Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Global Sumud Flotilla merupakan kapal dengan misi menembus Gaza untuk memberikan bantuan ke masyarakat Palestina.

Namun, militer Israel disebut telah mengintersep kapal Global Sumud Flotilla yang berada di perairan internasional, sekitar 250 mil dari Gaza.

Pasukan Israel dilaporkan menangkap sekitar 100 aktivis kemanusiaan yang sedang berlayar menuju Jalur Gaza, Palestina, di perairan internasional.

Bagaimana kondisi saat ini di sana? Kita akan tanya langsung dengan salah satu relawan Global Sumud Flotilla, Ronggo Wirasanu yang berada di kapal Zapyro.

Bagaimana kondisi saat ini di sana? Kita akan tanya langsung dengan salah satu relawan Global Sumud Flotilla, Ronggo Wirasanu yang berada di kapal Zapyro.

Executive Producer: Sadryna Evanalia
Producer: Dian Septina
Content Creator: Yulian Indah
Video Editor: Novaltri Sarelpa

#wni #israel #gaza

Baca Juga Keluarga Andi Angga Aktivis yang Ikuti Global Sumud Flotilla Ungkap Komunikasi Terakhir di https://www.kompas.tv/nasional/669815/keluarga-andi-angga-aktivis-yang-ikuti-global-sumud-flotilla-ungkap-komunikasi-terakhir



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/669829/cerita-ronggo-wni-di-kapal-zefiro-sebelum-ditangkap-israel-dalam-misi-kemanusiaan-ke-gaza
Transkrip
00:14Saya sedang berada di kapal Zephyro, salah satu kapal bisa ditrack juga di global smut rotila slash tracker.
00:21Kapal Zephyro sejauh ini masih aman karena apabila sih selalu siap apapun yang terjadi,
00:26selalu waspada, selalu siap dengan kemungkinan yang terjadi.
00:35Global sumut rotila yang merupakan kapal dengan misi menembus Gaza untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina.
00:43Namun militer Israel disebutlah mencegat kapal tersebut yang berada di perairan internasional sekitar 250 mil dari Gaza.
00:52Pasukan Israel yang dilaporkan menangkap sekitar 100 aktivis kemanusiaan yang sedang berlayar menuju jalur Gaza-Palestina di perairan internasional.
01:02Bagaimana kondisi saat ini?
01:04Di sana kita akan tanya langsung dengan salah satu relawan, Ronggo Wirasanu yang berada di kapal Zephyro.
01:10Selamat malam Mas Ronggo.
01:12Selamat malam Yulia dan teman-teman kompas ini, sahabat kompas itu juga.
01:16Oke, Mas Ronggo, jadi bagaimana di kondisi saat ini yang sedang mengikuti pelayaran misi kemanusiaan menuju Gaza nih?
01:24Kondisinya kayak gimana Mas di sana?
01:25Oke, kondisinya sekarang kami sedang berada di Laut Mediterania, melewati Siprus.
01:32Kurang lebih sekitar 230 mil laut lagi kita sampai Gaza.
01:37Tapi tadi pagi, jam 6 sore, eh jam 6 pagi, beberapa kapal GSF delegasi dari beberapa negara di intercept oleh
01:47tentara Israel.
01:49Oke. Mas Ronggo bisa dikasih unjuk nggak? Apa suasana? Di sana tuh seperti apa, Mas?
01:57Suasananya sih masih ini ya, karena tadi pagi kami juga ada yang mendekat gitu kapal tentara Israel.
02:04Jadi kami selalu waspada, selalu pakai jaket, kalau mereka intercept, kita sudah siap gitu.
02:11Siap buang handphone, buang semua alat komunikasi, lalu kita siap diangkut atau ditahan atau dipindahkan ke kapal mereka.
02:21Kalau sekarang Mas Ronggo sudah sedang berada di mana nih? Apalah di ruangan?
02:26Saya sedang berada di kapal Zephiro.
02:31Nah, salah satu kapal bisa ditrack juga di global semutulatila slash tracker.
02:36Kapal Zephiro sejauh ini masih aman, karena tadi pagi setelah kita melihat kapal tentara tersebut,
02:44kapten kapal mencoba bermanufar sih, bermanufar menghindari kejaran kapal tentara tersebut.
02:52Kapal tentara Israel.
02:55Mas Hermann bisa dinyalakan audionya, Mas?
02:58Iya, iya.
02:59Mungkin bisa dijelaskan, Mas, kondisi di sana seperti apa, Mas?
03:04Iya, Alhamdulillah.
03:06Kita dari semalam sudah, sudah tiada.
03:10Untuk terus memantau, ada kapal-kapal, ada drone ya.
03:16Alhamdulillah, kalau tidak ada, ada drone-drone saja.
03:19Lihat pagi, baru muncul adanya kapal, ruang kapal, pernah sendari.
03:25Ini dong, eh.
03:28Nah, kapal-kapal ini menurunkan kotit-kotit.
03:33Bergerak, berdekati, mengejar, menampau-kapal minta.
03:37Tentu?
03:38Tak.
03:39Tentu ini lah, Tim Nami ini kapten, drone-nya, ya.
03:43Dari kuat biasa, kuat tanah pun, malakan.
03:48Mereka bisa manukur, lakukan penghindaran-perindakan.
04:10Mas Remen, kondisinya di sekitar seperti apa, Mas?
04:13Kondisi di sekitar saat ini seperti apa?
04:19Kondisinya umat kadang tenang, kadang besar.
04:23Tidak terlihat adanya kapal perang dari IOM, maupun dari kapal-kapal kita.
04:32Kita juga tidak kelihatan kapal-kapal.
04:34Ya, karena memang tadi kita menghindar kelebar, jadi kapal-kapal yang memang patiknya menyebar semuanya.
04:44Perluan.
04:45Dan lagi kita akan kembali pada gistik yang tak bisa jujur.
04:48Jadi kalau kita tadi pakai kata, arah gasa adalah kubus, kita perlu di sekitar kanan.
04:56Dan di sekitar kondisi yang tidak, tak mengalami,
05:00berapa-berapa kita mencintai sampai ke kata-kata ini.
05:05Oke, di samping Mas Herman itu tampak ada Mas Ronggo juga ya.
05:09Ini salah satu delegasi Indonesia juga, teman-teman.
05:11Mas Ronggo mungkin bisa memberikan, ini Mas, pantauannya?
05:17Ya, pantauan sejauh titik.
05:19Tidak ada kapal-kapal tentara, jadi kami semakin terus waspada.
05:24Sampai hari malam mungkin ya, terakhir.
05:29Tadi sempat didekati oleh kapal dari IDF?
05:54Mungkin saya akan memberi kesempatan kepada teman-teman jurnalis yang ingin menanyakan langsung kepada delegasi kita yang ada di kapal.
05:59Siapa? Siapa? Mas?
06:07Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam Bapak-Bapak sekalian.
06:12Saya Satrio dari CNN Indonesia TV.
06:13Saya ingin bertanya kepada Pak Herman, mungkin nanti bisa dijelaskan juga oleh Pak Juwaini dan Pak Irvan.
06:19Untuk saat ini, kan tadi disebutkan ada dua relawan yang diduga, diculik dalam tanda kutip Bapak ya.
06:28Kemudian saat ini kondisi ketujuh lainnya, selain Pak Herman dan satu teman yang disitu, apakah terpisah di kapal-kapal lain?
06:37Apakah diketahui kondisinya seperti apa?
06:39Dan saat ini kondisinya atau lokasinya sedang berada di perairan mana Bapak, apakah di dekat Israel atau perairan di negara
06:47mana yang terdekat di situ?
06:48Oke.
06:49Terus yang kedua, saat ini ketika kabar dari dua orang yang diduga, diculik tersebut, langkah apa yang sedang dilakukan untuk
07:00mencari konfirmasi Bapak-Bapak, apakah benar-benar ada upaya diplomasi ke pemerintahan Israel atau seperti apa untuk mengetahui nasib dari
07:08dua orang tadi yang disebutkan diduga, diculik oleh IDF?
07:11Oke, terima kasih.
07:12Kita jawabkan Pak Herman dulu ya, karena mumpung masih online.
07:16Pak Herman mungkin bisa menjawab, Pak Herman?
07:42Oke, berarti terpisah ya Pak ya?
07:48Oke, kalau untuk saat ini Mas Ronggo, kondisi fisik dan mental para lewat, para relawan itu gimana Mas?
07:56Alhamdulillah sih, selalu siap apapun yang terjadi, selalu waspada, selalu siap dengan kemungkinan yang terjadi sih, Alhamdulillah kita standby, ada
08:08yang kadang kalau waktu malam itu kita ada yang jaga malam, saling bergantian, begitu.
08:13Supaya kalau ada intercept tiba-tiba, kita saling mengabarkan bersama lain di dalam kapal.
08:19Oke. Mas Ronggo?
08:22Kalau dari kesehatan sendiri, Alhamdulillah ada satu dokter dari Malaysia yang berada di kapal Zepiro yang saya naik gini, dan
08:30satu lagi saya bersama Pak Herman, delegasi dari Indonesia juga.
08:33Jadi delegasi Indonesia, di kapal Zepiro ada dua orang.
08:37Oke. Berarti total untuk satu kapal di Zepiro itu ada berapa relawan Mas?
08:42Total untuk setiap kapal Plotila ini, enam sampai delapan orang. Nah, di kapal Zepiro ini terdiri dari enam, sorry, di
08:51kapal Zepiro ini terdiri dari delapan orang.
08:55Satu Indonesia, satu Malaysia, satu Austria, satu Itali, satu Belanda, satu Perancis.
09:02Mas Ronggo, saat mendengar kapal-kapal lain mulai mencegat Israel nih, dicegat oleh Israel, bagaimana suasana di kapal Zepiro ini?
09:10Apa reaksi Mas Ronggo pada saat itu?
09:12Oh ya, memantau tracker terus, tetap berkabar di grup. Kita kan melalui Indonesia tergabung dalam satu grup WhatsApp, gabungan gitu,
09:21saling berkabar di situ.
09:22Kalau masih bisa ada sinyal, ada handphone, kita masih terus berkabar di situ, maksimal mungkin. Saling mengabarkan.
09:30Oke. Sebelum keberangkatan ini, sudah ada nggak sih Mas prediksi atau mitigasi ini terkait kemungkinan penyergapan ini?
09:36Sudah, sudah. Sudah, sudah. Itu sudah termasuk dalam prediksi GSF internasional. Jadi kita tinggal mengikuti saja.
09:45Dan setelah saya berangkat ke Turki, kan di Turki selama beberapa hari kami melakukan mengikuti training.
09:52Ada training keselamatan diri, training legal, apa saja dokumen-dokumen yang harus dipenuhi atau nanti yang boleh ditandatangan dan tidak.
10:03Ya, saat Israel mengajukan dokumen-dokumen tersebut.
10:09Oke. Kalau untuk saat ini, komunikasi antar kapal dalam Armada Global Sumut Flotilla saat situasi memanas itu gimana, Mas?
10:17Apakah ada komunikasi antar kapal atau gimana?
10:20Iya. Ada informasi antar kapal yang biasa dilakukan kapten.
10:25Jadi mereka detail tuh dari koordinat-koordinatnya harus mengarah kemana, baiknya kapalnya di satu sama lain sih ada.
10:32Terkait relawan yang ditangkap oleh para militer Israel ini, ada nggak sih, Mas?
10:37Sejauh ini sih yang baru, baru apa ya, tapi belum ofisial dari Global Peace Conference Indonesia,
10:46tapi baru satu yang tertangkap, insya Allah sih nggak ada lagi.
10:50Satu yang pernah intercept namanya Andi Angga Prasadewa.
10:54Dia dari rumah zakat, delegasi dari Indonesia.
10:57Mas Longgo, dari Dompet Duolva nih, sudah berapa hari, Mas, relawan berlayar?
11:03Kami berlayar masuk kapal dari tanggal 13, kurang lebih sudah lima hari di dalam kapal.
11:10Kemarin sempat ada badai, jadi sempat bersandar sehari di perairan Turki,
11:17lalu kemudian melanjutkan perjalanan kembali setelah saat ini sampai di Laut Mediterania.
11:24Kalau sesuai jadwal, berapa lama lagi, Mas, sampainya ke Gaza?
11:30Sekitar dua hari lagi untuk kita sampai ke Gaza.
11:33Tadi kan Mas Longgo sempat cerita ya, sempat melihat kapal militer Israel nih.
11:37Sekarang apakah masih terlihat nggak, Mas, situasinya di sana?
11:40Sekarang sudah nggak terlihat lagi, alhamdulillah.
11:44Mungkin dalam waktu dekat sih nanti akan parsial mereka akan datang kembali gitu.
11:48Karena di info juga di grup kami bahwa mereka siapa akan datang kembali setelah ini.
11:55Ada nggak nih langkah dari Global Peace Convoy Indonesia untuk relawan yang ditangkep oleh militer Israel?
12:01Hari ini, per hari ini, seluruh lembaga yang tergabung dalam Global Space Convoy Indonesia
12:10sedang bersiap melakukan skema-skema yang akan terjadi di mana mengurus nanti ketika kami dideportasi,
12:17ketika kami dipotongkan itu mereka siap mengurus dan menyebut kami.
12:22Hari ini mulai diadakan rapat dan presi-presi per.
12:26Oke. Kalau untuk bantuan, apa saja nih, Mas, yang dibawa oleh relawan untuk masyarakat Gaza?
12:33Oke. Untuk bantuan yang misi laut ini, ada berbagai macam makanan,
12:41mulai dari makanan dewasa, kebutuhan bayi seperti pokok, obat, obatan,
12:48dan makanan bayi juga ada, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.
12:54Oke.
12:55Kebetulan di sini kita nggak juga bawa barang, kebetulan kita juga ada dokter to Gaza,
13:01yang para dokter siap membantu masyarakat Gaza berangkat melalui kapal-kapal klotila ini.
13:08Oke.
13:09Ada prosedur khusus nggak di kapal Zapiro untuk mengalami nantinya ada pencegatan?
13:16Oh iya, ada.
13:19Dari Gaza sendiri, ada yang pedoman-pedoman yang kita harus penuhi, yaitu non-violence,
13:27jadi nggak ada kekerasan.
13:29Terus kita harus ikutin aja apa kata tentara IOF,
13:36lalu kita tidak boleh ramah dengan tentara IOF.
13:39Jadi tetap memperlihatkan kita adalah musuh mereka.
13:44Jadi takutnya kalau kita senyum akan diframing bahwa kita baik-baik aja diperlakukan oleh mereka.
13:50Maksudnya yang kita tahu kan ini kan adalah misi yang sangat besar ya, Mas?
13:53Kalau menurut Pak Jumbo,
13:54kalau kita lihat ini kan misi yang sangat besar.
13:57Kalau Mas Longgo bisa lihat terhadap keselamatan jurnalis dan relawan sipil
14:02dalam misi kemanusiaan itu kayak gimana sih?
14:06Ya insya Allah sih kalau tekanan dari dunia semakin besar,
14:13tekanan dari masyarakat dunia semakin besar,
14:15mereka nggak bisa ngapa-ngapain sih,
14:17nggak bisa melakukan apa-apa.
14:19Karena ada tekanan dunia kan, kita nggak ada di Indonesia,
14:22ada berbagai dunia, ada 80 negara.
14:24Kalau itu nge-push untuk melepaskan tahanan,
14:27insya Allah nggak terjadi apa-apa dan segera dibebaskan tahanan.
14:32Oke Mas Longgo.
14:33Mas Longgo, apakah keluarga di rumah sudah mengetahui kondisi Mas Longgo nih saat ini?
14:39Sudah-sudah.
14:40Sudah selalu update video call.
14:43Kalau di sana sedang siang atau pagi gitu di Indonesia,
14:47video call atau kirim video note
14:49untuk sekedar mengabarkan kondisi saya di sini.
14:55Oke Mas Longgo.
14:57Seberapa besar sih Mas solidaritas internasional
15:00yang Mas Longgo rasakan selama mengikuti misi ini?
15:03Oh iya.
15:04Di global sumber kondisi lainnya sangat-sangat besar.
15:08Tanpa memandang agama, suku, negara,
15:11mereka bersatu untuk Palestina.
15:13Walaupun mereka bukan muslim,
15:15mereka bersatu juga untuk Palestina.
15:17Bahkan kadang saya merasa malu,
15:19kadang mereka paling terdepan kalau salah satu Palestina,
15:21daripada kita yang muslim.
15:22Mas Longgo ada pesan nggak sih Mas untuk masyarakat Indonesia nih yang mengikuti perkembangan misi ini?
15:28Iya.
15:31Kami minta doanya, doa yang terbaik,
15:33agar misi ini berjalan lancar, berhasil,
15:36dan bisa menjadi pemantik agar rakyat Palestina tetap kuat bahwa mereka sadar kalau mereka tuh nggak sendirian.
15:50Ada kami semua di sini, ada rakyat Indonesia
15:52yang merupakan representasi dari 200 jiwa lebih muslim yang ada di Indonesia.
15:59Dan ini kami berangkat ke sembilan orang,
16:02insya Allah itu menjadi pertanda bahwa kami bersama Indonesia,
16:06pertama Palestina.
16:07Baik, terima kasih Mas Longgo atas waktunya
16:09dan informasi yang sudah dibagikan kepada kami langsung
16:12dari kapal Zapiro di tengah misi kemanusiaan menuju Gaza.
16:15Tentunya kita berharap seluruh relawan yang bergabung
16:18senantiasa diberikan keselamatan ya Mas dan perlindungan.
16:21Terima kasih Mas Longgo.
16:22Terima kasih Mas Longgo.
Komentar

Dianjurkan