00:14Saya sedang berada di kapal Zephyro, salah satu kapal bisa ditrack juga di global smut rotila slash tracker.
00:21Kapal Zephyro sejauh ini masih aman karena apabila sih selalu siap apapun yang terjadi,
00:26selalu waspada, selalu siap dengan kemungkinan yang terjadi.
00:35Global sumut rotila yang merupakan kapal dengan misi menembus Gaza untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina.
00:43Namun militer Israel disebutlah mencegat kapal tersebut yang berada di perairan internasional sekitar 250 mil dari Gaza.
00:52Pasukan Israel yang dilaporkan menangkap sekitar 100 aktivis kemanusiaan yang sedang berlayar menuju jalur Gaza-Palestina di perairan internasional.
01:02Bagaimana kondisi saat ini?
01:04Di sana kita akan tanya langsung dengan salah satu relawan, Ronggo Wirasanu yang berada di kapal Zephyro.
01:10Selamat malam Mas Ronggo.
01:12Selamat malam Yulia dan teman-teman kompas ini, sahabat kompas itu juga.
01:16Oke, Mas Ronggo, jadi bagaimana di kondisi saat ini yang sedang mengikuti pelayaran misi kemanusiaan menuju Gaza nih?
01:24Kondisinya kayak gimana Mas di sana?
01:25Oke, kondisinya sekarang kami sedang berada di Laut Mediterania, melewati Siprus.
01:32Kurang lebih sekitar 230 mil laut lagi kita sampai Gaza.
01:37Tapi tadi pagi, jam 6 sore, eh jam 6 pagi, beberapa kapal GSF delegasi dari beberapa negara di intercept oleh
01:47tentara Israel.
01:49Oke. Mas Ronggo bisa dikasih unjuk nggak? Apa suasana? Di sana tuh seperti apa, Mas?
01:57Suasananya sih masih ini ya, karena tadi pagi kami juga ada yang mendekat gitu kapal tentara Israel.
02:04Jadi kami selalu waspada, selalu pakai jaket, kalau mereka intercept, kita sudah siap gitu.
02:11Siap buang handphone, buang semua alat komunikasi, lalu kita siap diangkut atau ditahan atau dipindahkan ke kapal mereka.
02:21Kalau sekarang Mas Ronggo sudah sedang berada di mana nih? Apalah di ruangan?
02:26Saya sedang berada di kapal Zephiro.
02:31Nah, salah satu kapal bisa ditrack juga di global semutulatila slash tracker.
02:36Kapal Zephiro sejauh ini masih aman, karena tadi pagi setelah kita melihat kapal tentara tersebut,
02:44kapten kapal mencoba bermanufar sih, bermanufar menghindari kejaran kapal tentara tersebut.
02:52Kapal tentara Israel.
02:55Mas Hermann bisa dinyalakan audionya, Mas?
02:58Iya, iya.
02:59Mungkin bisa dijelaskan, Mas, kondisi di sana seperti apa, Mas?
03:04Iya, Alhamdulillah.
03:06Kita dari semalam sudah, sudah tiada.
03:10Untuk terus memantau, ada kapal-kapal, ada drone ya.
03:16Alhamdulillah, kalau tidak ada, ada drone-drone saja.
03:19Lihat pagi, baru muncul adanya kapal, ruang kapal, pernah sendari.
03:25Ini dong, eh.
03:28Nah, kapal-kapal ini menurunkan kotit-kotit.
03:33Bergerak, berdekati, mengejar, menampau-kapal minta.
03:37Tentu?
03:38Tak.
03:39Tentu ini lah, Tim Nami ini kapten, drone-nya, ya.
03:43Dari kuat biasa, kuat tanah pun, malakan.
03:48Mereka bisa manukur, lakukan penghindaran-perindakan.
04:10Mas Remen, kondisinya di sekitar seperti apa, Mas?
04:13Kondisi di sekitar saat ini seperti apa?
04:19Kondisinya umat kadang tenang, kadang besar.
04:23Tidak terlihat adanya kapal perang dari IOM, maupun dari kapal-kapal kita.
04:32Kita juga tidak kelihatan kapal-kapal.
04:34Ya, karena memang tadi kita menghindar kelebar, jadi kapal-kapal yang memang patiknya menyebar semuanya.
04:44Perluan.
04:45Dan lagi kita akan kembali pada gistik yang tak bisa jujur.
04:48Jadi kalau kita tadi pakai kata, arah gasa adalah kubus, kita perlu di sekitar kanan.
04:56Dan di sekitar kondisi yang tidak, tak mengalami,
05:00berapa-berapa kita mencintai sampai ke kata-kata ini.
05:05Oke, di samping Mas Herman itu tampak ada Mas Ronggo juga ya.
05:09Ini salah satu delegasi Indonesia juga, teman-teman.
05:11Mas Ronggo mungkin bisa memberikan, ini Mas, pantauannya?
05:17Ya, pantauan sejauh titik.
05:19Tidak ada kapal-kapal tentara, jadi kami semakin terus waspada.
05:24Sampai hari malam mungkin ya, terakhir.
05:29Tadi sempat didekati oleh kapal dari IDF?
05:54Mungkin saya akan memberi kesempatan kepada teman-teman jurnalis yang ingin menanyakan langsung kepada delegasi kita yang ada di kapal.
05:59Siapa? Siapa? Mas?
06:07Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam Bapak-Bapak sekalian.
06:12Saya Satrio dari CNN Indonesia TV.
06:13Saya ingin bertanya kepada Pak Herman, mungkin nanti bisa dijelaskan juga oleh Pak Juwaini dan Pak Irvan.
06:19Untuk saat ini, kan tadi disebutkan ada dua relawan yang diduga, diculik dalam tanda kutip Bapak ya.
06:28Kemudian saat ini kondisi ketujuh lainnya, selain Pak Herman dan satu teman yang disitu, apakah terpisah di kapal-kapal lain?
06:37Apakah diketahui kondisinya seperti apa?
06:39Dan saat ini kondisinya atau lokasinya sedang berada di perairan mana Bapak, apakah di dekat Israel atau perairan di negara
06:47mana yang terdekat di situ?
06:48Oke.
06:49Terus yang kedua, saat ini ketika kabar dari dua orang yang diduga, diculik tersebut, langkah apa yang sedang dilakukan untuk
07:00mencari konfirmasi Bapak-Bapak, apakah benar-benar ada upaya diplomasi ke pemerintahan Israel atau seperti apa untuk mengetahui nasib dari
07:08dua orang tadi yang disebutkan diduga, diculik oleh IDF?
07:11Oke, terima kasih.
07:12Kita jawabkan Pak Herman dulu ya, karena mumpung masih online.
07:16Pak Herman mungkin bisa menjawab, Pak Herman?
07:42Oke, berarti terpisah ya Pak ya?
07:48Oke, kalau untuk saat ini Mas Ronggo, kondisi fisik dan mental para lewat, para relawan itu gimana Mas?
07:56Alhamdulillah sih, selalu siap apapun yang terjadi, selalu waspada, selalu siap dengan kemungkinan yang terjadi sih, Alhamdulillah kita standby, ada
08:08yang kadang kalau waktu malam itu kita ada yang jaga malam, saling bergantian, begitu.
08:13Supaya kalau ada intercept tiba-tiba, kita saling mengabarkan bersama lain di dalam kapal.
08:19Oke. Mas Ronggo?
08:22Kalau dari kesehatan sendiri, Alhamdulillah ada satu dokter dari Malaysia yang berada di kapal Zepiro yang saya naik gini, dan
08:30satu lagi saya bersama Pak Herman, delegasi dari Indonesia juga.
08:33Jadi delegasi Indonesia, di kapal Zepiro ada dua orang.
08:37Oke. Berarti total untuk satu kapal di Zepiro itu ada berapa relawan Mas?
08:42Total untuk setiap kapal Plotila ini, enam sampai delapan orang. Nah, di kapal Zepiro ini terdiri dari enam, sorry, di
08:51kapal Zepiro ini terdiri dari delapan orang.
08:55Satu Indonesia, satu Malaysia, satu Austria, satu Itali, satu Belanda, satu Perancis.
09:02Mas Ronggo, saat mendengar kapal-kapal lain mulai mencegat Israel nih, dicegat oleh Israel, bagaimana suasana di kapal Zepiro ini?
09:10Apa reaksi Mas Ronggo pada saat itu?
09:12Oh ya, memantau tracker terus, tetap berkabar di grup. Kita kan melalui Indonesia tergabung dalam satu grup WhatsApp, gabungan gitu,
09:21saling berkabar di situ.
09:22Kalau masih bisa ada sinyal, ada handphone, kita masih terus berkabar di situ, maksimal mungkin. Saling mengabarkan.
09:30Oke. Sebelum keberangkatan ini, sudah ada nggak sih Mas prediksi atau mitigasi ini terkait kemungkinan penyergapan ini?
09:36Sudah, sudah. Sudah, sudah. Itu sudah termasuk dalam prediksi GSF internasional. Jadi kita tinggal mengikuti saja.
09:45Dan setelah saya berangkat ke Turki, kan di Turki selama beberapa hari kami melakukan mengikuti training.
09:52Ada training keselamatan diri, training legal, apa saja dokumen-dokumen yang harus dipenuhi atau nanti yang boleh ditandatangan dan tidak.
10:03Ya, saat Israel mengajukan dokumen-dokumen tersebut.
10:09Oke. Kalau untuk saat ini, komunikasi antar kapal dalam Armada Global Sumut Flotilla saat situasi memanas itu gimana, Mas?
10:17Apakah ada komunikasi antar kapal atau gimana?
10:20Iya. Ada informasi antar kapal yang biasa dilakukan kapten.
10:25Jadi mereka detail tuh dari koordinat-koordinatnya harus mengarah kemana, baiknya kapalnya di satu sama lain sih ada.
10:32Terkait relawan yang ditangkap oleh para militer Israel ini, ada nggak sih, Mas?
10:37Sejauh ini sih yang baru, baru apa ya, tapi belum ofisial dari Global Peace Conference Indonesia,
10:46tapi baru satu yang tertangkap, insya Allah sih nggak ada lagi.
10:50Satu yang pernah intercept namanya Andi Angga Prasadewa.
10:54Dia dari rumah zakat, delegasi dari Indonesia.
10:57Mas Longgo, dari Dompet Duolva nih, sudah berapa hari, Mas, relawan berlayar?
11:03Kami berlayar masuk kapal dari tanggal 13, kurang lebih sudah lima hari di dalam kapal.
11:10Kemarin sempat ada badai, jadi sempat bersandar sehari di perairan Turki,
11:17lalu kemudian melanjutkan perjalanan kembali setelah saat ini sampai di Laut Mediterania.
11:24Kalau sesuai jadwal, berapa lama lagi, Mas, sampainya ke Gaza?
11:30Sekitar dua hari lagi untuk kita sampai ke Gaza.
11:33Tadi kan Mas Longgo sempat cerita ya, sempat melihat kapal militer Israel nih.
11:37Sekarang apakah masih terlihat nggak, Mas, situasinya di sana?
11:40Sekarang sudah nggak terlihat lagi, alhamdulillah.
11:44Mungkin dalam waktu dekat sih nanti akan parsial mereka akan datang kembali gitu.
11:48Karena di info juga di grup kami bahwa mereka siapa akan datang kembali setelah ini.
11:55Ada nggak nih langkah dari Global Peace Convoy Indonesia untuk relawan yang ditangkep oleh militer Israel?
12:01Hari ini, per hari ini, seluruh lembaga yang tergabung dalam Global Space Convoy Indonesia
12:10sedang bersiap melakukan skema-skema yang akan terjadi di mana mengurus nanti ketika kami dideportasi,
12:17ketika kami dipotongkan itu mereka siap mengurus dan menyebut kami.
12:22Hari ini mulai diadakan rapat dan presi-presi per.
12:26Oke. Kalau untuk bantuan, apa saja nih, Mas, yang dibawa oleh relawan untuk masyarakat Gaza?
12:33Oke. Untuk bantuan yang misi laut ini, ada berbagai macam makanan,
12:41mulai dari makanan dewasa, kebutuhan bayi seperti pokok, obat, obatan,
12:48dan makanan bayi juga ada, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.
