Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia berbincang dengan X, seorang mantan anggota jaringan judi online di Kamboja.

Ia memperlihatkan sejumlah kartu ATM dan buku tabungan. Ia mengaku menjadi bagian dari jaringan judi daring yang pusat operasionalnya berada di Sihanoukville, Kamboja.

Meski pusat perusahaan berada di luar negeri, operasional pengelolaan rekening disebut dilakukan dari Indonesia. Narasumber menjelaskan tugas utamanya adalah mengelola rekening-rekening untuk transaksi perjudian daring.

X mengaku dari e-wallet sampai bank total ada sekitar 500 ribu rekening. Menurutnya, rekening-rekening itu digunakan untuk menerima deposit dari pemain judi online.

Untuk mendapatkan rekening dalam jumlah besar, sindikat merekrut masyarakat ekonomi bawah. Setiap rekening dihargai Rp1,5 juta. Satu orang bahkan bisa membuka 5 rekening sekaligus.

Narasumber juga mengungkap proses pembukaan rekening dilakukan secara terorganisasi. Ia menyebut jaringan mereka mengelola sekitar 150 situs judi online.

Dana hasil judi online disebut terus diputar dari satu rekening ke rekening lain untuk menghindari deteksi. Bahkan, perpindahan dana dilakukan sangat cepat.

Menurutnya, satu situs judi online bisa menggunakan lima rekening berbeda. Dana kemudian dialirkan berlapis hingga masuk ke rekening utama.

Rekening utama itu disebut sebagai "tampung besar".


Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/BZxZ8_u0tHc



Disclaimer:

Konten ini dibuat semata untuk edukasi dan meningkatkan awareness terkait bahaya judi online. Tidak untuk mengajarkan, mempromosikan, atau mengajak melakukan judi online dalam bentuk apa pun.



