Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Angkatan Laut Iran menembakkan rudal dan drone di sekitar kapal perusak Amerika Serikat yang melintas di Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026) waktu setempat.

Hal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Militer Iran mengklaim telah lebih dulu mengidentifikasi keberadaan kapal perang AS yang memasuki kawasan Teluk.

Setelah mengabaikan peringatan awal, Iran kemudian melepaskan tembakan peringatan.

Militer AS mengonfirmasi bahwa dua kapal perusak berpeluru kendali memang telah memasuki wilayah Teluk.

Namun, Washington membantah klaim Iran terkait serangan tersebut.

Sementara Komando Pusat AS menegaskan tidak ada kapal perang mereka yang terkena serangan.

Baca Juga Supertanker Iran Berlayar di Selat Lombok, Kemlu: Mereka Punya Hak Lintas Sesuai UNCLOS di https://www.kompas.tv/nasional/667051/supertanker-iran-berlayar-di-selat-lombok-kemlu-mereka-punya-hak-lintas-sesuai-unclos

#iran #amerika #selathormuz

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667096/iran-tembakkan-rudal-peringatan-di-selat-hormuz-militer-as-tak-ada-kapal-perang-yang-kena
Transkrip
00:00Saudara Angkatan Laut Iran menembakkan rudal dan juga drone di sekitar kapal perusahaan Amerika Serikat yang melintas di Selat Hormuz
00:07pada Senin waktu setempat.
00:09Hal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan juga Washington.
00:28Militer Iran mengklaim telah lebih dulu mengidentifikasi keberadaan kapal perang AS yang memasuki kawasan Teluk.
00:36Setelah mengabaikan peringatan awal, Iran kemudian melepaskan tembakan peringatan saudara.
00:42Militer AS mengonfirmasi bahwa dua kapal perusahaan berpeluru kendali memang telah memasuki wilayah Teluk.
00:48Namun Washington membantah klaim tersebut di mana klaim tersebut menyatakan bahwa Iran terkait dengan serangan tersebut.
00:56Sementara komando pusat AS menegaskan tidak ada kapal perang mereka yang terkena serangan.
01:12Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan