00:00Polisi segera menjemput paksa pengasuh pondok pesantren di Pati, Jawa Tengah yang menjadi tersangka kasus kekerasan seksual.
00:06Sebelumnya, warga mendesak polisi menahan pelaku, usai ditetapkan sebagai tersangka.
00:18Warga menggeruduk rumah pengasuh pondok pesantren di Pati, Jawa Tengah yang menjadi pelaku kekerasan seksual pada Santriwati.
00:26Warga menuntut pelaku ditahan, lantaran polisi telah menetapkannya sebagai tersangka.
00:33Warga kesal dan menduga adanya intimidasi terhadap korban.
00:37Dia juga punya dekengan-dekengan tersendiri yang bikin para korban, para orang-orang terdekat untuk tidak melanjutkan misalkan kasus.
00:49Sejak kasus ini mencuat, pihak Yayasan Pondok Pesantren sudah menonaktifkan pelaku.
00:55Perwakilan Yayasan menyerahkan kasus ini ke polisi.
00:58Sementara tersangka sudah tiga bulan tidak berada di pondok dan hingga kini keberadaannya belum diketahui.
01:06Sudah tidak termasuk anggota Yayasan, semua sudah saya ganti, saya non-aktifkan kemarin.
01:12Sudah ini saya aktifkan semua, nonton lainnya sudah saya non-aktifkan semua.
01:17Jadi Yayasan ini sudah tidak ada tanggung jawab sama pelaku atau oknum tadi yang diduga pelaku tersebut.
01:25Ini saya minta hanya hukum nanti yang berbicara, saya mendukung sekali.
01:29Polisi bilang, baru satu korban yang membuat laporan dan kini ditangani Polresta Pati.
01:35Polisi memastikan telah memeriksa 14 saksi dan tersangka akan dijemput paksa jika kembali mangkir dalam panggilan kedua.
01:44Saat ini untuk yang informasi sebanyak apa yang sudah beredar, itu saat ini mungkin tidak benar.
01:52Karena saat ini yang baru melakukan laporan adalah satu dari bapak korban.
02:02Untuk panggilan kedua hari kami tanggal 7 ya.
02:04Kalau misalnya tanggal 7 tidak hadir atau kembali mangkir, jemput paksa akan dilakukan?
02:11Memastikan sekali lagi Pak?
02:13Ya, tetap kita lakukan untuk penjemputan paksa.
02:17Sementara selama pembekuan aktivitas di pondok pesantren, seluruh santri dipindahkan dan mendapatkan perlindungan dari pemerintah daerah.
02:25Iwan Miftahuddin, Kompas TV Pati, Jawa Tengah
02:28Jawa Tengahuddin, Kompas TV Pati, Jawa Tengahuddin, Kompas TV Pati, Jawa Tengahuddin.
Komentar