00:00Saudara seorang pemilik bengkel mengaku kesulitan akibat nilai tukar rupiah yang terus melemah
00:04menembus level 17.700 rupiah per dolar AS.
00:09Pelemahan ini memicu lonjakan biaya operasional secara drastis, khususnya untuk harga suku cadang.
00:19Nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS mulai dirasakan para pemilik bengkel motor.
00:26Di Pandeglang Banten, pengusaha bengkel mengeluhkan tingginya harga suku cadang dan oli.
00:33Kenaikan untuk harga suku cadang bervariasi mulai dari 20.000 rupiah per partnya.
00:38Sementara untuk harga oli kenaikannya bisa mencapai 10.000 rupiah.
00:44Pemilik bengkel kini semakin tertekan selain harus membeli spare part dengan harga yang tinggi.
00:49Sebagian konsumen juga mengeluh.
00:51Mereka keberatan dengan kenaikan harga suku cadang dan oli.
00:55Terlebih untuk oli merupakan bagian yang harus diganti setiap bulannya.
01:01Harga ban, ban luar, oli, hampir semua spare part lah pada naik.
01:06Ban 20.000, sekitaran 20.000.
01:10Oli 10.000.
01:1210.000.
01:13Itu masyarakat pada komplain nggak sih ya?
01:15Banyak, banyak pada komplain lagi.
01:17Soalnya ini mah kembali naik, harganya tuh nganjloknya parah ini mah.
01:22Dalam sepekan terakhir rupiah terus mengalami pelemahan.
01:25Setelah di akhir pekan lalu rupiah tembus di angka 17.500 per dolar Amerika Serikat.
01:31Di awal pekan ini rupiah kembali anjlok dan menembus angka 17.700 per dolar Amerika Serikat.
01:38Tentu kondisi ini sangat dikhawatirkan oleh pengusaha yang harus mengandalkan barang impor.
01:43Salah satunya usaha montir.
01:45Para pemilik bengkel kendaraan berharap agar kondisi ini bisa cepat pulih dan kembali normal.
01:51Agar tidak menurunkan produktivitas penjualan.
Komentar