan agar proses recovery ini berjalan dengan cepat,
13:21dengan aman, dengan presisi, dan juga transparan.
13:31Kami juga tadi ini baru saja selesai juga berkomunikasi dengan Kementerian ESDM.
13:41Dan kami, baik dari PLN maupun Kementerian ESDM,
13:46kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara komprehensif
13:53untuk memperkuat sistem kelistikan Sumatera,
14:00agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang.
14:09Sekali lagi, kami atas nama PT PLN mohon maaf sebesar-besarnya
14:20atas ketidaknyamanan yang terjadi di masyarakat,
14:26karena sistem kelistikan terutama di Sumatera bagian Selatan, Tengah, dan Utara mengalami gangguan.
14:36Kami sekali lagi memberikan upaya yang terbaik,
14:42mengerahkan seluruh kekuatan yang kami punya,
14:46dan kami terus siaga agar sistem kelistikan bisa segera pulih kembali,
14:56dan masyarakat bisa kembali menikmati listrik dengan secepat mungkin.
15:05Untuk itu, Bismillahirrahmanirrahim.
15:10Semoga upaya kita ini diberi kemudahan dan kekuatan,
15:16sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar,
15:20dan sistem kelistikan di Sumatera bisa segera pulih kembali.
15:27Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan