Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa laporan data perusahaan CPO yang diduga melakukan under invoicing atau kegiatan ekspor-impor dengan memanipulasi data.

Hal ini disampaikan Purbaya jelang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

"Ini ada beberapa catatan perusahaan CPO yang melakukan manipulasi harga," kata Purbaya.

Purbaya mengatakan praktik under invoicing juga ditemukan dalam sektor komoditas lain di luar CPO.

"Baru CPO, nanti ada batu bara juga," ujar Purbaya.

Video Editor: Laurensius Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/670258/bertemu-prabowo-purbaya-bawa-laporan-dugaan-perusahaan-under-invoicing
Transkrip
00:00Ada itu beberapa 10 perusahaan besar itu kelihatan sekali mereka melakukan under-info, bukan under-info, diundang makan siang
00:08Makan siang lama beberapa menteri kelihatannya ya
00:11Tapi itu bawa laporan Pak, bawa MAP
00:13Ini selalu jaga-jaga, kalau ditanya jangan sampai nggak bisa gitu aja
00:17Jadi ada apa, saya cuma nggak ada studi itu, apa yang saya resebutin kemarin
00:26Perusahaan Sipio mana aja yang melakukan under-info, manipulasi harga
00:32Jadi kalau ditanya saya akan jawab, tapi kalau nggak tanya saya diem aja
00:38Kan nggak boleh kalau itu, saya cuma tes 10 perusahaan besar
00:433 pengapalan masing-masing perusahaan, saya random dipilih
00:47Dan hasilnya ternyata, mintip-mintip aja ya, cukup signifikan tuh
00:53Kalau kita lihat ya
00:54Oh bukan ya
00:56Bukan yang ini
01:00Bukan yang ini
01:04Ada itu beberapa 10 perusahaan besar itu kelihatan sekali mereka melakukan under-info
01:08Bukan under-info, bukan under-info, ya
01:10Export ke
01:14Ke Amerika misalnya
01:22Atau sekarang mereka misalnya harganya disini berapa
01:24Cuman 1 per 4 atau 1 per 3 harga yang di Amerika
01:29Jadi
01:31Dia disini perusahaannya jadi rugi
01:34Jadi lihat
01:38Bukan yang ini juga
01:40Jadi disana
01:44Jadi income-nya lebih rendah kan
01:46Nilai eksploran juga lebih rendah
01:48Disini
01:49Jadi saya rugi banyak disitu
01:58Ada perusahaannya nih contohnya ya
02:00Saya contoh ini
02:00Saya nggak boleh sebutkan perusahaannya ya
02:02Tapi ini ada
02:10Dari Indonesia
02:11Dikirim harganya
02:14Semuanya
02:20Rp2.600.000
02:23Disana di Amerika
02:24Impornya
02:25Rp4.200.000
02:27Jadi deltanya ada
02:2857%
02:29Lebih rendah
02:29Ada yang lebih gila lagi
02:34Ini satu perusahaan lagi
02:37Impornya
02:38Rp144.000.000
02:39Rp1.444.000
02:41Jadi disini ekspornya
02:41Disana Rp4.400.000
02:44Jadi di
02:45Perubahan harganya itu
02:46Rp200.000
02:49Itu mereka nggak salah kita bisa deteksi
02:51Kapal per kapal
02:52Jadi
02:54Itu mungkin saya laporin
02:56Kalau ditanya
02:56Kalau nggak yaudah
02:57Itu berapa perusahaan tadi Pak?
02:59Wah?
02:59Ada berapa perusahaan?
02:59Saya percaya 10 besar
03:02Semuanya seperti itu
03:03Berarti
03:0310 besar berarti
03:04Lu beli 10 Pak
03:04Atau gimana?
03:06Lebih dari 10 lah
03:07Saya cek 10 besar
03:09Saya pengen tau
03:09Data yang
03:10Kalau terpakses dilaporin
03:12Kalau semuanya kan rumit
03:13Kebanyakan
03:14Ini baru CPO
03:16Nanti ada batu bara juga
03:17Berarti perhitungannya
03:18Perugian
03:18Mencapai berapa
03:19Selama ini Pak?
03:21Bisa banyak lah
03:21Kalau saya pikir
03:22Kalau saya tarik
03:23Berapa tahun ke belakang
03:24Saya bisa panen
03:28Clubgrad
03:29ini Jumpa
03:30lan Ciark如果 saya
03:33takip Apa unpredictable
03:37Berapa
03:37MI Badan
03:45Terima kasih telah menonton
04:08Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
Komentar

Dianjurkan