12:54Oke.
12:55Kebetulan di sini kita nggak juga bawa barang, kebetulan kita juga ada dokter to Gaza,
13:01yang para dokter siap membantu masyarakat Gaza berangkat melalui kapal-kapal klotila ini.
13:08Oke.
13:09Ada prosedur khusus nggak di kapal Zapiro untuk mengalami nantinya ada pencegatan?
13:16Oh iya, ada.
13:19Dari Gaza sendiri, ada yang pedoman-pedoman yang kita harus penuhi, yaitu non-violence,
13:27jadi nggak ada kekerasan.
13:29Terus kita harus ikutin aja apa kata tentara IOF,
13:36lalu kita tidak boleh ramah dengan tentara IOF.
13:39Jadi tetap memperlihatkan kita adalah musuh mereka.
13:44Jadi takutnya kalau kita senyum akan diframing bahwa kita baik-baik aja diperlakukan oleh mereka.
13:50Maksudnya yang kita tahu kan ini kan adalah misi yang sangat besar ya, Mas?
13:53Kalau menurut Pak Jumbo,
13:54kalau kita lihat ini kan misi yang sangat besar.
13:57Kalau Mas Longgo bisa lihat terhadap keselamatan jurnalis dan relawan sipil
14:02dalam misi kemanusiaan itu kayak gimana sih?
14:06Ya insya Allah sih kalau tekanan dari dunia semakin besar,
14:13tekanan dari masyarakat dunia semakin besar,
14:15mereka nggak bisa ngapa-ngapain sih,
14:17nggak bisa melakukan apa-apa.
14:19Karena ada tekanan dunia kan, kita nggak ada di Indonesia,
14:22ada berbagai dunia, ada 80 negara.
14:24Kalau itu nge-push untuk melepaskan tahanan,
14:27insya Allah nggak terjadi apa-apa dan segera dibebaskan tahanan.
14:32Oke Mas Longgo.
14:33Mas Longgo, apakah keluarga di rumah sudah mengetahui kondisi Mas Longgo nih saat ini?
14:39Sudah-sudah.
14:40Sudah selalu update video call.
14:43Kalau di sana sedang siang atau pagi gitu di Indonesia,
14:47video call atau kirim video note
14:49untuk sekedar mengabarkan kondisi saya di sini.
14:55Oke Mas Longgo.
14:57Seberapa besar sih Mas solidaritas internasional
15:00yang Mas Longgo rasakan selama mengikuti misi ini?
15:03Oh iya.
15:04Di global sumber kondisi lainnya sangat-sangat besar.
15:08Tanpa memandang agama, suku, negara,
15:11mereka bersatu untuk Palestina.
15:13Walaupun mereka bukan muslim,
15:15mereka bersatu juga untuk Palestina.
15:17Bahkan kadang saya merasa malu,
15:19kadang mereka paling terdepan kalau salah satu Palestina,
15:21daripada kita yang muslim.
15:22Mas Longgo ada pesan nggak sih Mas untuk masyarakat Indonesia nih yang mengikuti perkembangan misi ini?
15:28Iya.
15:31Kami minta doanya, doa yang terbaik,
15:33agar misi ini berjalan lancar, berhasil,
15:36dan bisa menjadi pemantik agar rakyat Palestina tetap kuat bahwa mereka sadar kalau mereka tuh nggak sendirian.
15:50Ada kami semua di sini, ada rakyat Indonesia
15:52yang merupakan representasi dari 200 jiwa lebih muslim yang ada di Indonesia.
15:59Dan ini kami berangkat ke sembilan orang,
16:02insya Allah itu menjadi pertanda bahwa kami bersama Indonesia,
16:06pertama Palestina.
16:07Baik, terima kasih Mas Longgo atas waktunya
16:09dan informasi yang sudah dibagikan kepada kami langsung
16:12dari kapal Zapiro di tengah misi kemanusiaan menuju Gaza.
16:15Tentunya kita berharap seluruh relawan yang bergabung
16:18senantiasa diberikan keselamatan ya Mas dan perlindungan.
16:21Terima kasih Mas Longgo.
16:22Terima kasih Mas Longgo.
Komentar