Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/05/14/165619/tolak-sppg-di-dalam-kampus-umy-usul-fokus-jadi-mitra-kajian-program-mbg

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta atau UMY menolak usulan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di dalam area kampus untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kampus menilai keterbatasan lahan, anggaran, dan sumber daya manusia menjadi alasan utama penolakan tersebut.

Meski begitu, UMY tetap membuka peluang terlibat dalam program MBG lewat jalur akademik. Kampus mengusulkan diri menjadi mitra kajian untuk mengevaluasi efektivitas program, mulai dari kualitas gizi, efisiensi anggaran, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.

Lantas bagaimana tanggapan lengkap pihak UMY terkait program MBG ini? Simak laporan selengkapnya dalam video berikut.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00UMY tolak SPPG dalam kampus usul jadi mitra kajian program MBG.
00:05Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menolak rencana pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di dalam area kampus untuk program makan bergizi
00:16gratis.
00:16Sikap itu disampaikan pihak kampus pada Kamis 14 Mei 2026 di tengah wacana perluasan program MBG ke lingkungan perguruan tinggi.
00:25Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY, Diyah Mutiarin, mengatakan kampus memiliki keterbatasan lahan, anggaran hingga sumber daya manusia jika harus
00:35membangun dapur MBG sendiri.
00:37Menurutnya, keberadaan SPPG di luar kampus dinilai sudah cukup untuk mendukung program tersebut.
00:43Karena itu, UMY memilih tidak terlibat lewat pembangunan infrastruktur dapur.
00:48Alih-alih membangun SPPG di kampus, UMY mengusulkan keterlibatan berbasis akademik.
00:54Kampus ingin berperan sebagai mitra kajian untuk mengevaluasi pelaksanaan program MBG.
01:00Mulai dari komposisi gizi, efisiensi anggaran hingga ketepatan sasaran penerima manfaat.
01:07Selain itu, mahasiswa juga diusulkan bisa menjalani magang di unit pelayanan gizi yang sudah beroperasi.
01:13Pihak UMY menilai desain kebijakan MBG masih memerlukan banyak pembenahan sebelum diperluas ke perguruan tinggi swasta.
01:20Mereka menyebut aspek implementasi, regulasi hingga manfaat program masih perlu dikaji
01:26agar lebih matang pelaksanaannya tepat sasaran dan sesuai dengan mandat akademik kampus.
Komentar

Dianjurkan