#judol #indonesia #jaringan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/669775/eks-jaringan-judi-online-bongkar-500-ribu-rekening-untuk-cuci-uang-dipo-investigasi
Transkrip
00:00Saya ingin tanyakan soal apa yang ada di depan saya, ini ada kartu ATM ya, dan juga ada buku tabungan.
00:08Mas ini menjadi bagian dari sindikas judi online yang pusat kantornya itu ada di?
00:17Sihanokville.
00:18Sihanokville, Kamboja.
00:19Kamboja.
00:20Tapi memang mengoperasikannya dari Indonesia.
00:21Dari Indonesia, gitu.
00:22Mungkin bisa dijelaskan, mas, tugas mas ini seperti apa? Karena ini baru sebagian ya?
00:27Baru sebagian, baru semua.
00:28Total ada berapa mungkin kartu ATM dan buku tabungan yang mas Pelola?
00:32Di semuanya dari e-wallet sampai bank ya, ada 500 ribuan rekening.
00:37500 ribu rekening?
00:38Iya, betul.
00:40Kartu ATM dan buku tabungan ini fungsinya untuk?
00:43Untuk terima permainan uangnya, tekeningnya.
00:47Digunakan oleh perusahaan judi online di Kamboja untuk menerima deposit dari orang-orang yang bermain judi online.
00:54Betul.
00:55Tapi pertanyaannya, bagaimana bisa mendaftarkan sebanyak ini?
01:00Kita cari perekutan yang orang-orang kebawah ya, yang biasanya itu ibu rumah tangga, itu yang mau cari uang lebih.
01:12Kita kasih perkening biasanya sih 1.500.000 ya.
01:181.500.000 per orang?
01:20Per orang, per rekening.
01:21Oh, per rekening ya?
01:22Perkening.
01:23Jadi, satu orang itu bisa buat 5 bank ya.
01:27Apakah mas yang mendaftarkan ini ke bank-bank atau seperti apa?
01:31Ada lagi yang, ada lagi yang itu bagian perekutan.
01:34Teknisnya mungkin bisa dijelaskan?
01:35Jadi, kita berikan handphone baru dengan kartu yang sudah aktif ya.
01:41Nanti kita suruh yang perekutan ini ke bank, suruh daftarkan.
01:48Setelah-setelah jadi, kita kasih uang.
01:51Dan mengapa harus sebanyak ini?
01:54Karena lebih dari 100 website kita pegang, mas.
01:59Ada berapa mungkin?
02:00Ada sekitar 150 website lah.
02:01150 website?
02:03Ya, betul.
02:04Sistem penggunaannya ketika nanti dimanfaatkan oleh perusahaan judi online di Kamboja itu seperti apa?
02:10Jadi, di situ-situ ada deposit, rekening deposit, rekening withdrawal, rekening tampung.
02:19Dari deposit ini, misalkan ini rekening deposit.
02:24Setiap 5 juta itu harus dipindahin.
02:28Setiap 5 juta harus dipindah?
02:30Dipindahkan, karena peraturan.
02:31Tujuannya untuk apa?
02:32Biar aman.
02:34Oke.
02:35Setiap 5 juta, itu rata-rata 10 menit aja sih.
02:385 juta itu langsung dipindahin.
02:41Oke, mohon maaf.
02:41Artinya, sebanyak ini, mungkin supaya mudah dipahami ya.
02:47Ketika ada satu aliran uang yang kemudian masuk ke satu buku rekening,
02:52tidak akan bertahan lama di satu buku rekening, tetapi akan terus berputar?
02:55Terus berputar terus.
02:56Satu situs itu ada 5 rekening.
02:58Pindah.
02:59Oke.
03:00Dari deposit, kadang kewithdraw, ketampung, ketampung lagi, ketampung yang safety ini.
03:07Orang yang memiliki identitas ini tahu kalau identitasnya digunakan buku rekening yang kemudian ia buka untuk judi online?
03:15Tahu.
03:15Soalnya kita untuk perpanjang rekening, kita kasih per 3 bulan.
03:20Selagi mereka tidak ada masalah, tidak ada penarikan, kita beri.
03:24Tadi sudah dibahas ya, mas, bahwa ada beberapa tabungan dan uangnya terus berputar dan berujung di?
03:32Satu rekening.
03:33Satu rekening.
03:34Itu disebutnya?
03:35Tampung besar.
03:36Tabungan besar?
03:37Anampung?
03:38Tampung besar.
03:38Oh, tampung besar.
03:39Oke.
03:40Ada mungkin dari salah satu buku tabungan ini yang bisa diberikan jadi contoh?
03:45Ini salah satunya?
03:46Jadi buku tabungan ini adalah buku penampung yang kemudian menampung uang dari aliran transaksi judi online sebesar Rp 588 juta.
03:54Dan tadi sudah disebutkan bahwa uang itu harus berputar ya.
03:59Tapi meskipun artinya ini rekening penampung, karena di sini ada beberapa uang yang ditarik, mas.
04:04Betul.
04:06Dari Rp 588 juta menjadi Rp 221 juta karena ditarik ya.
04:10Ditarik, betul.
04:10Kemudian juga ada uang masuk lagi Rp 10 juta, masuk lagi Rp 14 juta, Rp 7 juta, dan seterusnya.
04:17Dan ini nominalnya terus bertambah ya, sampai Rp 600 juta.
04:19Kalau tadi di awal Rp 588 juta, ini bahkan menyentuh angka Rp 634 juta.
04:26Hanya dari kuartal pertama saja kita temukan deposit uang judulnya itu sudah sampai Rp 10,6 triliun.
04:33Hanya dalam waktu kurang lebih periode Januari sampai Maret.
04:36Itu depositnya.
04:37Nah, sementara perputaran dananya itu bahkan sudah menyentuh Rp 40,3 triliun.
04:45Dengan temuan yang kemudian didapati oleh polisi, apakah sudah bisa dikatakan Indonesia menjadi surga baru bagi sindika judi online?
04:52Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:56Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan