00:00PT. PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera,
00:15terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.
00:30Karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak padi malam.
00:42Gangguan terjadi pada pukul 18.44 waktu Indonesia Barat.
00:51Dan di saat itu kami langsung melaporkan kondisi ini kepada Kementerian ESDM melalui Bapak Dijen Tenaga Listrik.
01:09Dan ini Kementerian ESDM selaku regulator dari sistem ketenaga listrikan.
01:20Dan di saat itu juga kami mendapatkan arahan dari Kementerian agar terus melakukan berbagai langkah
01:32untuk mengoreksi dan memperbaiki sistem kelistrikan Sumatera yang mengalami gangguan ini.
01:45Ini sebagai indikasi awal, ada ruas transmisi 275 kafe antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi.
02:03Yang indikasi awalnya karena gangguan cuaca sehingga terjadi gangguan pada sistem transmisi tersebut
02:14dan sistem transmisi tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatera.
02:24Dampaknya adalah adanya shock terhadap pembangkit-pembangkit kami.
02:35Ada sebagian wilayah di mana karena bebannya itu hilang, maka terjadi oversupply.
02:48frekuensi sistem kelistrikan di daerah tersebut naik dan tegangannya juga naik sehingga pembangkitnya
02:58langsung secara otomatis keluar dari sistem atau kalau dalam istilahnya dari publik adalah pembangkitnya secara otomatis padam.
03:14tetapi ada juga daerah-daerah yang mengalami defisit.
03:28karena pembangkitnya menjadi berkurang, maka frekuensinya turun, voltasinya turun,
03:37sehingga ini menjadi beban bagi pembangkit kami dan secara otomatis maka pembangkit di daerah tersebut
03:45juga keluar lepas dari sistem ketenaga listrikan dan juga padam.
03:52Dan kami menyampaikan kondisi ini ternyata berlaku domino,
04:02sehingga terjadi gangguan sistem ketenaga listrikan dari Jambi, Riau, Sumatera Utara, sampai ke Aceh.
04:18dan ini adalah gangguan kelistrikan yang cukup luas di wilayah Sumatera.
04:30Kami betul-betul memahami bahwa listrik adalah kebutuhan utama dari masyarakat,
04:43baik untuk objek-objek vital, baik untuk rumah tangga, untuk kegiatan ekonomi.
04:50Untuk itu, kami sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya.
04:58Setelah kejadian ini, kami langsung mengerahkan seluruh kekuatan tim kami.
05:07Pertama adalah kami melakukan assessment apakah ada dampak kerusakan pada gadu induk
05:17dan juga sistem transmisi kami.
05:23Dan Alhamdulillah dalam waktu sekitar 2 jam seluruh sistem gadu induk dan transmisi kami bisa kami pulihkan.
05:39dan ini kondisi yang sangat berbeda dalam bencana Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh pada waktu itu,
05:48di mana di saat itu ada kerusakan fisik di mana transmisi tower rubuh dan transmisi terputus.
05:58Dan hari ini kami menyampaikan bahwa gadu induk dan sistem transmisi kami sudah pulih.
06:11Nah tentu saja langkah selanjutnya adalah bagaimana kami bisa menyalakan kembali pembangkit-pembangkit
06:23yang karena domino efek tadi padam.
06:29Dan langkah-langkah ini pertama adalah menyalakan pembangkit,
06:35kemudian menyambungkan pembangkit tersebut kepada sistem transmisi kami melalui gadu induk,
06:42dan ketiga adalah mensinkronisasi.
06:45Kami mengakui bahwa sistem kelistikan terdiri dari berbagai jenis pembangkit.
06:56Untuk pembangkit hidro tentu saja proses menyalakan,
07:03proses menyambungkan, dan proses sinkronisasi bisa berjalan, bisa lebih cepat.
07:13Sistem gas juga bisa kami laksanakan dengan lebih cepat.
07:22Cepat dalam hal ini adalah berkisar antara 5 sampai 15 jam.
07:31Tetapi untuk sistem PLTU pembangkit listrik tenaga uap batu bara,
07:39prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang.
07:43Karena kami harus memanaskan air untuk menjadi uap,
07:50dengan proses auxiliary yang harus dinyalakan satu persatu,
07:55kemudian harus kami sambungkan dan kami sinkronkan,
07:59dan ini membutuhkan waktu.
08:03Nah, untuk itu seluruh tim kami kerahkan.
08:12Pembangkit-pembangkit yang bisa kami nyalakan dengan cepat,
08:16terutama pembangkit hidro dan pembangkit gas,
08:20dari tadi malam langsung satu persatu secara sistematis kita nyalakan.
08:29Sehingga kita melihat sebagian sistem di Sumatera bagian selatan,
08:36Sumatera bagian tengah, Sumatera bagian utara,
08:40baik Sumatera utara maupun Aceh,
08:43mulai dari tadinya padam total,
08:48mulai muncul titik-titik di mana listrik sudah mulai menyala.
08:57Tetapi untuk pembangkit yang berbasis pada PLTU batu bara,
09:04ini masih membutuhkan waktu.
09:08Ada sebagian PLTU batu bara yang sudah bisa kami mulai nyalakan
09:14tadi jam 3 pagi.
09:17Ada sebagian sistem PLTU batu bara yang kami masih menunggu
09:21untuk bisa siap untuk segera dinyalakan kembali.
09:26Dan kami masih membutuhkan waktu
09:30untuk memulihkan agar seluruh pembangkit bisa menyala,
09:36bisa menyambung, dan bisa sinkron dengan sistem ketanah gelisikan
09:41di Sumatera bagian selatan, tengah, maupun Sumatera bagian utara.
09:49Untuk itu, tim PLN dari tadi malam kami melakukan engineering.
09:59Saya memberikan apresiasi dengan semangat dari teman-teman yang ada di lapangan.
10:06Sampai hari ini tim belum tidur.
10:13Kami berkomunikasi intens dari tadi malam.
10:18Dari setelah kejadian kami berkomunikasi intens baik melalui Zoom maupun WA Call
10:26dengan Kementerian ISDM yang memberikan pengarahan-pengarahan baik strategis maupun teknis.
10:33Kami juga melakukan Zoom secara permanen dari tadi malam sampai hari ini
10:40dan kami teruskan sampai sistem pulih kembali
10:43dengan baik itu pengatur beban Sumatera yang ada di Pekanbaru.
10:49Manager-manager pembangkit di setiap pembangkit.
10:55Kami melakukan koordinasi dan juga memberikan arahan baik teknis strategis kepada setiap manajer pembangkit
11:04untuk masing-masing menginisiasi proses sekuens untuk menyalakan pembangkit dan sinkronisasi.
11:12Kami juga berkomunikasi memberikan arahan kepada GM wilayah baik itu distribusi maupun wilayah
11:22untuk berkomunikasi dengan stakeholder kami.
11:25Kami juga berkomunikasi untuk menyalakan pembangkit.
11:28Kami juga berkomunikasi untuk menyalakan pembangkit.
11:29Kemudian juga kepada pelanggan kami, kepada masyarakat, upaya pemulihan dan penyambungan.
11:36Dan begitu gadu induk itu sudah bertegangan dan menyala,
11:42langsung disambung kepada dengan penyulang kepada rumah-rumah pelanggan dan juga objek vital satu persatu.
11:53Jadi tim kami bekerja 24 jam.
11:57Dan kami terus bekerja sampai sistem Sumatera pulih kembali.
12:04Dan kami masih membutuhkan waktu.
12:08Beberapa pembangkit PLTU kami ada yang sudah mulai start
12:14dan membutuhkan waktu 15-20 jam untuk sinkron dan beroperasi penuh.
12:22Ada PLTU kami yang masih menunggu.
12:25Karena dalam proses persiapan dan kami bekerja all out.
12:30Karena kami paham bahwa listrik ini adalah suatu kebutuhan vital bagi masyarakat dalam hal ini yang terdampak,
12:44yaitu di Pulau Sumatera.
12:48Kami sekali lagi juga terus berkoordinasi intensif dengan Kementerian ESDM,
12:55dengan pemerintah daerah, dengan aparat terkait, dengan seluruh stakeholder.
13:03Karena kami tidak mungkin bekerja dengan sendirian.
13:10Kami berkolaborasi, kami bersama-sama memastikan agar proses recovery ini berjalan dengan cepat,
13:21dengan aman, dengan presisi, dan juga transparan.
13:31Kami juga tadi ini baru saja selesai juga berkomunikasi dengan Kementerian ESDM.
13:41Dan kami, baik dari PLN maupun Kementerian ESDM,
13:46kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara komprehensif
13:53untuk memperkuat sistem kelistikan Sumatera,
14:00agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa mendatang.
14:09Sekali lagi, kami atas nama PT PLN mohon maaf sebesar-besarnya
14:20atas ketidaknyamanan yang terjadi di masyarakat,
14:26karena sistem kelistikan terutama di Sumatera bagian Selatan, Tengah, dan Utara mengalami gangguan.
14:36Kami sekali lagi memberikan upaya yang terbaik,
14:42mengerahkan seluruh kekuatan yang kami punya,
14:46dan kami terus siaga agar sistem kelistikan bisa segera pulih kembali,
14:56dan masyarakat bisa kembali menikmati listrik dengan secepat mungkin.
15:05Untuk itu, Bismillahirrahmanirrahim.
15:10Semoga upaya kita ini diberi kemudahan dan kekuatan,
15:16sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar,
15:20dan sistem kelistikan di Sumatera bisa segera pulih kembali.
15:27Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar