Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKANBARU, KOMPAS.TV - Keluarga Dumaris tak pernah menyangka, menantu perempuannya tega melakukan tindakan keji kepada sang ibu mertua.

AF menjadi dalang pembunuhan dan pencurian di rumah mertua di Pekanbaru, Riau yang terekam CCTV.

AF tak sendiri, sebagai dalang ia mengajak tiga rekannya untuk berbuat keji.

Rabu (29/4/2026) pagi menjadi momen terakhir bagi Salmon Meha melihat istrinya, Dumaris.

Sang istri tak mau diajak membayar pajak kendaraan dan memilih di rumah.

Sekitar jam 11 siang, sang suami pulang dan heran mendapati pintu dalam keadaan terbuka. Kamar pun berantakan.

Betapa terkejutnya Salmon, melihat istrinya tak bergerak di kursi dapur. Menyadari belahan jiwanya sudah tak bernyawa, Salmon pun melaporkannya ke polisi.

Berdalih bertamu, Rabu (29/4/2026) AF mendatangi rumah mertuanya, Dumaris di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau.

Ia masuk duluan ke dalam rumah, bersama temannya perempuan berinisial L.

Sepintas tak ada yang janggal. AF bahkan mencium tangan mertuanya dengan penuh rasa hormat. Mereka pun berbincang santai di ruang tamu.

Tak lama berselang, sang eksekutor pria berinisial SL masuk ke dalam rumah, disusul satu pelaku lainnya yang juga laki-laki.

SL berpura-pura sebagai sopir ojek online, hendak menagih uang ke anak korban sebesar Rp300 ribu.

Tetapi SL yang sudah membawa balok kayu, langsung mengayunkannya ke arah korban.

Kemudian, eksekutor kaget melihat ada kamera CCTV. SL pun menghancurkan kamera pengawas, dengan ayunan baloknya.

Di saat SL memindahkan tubuh korban ke dapur, 3 rekannya termasuk sang menantu korban, mencuri barang-barang berharga.

Baca Juga 8 Fakta Kasus Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Menantu Korban Diduga Jadi Dalang di https://www.kompas.tv/regional/666824/8-fakta-kasus-pembunuhan-lansia-di-pekanbaru-menantu-korban-diduga-jadi-dalang

#pembunuhan #menantu #pekanbaru



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666976/kronologi-menantu-jadi-dalang-pembunuhan-mertua-di-pekanbaru-berut
Transkrip
00:00Anda kembali di berita utama bersama saya Asri Gunawan.
00:04Keluarga Dumaris tak pernah menyangka menantu perempuannya tega melakukan tindakan keji kepada sang ibu mertua.
00:14AF menjadi dalang pembunuhan dan pencurian di rumah mertua di Pekanbaru Riau yang terekam CCTV.
00:21AF tak sendiri, sebagai dalang ia mengajak tiga rekannya untuk berbuat keji.
00:27Lalu apa motif dibalik kejahatan sang menantu perempuan?
00:35Rabu pagi 29 April menjadi momen terakhir bagi Salmon Meha melihat istrinya Dumaris.
00:43Sang istri tak mau diajak membayar pajak kendaraan dan memilih di rumah.
00:48Sekitar jam 11 siang, sang suami pulang dan heran mendapati pintu dalam keadaan terbuka.
00:54Kamar pun berantakan.
00:56Betapa terkejutnya Salmon melihat istrinya tak bergerak di kursi dapur.
01:03Menyadari belahan jiwanya sudah tak bernyawa, Salmon pun melaporkannya ke polisi.
01:12Berdali bertamu, Rabu pagi 29 April 2026, AF mendatangi rumah mertuanya Dumaris di kecamatan Rumbai, Pekanbaru Riau.
01:23Ia masuk duluan ke dalam rumah bersama temannya perempuan berinisial L.
01:29Sepintas, tak ada yang janggal.
01:31AF bahkan mencium tangan mertuanya dengan penuh rasa horbat.
01:36Mereka pun berbincang santai di ruang tabu.
01:49Tak berselang, sang eksekutor, pria berinisial SL masuk ke dalam rumah.
01:57Disusul satu pelaku lainnya yang juga laki-laki.
02:00SL berpura-pura sebagai sopir ojek online hendak menagi uang ke anak korban sebesar 300 ribu rupiah.
02:09Tetapi SL yang sudah membawa balok kayu langsung mengayunkannya ke arah korban.
02:24Kemudian eksekutor kaget melihat ada kamera CCTV.
02:29SL pun menghancurkan kamera pengawas dengan ayunan baloknya saat SL memindahkan tubuh korban ke dapur saudara.
02:37Tiga rekannya, termasuk sang menantu korban, mencuri barang-barang berharga.
Komentar

Dianjurkan